Annyeong nae readersdeullll

Makasih reviewnya. I appreciate it so much.

I'm now back with the second chapter, semoga kalian gak bosen, dan, yah, support juseyo.

Aku memang belum post chapter kedua tapi aku repost chapter 1 karena ada beberapa perbaikan yang menurut aku agak vital.

Mohon chapter 1 dibaca lagi. Kamsa.


Chapter 2 START


"Tao, pelan-pelan, tak aka nada yang mencuri makanmu kalau kau makan dengan tempo yang.. normal"

"Hahu hahar (aku lapar)"

"Setelah makan 2 porsi bulgogi dan ssambap.. masing-masing, dan sekarang kau masih makan samgyetang? Tao, kau punya perut macam apa sih?!" Baekhyun merentangkan tangannya ke arah Tao lalu melipatnya di depan dada dan cemberut.

"Dan kau masih bisa mempertahankan bodi seperti itu, bravo! Aku makan coklat satu batang saja perutku sudah menggelembung seperti balon," gerutu Baekhyun pelan tapi masih bisa didengar Zitao.

Tao terkekeh.

"Oh ayolah Baekhyun,"

"Serius Zitao, aku tersinggung,"

"Hohay, hohay (Okay, okay)"

"Zitao, telan dulu makananmu, mana mannermu?"

"*gulp* Maaf"

"*sigh* Entahlah, Tao. Aku.. gugup kurasa,"

"Gugup karena.. sebentar lagi kau akan.. entahlah, menjadi istri orang?"

"Tentu saja! Menurutmu apa lagi alasannya?!"

"Tapi bukannya Chanyeol oppa itu kekasihmu?

"Zitao, kemari," Baekhyun mengisyaratkan Zitao yang duduk di seberangnya untuk mendekat ke arahnya.

"Aku, dan Chanyeol oppa," bisik Baekhyun. "Ya?". "Sebenarnya, aku juga tidak.. ya mungkin.. belum, menyayangi Chanyeol oppa seperti seharusnya."

"APA?" teriak Zitao pelan(?). Zitao mendadak menegakkan tubuhnya.

"Ya, begitulah. Aku dan Chanyeol oppa.. dijodohkan," desahnya pelan.

Zitao hampir tersedak dan langsung terbatuk-batuk.

"Jinjja?!"

Baekhyun menghela napasnya berat. Lalu pindah ke kursi di sebelah Zitao.

"Aku dan Chanyeol oppa memang sahabat sejak kecil. Dari dulu, kami selalu bersama. Sampai suatu hari eomma-appaku memberitahuku kalau aku dijodohkan dengan Chanyeol oppa. Sejak itu aku dan Chanyeol oppa berpacaran. Memang sih, Chanyeol oppa sudah mengatakan perasaannya. Well, dia suka padaku. Tapi aku? Aku masih menganggap dia sahabat dan sejak perjodohan sial itu aku jadi canggung setiap berada di dekatnya! Ugh aku benci ini," Baekhyun menggeram frustrasi dengan kecepatan rudal.

Zitao mengelus punggung Baekhyun dengan sayang.

"Coba kau buka hatimu dan pikirkan lagi. Kalau kupikir sih, Chanyeol oppa itu kan sahabatmu sejak kecil, jadi dia pasti sudah mengertimu luar dalam. Menurutku lebih mudah menjalani hubungan dengan orang yang seperti ini dibanding dengan orang yang baru kau kenal. Kau juga.. tidak menyukai orang lain kan?"

"Iya juga sih, Taemin juga dijodohkan dengan seseorang bernama Minho itu kan? Dan parahnya, Taemin menyukai Kibum sunbae! Oh astaga, aku beruntung!"

Zitao tersenyum.

"Sekarang bisa aku kembali makan?" bisik Zitao di sebelah Baekhyun.

"Oh silakan!"


"Baekhyun!"

"Baekhyun-Ah!"

"BAEK HYUNA!"

"YA!"

"Akh Zitao, SEDIKITT lagi, aku akan bisa mengalahkan high score Kyuhyun-sunbae! Kau tahu kan, berapa high scorenya! SERATUS! DAN AKU SUDAH MENCAPAI SEMBILAN PULUH SEMBILAN! AKH ZITAO SEKARANG AKU HARUS MEGULANGNYA LAGI! Kalau kau bukan sahabatku kau sudah aku jadikan sushi, kau tahu?!" teriak Baekhyun frustrasi karena flappy bird-nya mati.

