SISTER, I Love You Too

Chapter 1

Deggg

Ryeowook terpaku "laki-laki itukan,laki-laki mesum di gudang?benarkah ia akan bergabung dengan yayasan?" Guman ryeowook dalam hati lidahnya kelu saat ini.

"annyong haseyo, chonuen kim jongwoon imnida, kalian dapat memanggilku yesung. Mohon bantuannya.."

Prok prok prok

Semua orang bertepuk tangan. Yesung mulai mengedarkan mata obsidannya terfokus pada satu titik. Dia? Akhirnya bertemu lagi yeoja manis, kau pengurus yayasan ini juga? Sudah kuduga. Guman yesung dalam kini mereka saling menatap dengan pandangan yang sulit di artikan.

Array ryeowook always

SISTER, I Love You Too

Chapter 2

"ehem..hem hemmm..." terdengar seseorang berdehem, reflek mereka tersentak sesaat kemudian menatap siwon yang justru terkikik geli "YA yesung hyung, jangan menatapnya seperti itu semua orang sudah tahu uri ryeowookie itu sangat manis.."ucap siwon menggoda

Blush

Ryeowook memalingkan mukanya,sudah bisa di pastikan mukanya memerah saat ini,sedang yesung jangan ditanya,dia hanya nyengir *author di bakar cloud*

"ok chingudeul...!kita lanjutkan pembahasan kegiatan penutupan akhir tahun ini, dalam waktu dekat ini kita hanya punya 3 kegiatan, yang pertama program kesehatan gratis,yang akan ku tangani bersama kibum dan sungmin noona

"sungmin noona bagaimana siapkah?"

"ne saeng.."

"bagus..'yang kedua program pengumpulan dana amal yang ku serahkan pada Donghae dan hyukkie."bagaimana?"

"ya siwon-ah kenapa kau memasangkan aku dengan monyet ini?"protes donghae sakratis

"mwo?YA IKAN APA MAKSUDMU?"gertak hyukkie tak kalah keras,mebuat Donghae menekuk mukanya seketika, membuat yang lain terkikik geli

"mianhae hyukkie,maksudku bukan seperti itu...hanya..."Donghae sibuk merancang kata-kata,sesekali menggaruk kepalanya yang mulai ketombean.

"HANYA APA?"

"Aish kalian jangan bertengkar...! kita lanjutkan,!' program ketiga, yaitu kerja bakti pembangunan sanggar pendidikan di pinggiran kota seoul,tugas ini akan ku berikan pada wookie dan... dan... "siwon melirik beberapa yang tersisa,rasanya tak mungkin memasangkan ryeowook dengan seorang yeoja, dan ia tersenyum ketika pandangannya bertemu mata yesung"oke wookie-ah untuk tugas kali ini kau ku pasangkan dengan yesung..."

"mwo?"ucap yewook serentak saling menatap membulatkan mata tak percaya

"oppa..! kenapa kau pasangkan aku dengan preman seperti dia?"protes ryeowook sambil menunjuk yesung,membuat yesung melotot seketika

"mwo?YA TAN RYEOWOOK AKU BUKAN PREMAN EOH!"ucap yesung tegas,siwon semakin menatap geli

"sudah-sudah,wookie-ah oppa tahu kau tangguh tapi walau begitu kau butuh laki-laki untuk menjagamu..!ne?"

"tapi oppa"

"metting selesai, chingudeul kita mulai program dari sekarang,sampai bertemu minggu depan untuk pembahasan kinerja,ok selamat pagi dan terima kasih."ucap siwon mengakiri meeting setelah itu iapun menutup bukunya dan pergi diiringi peserta meeting yang lain, meninggalkan dua mahkluk di ruangan itu, siapa lagi kalau bukan yewook

"aish mentang-mentang di beri kekuasaan appa untuk menjagaku,siwon oppa makin keterlaluan saja" gerutu ryeowook tak jelas,kembali memasukkan buku dan alat tulis ke dalam tasnya, hingga ia tak menyadari seseorang melangkah mendekatinya

