Disclaimer : Naruto & High School DxD bukan punya saya

The Legend of Megaira Dragon

Pairing : Naruto x ?

Rated : M

Warning : TYPO, OOC, TANDA BACA SALAH, NO EYD

Jawaban Review :

Bad Sector : Yap, Sepiroth Graal gak ada, di gantiin sama Sacred Gear nya Naruto. Sip makasih ^_^

blackschool : Sebelumnya makasih udah review, dan untuk masalah update kilat akan saya usahakan

agustatsumi : Oke, makasih udah review

: Akan saya usahakan

uzuuchi007: Oke, makasih udah review

tubuh tak berjiwa :Yap harem

Nanase Akira : Oke, Makasih udah review

Yogi.35912 : Oke, Makasih udah review

WTS-gaki : Oke, Makasih udah review

Visarado doang : Iya,ane lupa tentang itu haha.. Maaf2

Dark Namikaze Ryu : Setau saya Sirzech itu selain punya Grayfia, dia juga punya si Souji Okita (Knight) , MacGregor Mathers (Bishop) ,Surtr Second (Rook Mutation Piece) , Bahamut (Rook), Enku (Pawn) , Beowulf (Pawn) . Tapi di fiksi ini Sirzech cuman punya Grayfia aja, soalnya nanti Naruto bakal punya Peeragenya sendiri . Di fiksi ini cuman ada 13 Longinus, ada salah satu Longinus yang saya ganti dengan Sacred Gearnya Naruto

Erythrina Errol : Nah akhirnya. Maaf2 saya kurang pengetahuan nya haha, Ya saya ga tau soal itu . Nanti ada sedikit perubahan alur ko. Makasih sudah kasih tau saya, saya menunggu saran dan kritikan mu di chapter-chapter depan ^_^

Nanaleo009: Haha ikuti aja jalan ceritanya

uchiha youko senju : Haha iya itu ada typo xD kurang teliti ane . Ane asalnya ga tau soal Sacred Gear Canceller, tapi setelah ane baca2.. Ane jadi tau . Haha makasih udah kasih tau ane sebelumnya , Yap nanti ada perubahan alur sedikit . Arigatou ^_^

Saladin no jutsu : Oke, makasih udah review

: Akan saya usahakan, walaupun misalkan Naruto kuat atau apapun itu , tapi Naruto masih punya banyak kelemahan

Sarutobi RianMaru : Yap, Nanti ada flashback nya. Tapi mungkin di chapter-chapter depan

Agung. : Arigatou

: Disini Naruto harem

.GM : Ikuti aja jalan ceritanya ^_^

Blood D. Cherry : Si Enku sama Beowulf di fiksi ini ga ada :v

m. : Oke, Makasih udah review

Varian Andika : Makasih udah review

Neko Twins Kagamine : Arigatou ^_^

Reyvanrifqi: Legenda, Setara Ddraig atau Albion

Vin'DieseL D'. Newgates : Arigatou ^_^

Antoni yamada : Ikuti saja alurnya

Rizqifa09151384: Haha akan saya usahakan

Uchiha narto : Kalo jadi High Class Devil itu pasti. Ikuti aja alurnya

DarkGsel : Arigatou

Dan sebelumnya maaf sekali karena updatenya lama, tidak seperti yang diharapkan Author/Reader disini

Chapter 2

Di dunia bawah, lebih tepatnya di mansion milik keluarga Gremory terdapat satu kamar yang berisikan seorang lelaki yang sedang tertidur lelap

"Engghhh" Ucap lelaki itu yang baru bangun dari alam mimpinya. Untuk ciri-ciri fisik anak itu, ia berumur sekitar 17 tahun, rambut spiky pirang yang sudah cukup panjang, dan mata Saphire berwarna biru laut a.k.a Naruto . "Engghh... Hoaamm ah nyenyaknya, jam berapa sekarang" Ucap Naruto itu sambil melihat ke arah jam yang berada di kamarnya "NANI! Jam sebelas!" Ucap Naruto sambil berlari tergesa-gesa ke arah kamar mandi pribadi yang berada di kamarnya. Setelah lima belas menit ia membersihkan diri, ia pun keluar dari kamar mandi. Rambut spiky pirang yang cukup panjangnya yang masih basah dan juga tubuh atletis sangat tertampang jelas saat itu. Naruto lalu memakai jubah berwarna hitam dengan pinggiran berwarna putih, baju berkerah tinggi berwarna abu-abu dan juga celana panjang berwarna hitam

