Best Friend Become Lovers Chapter 2: Long Time
Disclaimer: Masashi Kishimoto
Genre: Friendship, Romance, Hust/Comfort
Sumarry: Rasa yang teramat susah untuk dikalahkan adalah rasa sepi, orang yang paling kita sayangi dan cintailah yang mampu membawa kita keluar dari neraka itu. Apakah Minato dan Kushina dapat keluar dari neraka itu dengan bantuan orang orang tercinta dan mereka sayangi. Atau malah dengan bantuan orang orang yang mereka claim benci ? Simak ceritanya!
Rated: T
Keep calm and enjoy read
RnR ! ! ! ! !
Minato'S PoV
Hobby yang disembunyikan dan akan mengetahuinya saat ada orang yang membuat masalah dengannya, hobby yang aneh. Tuggu, marganya sama dengan Karin? Uzumaki? Apa mungkin mereka bersaudara? Ku rasa tidak, Karin adalah wanita yang kejam bukan kepalang. Tapi Uzumaki yang satu ini terlihat anggun, tidak menunjukkan bahwa dia akan se'kejam' Karin. Ah, hanya pikiranku saja yang tidak benar. Tapi aku jadi penasaran dengan hobbynya.
Aku juga penasaran dengan kehidupan pribadinya, Uzumaki Kushina. Namanya sama dengan orangnnya. Cantik, mempesona, dan mungkin ada yang terselip misterius.
Tapi saat perkenalan diri tadi dia tampak percaya diri, seperti ada sebuah aura, ya. Sebuah aura yang membuatnya tampak lebih dewasa dari siswa yang lainnya, dia tampak seperti seorang pemimpin yang tertutup dan sangat bijak.
"Hey Minato," Ah, adik kelasku ternyata. Fugaku memang setahun lebih muda dariku. Tapi aku melarangnya unutk memanggilku dengan sebutan senpai. Rasanya aku sangat tua dengan panggilan itu.
"Ada apa?" Aku hanya dapat melontarkan pertanyaan, sambil terus menatap sebuah mahluk berwarna merah (?). Dialah gadis itu, Uzumaki Kushina.
"Apa kau menyukainya?" Sial, Fugaku melayangkan sebuah pertanyaan yang membuatku mematung dalam sekejap. Awas kau Fugaku kalau aku bisa akan kubunuh kau!
"Apa maksudmu mengatakan hal itu?" Ah, lega untung aku tidak tergagap saat mengatakannya.
"Ya, ku lihat kau menatapnya terus menerus jadi. Ku simpulkan bahwa kau menyukainya."
"Sebenarnya Fugaku-"
TEET! TEET!
Aku selamat, tapi kenapa tumben sekali Fugaku menanyakan tentang gadis kepadaku? Bukankah dia tau kalau aku tidak suka dengan gadis yang selalu bertingkah aneh saat aku lewat di dekat mereka atau yang menyukaiku karna wajah atau harta keluarga ku?!
NormaL PoV
"Ayo cepat masuk! Kita akan memulai sesi angket." Ujar seorang pria yang menggunakan jas berwarna putih dengan tatto triball bermotif api pada bagian bawah jas itu. Dengan pose bersandar pada pembatas dengan background cahaya matahari membuat rambut pirangnya semakin bersinar akibat pantulan cahaya sang surya. Pria ini tak lain dan tak bukan adalah Minato.
Sesi angket di dalam kelas X-A
"Aku akan memberitau peraturannya. Pertama kalian hanya boleh menulis empat nama anggota OSIS dalam satu kategori angket, dari empat nama tersebut dua OSIS laki-laki dan dua OSIS perempuan. Jika tidak lebih dari empat orang maka kategori yang kalian buat akan dianggap tidak sah, jika kurang tidak apa-apa. Kedua, kalian hanya boleh menulis satu nama dalam dua kategori, jika lebih maka tidak sah. Contoh kau menulis nama ku diketegori yang pertama dan kategori kedua, jika kau juga menulis namaku dikategori ketiga maka namaku tidak sah dikategori ketiga." Jelas pendamping mereka yang bernama Karin. Yang terus menulis di papan tulis.
"Di papan tulis, sudah tertulis kategori apa saja yang harus kalian isi. Juga ada saran dan kritik yang harus kalian isi untuk pembangunan OSIS agar lebih baik dari yang sekarang." Sambung Minato
"Sekarang isi angket itu dikertas selembar beri nama kalian kumpulkan dibarisan paling depan. Kuberi kalian waktu 5 menit. Tanpa protes." Ujar Karin menunjukkan sisi asli dirinya.
HeNiNg
"Kumpulkan sekarang." Ujar Karin yang melihat jam ditangan kanannya sudah tepat waktu yang ia berikan 5 menit itu habis
"Aku aka menentukan hasil angketnya, sementara aku menentukan kalian catat pakaian yang digunakan untuk hari pertama kalian resmi menjadi siswa dan siswi Kohona High School." Lanjut Karin.
Para siswa mencatat semua yang tertulis dipapan tulis terkecuali Kushina yang sudah hafal akan seragam yang dikenakan karena dia mempunyai kakak yang bersekolah di sekolah yang sama.
"Baik hasilnya sudah sudah ditentukan. Minato Namikaze mendapat gelar Tertampan, dan Terbijak dikelas ini, Konan Terbijak, Aku Paling Dewasa, Kakashi Tercool, selebihnya menempati posisi Runner Up. Jika sudah kalian catat apa yang tertulis kalian boleh pulang." Terdengar sorak sorai kegirangan terdengar diseluruh gedung sekolahan.
Akhir dari keusilan para anggota OSIS, begitulah pikir para pelajar baru ini. Apa hal itu juga berlaku kepada seorang Kushina Uzumaki? Akan terjawab pada chapter selanjutnya.
To Be Continue
Maaf chapter ini singkat soalnya di chapter pertama udah panjang banget nyampe lebih dari 1,000 word(s)
