Disclaimer :
Riichiro Inagaki-sensei
Yuusuke Murata-sensei
Pairing :
HiruXMamo
Genre :
Romance,Family(setelah baca fic ini, readers yang menentukan)
Warning : TYPO, OOC,gaje
Chapter 2:New York
Ketemu lagi...hari ini setelah hari ultah ibu yang diadakan seminggu yang lalu, aku mendapatkan liburan musim panas yang selalu kutunggu-tunggu. Aku saat ini berada di dalam satu ruangan yang agak luas itulah kamarku. aaaaaagh!bosen!selama liburan ini, aku belum melakukan apapun.
"Rei!turun sini!"teriak ibu dari bawah. aku segera menuruni tangga menuju ke ruang keluarga. "ada apa bu?"tanyaku sambil duduk di seberang bangku ibu. "Rei, rencananya kita semua selama liburan musim panas ini, berlibur di New York. Besok kita berangkat jam 10.00. jelas?"tanya ibu
New York!kota terbesar yang ada di Amerika!Waaaaaaaaaaaaaaa!keren banget! Ibu agak berdehem dengan keras. "Selama kita di Amerika, kita menginap di Hotel Lotus and , ibu peringatkan saja besok kalian dilarang bermain kasino!karena itu berjudi namanya. Ibu tidak mau kalian menjadi penjudi seperti ayah kalian itu"kata ibu "hah?kau bilang apa istri sialan?aku penjudi?heh, Komusubi yang kau agungkan itu lebih penjudi dariku!"teriak ayah dari lantai atas
"Kok ayah bisa denger bu?"tanya Hitomi "Tentu saja aku bisa mendengar anak sialan!kekekeke"teriak ayah lagi. "jadi... apa yang harus kupersiapkan untuk besok bu?"tanyaku. "bawa pakaianmu, sedikitnya lima pakaian. Lalu...ya apa saja yang mau kaubawanah Hitomi,ibu bantu membereskan barang ya?". Aku menaiki tangga sangat senang aku mengambil tas sport-ku yang agak besar bertuliskan 'Adidas' dari lemari. Aku membawa sekitar delapan baju+celana yang dipakai untuk di New York nanti.
Hari pun berganti dengan cepat,tiba-tiba saja aku sudah dibangunkan pukul 09.30. "aduh... Rei!bangun dong!sudah jam stengah sembilan!ayo cepetan!"teriak ibu sambil mengguncangkan tubuhku. "bu,sekarangkan sedang liburan. Bolehlah aku tidur lebih dari jam "aku kembali tiduran di ranjangku yang empuk. "bicara apa kau Rei!sekarang kita mau ke New York lho!pesawatnya berangkat jam sepuluh!sekarang sudah setengah sepuluh!"teriak ibu sambil tetap mengguncangkan tubuhku. "ibu ini sedang bercanda ya?terserah ibu saja ibu mau ke NY"kataku masih terus tiduran. "haaaah... ya sudahlah, ibu tinggal saja kau di rumah.."kata ibu membanting pintu kamarku. "apa maksud ibu sih?pakai bicara ke NY saja.." aku MASIH tertidur sambil memeluk ...apa?sekarang tanggal 14 kan? "NEW YORK!SEKARANG SETENGAH SEMBILAN!GAWAT!"teriakkku berlari bolak-balik dari dapur ke kamar mandi.
"Pesawat tipe boieng 12345 akan segera para penumpang kencangkan sabuk pengamannya. Terima kasih" kata si pramugari menggunakan mike. "untung keburu... Ini semua gara-gara kau anak sialan!kalau tidak kulemparkan kau menuju pintu pesawat kita sekarang masih di bandara anak sialan!"kata ayah. Oke, tadi ayah melemparku dengan kedua tangannya lalu.. WHUSSS badanku seolah-olah terbang dan strike!ayah berhasil membuatku bertabrakan dengan lansia di pintu pesawat.
