Saat ini Yesung tengah berada tak jauh dari gedung SM Town Concert tempat Super Junior kini tampil untuk pertama kalinya setelah Leeteuk sang Leader akan melakukan wajib militer. Sungguh, Yesung merasa sangat senang dengan kehadiran sang leader bersama member. Tapi ada sebuah rasa yang mengganjal dihati Yesung dan tak dapat dipungkiri jika kepalan tangannya kini menguat. Terlihat ruas – ruas jemarinya kini memutih, apa yang tengah dilihat dengan kepalanya sendiri itu terlihat sangat menyesakkan seperti tempatnya saat ini.

Kyuhyun, magnae member yang telah menjabat sebagai namjachigu miliknya kini tengah melakukan fans servis. Dengan gaun berwarna merah dan wig panjang berwarna pirang membuatnya terlihat sangat cantik. Setelah melakukan show dengan cover lagu milik Girl's Day "Something", Kyuhyun, Minho, Changmin, dan Jonghyun disambut meriah oleh Eunhyuk, Taemin, Siwon dan Ryeowook.

Entah apa yang terjadi, kini mereka tengah melakukan foto bersama dan melakukan fans servis. Yesung tahu itu semua hanya rekayasa untuk membuat fans merasa puas. Tapi dalam hati kecilnya dia tidak bisa menerima peristiwa itu. Kenapa Kyuhyun terlihat begitu serasi dengan Siwon. Perasaan takut dan marah kini menjelma menjadi sebuah rasa yang sangat terlarang untuknya.

Tak terasa bulir-bulir airmatanya kini mulai menetes tak tertahankan. Meski tanpa suara, derai derai Kristal itu semakin deras karena Kyuhyun semakin berpose yang bisa dikatakan "berani". Dan hatinya menjerit sakit tak tertahankan dan meminta Yesung untuk meninggalkan tempat itu.

~ Prolog ~

You and I

Pairing : Kyusung

Main Cast : Yesung x Kyuhyun

Rating : T

Genre : Hurt Comfort / Romance / Friendship

Author : Joonie Kim

Second Cast : Choi Minho " Shinee"

Shim Changmin " DBSK "

Lee Jonghyun " CN Blue "

Warning : Typho

~ Happy Reading ~

Yesung yang lebih memilih kata hatinya untuk meninggalkan tempat sesak itu melalui pintu yang telah disiapkan oleh manager untuknya. Datang tanpa diundang bukankah pulang pun tanpa harus berpamitan kecuali pada manager yang telah menyiapkan sebuah kursi untuknya. Tanpa menunggu lagi, tanpa menunggu hatinya terasa sakit lagi, Yesung akhirnya berdiri ditengah kerumunan mencoba untuk tak terlihat mncolok dan bisa menyelinap pergi.

Sesampainya di pintu staff Yesung bertemu dengan manager, dengan senyum palsu Yesung kini berpamitan pada orang yang telah menunjukkan siapa sosok Kyuhyun tanpa dirinya.

"Manager hyung, gomawo."ucap Yesung.

"Ne, gwaenchana. Apa kau senang? Mianhae, aku memberimu tempat di bagian silver. Karena bagian bronze sudah sold out untuk..."ucap sang mnager menggantung.

"Ahh,, gwaenchana. Aku sudah tahu mereka pasti datang, apa kau tahu hyung, tempat yang kau pilihkan untukku itu adalah ditengah tengah lautan manusia shipper WonKyu. Jadi aku tidak heran, tidak usah meminta maaf karena ini semua bukan kesalahan hyung."ucap Yesung sembari tersenyum lembut, namun nada yang terungkapkan adalah nada menahan luka.

_DEG_

"Su-Sungie-aahh"panggil manager.

"Nan gwaenchana hyung. Aku pulang dulu ne."ucap Yesung yang kini mencoba untuk langsung pergi agar sang manager tidak melihatnya menangis.