Naruto POV

'Sudah kurang lebih sepuluh tahun aku di adopsi oleh Nii-sama sebagai adiknya, aku pun sudah di latih oleh nya selama beberapa tahun sampai aku bisa seperti ini,walaupun aku sempat beberapa kali hampir mati, tapi yang paling sakit adalah saat mencoba mengeluarkan kedelapan bidak 'Pawn' yang berada di tubuhku. Alias sekarang aku bukan lah budak milik Nii-sama lagi. sekarang aku sudah menjadi High Class Devil, tapi kata Nii-sama aku bisa menjadi Ultimate Class Devil kalau terus berlatih. Dan juga entah apa yang harus aku lakukan untuk membalas kebaikan Nii-sama, kurasa membantunya mewujudkan perdamaian saja tidak cukup. Dan terlebih lagi sekarang aku akan pergi ke dunia manusia, aku disana akan mencari budak-budak ku sendiri, sedih rasanya pergi jauh dari Nii-sama, Okaa-sama, Otou-sama dan juga Grayfia Nee-sama. Tapi tak apa lah, mungkin ini juga yang terbaik untuk ku. Dan juga mungkin setelah sampai di Dunia manusia aku akan mengunjugi Rias dulu, dan aku pun tidak sabar ingin melihat budak-budak Rias, Setahuku dulu Rias baru mempunya Queen yang bernama Akeno. Tapi beberapa bulan kemarin aku mendapat kabar dari Nii-sama bahwa Rias sekarang sudah mempunyai cukup banyak budak, dan katanya 3 hari yang lalu ia mendapatkan budak baru lagi' Gumam Naruto sambil berjalan menuju ruang tengah

Naruto POV End

"Ohayou Okaa-sama" Ucap Naruto sambil menunduk. "Ohayou Naruto, ngomong-ngomong katanya sekarang kamu akan pergi ke dunia manusia bukan?" Jawab Venelana. "Ehhm Iya Okaa-sama. Ngomong-ngomong Nii-sama dimana?" Tanya Naruto. "Sirzech sedang di halaman depan" Balas Venelana. "Oh terima kasih Okaa-sama" Ucap Naruto menunduk lalu pergi dari ruangan tengah menuju halaman depan untuk menemui Sirzech

"Nii-sama" Panggil Naruto. "Oh kau Naruto, duduklah disini. Bagaimana apakah kau sudah siap pergi ke dunia manusia?" Ucap Sirzech. "Etoo si-siap" Jawab Naruto gugup. "Hey ayolah kenapa kau gugup begitu, kau disana bisa mencari keluargamu sendiri" Ucap Sirzech santai. "Aaah-ahaha, baiklah kalau begitu, bisakah aku melihat Set Evil Piecesku" Jawab Naruto sambil tertawa hambar. "Oh baiklah, ambilah"Ucap Sirzech sambil menyerahkan satu set Evil Pieces kepada Naruto. "Oh jadi seperti ini benda yang diciptakan Ajuka-sama untuk mengambil iblis-iblis reinkarnasi yang berkualitas, ternyata gelar Maou yang diberikan pun pantas. Sama seperti Nii-sama, selain iblis yang menyandang gelar Maou tapi ia pun cerdas hahaha. Tapi tetap saja bahwa Maou yang paling hebat itu Nii-sama ahahaha " Jawab Naruto sambil tertawa santai. "Baiklah. Naruto kuharap kau disana bisa menjaga Rias. Ku tahu bahwa Rias pun kuat, tetapi tetap saja aku suka merasa khawatir apabila ia menerima permintaan dari beberapa client untuk melakukan pekerjaan yang berbahaya" Ucap Sirzech serius. "Tentu Nii-sama, aku akan melindungi Rias dari bahaya" Jawab Naruto. "Lalu kapan kau akan pergi Naruto? Nii-sama sudah mempersiapkan rumah dan juga kau akan di sekolahkan di sekolah yang sama dengan Rias, semua kebutuhan mu disana akan Nii-sama penuhi " Ucap Sirzech. "Mungkin beberapa jam lagi, sekarang aku akan berkemas dulu Nii-sama" Ucap Naruto berdiri dari duduknya lalu membungkuk pada Sirzech dan langsung pergi ke kamarnya untuk berkemas.

