'aku harus berubah demi kedua orang tuaku' tekadnya di dalam hatinya.
Naruto membuat rencana kehidupannya di sebuah buku,dia menulis dari bagaimana dia bertahan dengan segala fasilitas kehidupan yang ditinggalkan oleh ayahnya,kehidupan sekolahnya,sampai dia menjadi sukses di masa mulai menata kembali kehidupannya demi dapat membanggakan orang tuanya,Naruto telah ditinggalkan kedua orang tuanya di umur 14 menjelang 15 Khusina Uzumaki meninggalkan Naruto sejak dia bayi,Naruto pun hidup 14 tahun bersama ayahnya,dan dibesarkan dengan baik oleh ayahnya,Minato Namikaze ayahnya yang berprofesi sebagai CEO di UZUMAKI'S CORP. Dikarenakan Minato bukan dari uzumaki asli,dia dibenci oleh sebagian karyawannya,Minato diangkat sebagai CEO setelah dia menikahi meninggal pada saat melahirkan Naruto,namun Minato tetap melanjutkan pekerjaannya sebagai CEO,namun karyawan yang tidak menyukainya meminta Danzo untuk menggantikan Minato,Danzo telah lama menjadi bawahan kepercayaan dari CEO sebelum kecewa karena sekian lama dia menjadi bawahan di UZUMAKI'S CORP jabatan tersebut diambil oleh orang itu makin membludak setelah jabatannya sebagai manager digantikan lagi oleh Minato.
Dan pada akhirnya jabatan itu berhasil diambil alih oleh Danzo saat setelah Minato tidak tau pasti penyebab kematian pasti dia tau ayahnya petinggi petinggi di perusahaan tersebut tidak ada yang menjenguk anak dari CEO Minato Namikaze,Tak ada yang peduli dengan remaja yang telah kehilangan satu satunya keluarga yang mengenal siapa Danzo,karena terkadang danzo datang ke rumahnya untuk berbicara bersama ayahnya,dia selalu merasakan ketegangan jika ayahmya berbicara dengan Danzo,ia juga tak menyukai Naruto teringat pesan terakhir dari ayahnya.
FLASHBACK
"Naruto ini mungkin pesan terakhir dari ,kamu harus sukses dan dapat membanggakan kaa-san -san mu telah berjuang sampai akhir hayatnya untuk dapat tolong kamu harus kuat dalam menghadapi segala permasalahanmu,pesan dari kaa-sanmu.'perbanyaklah teman teman,yang dapat kamu percayai,jadilah anak yang pandai seperti ayahmu,dan kuatkanlah hatimu agar kamu tidak dapat terjerumus ke hal yang tidak baik' kurang lebih begitu pesan kaa-sanmu" ucap Minato
"Baiklah tou-san aku akan mengingat pesan dari kaa-san" ucap Naruto semangat
"Dan ini pesan dari Tou-san..pesan tou-san tak jauh berbeda dengan pesan kaa-san,,juga kamu harus berhati hati terhadap Danzo,juga jangan lupa kamu pergi ke Jiraiya sensei,dia guru ada masalah pergilah akan membantumu."
"tapi memang tou-san mau kemana?" Naruto khawatir
"Mungkin inilah pertemuan terakhir setekah ini tou-san akan menyusul kaa-san mu." Ucap Minato dengan meneteskan air mata
"Tou-san jangan!?"Naruto mulai menangis
Minato pun menyuruh asistennya untuk membawa Naruto pulang ke rumahnya"Sayonara Naruto" ucap Minato dengan mengusap air matanya
END FLASHBACK
.
.
.
.
Di gerbang sekolah Naruto telah disambut oleh teman temannya,atau kalo dibilang sahabat sahabatnya.