Namun sayang, gerak cepat Yesung menghapus airmatanya terbaca oleh Donghae. Donghae yang sangat menyayangi hyung ddangko ini terlihat geram dan tanpa aba-aba langsung memeluk Yesung.

_ECH_

Yesung kenal parfum ini, dia tahu orang yang memeluknya ini. Orang yang selalu ada disaat dia merasa lelah dan sakit. Dongsaeng yang selalu bisa diandalkan ketika dia merasa sendiri. Apalagi sejak member dan manager Super Junior tahu jika Kyuhyun sang magnae telah berpacaran dengan Yesung. Tidak ada yang tahu kecuali member dan manager Super Junior tentang hubungan terlarang itu. Semakin lama, pelukan itu semakin erat, seolah menyalurkan sebuah kekuatan tak terlihat pada Yesung

"Hyung, uljimma~.. Setelah ini selesai aku akan menemuimu di Mouse and Rabbit. Jangan menangis sebelum aku datang. Kalau tidak aku akan marah padamu. Arra!"ucap Donghae penuh penekanan meski terselip rasa ceman yang menghinggapinya.

"Ne, algaeseubnida."ucap Yesung kini tersenyum tulus.

"Baiklah, sebentar lagi kami akan konser. Hyung cepatlah pulang dan tunggu aku di Mouse and Rabbit. Aku tid-"ucap Donghae terputus ketika seseorang yang bisa dikatakan trouble maker datang dengan poker face andalannya seolah dia tidak tahu.

"Yesungie hyung, waeyo?"tanya namja itu ketika telah selesai bersiap-siap.

"Gwaenchana wonie. Hae-ah aku pula-"ucap Yesung kini terputus karena sebuah suara menginstrupsi ucapannya.

"Baby? Kapan kau datang heum?"tanya Kyuhyun yang kini telah melepaskan pernak-pernik "kewanitaan ditubuhnya".

"Baru saja datang Kyu!"jawab Donghae ketus.

"Sudahlah Hae, jangan seperti itu."ucap Yesung mencoba menenangkan Donghae.

"Ye?"gumam Kyuhyun

"Anhi, aku barusaja datang. Bukan datang sich, lebih tepatnya mampir."ucap Yesung sembari tertawa yang terlihat sangat hambar.

"Baby kau menangis?"tanya Kyuhyun lagi kini menatap lekat manik Yesung.

_DEG_

Yesung terkesiap mendengar pertanyaan Kyuhyun. Dalam hati dia berteriak keras kalau dia memang menangis tapi berbeda dengan pikiran dan otaknya.

"Aku tidak menangis, hanya tidak kuat dengan sinar lampu dari panggung."ucap Yesung tanpa sadar.

"Panggung?"ulang Kyuhyun.

'Ooppss'batin Yesung mendera.

"Jangan katakan kalau kau memang sengaja datang untuk melihat konser ka-"ucap Kyuhyun terhenti sembari membelalakan kedua manik caramel miliknya.

'Jika baby memang menonton konser, berarti apa yang aku lihat tadi itu memang benar-benar Yesungie baby. Dan dia berada diantara Wonkyu Shipper. Omo!'batin Kyuhyun kini berkecamuk menyesali fans servis yang dilakukannya.

"Kalau Sungie hyung mau menonton konser kita memangnya kenapa? Apa dia tidak boleh menikmati waktu 'LUANG' miliknya untuk melihat kita perform?"ucap Donghae kini tengah menatap tajam Kyuhyun.

Kyuhyun yang ditatap Donghae pasti tahu arti tatapan milik hyung ikannya itu. Tatapan membunuh yang mencoba dibuatnya untuk melindungi sang Hyung tercinta dari dirinya.

"Ba-Baby itu tidak seper-"ucap Kyuhyun terpotong kita Yesung mengatakan sebuah kalimat yang mungkin membuat Kyuhyun semakin menyesal.

"Aku pulang dulu, Kyuhyun-ah. Annyeong. Ohya Hae aku menunggumu. Manager hyung sekali lagi gomawo."ucap Yesung yang kini tengah berjalan dengan cepat menuju mobil sang adik.