"Hiruma!tindakanmu yang tadi itu keterlaluan sekali tahu!tega-teganya kau melempar anak sendiri!menabrak lansia lagi!kalau Rei kenapa-napa bagaimana! Kalau...bla..bla..itu jika..bla..bla..bla"cerocos ibu ke ayah. kulihat telinga ayah, huh pantesan saja ayah tenang-tenang saja selama ibu menyerocos gak jelas, ada permen karet di telinganya.
Selama perjalanan, Aku memandangi awan yang gak jelas bentuknya apa. Aku memang bodoh dalam pelajaran IPA. Kulihat awan sebelahnya...eh..i..itu kan bentuknya..kok kayak bola amefuto!terus terus awan yang kiri itu..mirip tiang gawang mini!kalo yang diatas mirip...antingnya ayah!hah!ada yang mirip muka om Sena dan tante Suzuna! "a..ayah.. awan yang itu mirip om Sena ya!"kataku sambil menunjukan awan yang dimaksud "kekeke si cebol sialan rupanya sudah memasuki alam kubur rupanya kekekeke"
Aku terus melihat awan sampai tak sadar bahwa makan siang sudah terhidang di mejaku. Pramugari yang tadi memberi makan itu sedang asyik berbicara dengan ibu. Apa yang dibicarakanya? Aku menghampiri ibu yang sedang menyuapini Hitomi tapi tetap ngobrol. Melihat kedatanganku ibu langsung berkata "ah Rei!kenalkan ini Seijuro Ojo White Knights!Wakana, ini anakku, Rei."kata ibu dengan gembira "wah..ternyata mamori sudah mempunyai dua anak ya!enaknya..."
"oh ya bagaimana kabar Shin?dia sehat?"
"sehat. Cuma sepertinya Shin sekarang hanya tertarik pada..."
"pada apa?"tanya ibu heran
"pada internet"Raut muka tante Wakana terlihat sedih
"wah padahal dulu dia kan GAPTEK! Iya kan Waka-chan?"tiba-tiba..
"Takami!kenapa kau bisa dipesawat ini!"teriak tante Wakana histeris "yah aku ditugaskan ke NY. Ada pasien yang sedang membutuhkanku"kata om yang bernama Takami
Wah?kok apa sepertinya di pesawat ini semua penumpangnya pemain amefuto ya?ah aku mau ke tempat dudukku lalu tidur saja lebih baik. Tapi...kursiku ditempati oleh pria beramput dread lumayan panjang..eh..itu kan..Agon Kongo! Milyader muda itu kan!yah... bagaimana dong!aku duduk dimana?
Akhirnya kuputuskan untuk tidak duduk di kursiku, lebih baik aku berjalan-jalan saja dulu ya? Wah, beruntung nih!ada kursi kosong!duduk ah!eh..tapi..sebelahku itu mirip Agon ya?sedang tidur sih..tapi..coba kulihat!
"WAAAAA!"teriakku bersamaan dengan orang itu.
"ada apa,ada apa!"tante wakana menghampiriku dengan orang itu
"ah!kau Unsui kan!wah!lama tak bertemu ya!"tante wakana berjabat tangan dengan orang yang bernama Unsui itu. "Rei-kun,kau pasti kaget ya?ini om Unsui kongo. Kakaknya agon kongo!"teriak tante wakana.
"Hoi, siapa kau!kau mau kubunuh karena menempati kursi sialanku hah!"
"waaaaaa maaf, maaf,maaf!"aku berteriak lagi sambil menutupi mukaku dengan kedua tangan. Lalu aku mengintip...dan dia.. Agon Kongo!
"berisik sekali pesawat ini...hei pramugari!bisa kau tenang kan sedikit penumpang yang lain?aku sedang membayangkan Yuki, pacarku." Kata orang itu agak tenang dengan suara yang agak dingin.
"maaf, maaf!lho?kau..Riku Kaitani!kau makin keren saja!" tante wakana lagi-lagi berteriak. "ah Rei, ini Riku Kaitani...pacarnya kakaknya Author yang ngebuat fic ini lho!Yuki sasaki.."kata tante wakana.