"Yo...Naruto,akhirnya lo datang juga"sapa Kiba
"heem...btw kenapa kalian malah digerbang ?ini udah mau masuk" tanya Naruto
"lo kira kita ngapain kalo bukan nunggu orang yang nggak sekolah seminggu,lo kan janji mau sekolah,,kita nagih janji lo kemaren"kata shikamaru
"Hehe...sorry buat kalian gw kesiangan,juga sekarang gw harus buat sarapan gw agak kesiangan,hehe"dengan senyuman yang dipaksa
"udah udah...jangan sedih lagi,lo harus bisa adaptasi dengan kondisi lo sekarang" kata Gaara karena dia melihat Naruto murung lagi
"sebenernya Sasuke sama Shikamaru yang daritadi tadi khawatir lo gak sekolah lagi"sambung pun mendapat tatapan DeathGlare dari keduanya
"Membosankan...gw cuma kasihan sama lo klo gk sekolah lagi,tertinggal pelajaran itu lebih Merepotkan" ucap Shikamaru mencari alasan
"gw cuman mastiin aja,agar gw gk kesel klo ditanya terus sama kaa-san gw,karna lo hari ini sekolah" ucap Sasuke juga mencari alasan
'alasan macam apa itu'kata kiba dalam hati
"Heem...gk apa apa,thnks kalian selalu ada buat gw" ucap Naruto
"sans aja...kita bakalan bersama selamanya,saat suka maupun duka,ya kan?" tanya Gaara
"ya iyalah/setuju"kata Kiba/Sasuke,Shikamaru
"lebih baik kita segera ke kelas,,nanti telat lho"kata pun masuk ke kelas masing masing
.
.
.
.
Naruto langsung menyesuaikan diri di kelasnya seperti teman teman sekelasnya merasakan adanya perbedaan dari memang Naruto berubah dari dirinya yang bertekad serius dalam belajar tak seperti dulu,dia acuh tak acuh dengan Naruto selalu ingin bersenang senang dengan teman sekarang Naruto susah untuk diajak bermain,jika hal tersebut berbentrokan dengan waktu hanya diakhir pekan saja Naruto bersenang pun dia habiskan bersama sahabat sikap Naruto yang ceria mulai memudar,sekarang dia agak serius dan acuh (mirip sasuke).tapi bukan berarti hilang begitu momen CERIA nya itu kembali.
Beberapa bulan berlalu sejak kematian ayah Naruto,Minato kurang dari 2 bulan lagi Naruto dan sahabatnya akan menghadapi ujian kelulusan mereka sedang berada di tempat biasa mereka berkumpul di sebuah cafe.
"gak kerasa dah mau ujian kelulusan lagi,padahal serasa baru kemarin kita masuk SMP"ucap Kiba seperti biasa membuka percakapan
"iya,,,bagaimana persiapan kalian buat ujian nanti?" tanya Gaara
"gw udah sepenuhnya siap,yah kalian tau kan gw ikut bimbel...merepotkan" ucap Shikamaru
"Hn..." jawaban ambigu Sasuke dengan anggukan
"kalo lo udah ada guru bimbel pribadi,Teme"balas Naruto
"bagaimana dengan lo Naruto?" tanya Naruto menjawab Kiba nyolot "woy woy,gw gak ditanya nih?"