Yesung tahu Kyuhyun mengejarnya tapi hatinya masih menatap sakit. Ingatannya tentang konser yang dilakukan Kyuhyun cukup membuatnya sakit. Penggalan ingatan itu terputar seperti kaset rusak yang sangat lambat speednya. Dengan gerak cepat dia masuk kedalam mobilnya dan menyalakan mobilnya sebelum Kyuhyun berhasil menghampirinya.

Yesung kini tengah membelah kota Seoul dengan tatapan luka, gerakan gigi mobil dan pacu mobil yang kini kian mendru membuat adrenalin Yesung terpacu. Dengan mata yang sembab pastinya akan mengurangi jarak pandangnya. Untung tidak dapat diraih malang tidak dapat ditolak, perumpamaan itulah yang sekiranya pantas untuk menggambarkan kondisi Yesung

Dengan melihat berbagai foto disosial media yang menampilkan Kyuhyun sang namjachigu tengah bersama wanita lain. Lalu dia melihat dengan mata kepalanya sendiri jika fans servis yang dilakukannya dengan Siwon benar-benar membuatnya sakit. Tapi kini lebih mengenaskan lagi, disebuah tikungan, mobil yang dikendarainya oleng tanpa bisa dikendalikannya. Yesung mengalami kecelakaan parah.

Kyuhyun benar-benar gelisah dengan keadaan Yesung, karena sejak dua jam yang lalu dia menelepon dan mengirimi SMS tidak pernah dibalasnya. Kyuhyun tahu, dia melakukan kesalahan yang sangat fatal berfoto mesra dengan wanita yang dikatakan orang lain oleh Yesung dan melakukan Fans servis yang ternyata jika dia ingat sangat kelewat batas.

Sedangkan Donghae yang tadi terlihat santai dan akan menemui Yesung di Mouse and Rabbit mendadak pucat pasi. Donghae mendapatkan kabar dari orang yang sangat dikenalnya. Kim Jongjin.

"Yeobose-"

"…"

"Mwo? Apa yang kau katakan Jongjin-ah?"ucap Donghae tak percaya.

"…"

"Ne, aku akan kesana."ucap Donghae langsung memasukan ponselnya kesaku.

"Hyung, wae?"tanya Kyuhyun yang terlihat kaget dengan raut wajah Donghae.

"Bukan Urusanmu!"ucap Donghae dengan nada marah.

Tanpa pamitan, Donghae kini tengah menuju parkir dan mengambil mobilnya dan segera ke Rumah Sakituntuk melihat keadaan Yesung. Meski dengan kecemasan yang luar biasa Donghae mencoba untuk melajukan mobil sport miliknya untuk membelah kota Seoul.

Kini Donghae telah bersama dengan semua keluarga Yesung, menunggu sang dokter keluar dari ruang operasi. Apa sebegitu parahnya? Sebenarnya apa yang telah terjadi? Berbagai pikiran negative bermunculan diotak keluarga Yesung. Tak perlu dijelaskan bukan? Jika Donghae adalah namdongsaeng kesayangan Yesung setelah Jongjin.

Tak lama setelah itu Dokter yang menangani Yesung keluar dari ruang operasi. Semua keluarga Yesung dengan segera menghampiri sang dokter untuk menanyakan keadaan Yesung.

"Uisanim, Yesungie gwaenchana?"tanya sang appa.

"Anda siapa?"tanya sang Dokter.

"Kami keluarganya, Dok."ucap sang appa.

"Jangan khawatir tuan Kim, keadaan Yesung-ssi sudah membaik. Keadaannya sudah normal. Setelah ini kami akan memindahkan-nya ke ruang inap."jawab sang Dokter.

"Lalu apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa Yesungie hyung harus dioperasi?"tanya Jongjin.

"Pendarahan yang terjadi dipelipis dan beberapa luka yang diderita Yesung-ssi di lengan dan kaki harus segera dijahit dan diobati. Tapi untuk organ dalam tidak ada masalah sama sekali."jawab Dokter.