Saat dimana Naruto pergi ke dunia manusia pun tiba, Naruto kini tengah bersiap pergi. "Naruto jaga Rias baik-baik ya?" Ucap Venelana sambil melambaikan tangannya sebagai tanda perpisahan. "Ha'i Okaa-sama" Balas Naruto. "Naruto, Jaga dirimu juga" Ucap Sirzech. "Baik Nii-sama" Balas Naruto. "Baiklah, aku pergi dulu Okaa-sama Nii-sama. Jaa " Ucap Naruto sambil mengaktifkan sihir teleportasi lalu menghilang

Naruto kini sedang berada di rumahnya yang sudah disiapkan terlebih dahulu oleh Sirzech. Naruto sedikit kagum dengan rumah yang akan ia tinggali itu. Rumah itu bisa dibilang bagus dan mewah, yah tak bisa dipungkiri bahwa ia mendapatkan itu semua juga dari seorang Maou. Jadi tidak aneh juga apabila ia mendapatkan fasilitas yang sangat bagus.

'Ah mungkin besok saja aku mengunjungi Rias, lagipula aku dan Rias itu satu sekolah, jadi pasti bertemu. Lebih baik aku beristirahat untuk sekolah besok' Pikir Naruto

Pagi yang cerah saat matahari mulai mendominasi alam dengan sinarnya yang membawa kehidupan, memaksa sebagian orang untuk melakukan aktivitas rutinya,dengan semangat yang baru.

"Hoamm, jam berapa sekarang?" Ucap seseorang dengan ciri-ciri mempunyai rambut spiky pirang a.k.a Naruto . "Nani jam 7.40! dua puluh menit lagi masuk!" Ucap Naruto lagi. Ia langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah beberapa menit ia pun sudah siap untuk pergi ke sekolahnya. Diperjalanan ia terus memikirkan tentang calon bidak-bidaknya nanti

Time Skip

Tak lama perjalanan mereka sudah sampai disekolah mereka, sekolah yang sungguh besar untuk ukuran sekolah swasta. Naruto berjalan melewati gerbang. Siswa-siswi yang awal mulanya ramai kini pun terdiam, hingga menjadi sunyi. 'Kenapa mereka menatapku begitu' Batin Naruto.

Kejadian itu terjadi cukup lama, sampai...

"Kyaaaaa tampan.."

"Kyaaaaa dia keren..."

"Kyaaaaa namamu siapa?"

"Kyaaaaa kamu murid baru ya?"

"kyaaaaa aku mau jadi kekasihnya"

'Huh, ini pasti akan menjadi hari yang panjang' Batin Naruto

Naruto merasa terganggu karena ulah para wanita itu, wanita itu melihat Naruto dengan penuh nafsu. "Umm, maaf nona-nona saya harus pergi ke ruang kepala sekolah dulu" Ucap naruto tersenyum sambil pergi melewati para siswi itu. Para siswi pun hanya bisa merona melihat senyuman naruto.

'Tok' 'Tok' 'Tok' Naruto pun mengetuk pintu kepala sekolah. "Masuk!" perintah orang dari dalam. "Maaf saya murid baru disekolah ini" Kata Naruto. "Oh jadi kau murid baru itu, hm kau tunggu sebentar, akan kulihat kau akan masuk kelas mana" Jawab orang tersebut a.k.a kepala sekolah. "Hmm, kau masuk kelas 3A, silahkan menuju kekelasmu, gurumu sudah menunggu disana." Tambah kepala sekolah. "Baiklah, saya permisi dulu" Undur Naruto. Naruto pun menelusuri koridor mencari kelas 3A, sampai akhirnya dia menemukan kelas tersebut.

