DAISY CHAP 2
"boleh aku masuk?" tanya yunho membuyarkan lamunan terus memperhatikan wajah yunho."ne silahkan" kyuhyun menggeser tubuhnya ,guna mempersilahkan yunho masuk.
Yunho mulai melihat seisi toko Antik milik keluarga kyuhyun yang unik dan membuatnya terpana.
"bagaimana kau tahu aku disini?" tanya kyuhyun pada yunho yang tengah asyik melihat sebuah pigura foto berisi foto kyuhyun yang sedang tersenyum sangat cantik.
"aku tahu semuanya" jawab yunho bangga."ini sangat bagus" ujar yunho menyentuh sebuah pigura berisi foto kyuhyun "tapi itu bukanlah yang asli ,itu hanya tiruan" ucap kyuhyun
" tak masalah,boleh aku memiliki ini? berapa harganya?" yunho menunjukkan figura foto berisi kyuhyun
"oh, ambil saja, anggap saja itu sebuah hadiah" jawab kyuhyun tersenyum malu.
"bagaimana kalau kita bertukar, aku mengambil pigura ini dan kau mengambil kimchi ini, ini buatanku sendiri dan aku yakin kau susah menemukannya" kyuhyun hanya tersenyum sebagai jawabannya.
Kyuhyun mengajak yunho, ke tempat ia menyimpan semua lukisannya .pandangan yunho menelusuri setiap lukisan yang kyuhyun buat . yunho melihat lukisan dirinya yang tergeletak di meja dan bertanya pada kyuhyun "bukankah kau mengatakan kalau lukisan ini ditumpahi kopi?" tanya yunho tersenyum, sepertinya yunho mulai mengetahui bahwa kyuhyun menaruh perasaan terhadapnya .
kyuhyun hanya terdiam wajahnya memerah menahan malu. Ia berusaha merebut lukisan dari tangan yunho. Yunho hanya tersenyum melihat sikap kyuhyun . "kemarikan kumohon" kyuhyun berhasil merebut lukisan itu dari tangan yunho dan menyembunyikannya dibelakang tubuhnya."ini bukan sketsa wajah mu kau salah liat'" ujar merusaha mati-matian untuk menyembunyikan wajahnya yang tengah merona hebat.
Perhatian yunho teralih ke sebuah lukisan milik kyuhyun . "tempat apa ini ?" tanya yunho sambil tersenyum. Kyuhyun tidak menjawab dan melihat yunho dan lukisannya secara bergantian.
Flashback
"Musim semi waktu itu, aku pergi kesana untuk melukis bunga daisy untuk sebuah pameran. Bagiku, daisy adalah bunga matahari kecil" .kyuhyun merentangkan kedua tangannya menikmati suasa taman bunga daisy yang sangat indah. " Van Gogh melukis bunga matahari dan dan aku melukis bunga daisy"
Kyuhyun berusaha menyebrangi sebuah jembatan kayu,tapi sayang kyuhyun terjatuh,ia berusaha mengambil kanvas dan segera naik kepermukaan.
"Setelah jatuh aku terlalu takut untuk menyebrangi jembatan kayu jadi aku mengambil jalan memutar". Kyuhyun mendorong sepedanya menulusuri taman bunga daisy itu,ia merasa cukup lelah karena mengambil jalan memutar. Ketika ia sampai ia melihat sebuah jembatan yang lebih aman tuk disebrangi.
" aku menemukan sebuah jembatan baru. Pada awalnya aku berpikir itu kebetulan, tetapi kemudian aku merasa ada seseorang yang sengaja membuatkan jembatan ini untukku."
Kyuhyun mengambil peralatan melukisnya yang disimpan seseorang di atas jembatan itu.
Kyuhyun melukis sebuah lukisan taman bunga daisy dan meletakkan kembali lukisan itu dia atas jembatan,sebagai ucapan terima kasih pada orang yang membantunya.
