Hai minna... Gomen untuk typo dan word nya yang sedikit... kebiasaan upload di fb :3 jadinya kebawa deh. Semoga chap ini memuaskan reader-san, terima kash atas review nya. Saya akan berusaha lebih keras lagi mohon bantuannya minna#ojigi
Naruto by Masashi Khisimoto
Pair :SasuNaru, SasuSaku
Rate :T
Genre : Romance Warn :Typo, BL, dll
Chap 2
Pagi menjelang di sebuah apartemen yang lumayan mewah terdapat sebuah insan yang baru saja melakukan hubungan ranjang yang tak lain adalah Sasuke dan kekasih gelapnya Haruno Sakura. Sasuke melirik Sakura yang masih terlelap dalam tidurnya, Sasuke memang di sini namun hatinya tertuju pada Naruto kekasih hatinya
"Maafkan aku Naruto" lirihnya pelan
Di lain sisi Naruto pun sudah terjaga dan sedang menyiapkan makanannya, tak ada raut kecewa, sedih mau pun sakit hati. Naruto tetap menjalankan aktifitasnya seperti biasa untuk urusan Sasuke nanti sajalah
"Hmm... Semua sudah siap" ucapnya semangat, lalu Naruto mengelus perutnya yang masih datar
"Baby, tunggu tanggal mainnya"Naruto pun mengambil ponselnya yang berada di atas meja, dia akan segera menguhubungi Sasuke
"Moshi-moshi"
" / Naru ada apa/ " tanya Sasuke di seberang telephone
"Suke, kau ada di mana aku sudah membuatkanmu sarapan" ucapnya manja
" / Maaf sayang aku sudah berada dikantor / " ucap Sasuke bohong. Tentu saja dia tidak berani jika harus berbicara jujur
Di seberang sana Naruto menyeringai, dia tau Sasuke bohong "Ah begitukah, ya sudah kalau begitu" ucapnya dengan nada di buat se kecewa mungkin
"/ Maaf Naru, nanti aku akan mampir ke sana ya / " setelah itu Sasuke mematikan sambungannya, tanpa menunggu jawaban dari Naruto
"Brengsek kau Uchiha, ku balas kau nanti" Naruto menggebark meja makannya antara kesal dan marah. Tiba-tiba perut Naruto bergejolak tanpa menunggu lagi Naruto segera berlari ke arah kamar mandi dan memuntah kan makanan yang sama sekali belum ia sentuh
"Ah, Baby jangan marah sayang" ucapnya lembut lalu mengelus perutnya. Pintu apartemen Naruto terbuka dengan kasar dan masuk lah seorang pemuda berrambut merah menyala
"Naru! "
"Ga-garaaaa" Naruto berteriak kaget dengan kedatangan sang sahabat dari kota Suna "Astaga Gaara, sedang apa kau disini"
"Main tentu saja" jawabnya cuek
"Ha? , kebiasaanmu buruk sekali" Naruto merengut dan keluar dari kamar mandi lalu mengajak Gaara untuk duduk di ruang makan
"Hn"
"Ck, aku benci kata-kata itu"
"Bagaimana hubunganmu dengan si Uchiha itu" tanya Gaara sinis. Naruto tersenyum maklum dengan sikap sahabatnya, memang sedari dulu Gaara sangat membenci Sasuke entah apa yang di perbuat Sasuke hingga membuat Gaara membencinya
"Yah, seperti yang kau tau, si Uchiha itu berani bermain api denganku" jawabnya cuek. Gaara menggeratkan giginya murka, sudah ia duga pasti akan begini jadinya dan Gaara tidak akan terima jika sahabt blondenya di sakiti oleh musuh bebuyutannya
"Putuskan dia Naruto" ucapnya datar
Naruto terkekeh pelan "Belum saatnya Gaa-chan, kita harus membuat permainan yang menarik" Gaara menyeringai senang. Inilah yang dia suka dengan Naruto setatusnya memang uke namun Naruto tetap saja seorang pria yang tidak akan mungkin menangis atau pun merengek
"Aku ikut permainanmu, manis"Naruto dan Gaara pun tertawa gila. Oh kau harus berhati-hati dengan mereka Sasuke
Bersambung...
Nee minna bagaimana dengan chap ini, masih kurang panjang kah atau membosankan. Mohon kritik dan sarannya. Flame pun boleh tapi harus log in ya supaya lebih enak