Sementara di dalam kelas sedang pelajaran sudah dimulai, ketika guru akan menjelaskan mata pelajaran tiba-tiba 'Tok' 'Tok' 'Tok'. "Masuk" Jawab sang guru. Naruto pun masuk kedalam kelas dan kelas pun seperti kuburan, sunyi sepi tak ada suara apapun. Tapi berbeda dengan dua orang perempuan yang memiliki ciri-ciri rambut berwarna merah dan juga perempuan berambut Ponytail berwarna biru gelap. Mereka melihat Naruto seperti orang yang melihat hantu. Mereka kaget melihat kedatangan Naruto, tak selang lama kemudian ... "Oh, jadi kamu murid baru dikelas ini?" Tanya sang guru dan dijawab anggukan oleh Naruto, "Baiklah perkenalkan dirimu?'' Ucap guru mempersilahkan naruto memperkenalkan diri. "Namaku Uzumaki Naruto dan mohon bantuan nya" Perkenalan singkat naruto sambil tersenyum. Sementara Naruto bingung dengan kesunyian yang ada sampai

"Kyaaaaa ternyata tampan dikelas ini.."

"Kyaaaaa ternyata tampan namanya naruto-kun.."

"Kyaaaaa aku ingin menjadi kekasihnya.."

"Kyaaaaa aku mau menikah denganya.."

Begitulah kira-kira teriak histeris para siswi, sementara beberapa siswa menatap iri pada naruto. Sementara naruto hanya bisa tersenyum menanggapinya sampai dia melihat Rias dan Akeno, ya Rias dan Akeno ternyata sekelas dengan Naruto.

"Ehem, silahkan duduk Naruto-san, kau duduk di bangku yang paling belakang" Ucap sang guru. Dan Naruto pun menuju bangku paling belakang yang kosong . Sementara para siswi banyak yang kecewa karena Naruto tidak duduk didekat mereka.

Pelajaran pun dimulai dan banyak siswi yang tidak memperhatikan pelajaran karena memperhatikan Naruto sepertinya lebih menarik dari pelajaran yang diberikan sang guru. 'kyaaa dia tampan sekali, aku ingin memilikinya' Batin salah seorang siswi.

'Kyaaaa aku mau menikah denganya' 'Kyaaaa kamu benar-benar mempesona' 'Kyaaaaa aku mau tidur dengannya' Batin beberapa siswi. Sementara Naruto mencoba memperhatikan pembelajaran dari guru dari pada melihat tatapan nafsu dari para siswi.

'Kriiiiing' 'Kriiiing' bell tanda istirahat berbunyi. Naruto akan beranjak dari tempat duduk nya sampai "Naruto-kun kekantin bersama ku ya?" "Naruto-kun bersamaku saja" "Naruto-kun makan bekalku saja" Begitulah seterusnya para siswi berebut untuk makan siang bersama naruto. Sementara Naruto hanya menolaknya dengan ucapan. "Maaf sepertinya tidak bisa" Ucap Naruto sambil tersenyum. Para siswi yang melihat senyuman Naruto pun langsung memerah pipinya. "Baiklah kalau begitu, tapi kalau kau berubah pikiran, temui aku dikantin yaaa" Ucap salah seorang siswi. Tak lama kemudian setelah menerima pertanyaan yang tidak penting itu, kelas pun menjadi sepi dan hanya menyisakan Naruto, Rias, dan Akeno.