"gak penting"jawab keempat langsung pergi ke pojokan
"yah...gw sih baik baik aja,gw udah kerja keras,dan mengejar semua ketertinggalan gw" ucap naruto
"memang sih,prestasi lo di kelas lo naik,mungkin lo begitu kerja keras,sampe kita rasa lo udah berubah gak kaya Naruto yang dulu" pendapat Shikamaru
'memang Naruto berubah semenjak kejadian itu,dia lebih dingin dari biasanya yang ceria'ucap kiba dalam hati,karena dia sekelas dengan Naruto
"Btw bagaimana dengan SMA kalian,sudah ada rencana?"tanya Kiba
"kalo gw sudah ditetapkan sama tou-san gw,untuk sekolah di Shizuoka"ucap Shikamaru
"gw di Nagasaki,karena orang tuaku bekerja disana"sekarang Kiba
"kalo gw di Osaka sama nii-san gw,bekas SMA nii-san gw" ucap Gaara
"gw bareng nii-san gw ke Amerika" ucap Sasuke
"woow...Amrik"takjub Kiba
"kalo lo Naruto bagaimana?"tanya Shikamaru
"gw ke Tokyo"jawab Naruto
"tunggu,Tokyo?lo sendirian disana?mengapa gak ke Kyoto,disana kan ada paman lo?"tanya Gaara
"iya kenapa Tokyo,Dobe?" tanya Sasuke karena dia juga khawatir Naruto Naruto masih dalam tahap remaja menuju dewasa
"tenang aja ,Teme,,disana gw gak sendirian ada kerabat tou-san gw,,lebih ke ayah angkatnya tou-san usah khawatir"jawab Naruto
"baiklah kalo begitu,,kita tak perlu terlalu khawatir."lega Gaara
"jadi kita bakaln berpisah,,masing masing dari kita ada tujuan masing masing" ucap Kiba sedih
"Hanya berpisah untuk sementara,kita pasti akan bertemu dan berkumpul seperti sekarang,kan?"tanya Shikamaru
"pasti,,aku takkan melupakan kalian semua,,,kalian hal berharga yang tersisa yang gw punya di dunia ini" jawab Naruto mantap
"kita berjanji untuk saling mengabari jika ada sesuatu yang terjadi anatara kita?"Tanya Gaara
"Hn/setuju/pasti/oke"jawab Sasuke,Naruto,Shikamaru dan saling menggenggam tangan. Dan itulah sebuah janji dalam persahabatan mereka,untuk saling menguatkan saling mendukung,dan saling menjaga satu sama lain,membentuk sebuah ikatan persahabatan yang kuat dan kokoh
.
.
.
.
Satu bulan ijian kelulusan sekolah Naruto pun dimulai,setelah selesai dengan ujian kelulusan,sekolahnya mengadakan acara perpisahan dan pengumuman hasil itu sangat meriah dan akan sangat dikenang bagi semua siswa,di acara tersebut menampilkan band band terkenal,membawakan lagu 'BLUE BIRD,DIVER,GUREN,SAYONARA MOON TOWN,DLL' dan pengumuman nilai hasil dari ujiannya dengan Shikamaru peringkat pertama,disusul dengan Sasuke kedua,dan secara mengejutkan Naruto berada di peringkat di peringkat keempat,dan Kiba d peringkat ke mendapat banyak ucapan selamat berkat prestasi terkecuali dari guru merasa bahagia dan tak ingin kenangannya sekarang tak ingin ingin terus berada disisni,namun itulah kehidupan,tak dapat diberhentikan dan dipercepat,manusia tidak dapat mendapat suatu kebahagiaan abadi,karena kehidupan itu terus berjalan menuntun manusia untuk melanjutkan sampai ke akhir hayatnya.
"syukurlah perjuanganku tidak sia sia,aku juga dapat sedikit membahagiakan kaa-san dan tou-san"
"kaa-san,tou-san apakah kalian bahagia disana,,semoga kalian bahagia di surga,aku akan berjuang dengan kehidupan dunia yang fana ini,aku akan memperjuangkan pengorbanan kalian,dan aku akan membanggakan kalian,apakah kaa-san dan tou-san sekarang telah melihat bagaimana kehidupanku ini disana?semoga aku tak mengecewakan kalian"
"aku pasti...pasti...akan sukses dan menggapai mimpiku"tekad Naruto
.
.
.
TBC
Thnks pada para pembaca dan review annya..terima kasih telah berkenan membaca fic gaje ini...
Tolong jika ada kesalahan kesalahan,beritahu saya supaya saya bisa memperbaiki dan menjadi author yang lebih baik...
LANJUT?
