A/N : Yes yes yes, chapter 2 euy, Yuuki bangga. Terima kasih telah mendukung fanfict ini ^^. Lupa, di sini pairingnya Raze x Ulrika. Dan maaf kalau fanfict-nya gaje bin aneh bin abal. Seperti biasa, Italic berarti pikiran chara, Underline berarti bisik-bisik, dan yang baru, {} artinya nama bahan-bahan alchemy (weis dah, sok inggris). Mana Khemia 2: Fall of Alchemy itu milik NIS America dan GUST.
? : "Ah, namaku Razeluxe Meitzen," *sambil senyum*
All : "APA!"
Lily : "Beneran ini Raze?"
Raze : "Raze, nama apaan tuh? Aneh banget,"
TIME PAUSE
Yuuki : "Yup, lupa satu hal disini, Raze di sini belum tahu tentang Lily dan lain-lain, jadi mohon maklumi ya~"
Readers : "Iya, neng author,"
Yuuki : "Oke, lanjut!"
TIME RETURN
Ulrika : "Dia gak ingat nama sendiri!"
Chloe : "Sepertinya ada hubungannya dengan ramuanku deh,"
Lily : "Jadi ini gara-gara kalian ya!"
Enna : "Bukan! Dengarkan dulu penjelasan kami!"
Akhirnya, Ulrika dan kawin-kawin… eh kawan-kawan yang benar, menjelaskan kejadian ramuan itu dari A sampai Z, dari 1 sampai 36.000 (Readers : "Loe kira Microsoft Excel!). Akhirnya mereka pun mengerti penjelasan Ulrika dan kawan-kawan, sedangkan Raze yang jadi umur 7 tahun sedang melihat-lihat isi workshop, cauldron, meja, kursi, jam, save point (Readers : "Ini mah, nggak usah dihitung aja sekalian") dan lain-lainnya.
B.G.M : The Ineducable Bunch in the Workshop
Lily : "Hoh, jadi begitu ya,"
Whim : "Ramuan menjadi anak kecil,"
Et : "Penawarnya?"
Chloe : "Itu dia masalahnya, sedang kucari,"
Puniyo : "Puni, punini?"
Puni Jiro : "Kata dia, apa ada batas waktunya sebelum dia tidak bias kembali?"
Chloe : "Batas waktunya, kalau tidak salah 30 hari,"
Enna : "Berarti kita masih punya banyak waktu untuk mencari penawarnya,"
Gotou : "Tapi kita harus cepat untuk mendapatkan ramuannya,"
Raze : *narik baju Yun* "Sebenarnya, aku ada di mana ya?"
All : *sweatdrooped*
Peperoni : "Ng, kamu… lagi… berlibur dengan kakekmu di kampus ini! Iya kan?"
Ulrika : "I… iya, kamu dititip disini untuk dua atau tiga atau empat hari!"
Raze : "Dua tiga empat hari? Tapi kenapa?"
Et : "Karena dia ada urusan dengan seseorang!"
Raze : "Kalau begitu, siapa yang akan melatihku bertarung dengan pedang?"
Enna : *secara refleks* "Kita!"
All kecuali Raze dan Enna : "APA!"
Enna : "Kakekmu bilang kami yang akan menggantikannya, iya kan?"
Gotou : "Eh iya, betul itu!"
Raze : "Ok, sekarang siapa yang akan melatihku?"
Chloe : "Sebelum kau latihan, sebaiknya kau keliling kampus saja,"
Yun : "Kau saja yang ikut dengannya," *lirik ke Ulrika*
Ulrika : "AKU! Kenapa harus aku!"
Chloe : "Biar kami yang mencari bahannya,"
Ulrika : "Baiklah, ayo,"
Raze : *jalan bareng Ulrika*
Lily : "Jangan apa-apakan dia!"
Ulrika : "Aku tahu!"
Di Al-Revis Academy, mereka berdua berkeliling kampus, Raze hanya melongo melihat Uryu yang dari tadi melayang dan nempel dengan Ulrika sampai lalat masuk ke mulut Raze 'author dikejar-kejar orang gila yang kabur dari RSJ'.
Ulrika : "Hei, kamu kenapa?"
