Banana x Orange


Pair : Kagamine Len x Gamine (Kagamine) Rin

Rate : T

Genre : Romance

Disclaimer : Udah saya bilang vocaloid bukan punya saya

Saya akan membuat karakter disini OOC, dan saya mohon maaf jika fanfic saya semuanya abal abal dan jelekan. Sekalian saya bales Reviewnya disini yak


billa neko
Makasih atas dukungannya ya. Saya akan terus semangat... Ya semoga saja tidak digrepe #plak

Kireina Yume
Saya kalau gk sibuk akan update 1 hari 1 chapter. Dan makasih atas reviewnya

Niyucha Chocola
Makasih... Ini pasti saya lanjut, sampe end nya kok hehe. Makasih Reviewnya

Wah.. yang udah review makasih banyak yaa.. Saya makin semangat loh...
Ok. Lanjut cerita and happy reading


"Baiklah Rinny~"

Rin... Mengapa kau malah mengatakan hal hal yang aneh kepadanya

Aku jadi ingin kabur dari sini

Lagipula mengapa aku bisa berkata begitu anehnya

Aku takut terjadi apa apa. Bagaimana ini?

"Rinny, dari mukamu yang merah seperti itu. Aku tau apa yang kau pikirkan, tenang saja, aku tak akan melakukan apa apa jika kau tidak memintanya~" Ucap Len dengan nada yang mesum (?)

Apa apaan dengan kalimat itu. Dia sudah tau jika aku baru bangun dari pingsan dan sudah dibuat emosi begitu saja


LEN POV

Muka Rin sangat lucu saat dia mengajakku menginap dirumahnya

Aku tau apa yang dipikirannya, biasanya perempuan kalau mengajak lelaki menginap dirumahnya pasti akan berpikir yang tidak tidak

Tapi aku tidak akan melakukan yang aneh aneh, sampai dia siap dengan hatinya tersebut (?)

Sebenarnya aku ingin melakukan 'Sesuatu' kepadanya, tapi sayangnya aku tidak ingin membuatnya menjadi gadis yang kotor. Aku mencintainya tidak seperti mencintai gadis gadis diluar sana

"Len, lebih baik kau mandi dulu. Aku akan menyiapkan makanan, aku tau kau itu multi-talenta apalagi dalam hal memasak, tapi biarkan aku yang masak karena aku yang mengundangmu. Ok?" Ku kira dia tidak akan menawarkanku hal hal tersebut. Tapi bagaimana Rin bisa tau kalau aku berbakat dalam hal memasak

"Rin, bagaimana kau tau kalau aku berbakat dalam memasak? Apa kau sering mencari tau tentangku? Aw... Rinny ternyta kau itu membalas perasaanku~" Ucapku dengan nada mesum

"Sudahlah, itu tidak penting. Sekarang aku ingin memasak dulu, cepat mandi kau sana" Ternyata aku diusir oleh orang yang kusuka

Setidaknya aku harus menuruti perintah orang yang kusuka. Aku pun segera memasuki kamar mandinya. Bertanya mengapa aku bisa mengetahui letak letak ruang di rumah Rin? Aku sudah sering datang ke rumah Rin, tapi ini pertama kalinya aku mandi dan menginap dirumah Rin

Setelah aku mandi, aku tidak sempat mengeringkan rambutku. Dan saat aku kedapur Rin melihatku dengan mata yang membulat dan muka yang merah. Kupikir dia telah terpesona dengan penampilanku yang sudah seperti aktor ini


NORMAL POV

Saat ini Len menggunakan Kemeja putih yang sebelumnya dia pakai tadi, dan celana jeans panjang yang dia pakai sebelumnya juga. Tapi yang membuatnya terlihat tampan dan mempesona adalah titik titik air yang menetes dari dagunya dan dari rambutnya. Kalau para Perempuan lainnya terkecuali Rin mungkin sudah meninggal karena kekurangan darah akibat melihat Len saat ini

Tapi Rin hanya blushing, dan mungkin jika Rin itu sudah menjadi istri Len (Author mikir kejauhan neh), Len sudah melakukan 'sesuatu' tersebut