" Keesokan harinya seseorang mengambil lukisan yang sengaja aku buat sebagai ucapan terima kasih dan aku pikir dia adalah orang yang membuatkan jembatan ini untukku. Setelah itu seseorang mulai mengirimkanku bunga daisy." Gumam kyuhyun dalam lamunannya
FLASHBACK END
"aku melihat ke luar jendela dan berharap bisa melihat siapa pengirimnya, tetapi tidak ada seorang pun disana, jadi aku melukis dirinya sebagai bayangan, aku telah menunggunya dan kurasa aku telah menemukannya" ucap kyuhyun pada yunho sambil menunjukkan sebuah lukisan ,bergambar dirinya yang sedang menanti dibalik kyuhyun mencuri pandang kearah yunho sambil tersenyum.
"Aku tidak bisa mengatakan kepadanya kalau itu bukan aku. Alih-alih berbohong atau mengatakan yang sebenarnya, aku memilih diam." Guman yunho dalam hati
yunho memandangi kyuhyun lama dan menariknya dalam pelukannya. Kyuhnyun tersenyum dalam pelukan yunho, dan membalas pelukannya.
YUNHO SIDE
"Tugasku adalah menangkap Bandar narkoba yang beroperasi antara Asia dan Amsterdam. Dari sini aku bisa melihat semuanya, persembunyian mereka, apotek dan tidak khawatir akan terlihat karena dia menghalangiku"
" Kali ke dua aku duduk di depannya dan aku merasa dia memiliki perasaan kepadaku." Yunho memperhatikan kyuhyun yang terus mencuri pandang kearahnya.
" aku melihat seseorang bejas hujan hitam keluar dari apotek itu,aku berusaha mengejarnya tapi pukulan mendarat di tengkuku dan membuatku kehilangan mengambil dompetku yang tergeletak tak jauh ditempatku isinya sudah terkuras merasa lega Untungnya dia hanya pencuri kecil dan aku beruntung penyamaranku tidak terbongkar"
" Sekarang mereka mulai tahu aku disini dan aku tahu aku menempatkan dirinya dalam bahaya dengan berada dekat dengannya. Tapi aku tidak bisa menahan diri untuk terus menemuinya , aku berharap akulah orang yang selama ini dia tunggu." Gumam yunho dalam hati,jujur yunho merasa bahwa dia adalah orang yang paling jahat memanfaatkan kyuhyun,dan membawa kyuhyun kedalam bahaya,tapi yunho tidak peduli akan hal itu.
Seminggu setelah yunho dari toko antik milik kyuhyun, yunho sering menghampiri kyuhyun .ke tempat dimana dia biasa melukis. Kali ini yunho membawa sebuah bunga sebagai hadiah untuk kyuhyun tetapi bukan bunga daisy. "sudah seminggu dan tidak ada kiriman bunga lagi" ucap kyuhyun
"ohhh, mungkin dia takut padaku" jawab yunho dan tertawa
"sepertinya sudah tidak perlu bunga lagi karena aku sudah bisa melihatmu. Aku bisa menggambar anda sekarang dengan ingatanku"
Gumam kyuhyun dalam hati,kyuhyun tidak peduli lagi walaupun kiriman bunga daisy itu sudah berhenti asalkan yunho ada di dekatnya,itu membuatnya cukup merasa senang.
"berapa banyak yang kamu tahu tentang diriku kyuhyun?" tanya yunho tiba-tiba yang membuat kyuhyun sedikit terkejut dan tersenyum malu
"anda seorang pengusaha muda Korea yang sedang bekerja di Belanda, nama anda jung yunho dan anda berusia 30 tahun, oh…. Dan anda sangat pandai membuat kimchi"
"bagaimana jika, aku tidak pandai membuat kimchi, apakah kamu masih perduli tentangku?"tanya yunho,yang sebenarnya hanya gurauwan belaka
"apa maksudmu?" tanya kyuhyun tidak mengerti.