Brakkkk

Terdengar suara meja di gebrak,reflek ryeowook mendongakkan kepala hingga mata caramelnya bertemu dengan mata obsidan milik yesung,entah kenapa sepasang mata itu membuat lidahnya kelu,

Satu menit

Dua menit

Tiada kata terlontar, mereka sibuk membaca mata, tatapan tajam itu perlahan melembut, keheningan terasa menyeruak ,yesung semakin dalam menatap mata itu hingga bisa dilihatnya lelehan mata caramel itu dengan jelas, ayolah demi PSP adiknya kyuhyun yang berhasil di injak-injaknya tadi padi,gadis di depannya ini benar-benar cantik.

Ya kenapa aku berdebar seperti ini?kenapa dia menatapku seperti itu?aishhh apa yang harus kulakukan?Tuhan..."rancau ryeowook dalam hati, entah setan apa yang merasuki yesung hingga pemuda itu semakin mendekatkan wajahnya

30,

15,

10,

5

"YAK KIM YESUNG APA YANG KAU LAKUKAN?"teriak ryeowook tiba-tiba membuat yesung terpaksa memundurkan badannya

"hah.."ryeowook membuang nafas lega,namun hanya sesaat sebelum yesung kembali menyondongkan badannya lengkap dengan seringai menakutkan yang membuat ryeowook memundurkan badannya seketika

"aku..."

"ya!"

"ck, kau benar-benar trauma dengan kejadian kemarin eoh?atau kau sebenarnya Cuma mengatasi degub jantungmu?"ucap yesung menggoda

"mwo...?"kali ia ryeowook menyeryitkan kepala

"salah? Kalau begitu kurasa kau sangat menikmati perlakuanku Baby..apa kau ingin mencobanya lagi?"ucap yesung dengan nada yang sengaja dibuat semanis mungkin,membuat gadis didepannya itu semakin memerah, ia kembali mendekatkan wajahnya,dekat dan semakin dekat, hingga dapat di lihatnya dengan jelas mata karamel itu

Degg

Ryeowook bergetar hebat, dengan jarak sedekat itu membuat ia bisa merasakan nafas yesung yang menerpanya,membuatnya semakin kelu"tidak!tidak boleh! aku tak boleh terlena" rancaunya dalam hati lekas di dodorongnya yesung menjauh darinya

Brakkk

"AKHHH..."rintih yesung ketika punggungnya membentur meja

BUGHHHH

Satu pukulan melayang dipipinya

"YA KIM YESUNG! kau pikir aku wanita apaan?awas kalau berani macam-macam"ucap ryeowook menyangkleng tasnya,dan beranjak meninggalkan yesung yang masih kesakitan

"ck yeoja manis!,selain galak kau tukang pukul juga ya?"teriak yesung yang spontan membuat ryeowook menghentikan langkah dan menatapnya tajam."tapi tak apa pukulanmu benar-benar menggetarkan hatiku"*gubrak*

"YA KIM YESUNG! KELUAR SEKARANG ATAU KAU KU TINGGALKAN..!"teriak ryeowook mutlak dan pergi meninggalkan yesung yang justru merintih sakit dan sesekali tertawa geli

"kelihatannya hari-hari berikutnya akan semakin menyenangkan"pikir yesung yang mulai tertawa sendiri, bersiul kecil dan meninggalkan tempat itu.

Array ryeowook always

Sementara itu di rumah besar keluarga Tan, Henry nampak termenung sendiri di kamarnya, tangannya meraih kotak kecil yang sudah di selimuti debu tebal seakan belasan tahun tak dibuka, perlahan di tiupnya dedebuan itu,membuka perlahan kotak hingga menampakkan sebuah foto terpampang di dalamnya pelan diambilnya foto itu, menatapnya lamat, dimana ia melihat keluarga yang bahagia, foto sepasang suami istri dengan anak laki laki mungil di tengahnya, perlahan airmatanya jatuh.