"ah sa..salam kenal.."kataku dengan sopan
"Mohon perhatian, Pesawat sebentar lagi Take Off SEMUA PENUMPANG HARAP DUDUK DI TEMPAT MASING-MASING!TIDAK ADA YANG BERDIRI!ATAU TIDAK KUBUNUH KALIAN DENGAN LIDAH BUNGLONKU!"teriak sang pilot yang sepertinya marah. Aku menuruti perintah si pilot. Aku duduk lagi ke kursiku, ayah sedang mengambil sesuatu kayak telepon gitu.
"hei pilot sialan!kau itu Rui Habashira kan?belajar darimana kau sehingga bisa menjadi pilot sialan?"kata ayah di mikrofon...
"PILOTNYA HABASHIRA DARI ZOKUGAKU!" teriak SEMUA penumpang dengan sangat-sangat keras kecuali si pramugari(karena sudah tau jadi tidak kaget lagi).
"ya!memang kenapa!Masalah gitu bwuat loh!"teriak pilot yang bernama Rui Habashira.
"A..ayah sepertinya pesawat ini semuanya pemain amefuto ya?"tanyaku
"ha?kau bilang apa anak sialan?pesawat sialan ini terlalu berisik!nanti saja tanyanya anak sialan!"kata ayah dengan kasar.
Ngungggg...pesawat pun take oof sesuai yang kuinginkan. Aku turun dari pesawat yang KEBANYAKAN pemain amefuto itu. "Rei, kau tidak apa-apa?wajahmu pucat lho!"kata ibu penuh perhatian. "ah aku tidak apa-apa bu. Hanya sedikit shock" jawabku berbohong. "kau pasti shock karena si dread sialan itu menduduki kursimu"kata ayah. "bu,sekarang kita mau kemana?"tanya hitomi "ke hotel dulu, baru kita jalan-jalan"
Taksi melaju ke Hotel Lotus and Kasino di pusatnya NY. "nah, kita sudah sampai..sir stop please..."kata ibu berbicar kepada si supir. Si supir memarkir taksinya di depan pintu utama Hotel Lotus. Ibu menyerahkan beberapa dolar ke supir itu, lalu masuk ke hotel menuju meja resepsi. Sepertinya ibu sedang memesan kamar. Ya sudahlah, toh aku tinggal menikmatinya..ngomong-ngomong ayah mana ya?Hitomi juga...kemana dia?
"Hiruma!jangan ajarkan anakmu bermain kasino!ayo, kembali kesini!"teriak ibu di depan pintu yang berpapan nama Kasino . "tch...hei istri sialan!bukan aku yang mengajaknya!dia yang mengikutiku!"teriak ayah sambil berjalankearah ibu dan aku.
"Rei, ini kunci kamarmu, kamar 54. Ibu di kamar 56. Jaga dirimu ya!"ibu menyerahkan kunci itu padaku. YaHa!aku dapat kamar sendiri!khusus untukku!. Sebaiknya aku segera ke sana. Aku ingin lihat kamarku.
CKLEK
Whoaaaa kerennya!kamarnya luas,penuh dengan gambar!yah pokoknya hampir mirip dengan kamarnya Kevin yang ada di Home Alone2!oke,hal pertama yang harus kulakukan di kamar ini adalah...mengambil makanan yang ada sebanyak-banyaknya! Lalu setelah itu ke kamar ibu untuk mengambil laptop ibu, lalu balik lagi ke kamar!nah cara pertama, taruhkan tas di laci paling bawah(bukan dimasukin)dengan mulut tas dibuka selebar-lebarnya! Lalu taruhkan tanganmu ke ujung etalase yang berisi makanan di tiap sudut lalu...dorongkan tanganmu sehingga makanan itu jatuh ke tasmu!sekarang etalase yang tadinya penuh oleh cemilan sudah habis kurampok!kekekekeke
"Balikin semua makanan sialan itu anak sialan!"tiba-tiba terdengar suara ayah
"A..AYAH!kok ayah disini! Bukannya ayah di kamar 56 bersama ibu!" sungguh aku tidak bercanda ayah tiba-tiba muncul disini!