"Len, mengapa kau tidak mengeringkan rambutmu dulu. Bagaimana saat kau makan, air yang menetes itu jatuh ke makanan, rasa makanannnya nanti jadi tidak enak" Ucap Rin mencari topik agar bisa menghilangkan blushingnya itu

"Rinny~... Kau hanya terpanah dengan pesonaku sekarang ini kan? Rin Rin, jika kau menyukai ku, Kau harus bilang itu dari dulu karena aku sudah menyukai perempuan lain" Ucap Len sambil menggeleng dan di bagian Rin, Rin sudah masuk perangkap tikus milik Len

"Apaan kau ini? Jangan seenaknya kau bilang begitu, kau... lebih baik kau makan" Ucap Rin membentak, Rin sudah salah tingkah dan jika dilihat lebih dekat (baca : sangat dekat) mata Rin telah berkaca kaca

"Baiklah, aku mengerti Princess" Ucap Len semakin menggoda Rin

"Sudah cukup Len, kau membuatku kesal" Ucap Rin, sebenarnya Rin sangat senang jika Len terus menggodanya seperti itu, tapi mau bagaimana, Rin itu TSUNDERE tingkat atas dan langit ke tujuh

"Ya sudah, lebih baik kita makan dulu. Oh ya, ngomong ngomong kepalamu masing pusing?" Kali ini sepertinya Len sudah tidak menjahili Rin tapi malah perhatian

"ha, ahu huhah tidhak pusinh lahi (ya, aku sudah tidak pusing lagi)" Ucap Rin sambil mengunyah makanannya

"Rin, lebih baik kau telan dahulu makananmu, nanti jika kau tersedak aku yang mengurus semua kesalahanmu itu" Ucap Len dengan tersenyum berniat menjahili Rin

"Baiklah, dasar tukang ngatur (?)" Ucap Rin sambil senyum tipis bahkan hampir tidak terlihat

"Rinny~ aku tau kau tersenyum. Ayolah, jangan begitu, tunjukkan saja senyum indahmu itu. Dasar tsundere" Ucap Len sambil menjulurkan lidahnya

"Len... Kau itu, mau mengejek? mau menjahili? atau mau membuatku masuk ke perangkap tikus murahanmu itu?" Ucap Rin yang sepertinya sudah emosi bung (Len & Rin: Lu kate nonton bola?)

"Tidak ketiganya, aku hanya ingin membuatmu terjatuh kedalam pesonaku, dan aku akan membuatmu jatuh cinta kepadaku" Ucap Len sambil menggunakan nada aneh

"Sudahlah, aku sudah selesai makan. Karena kau membuatku kesal, kau yang mencuci piringnya" Ucap Rin dengan muka cemberut

"Yes, princess" Muka Rin semakin aneh tapi memerah

"Apa apaan kau ini. Aku ada dikamar, kalau kau mencariku datang saja ke kamarku" Ucap Rin tanpa menoleh ke Len


RIN POV

Ah.. sudah jam 5.30 lebih baik aku mandi dulu

Segarnya telah mandi, aku segera memilih bajuku. Dan saat aku ingin memakainya...

Len masuk kekamarku. Aku langsung menendang Len keluar kamarku dan mengunci kamarku

"Apa yang kau lihat?" Ucapku dengan muka memerah, untungnya dikamar ini tidak ada orang

"Aku hanya meilhat pintu sekarang. Tapi sebelumnya aku melihat seorang perempuan yang cantik, imut, dan lucu. Ah ya tentu saja dengan talenan di dada perempuan itu" Ucap Len yang membuatku kesal

Setelah aku memakai bajuku, aku langsung keluar dari kamar dan menendang kakinya

"Aw.. Rinny~ kau jahat~ Jika kau ingin menyalurkan perasaan cinta dan kasih sayangmu kepadaku, caranya tidak begini" Ucap Len

"Siapa juga yang ingin menyalurkan perasaan cinta dan kasih sayang kepadamu. Aku yakin hanya FG yang telah dibutakan matanya oleh mu. Iya kan? Mengaku saja" Ucapku karena salah tingkah