Tanpa disadari kyuhyun dan yunho, beberapa orang pria mendekat. Di pinggang salah satu pria terdapat sebuah pistol yang sengaja disembunyikan. Siwon yang memang selalu memperhatikan kyuhyun dari atas apartemennya segera menyadari hal tersebut. Siwon mengambil senapan laras panjangnya dan menebak salah satu pria bertopi tepat sebelum pria tersebut mengeluarkan pistolnya.
DORRR DORR
Burung merpati beterbangan dan semua orang yang berada di jalanan histeris. Yunho menarik kyuhyun menyingkir dan mulai menembaki mereka satu persatu. Siwon pun tidak tinggal diam dan ikut membantu dari atas siwon sangat mencemaskan kyuhyun.
kyuhyun melihat seorang anak kecil yang ketakutan. Kyuhyun berusaha menolong namun sayang sebuah peluru berhasil mengenai kyuhyun.
DORRR .
Yunho berusaha menembaki orang-orang yang tak dikenalnya dan tanpa sengaja melihat siwon di jendela apartemannya. Yunho mengarahkan pistolnya dan menembaki siwon . Tak cukup sampai disitu, yunho mengejar siwon hingga ke apartemennya.
DORRR
Sebuah peluru berhasil menembus kaki yunho saat ia menaiki tangga. Dengan sisa tenaga yang dimilikinya, yunho berusaha bertahan dan mengejar siwon hingga ke balkon. Hasilnya nihil, siwon sudah tidak ada. Yunho melihat ke arah jalanan banyak orang yang berdosa yang telah menjadi korban
Tubuh kyuhyun dikerubuni banyak orang,luka kyuhyun sangat parah .mulutnya banyak mengeluarkan darah segar.
Beberapa hari kemudian
"Aku kehilangan suara karena sebuah peluru nyasar dan menyebabkanku shock. Mereka mengatakan kepadaku kalau yunho terluka dan dikirim kembali ke Korea. Tapi aku tidak bisa mempercayainya."
Kyuhyun terus memandangi bunga daisy segar yang ia yakini yunho yang sudah mengiriminya seperti biasa.
kyuhyun terbaring di tempat tidur rumah sakit dengan leher diperban. Beberapa kertas ucapan "We Miss U" dari sahabat-sahabat terlihat di meja samping tempat tidur kyuhyun. Seorang suster masuk ke kamar kyuhyun dan meletakkan sepot bunga daisy yang masih segar.
"kau mendapatkan bunga daisy lagi seperti biasa" ujar suster itu sambil tersenyum."bagaimana keadaanmu" kyuhyun segera mencari kata-kata yang telah ia tulis di kertas ,sang suster memperhatikan setiap gerak-gerik kyuhyun "aku baik" kyuhyun menunjukan kertas itu pada suster. Ya kyuhyu tak bisa bicara sekarang.
Sementara itu di tempat lain, siwon memandangi lokasi kejadian tempat dimana gadis yang disukainya menyentuh trotoar yang masih menyisakan darah kyuhyu.
"apa kau baik-baik saja" gumam siwon entah pada siapa.
"Untuk menyambutku kembali bekerja lagi, Kakek mengambil foto. Ada seorang laki-laki berdiri diseberang jalan dalam foto. yunho mengapa ia tak datang dan menemuiku." Kyuhyun masih berharap bahwa yunho masih ada didekatnya dan terus sayang lelaki yang ada di foto itu bukanlah jung yunho. Tapi choi siwon.
Kyuhyun kembali melukis di tempat yang sama. Walaupun rasa sedih masih menderanya, kyuhyun sadar jika dia harus bangkit dari keterpurukan
. Seorang pria mendekati kyuhyun dan menyapanya.
"annyeonghaseyo" ujar siwon sambil tersenyum sangat manis.
TBC
Thanks udah mau review ff ini,awalnya aku gak berniat melanjutkan ff ini tapi yah sudahlah,sei ingin menjadi author yang bertanggung jawab.
Jangan lupa review yah, walaupun chap ini kurang memuaska buat sei
