~MISSION BEGIN~

dengan hati yang mantap tanpa ada perasaan mengganjal, Kakashi pun siap untuk berangkat.

semua joonin berkumpul di pintu gerbang konoha gakure.

hokage ke5 mengantar ke pergian para joonin " perhatian semuanya! untuk kali ini, 1 misi ditangani oleh 1 joonin. posisi kalian tidaklah berjauhan. hal ini memudahkan untuk kalian meminnta bantuan. ketika misi selesai, bantulah teman kalian yg mengalami kesulitan. usahakan setiap dari kalian tetap berkomunikasi. jelas semuanya?!"

"mengerti nona!"

"laksanakan". semua jounin pergi meninggalkan konoha.

saat meninggalkan gerbang konoha, Kakashi berangkat sebelahan sama Guy. ia melihat sesuatu melingkari pergelangan tangan Guy.

"jimat, Guy?"tanya Kakashi tanpa mengalihkan perhatian

Guy nyengir, "iya. pemberian seseorang"

Kakashi udah menduganya. ia tidak menyesal telah memutuskan untuk mlupakan segala perasaannya sama Aya karna ia tau perasaannya hanya bertepuk sebelah tangan.

"jangan iri gitu dong, Kakashi! tapi gimana yaa, yg bisa dapet ini cuma orang-orang berkelas dan berjiwa muda! hahaha" Guy ngelawak

"aku duluan ya Guy" Kakashi ninggalin Guy dengan lawakannya yg garing itu. seperti biasa..

"heh Kakashi!!"

Kakashi berhenti. ia telah masuk ke daerah musuh. ia harus meningkatkan kewaspadaannya..

flashback*

waktu Kakashi diruangan Tsunade, "Kakashi, tugas mu kali ini hanya membawa pulang cucu dari tetua hokage cacat"

"hanya itu?"

"tentunya tidak cuma itu saja. cucu nenek mitarashi itu sudah hilang selama 20tahun saat siluman kyubi menyerang desa. dan dia dirawat oleh klan miaterius yang bertempat tinggal di tengah hutan terlarang"

"mengapa ia baru dicari sekarang?"

"pertanyaan bagus. setelah ia hilang diusia 2 tahun, para shinobi ditugaskan untuk mencarinya tetapi hasilnya nihil. 3 hari lalu shinobi yg berpatroli menceritakan bahwa ia melihat seseorang yg ciri-ciri nya mirip dg cucu si nenek itu."

"ciri-cirinya?"

"perempuan. rambut bewarna ungu seperti rambut nenek. warna matanya persis seperti nenek, bewarna coklat terang. yang terpenting adalah ia menggunakan kalung etnik berhiaskan 1 helai bulu elang dan 2 butir tulang yg telah diukir di samping bulu elang tersebut"

"dan nama aslinya adalah?"

"nama nya adalah Anko Mitarashi. mereka berkomunikasi tidak menggunakan bahasa seperti kita mereka gunakan sinyal2 alam. selain itu, yg paling penting adalah setiap senjata mereka dilapisi racun. jadi berhatihatilah, Kakashi"

"baiklah nona hokage."

"oia Kakashi, satu lagi. nih, jika kau membutuhkan sesuatu untuk meyakinkan anko tunjukan isi dari kantong ini kepadanya. tapi aku melarang mu untuk membuka kantong itu kecuali pemiliknya mengijinkanmu. mengerti?"

baiklah, Kakashi merasa misi ini akan menjadi misi yg menarik.

end of flashback*

fiuhhh. angin berhembus

Kakashi merasakan kehadiran seseorang di dekatnya.

tiba-tiba shuriken melayang hampir mengenai wajahnya. Kakashi sadar, di sekitarnya sudah tercipta jaring kasat mata yg apabila menyentuhnya akan mengaktifkan peledak yg kasat mata juga.

Kakashi menggunakan saringgan.

dia melihat kalau jebakan in baru dibuat sejak klan ini merasakan kehadiirannya di hutan terlarang. dengan jurusnya, Kakashi berrhasil meloloskan diri. dan langsung melempar 3 shuriken ke arah dahan2 pohon.

dengan sekilas meloncatlah sesosok wanita berambut ungu lalu ia menghilang lagi

Kakashi tersenyum simpul dalam maskernya "gotcha!"