"Rin, kau jahat sekali. Aku tidak membutakan mata mereka, kalau aku membutakan mata mereka, mereka tidak akan bisa melihat ketampanan ku hingga sekarang ini kan? Sebenarnya kau menyalahkan ku, harusnya kau menyalahkan ketampanan ku ini" Ucap Len sambil melipat kedua tangannya didepan dadanya


LEN POV

Saat aku melihat tubuh polos Rin sebenarnya aku sudah mimisan tapi aku menutupinya, dan langsung ditendang oleh Rin, padahal aku masih ingin melihat tubuh Rin itu

Sudahlah lupakan tentang itu

Sedari tadi, aku hanya menggoda Rin, tapi siapa sangka Rin akan termakan godaan ku

"Jika aku adalah perempuan yang sama seperti ketua FG mu yaitu Furukawa Miki, aku akan bunuh diri" Ucap Rin yang membuatku kaget, ternyata dia membenciku sekaligus menyukaiku kah?

Aku tidak mengerti perasaan dia, perasaan dia tidak bisa terbaca dari ekspresinya

Tiba tiba tanganku bergerak memegang pipi Rin. Pipinya begitu lembut, bagaikan kulit bayi

Aku mendapatkan muka Rin yang memerah

"Rin mukamu sangat lucu" Ucapku didekat kuping Rin

"Hahaha" Aku pun tertawa lepas setelah mendapatkan muka Rin yang begitu lucu dan sangat menggemaskan

"LEN... DASAR ALIEN MESUM!" Wahh.. baru pertama kali aku mendengar Rin berteriak begitu kencang

"Suaramu terlalu indah Princess. Kita itu Vocaloid, jadi pasti suaramu bagus apa adanya" Ucapku sambil memegang dagunya

"Oh ya, tadi Miku mengajak kita untuk jalan jalan ke Indonesia, lebih tepatnya ke Jakarta. Jadi siapkan baju baju untuk ke Jakarta besok" Ucapku, karena memang sebelum Rin pingsan, Miku telah mengajak kita berdua. Tapi aku belum memberitau Rin

"Apa? Jakarta? Whoaa... Aku harus siap siap" Ucap Rin dengan mata berbinar

"Besok kita ditunggu di Airport jam 10.00. Dan jangan terlalu senang begitu, nanti kau jadi tidak bisa tidur"Ucapku menasihati Rin

"Baiklah..."Ucapnya dengan tersenyum. Baru pertama kali ini aku melihatnya tersenyum senang seperti itu

Kurasa mukaku sedikit memerah sekarang

"Ada apa Len? Mengapa mukamu merah? Apa kau sakit? Ah ya, bagaimana dengan bajumu untuk besok?" Tanya Rin dengan pertanyaan yang luar biasa banyaknya

"Aku tidak apa apa. Bajuku? Sejak kapan kau menjadi perhatian begitu denganku? Bajuku akan dibawakan Kaito. Kau tenang saja" Ucapku kepada Rin

"Siapa juga yang ingin memperhatikanmu, aku hanya bertanya" Ucap Rin dengan nada kesal

Tidak terasa aku menggoda Rin telah 3 jam (Rin & Len: Author, mana mungkin orang ngegombal/ ngegoda bisa sampe 3 jam... Author: yang buat cerita gw, kok yang masalah lo?)

"Rin lebih baik tidur, besok kita akan pergi kan?" Ucapku

"Baiklah, selamat malam" Ucap Rin dengan senyumnya

Dia pasti sangat senang karena besok kita akan ke Indonesia

Indonesia sangat terkenal akan keindahan alamnya


TO BE CONTINUED

Maaf jadi gaje and abal abal gini

Tapi penasaran kan apa yang akan terjadi saat liburan berlangsung

Ada hal yang menarik loh yang akan terjadi

Ikutin saya terus yaa

Untuk memberi saya saran dan pendapat atau bahkan kritikan, silahkan di review

So Mohon REVIEWnya