"Terima kasih dok, bolehkah kami menjenguknya?"tanya Donghae yang sudah sangat khawatir dengan keadaan hyung kura-kuranya itu.

"Untuk saat ini mungkin Yesung-ssi masih tertidur karena obat penenang yang telah kami gunakan. Oh iya, apa salah satu dari kalian ada yang bernama Kyuhyun?"tanya Dokter.

_DEG_

"Tidak ada dokter. Memangnya ada apa dengan Kyuhyun?"tanya Donghae yang terasa membeku sesaat.

"Tidak ada apa – apa. Hanya saja, selama operasi Yesung-ssi selalu menggumamkan nama itu dialam bawah sadarnya. Baiklah, saya permisi dulu."ucap Dokter meninggalkan Donghae dan Jongjin yang masih terdiam membisu dengan keadaan Yesung.

Appa dan eomma Kim kini telah menemani anak sulungnya didalam kamar rawat. Yang tersisa hanyalah Donghae dan Jongjin yang kini ada dikoridor depan kamar Yesung. Mereka masih berdiam diri tanpa ada niatan untuk menyuarakan apa yang ada difikirannya.

"Jin-ah…"panggil Donghae.

"Ne, hyung."jawab Jongjin.

"Apa Yesung hyung mendirikan Why Style untuk Kyuhyun yang sangat parah dengan minus yang dialaminya?"tanya Donghae yang kini tengah memikirkan sesuatu.

"Kenapa hyung menanyakan itu?"jawab Jongjin seakan menutup rapat apa yang diketahuinya.

"Apa Yesung hyung mendirikan Mouse and Rabbit untuk Kyuhyun yang begitu mencintai minuman manis?"tanya Donghae lagi.

"Semua orang juga menyukai minuman manis hyung."jawab Jongjin mencoba untuk mengelak.

"Itu memang benar. Tapi benarkan jika Yesung hyung mendirikan Why Style untuk Kyuhyun?"tanya Donghae lagi.

"Kenapa hyung berfikiran seperti itu?"tanya Jongjin berusaha mengelak.

"Karena letak Why Style ada di Myeongdong, aku jadi penasaran."ucap Donghae telak.

"Itu perasaan hyung saja mungkin."ucap Jongjin mengelak.

"Aku tahu lebih dari apapun itu, Yesung hyung pasti akan memastikan jika Kyuhyun baik-baik saja bukan? Aku mohon beritahu aku yang sebenarnya. Agar aku bisa mengambil keputusanku selanjutnya."ucap Donghae dengan nada sedikit memohon pada Jongjin.

"Haahh~, baiklah aku akan mengakuinya. Ya, Yesung hyung mendirikan Why Style untuk sakit mata Kyuhyun yang parah. Dari cerita Yesung hyung, Kyuhyun mengeluhkan jika kacamata yang dibelinya selalu tak bisa bertahan lama dan bisa dibilang kuno. Saat itu, aku dan Yesung hyung mencoba untuk membuka toko kacamata. Aku tidak tahu alasan khusus Yesung hyung mendirikan Why Style. Tapi secara garis besar aku bisa menjamin jika itu semua untuk Kyuhyun hyung."ucap Jongjin panjang lebar.

"Jadi,, itu benar."ucap Donghae sembari senyum yang menawan.

"Ne, kurasa seperti itu."ucap Jongjin.

"Jongjin-ah, kau ingin bermain denganku?"tanya Donghae dengan wajah isengnya.

"Bermain?"tanya Jongjin tidak mengerti.

"Maukah kau membantu hyungmu ini untuk menyatukan Yesung hyung dan Kyuhyun?"tanya Donghae.

"Memangnya mereka punya masalah? Kurasa semua itu hanya kesalah pahaman saja."ucap Jongjin yang terlihat malas.

"Owh,, ayolah,, jebal bantu hyung. Aku tak ingin melihat Yesungie hyung seperti ini. Dia hanya salah paham. Okey?"tanya Donghae.