"Habisnya kau mencuekiku," Zitao mempoutkan bibirnya sembari memeluk boneka panda yang 'dijemput' dari apartemennya tadi.

"Wae?"

"Tadi aku melihat, seorang pria,"

"Terus?"

"Dia tinggi, pirang. Aku tidak begitu melihat wajahnya sih, tapi agaknya dia tampan"

"Terus?"

"Tadi aku lihat dia melihatmu di fitting room!"

Baekhyun memutar badannya menghadap Zitao.

"Memangnya masalah?"

"Aku tidak pernah melihat dia sebelumnya. Dan kau tidak mungkin kenal dengannya!"

Baekhyun tertawa kecil.

"Zitao, hanya seorang pria, itu tidak masalah. Kalau itu seorang wanita, baru aku khawatir,"

"Tapi–"

"Shh, shh" Baekhyun menaruh telunjuknya di depan mulut Zitao.

"Sekarang, mumpung kita sendirian, ayo kita lakukan itu!" Baekhyun berkata dengan semangat sebelum menarik tangan Zitao.

"Baekhyun!"


"AKH!"

"Baekhyun! Baekhyun! Sudah Baekhyun, sakit! BAEKHYUN!"

"Shh, sedikit lagi,"

"BAEKHYUN!"

"Nah"

Baekhyun mendesah bangga sambil melepaskan Zitao dari cengkeraman *coret* tangannya.

"Baek.."

"Sudah puas?"

"Ya,"

"Aku tidak melihat satu pun alasan untuk waxing bulu kaki, Baekhyun,"

"Oh ayolah, bulu kakiku sudah mulai tumbuh dan aku jijik dengan itu,"

"Jangan bawa-bawa aku," gumam Zitao tanpa terdengar Baehyun.

"Sekarang kita akan manicure dan pedicure!"

"Baekhyun!"


3.00 am

Zitao terbangun dari tidurnya di sebelah Baekhyun karena hasrat buang air kecil(?) lalu duduk di pinggir tempat tidur. Dia baru tidur jam 12 tadi setelah Baekhyun puas berdandan, atau merawat diri, atau apapunlah itu sebutannya.

Mengucek matanya pelan, Zitao menguap dan memakai sendal rumah teddy bear coklat milik Baekhyun.

Mengedarkan pandangannya ke sekitar, Zitao berdiri dan melihat Baekhyun masih tertidur lelap di tempatnya.

Zitao melirik ke arah jendela dan sekilas melihat wajah pria yang dilihatnya saat belanja tadi di luar jendela lalu menghilang.

"Tidak, Zitao. Kau masih mengantuk." Zitao menggeleng-gelengkan kepalanya dan menepuk kedua pipinya.

Zitao berjalan ke toilet dan menyelesaikan urusannya di sana.

Setelah keluar dari toilet, Zitao melihat Baekhyun sudah membalikkan tubuhnya dan seperti ada bayangan orang di jendela di atas kepala Baekhyun dan langsung menghilang.

Zitao bergidik dan berjalan tergesa ke arah ranjang.

kakk

Memberanikan menengok ke luar, yang dilihatnya hanya seekor burung gagak brtengger di atas pohon yang lalu terbang pergi.

"Aku hanya mengantuk, yah, aku tidak cukup tidur," gumamnya meyakinkan diri sendiri sebelum beranjak untuk tidur.


Kringggggggggg!...

Baekhyun melonjak pelan sebelum mematikan weker Hello Kitty pink di nakas di sebelahnya.

Baekhyun duduk dan menguap, lalu meregangkan tubuhnya.

"Hoamm, ah sudah jam 7, sebaiknya aku mandi,"

Baekhyun tersenyum ketika melihat Zitao tidur dengan posisi Spider-man memanjat dinding. (ngerti dong)

Baekhyun berjalan dengan sendal rumah berkepala kucing putih miliknya ke kamar mandi tanpa ada niat membangunkan Zitao.


"Eunghh"

Zitao membuka matanya yang sayu.

Zitao pun membalik badannya sehingga dia tengkurap, lalu menguap.

Tak sengaja matanya melirik ke arah weker imut Baekhyun.

"HUA SUDAH SETENGAH SEMBILAN, WUSHU DIMULAI SETENGAH JAM LAGI! AKU TERLAMBAT!"

