About us
WARNING YAOI BXB
CHANYEOL BAEKHYUN EXO
.
.
.
.
.
.
"Nyeol Baekhyun mau pancake strawberry"
"Kau bisa membuatnya sendiri. Aku sedang menyelesaikan skripsiku, apa kau tidak melihatnya?"
"Hah baiklahh.." Chanyeol mengerutkan keningnya, tidak biasanya Baekhyun begini biasanya paling tidak ada sedikit rengekan diakhir tapi ini tidak ada.
Beberapa menit terlewati tetapi Chanyeol sama sekali tidak mendengar suara seseorang sedang memasak di dapur, biasanya dari ruang tengah akan terdengar. Karena Chanyeol memang sedang mengerjakan skripsinya diruang tengah. Ini aneh.
Chanyeol pun menuju ke kamar mereka, dan melihat Baekhyun yang sedang tiduran di kasur, tubuhnya ia posisikan menyamping membelakangi pintu.
"Jadi byunie sekarang kenapa lagi?" Ah itu suara Ibu Baekhyun ternyata ia sedang telponan. Chanyeol tentu tau, Baekhyun mengaktifkan mode Loudspeaker jadi terdengar walau ia hanya di ambang pintu.
"Ibu sepertinya Chanyeol sudah mulai bosan dengan Byunie. Ia selalu berfokus pada skripsinya, apa dia sudah tidak mencintai byunie lagi ya bu? Apa byunie sangat mengganggu? Bagaimana jika byunie tinggal sendiri saja bu? Ah tidak byunie tidak akan berani. Hiks ibu... bahkan dia tidak mau membuat kan byunie pancake strawberry lagi. Hiks " Chanyeol yang berada diambang pintu hanya terkekeh mendengarnya, Baekhyun memang selalu berfikir sesederhana itu. Ah byunie kuu itu. Sebelum ibu menjawab aku mengintrupeksi mereka. Chanyeol memeluk Baekhyun dari belakang dan mengambil alih ponsel Baekhyun. Baekhyun terkejut akan tingkah Chanyeol.
"Halo ibu, lama tidak berjumpa. Bagaimana kabar ibu? Semoga baik-baik saja. Aku harus memutuskan sambungan ini dulu, bye ibu!" Chanyeol mematikan sambungannya dan menatap Baekhyun yang masih membelakangi tubuh Chanyeol. Baekhyun enggan berbalik, pasti Chanyeol mendengar curhatan byunie pada Ibu tadi, kan bekhyun maluuu hueeee.
"Baekhyun bisa kau berbalik?" Baekhyun pun membalikkan tubuhnya dan langsung memeluk Chanyeol balik, kepalanya ia eratkan pada dada bidang kekasihnya, tangisan yang tadi sempat turun kini sudah mereda.
Chanyeol memeluk erat Baekhyun
Ia kecup terus menerus dahi Baekhyun
"Kau tahu, ini adalah tempat ternyamanku. Jangan pernah berfikir jika aku tidak mencintai mu lagi Byun, aku hanya sedikit Stres akhir-akhir ini karena Skripsi, maaf jika sikap ku belakangan terakhir agak cuek. Jangan pernah berfikir bahwa kau akan pergi, kau sama sekali tidak mengganggu ku. Jika kau pergi maka aku akan ikut karena kau adalah Rumahku. Paham?" Baekhyun menatap mata Chanyeol dengan berkaca- kaca.
"Nyeol maafkan Baekhyun juga ya, selama ini Baekhyun seperti anak kecil. Lain kali Baekhyun akan belajar lebih dewasa. Terimakasih Chanyeol. Aku cinta sekalii dengan Chanyeol!" Setelah itu Baekhyun mengecup bertubi-tubi wajah si Park.
"Tetap menjadi Little Baekhyunee. Aracchi?"
"Alacchi daddy, byunie mau bobo. Elus-elus ya daddy"
"Tadi sepertinya ada yang bilang akan menjadi dewasa dan bagaimana dengan pancake strawberry? " Chanyeol menggoda Baekhyun dengan menoel terus pipi Baekhyun.
"Daddy belicik, byunie sudah tidak ingin pancake itu! sekarang cepat elus-elus byunie mengantuk sekali"
"Ah baby satu ini kenapa selalu menggemaskan!!!"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Little Baekhyunee tu seperti apa? Ah terserah saja, byunie ngantuk" - BBH
.
.
"Tahan Chanyeol tahan, hanya dielus tidak yang lain" - PCY
.
.
"Dasar anak jaman sekarang tidak ada sopan santunnya! Awas saja si Park itu jika berbuat yang jahat pada byunie ku! Lagian mereka selalu menganggu ku menonton EXO saja!" - Ibu Byun Pengerl ekso since 2013!
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Note:
Thank u for respect this fiction. Byunie is so cuteeeee everrr!