"Baiklah, aku kan bantu semampuku."jawab Jongjin ngasal.

~ Joonie Kim ~

Donghae kini pulang kembali ke dorm suju dengan wajah yang sangat lelah dan letih. Ya, saat ini Donghae tengah melangkahkan kakinya menelusuri dorm suju yang sudah sepi. Bukankah wajar? Hey! Ini tengah malam. Mungkin Donghae akan membicarakan ini besok pagi dengan hyung dan dongsaengnya.

Saat Donghae akan memasuki kamarnya, Donghae mendengar suara seseorang tengah bermain Game. Langkah Donghae pun menuntunnya untuk untuk membuka pintu kamar tersebut.

"Kau belum tidur Kyu?"tanya Donghae.

"Aku tidak bisa tidur hyung."ucap Kyuhyun yang masih menatap lapotop kesayangannya.

"Sungmin mana?"tanya Donghae lagi yang kini tengah duduk ranjang kamar tersebut.

"Apa hyung lupa? Sungmin hyung sudah sekamar dengan Ryeowook hyung sejak tiga bulan yang lalu."ucap Kyuhyun yang masih setia menatap game RPG miliknya.

"Oh iya, mian aku lupa. Kyu, ada satu hal yang ingin aku ucapkan."ucap Donghae yang kini tengah memperhatikan gerak – gerik Kyuhyun.

"Apa itu hyung? Tapi kenapa hyung kesini? Bukannya hyung sedang marah padaku?"tanya Kyuhyun yang kini tengah bermain lagi.

"Ya, aku marah padamu, jika bukan karenamu Yesung hyung tak akan pernah kecelakaan malam ini."ucap Donghae yang masih setia menatap Kyuhyun.

_DEG_

"Mworago?"ucap Kyuhyun langsung menatap Donghae. Meski character yang terngah dimainkannya akan mati.

_ YOU LOST _

"Yesung hyung kecelakaan setelah melihat konser kita malam ini. Apa kau tahu? Dalam keadaan tidak sadarnya dia memanggilmu."ucap Donghae menatp Kyuhyun yang tengah Shock.

"Yesungie hyung eoddi?"ucap Kyuhyun beranjak menghampiri Donghae, meski kini airmatanya tengah menggenang disudut manik caramel itu.

"Jika kau mau aku akan mengantarkanmu, tapi ini sudah terlalu malam. Kau pasti masih lelah dengan konser semalam."ucap Donghae

'Sudah ku duga, dasar magnae babo!'batin Donghae.

"Tolong antarkan aku hyung, sekarang."ucap Kyuhyun menuntut.

"Arra, sekarang pakailah baju hangat dan aku akan menunggumu di bawah."ucap Donghae menatap Kyuhyun.

"Begini saj-

"Apa kau ingin Yesung hyung sedih lagi melihat kau sakit?"tanya Donghae sembari menatap tajam Kyuhyun.

"A-Arraseo."ucap Kyuhyun langsung meluncur ganti baju. Sedangkan Donghae kini beranjak meninggalkan kamar Kyuhyun.

Setelah beberapa saat menunggu, Kyuhyun akhirnya menemui Donghae dan mereka beranjak pergi ke Rumah sakit tempat Yesung dirawat. Kyuhyun masih khawatir dengan apa yang telah terjadi. Bagaimana mungkin baby miliknya kecelakaan. Tapi dia sangat menyakini jika hyung itu tengah depresi. Kyuhyun mengacak rambutnya kasar. Lalu menyalahkan dirinya sendiri.

"Kau tahu Kyu? Kenapa Yesung hyung membuka dan mendirikan Why Style di Myeongdong? Dan itu dekat dengan Mom House?"tanya Donghae.

"Molla."ucap Kyuhyun yang kini telah selesai mengacak rambutnya.

"Karena semua itu untukmu."ucap Donghae sukses membuat Kyuhyun menetap Donghae tak percaya.

"Kenapa?"tanya Kyuhyun lirih.

