Until You'll be Mine
Pemberitahuan:
Karena banyak reader yang comment tentang penggunaan kata 'gue' dan 'elo', Syl mengganti kata 'gue' menjadi 'aku dan kata 'elo' menjadi 'kamu'. Sebenarnya Syl bukan sengaja menggunakan 'gue' dan 'elo', tapi itu karena cerita asalnya memang menggunakan 'gue', 'elo'. Syl sebenarnya juga tidak terbiasa menggunakan kata 'gue', 'elo'.
A/N: Sorry, update-nya jadi telat dari rencana. Awalnya Syl berniat update 1 atau 2 hari setelah cerita pertama. Tapi karena Syl sibuk dengan Deviantart, jadi agak telat deh update-nya. Bagi yang berbaik hati mau meluangkan waktu, silahkan kunjungi SylThetWins . deviantart . com (tanpa spasi).
Syl sangat berterima kasih kepada tasya27, shinichi. kudosaki , HinaRiku-chan, dan CCloverRuki yang telah mau meluangkan waktu untuk memberi comment, terlebih kepada Shinchi-kun yang telah mem-fav dan mem-follow cerita ini. Syl sangat senang.^^
.
.
PLEASE ENJOY THE STORY
-SylThetWins-
.
.
Disclaimer:
Semua juga tahu kalau Bleach itu punya Tite Kubo.
Cerita ini Syl ambil dari cerpen "Sampai Kau Milikku" karya Valerie Evangelin dengan beberapa perubahan yang disesuaikan dengan karakter Bleach.
Syl: Valerie-san, Syl minta izin pinjem ceritanya ya M(_ _)M
Pairing:
Ichigo x fem!Hitsugaya
Genre:
Romance
.
.
.
Chapter sebelumnya:
Kamu harus membuktikan perasaanmu dulu, baru aku mau," putus Toushiro akhirnya.
Mereka diam seribu bahasa. Setelah beberapa menit terlewati dengan keheningan total, Toushiro pamit pergi. "Aku pergi dulu."
Kini tinggal Ichigo yang sedang sibuk dengan pikirannya. "Ide cemerlang," guman Ichigo sambil tersenyum.
.
.
.
Chapter 2: Challenge Accepted
Keesokan harinya...
"Hitsugaya-kun, kamu harus ke kelas secepatnya!" Teriak Momo begitu Toushiro muncul di gerbang sekolah.
"Hah? Emangnya..." Belum selesai Toushiro bicara, Momo menariknya dan berlari ke kelas. Kaget sekaligus penasaran, Toushiro mengikuti teman semeja sekaligus teman masa kecilnya itu.
***SylThetWins***
Kelas Toushiro yang biasanya sepi di pagi hari itu mendadak sangat ramai bak pasar. Begitu sampai di kelas, mata Toushiro terbelalak. Ia tidak percaya dengan penglihatannya.
Papan tulis kelas yang seharusnya bersih itu penuh dengan coretan. Terdapat kata "I Love You" besar yang ditulis dengan spidol merah di tengahnya serta berbagai macam gambar di sekelilingnya. Ada pula gambar chibi Toushiro dalam berbagai pose yang sangat imut. Dan meski tidak ada identitas pembuatnya, Toushiro tahu siapa dia. Karena hanya ada satu orang yang sangat mengenal Toushiro dan bisa menggambar sebagus itu.
"Gila lo, Toushiro! Kamu punya fans fanatik!" Seru Ikakku disusul sebuah siulan.
"Siapa? siapa? Kenalin dong!" Seru Yumichika heboh.
Toushiro tidak mengubris ocehan heboh teman-teman sekelasnya. Ia, tanpa mengubah ekspresi wajahnya yang datar, hanya menghelah nafas melihat tindakan kenakan-kanakan si pelaku.
'Dasar Kurosaki'.
Kejutan pada hari-hari berikutnya semakin menggila. Mulai dari tempat duduk Toushiro yang dipenuhi dengan balon warna putih dan biru muda (membuat suasana tempat duduk Toushiro layaknya musim dingin, musim kesukaan Toushiro), boneka naga yang imut, bekal berisi amanatto dan semangka kesukaan Toushiro, meja Toushiro penuh dengan surat cinta dan lain-lain.
Hal ini semakin menambah rasa penasaran penasaran teman-teman Toushiro. Setiap kali Toushiro ditanya siapa pengagum rahasianya itu, dia selalu menjawab "Mana kutahu?!"
Teror dari Ichigo ini terus berjalan selama satu minggu hingga suatu saat teror ini mencapai puncaknya.