Rias dan Akeno yang telah melihat siswi-siswi itu pergi pun langsung mendekati Naruto. "Naruto-kun, kenapa kau pergi kesini, terlebih lagi kenapa kau bersekolah disini?" Tanya Rias sambil duduk di bangku yang kosong didekat Naruto berada . "Oh ya, aku lupa tidak memberi kabar kepada mu bahwa aku akan tinggal di sini, tepatnya di dunia manusia untuk sementara. Lagipula ini perintah Nii-sama" Balas Naruto. "Mou Naruto-kun aku rindu padamu" Ucap Akeno dengan tiba-tiba dan langsung memeluk Naruto dengan erat sambil mendekapkan wajah Naruto kepada dadanya yang bisa dibilang besar itu. Ya, memang begitulah sikap Akeno pada Naruto, ia selalu memeluk Naruto apabila ia bertemu dengannya. Tidak bisa dipungkiri bahwa Akeno telah menaruh perasaan kepada Naruto. Tapi Rias yang melihat itu pun merasa iri dan cemburu, dengan cepat-cepat ia melepaskan pelukan Akeno. "Akeno le-lepaskan! Naruto-kun tidak bisa bernafas" Ucap Rias. "Ara-ara bilang saja kalau kau cemburu buchou" Balas Akeno sambil memperlihatkan wajah tidak bersalah. "Sudah-sudah, dan kau juga Akeno. Jangan suka memelukku seperti itu" Ucap Naruto sedikit kesal walaupun terlihat semburat merah di kedua pipinya karena tadi ia sempat merasakan dua buah gunung yang sangat nikmat. "Tapi kau menyukainya kan NA-RU-TO-KUN?!" Ucap Rias sambil tersenyum manis pada Naruto. Ya.. Senyum manis yang sangat manis, tapi berbeda persepsi apabila Naruto yang tau maksud senyuman manis itu. "Et-ttt-o aku bisa jelaskan Rias" Balas Naruto dengan tergagap. "Sudahlah tak apa, aku mengerti. Tapi Naruto-kun belum jawab pertanyaan ku" Ucap Rias yang sudah mulai tenang. "Em aku datang kesini untuk menjagamu Rias dan juga untuk mencari anggota Peerage ku sendiri. Lagipula itu permintaan Nii-sama, Jadi aku tidak bisa menolak" Jelas Naruto. Lalu mereka semua melakukan perbincangan sampai istirahat selesai. Sama seperti sebelumnya, para siswi yang seharusnya memperhatikan guru menerangkan malah memperhatikan Naruto sampai

'Kringg' 'Kringg' Kringg' Bel tanda pelajaran selesai dan para murid pun langsung berhamburan keluar terkecuali Naruto

"Huaahhh hari yang melelahkan, entah kenapa badan ku pegal-pegal semua" Ucap Naruto setelah semua murid keluar dari sekolah

"Ara-ara, kau pegal-pegal kan Naruto-kun. Kalau begitu perbolehkan aku untuk memijitmu. Bagaimana kau mau? Aku pun bisa memberikan bonus lho" Ucap Akeno dengan muka dan nada yang genit pada Naruto ."Tidak terima kasih" Ucap Naruto singkat jelas padat. Dan ucapan itu pun langsung membuat Akeno kecewa. "Naruto-kun bagaimana kalau kau ikut kami ke ruangan club. Aku akan memperkenalkanmu kepada budak-budak ku?" Ucap Rias yang sekarang sudah berada di sebelah Naruto sambil mengambil lengan kanan Naruto lalu mendekapkan lengan Naruto kepada aset yang berada di dadanya itu. Akeno yang tidak mau kalah pun lansung mengambil lengan kiri Naruto lalu melakukan tindakan yang sama dilakukan Rias. Naruto yang sedang dalam posisi itu pun hanya pasrah lalu berkata "Baiklah".

Time Skip

Naruto sekarang sudah mengetahui semua budak Rias. sampai akhirnya Naruto memutuskan untuk menyudahi dan pergi dari ruangan club Rias . Setelah itu dia memutuskan untuk jalan-jalan ke kota tempat tinggal barunya, sekaligus untuk melihat keadaan.