Raze : "Dia apa?"
Uryu : "Uh?"
Ulrika : "Oh, ini mana milikku, namanya Uryu,"
Raze : "Boleh kupeluk dia?"
Ulrika : "Boleh, tapi hati-hati dia masih bayi," *ngasih Uryu ke tangannya Raze*
Raze : "Wah, lembutnya, lucu sekali, baru pertama kali aku memegang mana,"
Ulrika : "Pertama kali?"
B.G.M : Drive Your Thoughts to Distant Memories
Raze : "Kakekku punya mana tapi aku nggak pernah megang mana miliknya,"
Ulrika : "Jadi ini sebabnya kenapa ia benci dengan mana?"
Uryu : "Uh, uh," *sambil senyum*
Raze : "Ah, coba aku bias kontrak dengan mana,"
? : "Kau pasti bisa!"
Munculah, guru dari Combat Class dan juga Vice Principal dari Al-Revis, dia adalah Flay Gunnar yang suka muncul mendadak kayak se… Iya ampun! Jangan tebas ane!
B.G.M : Defender of Justice Has Come 2
Raze : "Wah! Kakak!" *langsung lari ke belakang Ulrika, masih peluk Uryu*
Flay : "Wah, wah, apa ini adikmu?"
Ulrika : "Bukan! Ini… sepupu Raze!"
Flay : "Sepupu? Aku tak tahu ia punya sepupu, siapa namanya?"
Ulrika : "Namanya… Rozeluxe Meitzen!"
TIME PAUSE (AGAIN)
Yuuki : "Yup, Raze sebenarnya punya dua nama, versi Amerika dan versi Jepang. Rozeluxe Meitzen untuk Jepang sedangkan Razeluxe Meitzen untuk Amerika. Tapi tenang kok, di fanfict ini saya tetap menulis Raze bukan Roze. Ok, kita lanjut mang~!"
TME RETURN (AGAIN)
Flay : "Namanya mirip sekali dengan Raze,"
Ulrika : Ya, dan kita harus pergi!" *langsung ngacir bareng Raze*
Flay : "Hahaha, dasar murid jaman sekarang, selalu terburu-buru,"
*langsung hilang*
Karena Ulrika larinya sangat cepat kayak dikejar setan 'author di-Intent to Destroy', ia pun berlari sampai ke Living Water Forest (Yuuki : "Wuih, cepet amat larinya,").
Ulrika : "Berhubungan kita larinya sampai di sini, ayo kita latihan,"
Raze : "Yay, latihan!" *langsung semangat*
Ulrika : "Huff, untung aku masih menyimpan pedang kecil hadiah dari Enna" *ngeluarin pedang kecil*
Raze : "Itu apa?"
Ulrika : "Ini pedang untuk latihan, mulai sekarang kau akan latihan dengan ini, nggak apa-apa kan?"
Raze : "Nggak apa-apa, yay~!" *sambil ngambil pedang kecil dari tangan Ulrika*
Ulrika : "Baiklah, kita serang monster yang di sana dulu!"
B.G.M : Chaotic Moon
Raze : "Hah!"
Ulrika : "Magic Hammer!"
Raze : "Hup! Ouch!"
Ulrika : "Raze! Healing Reverb!"
Raze : "Hiah!"
Ulrika : "Cannon Ball!"
2 jam 30 menit 59 detik kemudian *dzigh!*
Ulrika : "Hebat, ternyata kau bisa mengalahkan mereka!"
Raze : "Hehehe, tapi aku juga masih butuh latihan yang banyak,"
Ulrika : "Ng, itu apa yang ada di kantongmu?"
Raze : "Nggak tahu, warnanya aneh, jadi mungkin saja bisa jadi oleh-oleh atau barang yang berharga,"
Ulrika : "Baiklah, ayo kita kembali ke kampus,"
Raze : "Ok! Ayo Uryu!"
Uryu : "Uh, uh,"
Di workshop Lily, mereka masih mencari bahan-bahan yang dibutuhkan untuk penawarnya. Sampai-sampai Chloe bolak-balik ke Library.
Lily : "Sudah kau temukan?"