***SylThetWins***
Toushiro tiba di sekolah pukul enam. Kemarin ia mendapatkan pesan dari si peneror bahwa hari itu akan terjadi sesuatu yang heboh. Meskipun Toushiro penasaran dengan apa yang akan dilakukan oleh 'si penerornya' kali ini, ia melangkah masuk ke sekolah dengan tenang seperti hari-hari biasanya.
Sepi, tidak terlihat ada sesuatu yang ganjil. Itulah yang pertama kali terlintas di pikiran Toushiro saat ia sampai di halaman sekolah.
Tapi, setiba di lapangan sekolah, ia harus membuang jauh-jauh pikirannya itu karena yang ada di depan matanya benar-benar hampir membuat jantungnya berhenti berdetak. Matanya terbelalak kaget dan mulutnya membentuk huruf 'o' sempurna. Bahkan dia tidak bisa bernafas untuk beberapa saat.
Di atas pohon, Ichigo membawa spanduk besar dengan tulisan 'I LOVE YOU TOUSHIRO'. Bukan hanya itu, juga ada balon berwarna-warni yang ditempeli kertas bertuliskan pernyataan 'Aku Cinta Kamu' dalam berbagai bahasa berbeda serta foto-foto Toushiro yang dicetak dengan ukuran jumbo.
Begitu melihat kehadiran Toushiro, si biang kerok tersenyum lebar dan meneriakkan namanya dengan volume maksimum. Hal ini membuat seluruh orang yang ada langsung menoleh ke arah Toushiro.
Setelah turun dari pohon, Ichigo mengeluarkan bunga Lili putih kesukaan Toushiro dan berjalan menuju Toushiro. Di depan gadis yang lebih mungil darinya, dia berlutut.
"Kamu gila ya?!" Desis Toushiro marah setelah kesadarannya pulih.
"Baru tahu?" Ichigo lantas tertawa.
"Toushiro, aku bener-bener sayang sama kamu. Aku rela jadi orang tergila sekalipun buat dapetin kamu."
"Kurosaki..." Kalimat Toushiro tidak selesai karena orang-orang di sekitar mereka begitu heboh. Mereka bersorak-sorak seperti suporter sepak bola yang mendukung tim kesayangan mereka.
"Terima!Terima!" Seru para wanita 'netral' mendukung
"Tidaaak! apa yang kau lakukan Kurosaki-kun!" teriak penggemar Ichigo.
"Tolak saja Hitsugaya-san!" teriak laki-laki penggemar Toushiro.
Ichigo tidak menghiraukan teriakan bahkan jeritan di sekelilingnya.
"Toushiro, aku gak berharap kamu cinta sama aku. Aku sudah siap kalo ternyata cintaku bertepuk sebelah tangan. Aku cuma mau nyampein perasaanku ke kamu dan udah siap dengan semua kemungkinan terburuknya. Aku pingin kamu jawab sekarang. Toushiro, kamu mau gak jadi pacarku?"
"Kamu bodoh ya, Kurosaki?" Jawab Hitsugaya setelah sesaat terdiam. "Tentu saja aku tidak mau."
Hening…..
Para suporter tiba-tiba menjadi diam seketika mendengar jawaban Hitsugaya yang mendadak itu. Ichigo, meski telah mempersiapkan hati tetap saja terpukul atas kata-kata penolakan dari Toushiro.
"Oh, begitu ya..."Jawab Ichigo dengan suara bergetar, kepalanya menunduk membuat poninya menutupi sebagian wajahnya. "Terima kasih Toushiro karena mau menjawab dengan jujur perasa..."
"Tentu saja aku tidak mau kalau kamu tidak menjadi pacarku," lanjut Toushiro tiba-tiba memotong perkataan Ichigo.
Mendengar perkataan Toushiro, Ichigo langsung mengangkat kepalanya dan menatap Toushiro.
"A...Aku tidak salah dengarkan?" Kata Ichigo penuh harap.
"Kau mendengarku Kurosaki." Toushiro menatap Ichigo sambil tersenyum.
Sepersekian detik kemudian, para penonton menggila ketika Ichigo memeluk dan mencium kening Toushiro yang menyebabkan munculnya semburat manis di pipi pacar sah Kurosaki Ichigo tersebut.
"TIIDAAAK! Kurosaki-kun!"
"NOOO...Hitsugaya-san!"
"Traktiran! Traktiran! Traktiran!"
Tanpa mereka sadari, pasangan baru itu melangkah meninggalkan kerumunan sambil bergandengan tangan. Dari situlah kisah cinta mereka dimulai...
Owari ~(˘▽˘~)(~˘▽˘)~
A/N: Akhirnya sempat update. Ending-nya Syl ubah dari cerita aslinya, biar lebih terasa Ichihitsunya :3 hehehe…
Cerita versi Ichiruki ending-nya beda lagi, silahkan di-cek sendiri.
Semoga reader puas dengan ceritanya. Please review!