Flashback ON

Terlihat anak kecil sedang bermain biola di kamarnya dengan merdu,sebelum suara-suara ribut ayah dan ibunya merusak pendengarannya, anak 6th itupun hanya memutukan untuk mengintip dari celah pintu.

"ya leeteuk-ah,! aku begitu percaya padamu tapi kenapa kau justru menghianatiku eoh?"

"menghianati?apa maksudmu?kau hanya salah paham kangin-ah?"

"salah paham katamu?"

Plakkk

Terdengar suara kangin,menampar istrinya leeteuk hingga tersungkur ke lantai,membuat wanita itu menangis dan merintih kesakitan, melihat itu si kecil Henry yang entah sejak kapan menangispun langsung menghampiri oemmanya.

"huwee hiks hiks...apa jangan sakiti oemma! Hik hiks jangan sakiti oemma..huweeee"rengeknya memegangi baju kangin.

"apa kau bilang?appa?YA AKU BUKAN APPAMU...! dasar anak haram! Pergi kalian dari sini!pergi..!"ucap kangin kasar diseretnya Henry dan leeteuk ke luar rumah, dan segera menutup pintu tak perduli sepasang anak ibu itu menangis menjadi jadi

"buka kangin! Buka pintunya!'BIAR KU JELASKAN PADAMU!" dan tak ada jawaban.

Array ryeowook always

Senja telah mengambang di depan pintu saat Leeteuk mengandeng Henry yang membawa bola dan biolanya itu menyebrang jalan,namun sebelum ke tepian si kecil menghentikan langkah.

"wae Henry ada apa changi?"tanya leeteuk membungkuk, Henry tak bicara sesaat hanya menunjuk bolanya yang jatuh di tengah jalan leeteuk tersenyum. "oh bolanya Henry jatuh tunggu disini ne! Biar oemma ambilkan."ucap Leeteuk,berlari mengambil bola,namun saat berbalik tiba-tiba dilihatnya truk melaju dengan kecepatan tinggi

Tin tin tiiiiiinnnnn

Brakkk

Tubuh itu,tersungkur dan berlumuran darah.

Flashback OFF

"oemma... apppa..." tangis henry pecah memeluk foto adalah anak yang di buang ayahnya ke jalanan, dan kehilangan ibunya pada hari itu juga hingga ia di asuh di panti asuhan dan di diadopsi keluarga Tan setahun setelahnya, Hanggeng, heechul dan ryeowook bukanlah keluarga kandungnya,tapi adalah keluarga yang menyayangi dan menerimanya.

Array ryeowook always

Yesung terpaku melihat puluhan anak kecil menghampiri mereka yang baru saja keluar dari mobil

"noonaa...eunnni...noona.. sudah datang kami minta hadiah..."tanya puluhan anak kecil di hadapan mereka, perlahan ryeowook berjongkok mensejajarkan tinggi mereka

"ah kalian minta hadiah ya? Sayang sekali noona tak bawa hadiah untuk kalian..tapi noona punya trarrra... ice crem untuk kalian.."ucap ryeowook dengan senyum renyahnya, membagi-bagikan ice cream untu anak-anak,sambil sesekali memeluk dan menciumi anak anak itu...

"gumowo noona... gumowo eunni..."ucap anak-anak itu bergantian, yesung memandang kagum

"wookie-ah'sebenarnya mana dirimu yang sesungguhnya, kau bersikap padaku seolah kau adalah yeoja tergalak di dunia tapi yang ku lihat saat ini sangat berbeda kau sangat sangat manis.."guman yesung dalam hati manik mata obsidannya seolah tak ingin berhenti menatap mahkluk indah yang sedang bermain dengan anak-anak itu.

"ya yesung-shi apa yang kau lakukan disitu cepat kemari?"teriak ryeowook sakratis membangunkan segala hayalan hatinya berdecak kesal

"dasar'kini kau berubahjadi yeoja galak lagi?kenapa kau selalu mengganggu lamunan indahku?" Guman yesung."ne aku kesana sekarang"ucap yesung kemudian

Array ryeowook always

Yesung dan ryeowook menatap kagum bangunan asrama setengah jadi di hadapannya,memang tak megah,namun bangunan ini bisa di bilang unik karna bentuknya yang minimalis dan lucu hingga sesaat seorang laki-laki tambun menghampiri mereka

"ah noona wookie sudah datang,selamat pagi..."