Kakashi mengejar wanita itu "pasti dia Anko"

sosok perempuan itu sangat membaur dengan pepohonan. selain gerakannya yang sangat sulit dilihat, banyak terdapat jebakan kasat mata yang tertempel di antara pepohonan.

hari mulai gelap. Kaksahi berpikir "kenapa ia terus-terusan membuatku terus menjauh dari piggiran hutan. yang berarti menjauh dari tempat klannya berada. atau.."

KLANG KLANG KLANG!

3 kunai-kunai ditangkis Kakashi dengan cepat ".dia membuatku terperangkap di tengah hutan dan membiarkan klannya menghabisi ku"

Kakashi mengawasi sekitar dengan waspada. dia berpikir sejenak lalu membuang kunai2 yg ia pegang "saya kesini datang dengan damai tanpa mau menyakiti siapapun" Kakashi menunggu respon.

hening. Kakashi tau mereka berkomunikasi lewat gerakan tangan .

"please. saya hanya ingin berbicara dengan pemimpin kalian. saya tidak akan menempuh jalur pertempuran jika tidak diperlukan"

beberapa menit kemudian keluarlah seorang pria dengan stelan baju dari kulit binatang dengan shuriken raksasa di punggungnya.

"siapa kau?" tanya lelaki itu tegas. matanya bewarna merah darah. terdapat codet di pelipis sebelah kanannya.

"saya Kakashi Hatake. dari konoha gakure"

"mau apa orang dari konoha datang ke wilayah klan kami? apa kamu ditugaskan untuk mengambil alih hutan ini?" tanya nya curiga. tetapi ttap dengan emosi yang sama

Kakashi mulai merasakan adanya aura yang gak enak yang menyelimuti udara sekelilingnya "mungkiin ini yang dimaksut dengan nona Tsunade. aura ini yang membuat banyak orang menjadi tidak terkendali dan akhirnya dapat membunuh diri mereka sendiri. ini aura yang tidak biasa.. " batin Kakashi.

ia pun berbicara tanpa ekspresi, setenang biasanya " tidak. saya tidak diperintahkan untuk melakukan hal itu. sAya hanya perlu berbicara dengan anda terkait misi ini"

"bicara lah"

" khawatir dengan berbicaranya saya di hadapan banyak orang seperti ini akan membuat klan mu mendengar hal yang seharusnya bukan menjadi konsumsi umum"

"hm?"

"hal ini didasari untuk menjaga kestabilan klanmu"

lelaki itu berbalik badan "okey, follow me. if you can.. " lelaki itu mulai berlari menuntun Kakashi

Kakashi mengikutinya dengan jarak 1 meter di belakang. tiba-tiba ia hilang bagai terbawa angin "oh man.. ngrepotin banget" Kakashi menyeimbangi kecepatan lari lelaki itu sehingga tidak terpisah cukup jauh. untung ia memiliki saringgan yg membantunya membaca setiap gerakan sekecil apapun

" cukup baik mengikuti gerakan ku. sebentar lagi kau akan tiba di pemukiman kami. jadi maaf.. aku harus melakukan ini.." tiba-tiba Kakashi pingsan. kesadarannya seolah di hilangkan begitu saja dengan hembusan angin. hal terakhir yang ia ingat hanya aroma pinus menyeretnya lebih jauh kedalam ketidak sadarannya

Kakashi tersadar dan ia berada didalam tenda dengan lelaki bercodet tadi. tenda yang penuh dengan peralatan berburu dan perang

"cukup cepat juga kau sadar, shinobi dari konoha"

"euh.. yang tadi lumayan juga.."Kakashi sedikit mengeluh karena kepalanya serasa habis di pukul mengguanakan besi

"lalu, hal apa yang ingin kau bicarakan dengan ku?"

"saya meminta izin mu untuk membawa kembali seseorang dari klanmu"

lelaki itu tertawa" kau berpikiran kami mengambil seseorang dari konoha? untuk apa?"