Secepat kilat Zitao berlari ke kamar mandi dan membasuh tubuhnya dengan sabun beraroma strawberry Baekhyun asal (tapi bersih).

Zitao berlari keluar kamar mandi hanya mengenakan handuk pink Baekhyun yang menutupi dada sampai bokongnya.

"MANA PAKAIAN WUSHU-KU?! MANAA?!" Zitao menggeledah tasnya dengan panik.

"Tidak ada, JANGAN-JANGAN TERTINGGAL DI APARTEMEN! HUAAAAA" Zitao mengambil backpacknya.

.

Di lantai bawah, Zitao mendapati Baekhyun sedang mengolesi roti dengan nutella di meja makan.

"Kenapa kau tidak bangunkan aku?!"

"Ups, maaf aku lupa," cekikiknya dengan nada mengejek.

"Kau akan ke tempat wushu? Pak Ahn bisa mengantarmu,"

"Tidak usah, aku akan naik bus,"

"Yasudah, tapi jangan lupa kau pulang ke sini. Telpon saja kalau ada apa-apa,"

Zitao lalu mengambil roti yang ada di piring dan tangan Baekhyun.

"HEY!"

"Maaf, aku lupa ini milikmu," balas Zitao sambil berjalan ke pintu depan.


T.B.C


so, ini agak pendek. dan castnya baru baekhyun dan zitao.

chabal yak

cerita ini memang agak panjang

makasih buat yang udah review, favorite, dan follow fic ini. pantengin terus ya ;)

.

Bales review nih

abstyle zitao (guest)

iya kali, pantengin aja disini!

fallforhaehyuk

makasih, ini updatenya. Ini fic tipe apa ya? (ngomong2 aku juga suka haehyuk loh #gakpenting)

Difauzi fudanshi

Ini memang GS, aku suka GS. ini lanjutannya

zakurafreeze

bisa jadiii. Ini sudah dilanjut

taomints (guest)

makasih, di otak aku bodinya tao itu memang selalu bohay membahana. Mungkin.. ikutin terus deh ceritanya

Kirei Thelittlethieves

Makasih, ini chap selanjutnya

linkz (guest)

Ini sudah dilanjut.

dia huang

nih, udah kenyang blum?^^ dan yeah, aku selalu membayangkan zitao dengan bodi kek begituu. Mungkin aja, namanya juga fanfiction. Ini lanjutannya

Hima Maa

Ini kan baru chap pertama, jadi dikit, sabar aja. Liat aja deh, chapter ini ditambahin apa enggak. Sebenernya bukan, itu bukan prolog. Mungkin aja, bisa jadi dia bukan manusia. Oke, trims, ini dah dilanjut

ressijewelll

liatin aja deh. Dan kenapa disamain ama maling?

Aswshn

Makasih, ini udah dilanjut, udah diupdate

TTyT.T

*pen name kamu susah banget :&* makanya, gak mungkin kan ngelatih wushu pake dress, kan sayang entar sobek, dalemannya kemana-mana -". Kabarnya gunung es baik-baik aja, belom ditabrak pesawat kok. Ini next-nya

kt (guest)

aku harap kamu bakal terus menganggap fic ini seru. Ini udah dilanjut, kamu liat aja cowok itu siapa, emang dia stress mikirin harga gas elpiji mahal

princess huang (guest)

ini udah dilanjut, tuan putri. Ini gak lama-lama amat kan?

kok kayak maling? Ya bisa jadi dia ngintip baek. Aduh jangan dibayangin tao pake dress itu, entar mimisan(?). bisa jadi, kamu liat aja kelanjutannya^^. Okay, trims

chitao

ups ketauan lagi ngintip tuh dia. Jangan dibayangin tao pake dress itu, entar ngompol lagi :DD

Eclaire Oh

Okay, PM checked. Makasih komentar dan nasihatnya

Huang Mir

Ini memang republish dari chapter 1. Aku sengaja repost biar ralatnya dibaca TT tungguin aja deh pairingnya

fishyelf (guest)

aku belum post chapter berikutnya kok, aku baru republish chap 1 aja, supaya ralatnya pada diketahui

amel anyi

*gue suka gaya lo* tungguin aja deh pairing-pairingannya. Ya terserah dia sih, mau liatin apa-" *piss*

coffe latte

hai, salam kenal juga^^. Makasih, ini udah dilanjut

gak ada yang ketinggalan khannn? Kalo ada tinggal PM aja kay :)


review juseyoo~ *miaw*