"Karena Yesung hyung selalu ingin melindungimu, berharap kau baik-baik saja."ucap Donghae.

"…."

"Itu adalah wujud kepedulian dan cintanya padamu Kyu, Yesung hyung hanya ingin mencintaimu dari jauh. Karena ada banyak orang yang menginginkan kalian berpisah."ucap Donghae.

"…."

"Sudahlah Kyu, tak baik jika kau berfikir terlalu keras, aku yakin Yesung hyung sedang menunggumu."ucap Donghae sembari menghentikan laju mobilnya.

Donghae dan Kyuhyun sampai dimana Yesung dirawat. Baik jongjin maupun orang tua Yesung menerima dengan baik kedatangan Kyuhyun. Ya, inilah yang selama ini mereka nanti, mereka menanti sang magnae ini datang dan menjenguk Yesung.

Kini hanya ada Yesung dan Kyuhyun didalam kamar tersebut. Kyuhyun menatap perban yang membalut tubuh Yesung. Airmatanya kini mengalir indah di belahan pipinya. Saat ini, keluarga Yesung dan Donghae telah pergi pulang kerumah karena Kyuhyun yang meminta. Untuk Donghae, Kyuhyun harap, kecelakaan yang dialami Yesung tidak sampai menyebar ke member maupun media.

"…."

"Baby, mianhae. Mianhae,,, jeongmal… saranghae, jebal, dorawajyo."ucap Kyuhyun sembari menggenggam erat tangan Yesung yang masih belum sadarkan diri.

"Aku tahu, aku berbuat kesalahan yang sangat fatal. Tapi ku harap kau juga mengerti posisiku. Posisi kita saat ini di SM sangat mengkhawatirkan. CEO ingin kita bubar jika kita hanya berjalan ditempat. Dan aku tidak akan menerima itu, aku ingin bernyanyi denganmu."ucap Kyuhyun yang kini tengah mengusap kasar airmatanya.

"Aku pernah berjanji akan menantimu dan menjaga Super Junior untukmu."ucap Kyuhyun.

"Tapi aku sadar, kegusaranku kini telah membunuhmu secara perlahan. Aku menyakitimu dan aku menyesalinya."ucap Kyuhyun sembari menunduk terisak perih.

Sebuah telapak tangan kini mencoba untuk mengusap airmata yang mengalir dari manik caramel Kyuhyun. sebuah tangan mungil yang selalu ingin Kyuhyun genggam. Dengan rasa keterkejutannya Kyuhyun mendongakkan kepalanya. Dia menatap Hyung baby miliknya kini telah terbangun.

"Baby~ kau sudah bangun? Apa aku mengganggu tidurmu?"tanya Kyuhyun gelagapan yang hanya di jawab gelengan kepala oleh Yesung.

"Anhi~, uljima. Aku sudah mengetahui semuanya."ucap Yesung sedikit serak karena sakit.

"Baby kau ingin minum?"tanya Kyuhyun sembari mengambil air mineral dan meminumkannya ke Yesung.

"Gomawo Kyunnie."ucap Yesung sembari tersenyum.

"Baby, Apa kau membangun Why Style karena minusku yang parah?"tanya Kyuhyunb tiba-tiba.

"Dariman- Ahh Jongjin kah?"gumam Yesung.

"Jadi itu benar?"tanya Kyuhyun lagi.

"Ne, itu karena minusmu itu parah! Sudah dibilang jangan main game terlalu dekat, mas-

Kini Kyuhyun memeluk Yesung erat, tak peduli jika yang dipeluk tengah meringis sakit. Tapi dalam hatinya dia tenang, Kyuhyun bisa kembali memeluk orang yang selama ini dia tunggu.

"Baby~ Saranghae.."ucap Kyuhyun mencoba untuk menyamankan posisinya.

"Nado Kyuhyunnie."ucap Yesung sembari mengusap rambut Kyuhyun.

~ The End ~

Dugh,,, gimana? Absurdkan? Aahhhh otak buntu,, jalan cerita juga ngasal banget…