"selamat pagi shindong adjusshi,kenalkan ini temanku yesung,dia anggota baru yayasan, yang akan membantu kita menyelesaikan proyek ini, yesung-sshi ini shindong adjusshi kepala proyek kita.."ucap ryeowook menjelaskan,setelah itu merekapun berjabat tangan dan bertukar senyum.

"senang berkenalan denganmu yesung-ah"

"ne, saya juga senang bertemu bapak.."

"ya sudah kalau begitu aku tinggal dulu ne,aku akan menyiapakan makan siang untuk kalian.. yesung-shi'kau menurutlah pada adjusshi ne..!"ucap ryewook sebelum pergi

"ya nona bawell"jawab yesung jengkel, shindongpun hanya tersenyum, dan sesaat kemudian mengajak yesung untuk bekerja bakti, tempat itu yesung membantu aktivis lainnya, bahu- membahu membawa material, kayu bahkan sampai mengecor semen.

Yesung POV

Kusandarkan tubuhku di loteng setengah jadi asrama ini, sejenak merenggangkan otot-otot sehabis bekerja bakti seharian kuamati para pekerja yang masih sibuk di atas sana, usia mereka beragam, ada yang muda dan tua,dan mereka bukanlah para kontraktor dan kuli, melainkan para aktivis mahasiswa ataupun tenaga sosial sukarela. Mereka rela mencurahkan tenaga dan waktu mereka untuk bahu-membahu membangun panti aku jadi menyesal telah menghabiskan waktuku,untuk mabuk-mabukan dan membuat kekacauan kini mataku beralih ke bawah kulihat ryeowook sibuk membagikan kue untuk, anak anak panti dan kawan-kawan aktivis lainnya, yang mengurus proyek di bawah, kulihat tawa renyah selalu menghiasi sudut bibirnya, bersenda gurau dengan setiap orang di tempat itu, terus ku pandangi dia,hingga perlahan kurasakan desiran aneh menjalar di jantungku, lekas ku turun, keluar Asrama dan menghampirinya

"wookie-ah.."panggillku,kulihat ia masih sibuk membagikan kue-kue

"ne.."jawabnya singkat tanpa memandangku,aku tersenyum, mengamati senyum di sudut bibirnya, sudah cukup membuatku puas

"berikan aku kue.."

"ini..ambilah untukmu"ucapnya memberikan sepotong pancake untukku,dia tersenyum dan mungkin senyum pertama untukku,hanya sesaat karna perhatiannya terfokus lagi pada anak-anak

"wookie-ah.."

"apa lagi?"

Chup

Kukecup pipinya sekilas, kulihat ia tertegun memegangi pipinya,

2 detik

3 detik

dia masih diam 5 detik dia bereaksi,sebelum dia memukulku akupun segera berlari

"ya kim yesung!"teriaknya mengejarku,aku hanya bisa tertawa cepat ku naik ke loteng menyambut teman-teman yang sudah menunggu, sesaat ku menoleh ke belakang,wookie tak lagi mengejarku. lekas ku berlari ke pagar loteng menurunkan pandanganku,ku lihat wookie sudah kembali ke kegiatannya

"wooki-ah..! itu ciuman persahabatan dariku, aku kerja dulu ne..!"teriakku keras,ku lihat ia menatapku kesal, namun ada kelegaan dihatiku perduli apakah ia akan melemparku dengan sepatu aku tetap senang.

to be continued

ini ff sederhana dari aku, semoga memuaskan,untuk semua chingudeul yang sudah berkenan meninggalkan review.. rochan,guest,sunnyunysunghyun, ,aidagracilla29,dwiihae dan kyute Evilmagnae.. jeongmal gumowo atas reviewnya

semoga ff ini gag mengecewakan

review ne...*author bow* :)