Chloe : "Kurasa begitu," *ngasih buku ke Lily dan kawan-kawan*
Puniyo : "Puni! Punininini!"
Puni Jiro : "Benar! Ini penawarnya!
Whim : "Kalau begitu, apa bahan-bahannya?"
Chloe : "Coba kulihat, {Tercia Pollen}, {Anger Fruit}, {Clean Water}, dan {Shiny Puniball},"
Puni Kichi : "{Shiny Puniball}! Cuma "dia" yang punya!"
Enna : "Dia?"
Puni Taro : "Diantara puni, ada puni yang saaaaangaaaaat berbahaya karena ia menguasai sihir dan bertarung, yaitu Silver Head Puni!"
Peperoni : "Kalian tahu puni itu ada di mana?"
Puni Jiro : "Sayangnya kami lupa di mana puni itu berada,"
2 menit kemudian
Ulrika : "Hei, maaf kami terlambat!"
Lily : "Kalian dari mana saja sih!"
Ulrika : "Hehehe, maaf kami habis latihan di Living Water Forest,"
Raze : "Buku apa ini?" *sambil ngeliat buku*
Et : "He… hei!"
Raze : "Wah, buah ini mirip dengan buah yang kutemukan!"
Gotou : "Benarkah!"
Raze : "Iya, ini," *sambil ngeluarin buah dari saku bajunya*
Chloe : "Tak salah lagi, ini {Anger Fruit}! Di mana kau menemukannya?"
Raze : "Di Living Water Forest,"
Yun : "Kalau tidak salah ada Silver Head Puni di sekitar luar kampus,"
Peperoni : "Kalau begitu, aku dan Gotou akan mengambil {Clean Water}!"
Et : "Aku dengar rumor dari sekolah, {Tercia Pollen} itu barang langka, jadi susah dicari di mana benda itu berada,"
Enna : "Hah, kakakku yang aneh ini tahu yang begituan!" *jawsdrooped dan sweatdrooped*
Et : "Hei, biar gini aku suka dengerin rumor aneh loh!"
Puniyo : "Puni, punipunipuni,"
Puni Jiro : "Katanya, dia dan Enna akan bertanya ke guru di mana {Tercia Pollen} itu berada,"
Et : "Aku mau nanya ke teman yang lain tentang {Tercia Pollen},"
Ulrika : "…"
Lily : "Baiklah, aku mau nanya Pak Tony tentang Silver Head Puni!"
Whim : "Tunggu nonaku, aku ikut!"
Yun : "Aku akan memeriksa sekitar kampus!"
Chloe : "Aku akan mencari bahan lain dan meminta bantuan Lucifer,"
Raze : "Sebenarnya apa yang terjadi sih?" *menoleh ke Ulrika*
Ulrika : "Gak tahu, tapi ayo kita berlatih lagi di tempat lain,"
Raze : "Ok!"
Uryu : "Ugh, uh,"
Semua sibuk akan kesibukannya, akhirnya Ulrika dan Raze pergi ke tempat lain untuk latihan (Yuuki : "Tepatnya sih, kabur -_-") 'author diinjek-injek Ulrika'. Ulrika pun makin lama makin sadar perasaan Raze yang sebenarnya. Di Fruitful Hill, mereka kelelahan karena perjalanannya lumayan jauh.
Ulrika : "Hah, ternyata dari kampus sampai ke sini jauh juga,"
Raze : *kryuuuuukkkk* "Aku lapar,"
Ulrika : "Oh ya, di sini kan ada buah, kita makan buah saja ya?"
Raze : "Baiklah, aku lapar nih,"
Ulrika : "Tenang lah sedikit,"
Saat Ulrika sedang mengambil buah, tiba-tiba muncul anak panah.
JLEP!
? : "Hei, buah itu milikku, menjauhlah!"
Ulrika : "KAU…!
Yuuki : "Huah! Akhirnya chapter 2, aduh tangan pegal euy pegal gara-gara ngetik. Tapi gak apa-apa demi semua orang yang membaca fanfict ini. Dan seperti kata orang yang punya kebiasaan untuk fanfict ini, Mind To RnR?"
All : "RnR Please as Always!"
