Inuzumaki Helen : tau kan Sasuke orangnya gimana? Huahahaha
Nih bab 2-nya! mudah2an suka deh... Kali ini gak nge-bashing Ino lho!(emg ga ada juga) telat karena UTS!
Chapter 2 : The Answer
Mansion Uchiha, 19:00
"Otoutou..." panggil Itachi. Dia sedang berada di depan pintu kamar Sasuke. "Sasuke?"
Sasuke tersentak... tadi dia sedang memikirkan Tsukasa. Lagian, tumbeeen banget Itachi manggil dia 'Sasuke' bukannya "Otoutou".
"Apaan sih Baka?" tanya Sasuke sebel.
"Kau sedang jatuh cinta, ya?"
"Ma—mana mungkin, Baka!" bantah Sasuke.
"Sudahlah...curhat saja. Aku kan kakakmu."
Jadi Sasuke menceritakan tentang Tsukasa.
"Kok Naru-chan nggak beritahu kamu?" tanya Itachi sambil melempar bantal kecil berbentuk babi (WTF?!) yang ada di tempat tidur Sasuke. Sasuke membiarkan bantal itu 'mampir' ke mukanya. Itachi hanya terdiam.
"Jadi... apa kau pikir ini Cuma 'cinta sesaat'?" tanya Itachi sambil melihat adiknya dengan tatapan aneh.
"Mungkin...yah...Kakak tahu, kalau soal keluarga, Naruto tertutup," jawab Sasuke murung.
"Kakak akan tanya Minato-senpai. Tenanglah!"
"Terima kasih, Itachi..."
XDXD
"Jadi... Naruto seharusnya di Suna?"
"Iya, benar, jadi... Naruto yang sekarang adalah Tsukasa..." jawab Minato.
"Hah" Itachi menghela nafas. "apa Tsukasa di perintahkan Naruto?"
"Tidak, Naruto malah suka marah kalau Tsukasa nyamar jadi dia, maka ini memang harus dihentikan," kata Minato, meremas-remas tangannya. "masalahnya, Tsukasa lebih keras kepala dari Naruto."
Tiba-tiba pintu diketuk.
"Ayah?"
"Halo, Tsukasa."
"Siapa ini?"
"Aku Itachi, kakak Sasuke."
Tsukasa tersentak. Dia lalu menaruh tasnya dan menghidangkan es teh manis.
"Ayah... aku rasa aku akan menginap di rumah Sasaki malam ini!"
"Apa?! Manginap? Lagi?!"
"Iya ayah!"
"Aku tak akan mengizinkanmu masuk dan bergaul sebagai Naruto di Kunai Ninja Boy's Gang!" bentak Minato. "Sasaki... Maksudmu Hiitoki Sasaki kan?! Anak berandalan di KNB?!"
"jangan sebut dia anak berandalan!!" baantah Tsukasa. "Aku tak peduli! Pokoknya aku akan tetap bergabung di KNB!!"
Tsukasa berlari ke kamarnya dan membanting pintu. Itachi yang melihat pertengka-ran itu hanya tercengang.. "Kunai Ninja Boy's Gang??"
"Apa, maksudmu Kunai Ninja Boy's Gang yang ketuanya anak lulusan Shinobi's Colege yang disegani itu, Hiitoki Sasaki bersama adiknya, Hiiroto Sasaki?!" kata Itachi. Minato mengangguk. "Tapi...bukannya itu geng khusus cowok, Minato-senpai...?"
"Mungkin itulah alasan dia menyamar menjadi cowok!"
"Tapi bukannya ada Kunai Kunoichi Girl's Gang?"
"Aku sudah menganjurkannya tapi dia cuek dan merobek kertas pendaftarannya yang bermotif hati merah dangan background pink!" kata Minato. Dia meminum es tehnya. "dia malah memilih formulir KNB yang bergambar kunai dan berwarna biru!"
"Baiklah, terima kasih" maka Itachi meninggalkan ruangan itu.
XDXD
"Tsukasa...dengan Sasori?" gumam Sasuke kecewa saat melihat mereka makan berdua di halaman belakang.
"Kak Sasori mau sosis gurita atau yang biasa"
"Yang mana aja, dua-duanya enak, buatan Tsukasa sih" jawab Sasori sambil minum jus. "Tsukasa, kamu nggak pa-pa buatin aku makanan segini banyak?"
"Nggak apa-apa!"
"Kamu yakin ini memang harus dilakukan?" bisik Sasori.
"Iya, aku tidak pantas untuknya," jawab Tsukasa. "karena aku seperti Naruto?"
"...Tsukasa..."
"SASUKE?!"
"kenapa, kenapa kau nggak menjawab pernyataanku?"
"TIDAK PERLU! Aku sudah punya Sasori."
"Tsukasa..."
"jangan ganggu deh!"
"..." kata Sasuke. "baiklah, semoga kamu bahagia..."
Sasuke pun berlalu.
"Tsukasa, apa ini nggak keterlaluan?" tanya Sasori khawatir.
"Tidak," jawab Tsukasa pendek. "aku memang nggak pantes buat dia, nggak liat kan, aku suka ber'tampang' Naruto? Yah, aku sudah melihatnya melirik Sakura degnan penuh harap!"
"Kenapa dia nembak kamu kalau dia sama Sakura?"
Tsukasa berpikir... "yah, betul juga!"
"Kalau begitu, kenapa kau menolaknya?"
Kali ini, Tsukasa tidak bisa berpikir. Apalagi menjawab.