Sampai dia melihat seorang paruh baya terlihat sedang memancing ditepi sungai, tapi dilihat dari auranya dia bukan manusia. Naruto pun mencoba mendekatinya, Orang tersebut yang merasakan kehadiran Naruto kemudian melihat kebelakang. Dia menemukan Naruto yang berjalan kearahnya. "Selamat Sore paman?" Ucap Naruto sopan dengan senyum palsunya. "Ah iya, ada apa bocah?" Balas orang tersebut. "Ah tidak apa-apa, apakah salah aku menyapa seseorang.. Umm atau lebih tepatnya sesuatu yang bukan manusia? Atau bisa kusebut Malaikat Jatuh" Balas Naruto. Dan itu berhasil membuat kaget orang tersebut. 'Bagaimana dia bisa tau kalau aku bukan manusia? Padahal dia hanya manusia. Eh bukan-bukan, bocah ini seorang iblis .. Tapi tunggu dulu, aku merasakan sesuatu dari tubuh bocah ini, dia seperti mempunyai kekuatan besar yang disembunyikan lebih tepatnya Sacred Gear' Batin orang tersebut memandangi Naruto dan kembali mengalihkan pandanganya ke pancingnya. "Ehm, dan sepertinya kau juga bukan manusia, atau bisa kusebut Iblis" Terang orang tersebut. "Ahahaha, Kenapa kau berada di daerah kekuasaan Gremory dan Sitri paman? " jawab Naruto sambil senyum palsu sambil memandang aliran sungai. "Sudahlah hentikan senyum palsumu itu anak muda" Kata orang tersebut bukannya membalas pertanyaan Naruto , tetapi ia malah merasa aneh melihat senyum palsu Naruto.

"Oh ya namaku Azazel, ya bisa dibilang aku bukan manusia, aku adalah Malikat Jatuh" Ucap orang tersebut a.k.a Azazel. Naruto pun menghentikan senyum palsunya dan berganti dengan ekspresi datarnya. "Aku Uzumaki Naruto, dan aku adalah seorang Iblis" jawab Naruto datar. "Ada apa kau kemari Naruto-san?" Ucap Azazel. "Aku hanya merasa tertarik dengan aura yang kau pancarkan, berbeda dengan iblis dan manusia. Ternyata malaikat jatuh ahahaha, Tapi bolehkah aku tahu alasanmu berada di daerah kekuasaan Gremory dan Sitri? " jawab Naruto masih datar sambil bertanya sekali lagi. "Tenanglah Naruto-san, aku berada di daerah ini karena aku ingin saja. Lagipula aku tidak akan mengganggu pihak iblis. Dan terlebih lagi aku adalah salah seorang teman dari seseorang yang sekarang menyandang gelar Maou Lucifer" Ucap Azazel. Setelah Naruto mendengar itu, ia sedikit tersentak. "Ka-kau teman Nii-sama?" Tanya Naruto tergagap-gagap. "Nii-sama? Maksudmu? Kau adiknya Sirzech?" Tanya Azazel. "Adik angkat, aku diangkat menjadi adik Nii-sama pada saat umur 7 tahun" Lalu Naruto dan Azazel pun berbincang-bincang mengisi waktu luang mereka, serta Naruto pun menjelaskan keinginan Sirzech untuk mewujudkan perdamaian. Naruto pun segera menanyakan keinginan dari pihak malaikat jatuh, apakah masih ingin berperang atau tidak. Dan keberuntungan berpihak pada Naruto, karena sebenarnya pihak malaikat jatuh pun sudah mulai muak dengan perang dan menginginkan perdamaian. Lalu Naruto pun mengajukan usul bagaimana kalau fraksi iblis, malaikat, malaikat jatuh melakukan pertemuan untuk berunding membahas perdamaian. Dan lagi-lagi keberuntungan berpihak pada Naruto karena Azazel juga menyetujuinya. Naruto tinggal meminta pendapat dari salah satu fraksi lagi yaitu malaikat. Setelah perbincangan itu selesai, Naruto langsung pergi untuk pulang ke rumahnya.

'Cklek' Bunyi pintu rumah Naruto terbuka pintu

"Ka-kau..." Kaget Naruto

TBC


Sekali lagi maaf karena updatenya lama banget

Dan juga saya minta maaf apabila Chapter ini jelek

Dan saya pun minta saran buat member Peeragenya Naruto, kalau ada yang mau ngasih saran bisa lewat Review atau bisa PM saya

Terus untuk jadwal update nanti akan saya buat. Tergantung bagaimana respon dari para Reader yang membaca fiksi ini. Mau diteruskan atau tidak

Dan untuk para Master yang sudah berpengalaman dalam dunia fanfiksi. Bisa dong saya minta saran tentang fic ini, baik positif maupun negatif akan saya terima sarannya. Karena dengan cara itu saya akan bisa lebih baik lagi kedepannya ^_^