"ha?bersama istri sialan dan cebol sialan itu?kamarku memang berdua denganmu!jangan kau pikir kamar ini jadi istana mu ya anak sialan!balikin semua makanan sialan itu!"kata ayah yang sedang menenteng AK-47 di pundaknnya sambil bermain Hp.
Huh...sudah terbawa aruslah impianku menguasai kamar mewah ini. Dengan adanya kehadiran ayah yang menyeramkan di kamarku. Untungnya, ayah sering keluarke kasino. Jadi kadang-kadang aku jadi RAJA SESAAT di kamar ini. Saat ini aku sedang santai-santai saja sambil membaca buku yang sebenarnya hanya kupegang. Aku masih memikirkan tentang di pesawat... kenapa Agon Kongo,Wakana Seijuro, ,Unsui,dan Riku Kaitani bisa berbarengan pesawat seperti itu? Dan yang aneh lagi...kenapa bisa Rui Habashira dari univ Zokugaku itu bisa jadi pilot!mimpi darimana coba!
CKLEK
"hei anak sialan, cepat kau siap-siap lalu ikut aku!"kata ayah yang sedang berdiri tetap menenteng AK-47nya di depan pintu.
"mau kemana yah?"
"tidak usah banyak tanya anak sialan!cepat siap-siap!"
Akhirnya aku menuruti perintahnya, siap-siap. Setelah siap-siap, aku langsung ditarik ayah ke dalam mobil. Entah punya siapa itu. "Ayah, kita mau kemana?nggak ngajak ibu dan hitomi dulu?"tanyaku "ha?tidak,tidak usah nanti mereka ribut terus!"kata ayah..
Ayah memarkir mobil curiannya di depan stadion yang besar, lalu ayah memasuki pintu stadion. Ternyata, di stadion itu ada pertandingan amefuto yang sedang berlangsung. Aku dan ayah duduk di kursi tengah."ini siapa lawan siapa yah?". "Nasa Aliens VS Deimon Devil Bats. Sekolahku dulu dan ibu sialan itu"
Ayah terlihat sangat serius sekali aku ingin tanya macam-macam. Tiba-tiba sang wasit berteriak "Apakah ada pengganti untuk posisi quarterback dari japan?" teriak sang wasit. Yah...masa' kalah sih... "AKU!"teriak seseorang yang tampaknya sangat dekat dengan ku di kursi penonton, orang itu adalah...AYAH!
"ayah!kenapa ayah...ikut main!"teriakku histeris yang membuat penonton mengalihkan perhatian kearahku. "kekeke mengenang masa muda"kata ayah sambil menuruni tangga menuju ke tim japan. Sesampainya disana, ayah sepertinya mengobrol dulu dengan seseorang line yang tadi bermain. Lalu memakai seragam amefuto Devil Bats. Kurasakan HP-ku bergetar, ada telepon dari...ayah?
"halo. Kenapa ya?"tanyaku " kau cepat turun kesini anak sialan!". Aku pun menutup HP-ku dan turun ke lapangan itu. Aku berlari secepat mungkin biar dikira anak terlantar yang mencari ortunya dengan cara lari-lari gak jelas. "anak sialan!kau ikut main!ganti bajumu atau tidak pakai double saja!kau jadi running back"jelas ayah sambil memakai helmnya. "wah!ini anakmu Hiruma-sama?kelas berapa?"tanya seseorang "entah kenapa aku jadi merasa kau ini seperti manejer sialan Chubo"kata ayah. "baiklah!pertandingan akan segera dimulai kembali!"teriak wasit. "waaa posisi!posisi!"om Chubo(gyahahahaha)panik dan langsung menuju posisi line. Aku pun juga berdiri di belakang ayah yang sebagai quarterback.
"SET HUT!"
To Be Continued
Ya-Ha!aku nyasar lagi di fict ini. Yah..kayaknya gak mungkin juga habashira jadi pilot kali ya?ane memang bener2 baka.o iya yang pas riku itu sory banget bagi fans-fans nya riku karena ane buat pacaran ama kakak saya, padahal saya sendiri sangat sangat sangat tidak merestuinya. Oke jangan lupa Review ya!