"seorang bayi, yang kalian temukan sesaat setelah terjadi kekacauan akibat ulah kyubi. bayi itu adalah cucu dari tetua konoha gakure. beliau ingin klan mu mengembalikannya"

lelaki itu tersenyum licik "apa menurutmu seseorang yg telah lama ditelantarkan akan dengan mudahnya berkeinginan untuk kembali seakan ia sangat merindukan rumahnya?heh. kau bercanda.. itu akan sia-sia"

"saya akan tetap mencoba untuk membawanya kembali ke konoha. kumohon, berilah saya izin"

lelaki itu mempertimbangkan sesuatu. tiba-tiba,

"malam jendral. makan malam dikeluarga oak akan segera dimulai" seorang pemuda rupawan membawa pesan untuk lelaki itu.

"baik. terimakasih pemberitahuannya seira putra hazel" pemuda itu pun pergi

"namanya kAya prempuan. apa dia memang laki-laki?" batin Kakashi

"baiklah pendatang, sudah kuputuskan untuk menerima mu di klan ini sampai kau dinyatakan pantas membawa gadis itu. karena.. keluar dari klan tanpa alasan yg bisa di terima oleh semua anggota klan berarti mengkhianati klan dan harus dibunuh. mengerti?"

Kakashi berpikir sesaat. ini pilihan yg cukup sulit. peluang keberhasilannya 50:50. misi tidaklah membahAyakan diri sendiri tetapi membahAyakan target. kalau diizinkan untuk memilih, ia akan mengajak duel semua anggota klan dari pada harus seperti ini

"baiklah. tapi, izinkan sAya untuk mengirim pesan kepada hokage"

"terserah kau. tapi, pakailah ini jika ingin keluar tenda. maka kau akan cepat membaur dengan klan ini, dengan alam" jendral memberi pakaian khas klan ini, seperti yang dipakainya. ia berjalan keluar tenda dan tiba2 berhenti "tolong, jangan menutupi mulutmu dengan sesuatu saat berbicara.. tidak sopan"

Kakashi mau gak mau harus mematuhinya jika ingin misi ini berhasil. ia mengirim pesan kepada Tsunade (*entah gimana caranya pokoknya nyampe dah ceritanya) yg intinya dia memerlukan waktu seminggu paling lama untuk membawa cucu nenek mitarashi konoha kembali dan keadaan memaksa Kakashi menempuh cara diplomasi.

ia menghela nafas "misi yg sedikit aneh.. tapi, cukup menantang.." katanya sambil membuka baju dan menggantinya dengan pakaian yang jendral bErikan. "oh yaampun.. apa aku harus memakai ini?" Kakashi ngerasa males bgt buat make pakaian itu. karena selain terbuat dari kulit hewan (walaupun uda di halusin), bajunya tidak ada lengannya dan celananya hanya sepanjang lututnya. "dasar primitif.."

Kakashi berdiri di depan kaca. melihat dirinya tanpa ikat kepala konoha dan kain yg menutupi setengah wajahnya itu "jarang2 aku keluar tanpa penutup wajahku.. hmm."

Kakashi keluar tenda. semua tampak sepi yang ada hanya bebrapa orang yg menjaga setiap sudut wilayah ini.

Kakashi berjalan2 mengelilingi desa kecil ini untuk memperlajari kehidupan klan ini. agar memudahkan ia untuk berbaur dan cepat menyelesaikan misi.

ia melihat dari kejauhan banyak orang berkumpul di satu rumah dan makan bersama. ia ingat kata pemuda bernama seira kalau keluarga oak mengundang jendral makan malam. ternyata ini semacam kebiasaan desa tiap harinya. Kakashi memilih untuk berputar arah, tidak melewati mereka.

selama di desa ini dia harus terus membuka mata saringgannya karna ada sesuatu yg tidak biasa dengan desa ini.

setelah berjalan bebrapa menit Kakashi berkesimpulan bahwa setiap keluarga tinggal di satu rumah karena rumah di desa ini cukup lebar.

Kakashi duduk di atas sebuah batu. nerenung. memikirkan segala kemungkinan yg bisa ia lakukan untuk secepat mungkin menyelesaikan misi.

bau pinus menyeruak,

"bau ini.." Kakashi melihat ke arah kirinya. ternyata disana duduk seorang wanita. dan dia berambut ungu sperti nenek tetua hokage

"cepet juga banguunnya. pada umumnya sih oranng-oranmbaru sadar 3 hari lagi." kata wanita itu

"oh ahirnya aku bertemu dengan mu Anko Mitarashi .." Kakashi menatapnya dengan tajam

"Anko Mitarashi siapa? aku bukan Anko Mitarashi.. aku Erika putri dari edelweiss" kata Anko sambil senyum.

"dari mana kau dapatkan kalung itu? kalung itu hanya dimiliki oleh Anko Mitarashi. pemberian dari nenek tetua di desa konoha"

"kalung ini.. sudah ada sejak aku bayi. aku mendapatkannya dari keluaraga ku" perempuan itu berdiri. ada suatu perasaan yg ia sembunyiin.

ia membawa pedang kembar di sabuk belakangnya, sepatunya seperti shinobi, memakai celana setengah paha bewarna ijo tua lalu memakai stoking hitam sampai lututnya, memakai leather jacket warna ijo tua lengan panjang dan didalamnya mengguanakan t-shirt hitam yg bawahnya dimasukin ke dalem celananya. dan rambutnya.. digulung keblakang dan ditusuk dengan sumpit seperti Aya, tapi bedanya adalah rambut Anko cenderung berantakan. tapi dia terlihat keren dg gayanya yg kaya gitu.

"oh gitu.." kata Kakashi dengan nada antara ngejek dan ga percAya

"iyalah dikasih keluarga ku. emg siapa lagi? lagian.. kau tampak aneh dengan pakaian klan kami"

"dan kau tampak aneh dengan pakaian sepeti penduduk diluar hutan ini"

Anko menatap kesel ke Kakashi "huh. dasar sok keren. denger ya, tadi tuh kamu udah aku tolongin waktu pingsan. gausah deh ngejekin gitu. dasar!"

"oh. jadi kamu yg nolongin? kalo gitu, makasih" ucap Kakashi tanpa mengalihkan perhatiannya dari rumah-rumah yg sedang diamati dengan tampang datarnya.

Anko jadi kesel "kaya gak ikhlas nih ngomong gitu perlakuan mu sama org yg udah nolongin?"

Kakashi berdiri dari tempat dia duduk sambil berlalu dia ngomong sambil ngelirik kearah Anko "memangnya sikap kaa gimana yg kamu harepin dari orang yg ditolong?"

Anko terbengong gara2 tatapan nya Kakashi yg tajem kAya tadi. entah bengong ato terpesona. emang beda2 tipis lah..

Anko lgsg sadar lagi " hah? sikap sok keren apaan tuh??" dia kesel sendiri.

Kakashi kembali ke tenda tadi.

dia berpikir ttg klan ini "nama yg digunakan terlihat juga keliatan kuno dg mengguanakn kulit hewan. dan kurasa.. mereka selalu mengadakan makan malam di rumah keluarga yg berbeda tiap harinya. yg perlu aku tau selanjutnya adalah.. kebiasaan dan keahlian mereka. aku harus bisa menguasainya dalam waktu kurang dari 2 hari.."

jendral masuk ke tenda. dia membawa makanan dan minnum "ini untukmu Kakashi hatake. malam ini kau tidur di tenda yg sudah disediakan disebelah tenda ini"

"terima kasih sebelumnya. tetapi, knapa anda bersikap baik pada saya?"

dia tersenyum "beginilah cara kami memperlakukan tamu. oia. bersiaplah bangun sepagi mungkin, karna aku akan memperkenalkanmu pada seluruh keluarga di klan ini lalu memulai aktivitas mu"

"terimakasih jendral" ucap Kakashi dengan segala kecurigaannya terhadap si jendral ini

Kakashi memindahkan barangnya ke tenda sebelah. Orang-orang di klan langsung pada ngeliatin dia waktu dia keluar tenda terutama cewe-cewe

"hh.. aku kenal pandangan seperti itu.."