DADDY

Cast :

- Park Chanyeol (26)

-Byun Baekhyun (17)

- Other

Warning : 18, Pedofil, Smut, Mature

.

.

.

Happy Reading

.

.

"Gantilah bajumu, atau aku akan memasukimu" Baekhyun mengernyit bingung, mengapa hari ini semua orang mengatakan hal yang aneh? Pertama ibunya, dan sekarang pria angkuh ini

"T-tapi, Baekki tidak membawa baju dad" Ujar Baekhyun takut-takut, pasalnya dad barunya ini tengah menatapnya dengan tajam

Chanyeol meruntuki Sojin karena telah menjual Baekhyun pada saat pagi hari, kenapa tidak pada saat malam hari agar Chanyeol bisa langsung membuka baju gadis didepannya, tidak perlu repot-repot mencari baju ganti lagi*ups

"Gunakan pakaianku dulu, ada dilemari" Ujar Chanyeol meninggalkan Baekhyun yang tengah terdiam ditempatnya

...

"Tuan, pagi ini anda harus segera menuju kantor" Ujar asisten setia Chanyeol, Mark

Chanyeol mnghela nafas panjang, baru kali ini ia resah saat meninggalkan mansionnya, gadis itu, gadis itu memenuhi pikirannya. Ramuan apa yang digunakan Baekhyun?

"Mark, jaga bocah itu, laporkan padaku apa saja yang bocah itu lakukan" Ujar Chanyeol dingin, tetapi entah mengapa ada rasa hangat yang mengalir disana

"Dia, dia milikku"

...

"Mengapa besar semua?" Baekhyun mengerjapkan matanya lucu, semua pakaian didalam lemari ini berukuran jumbo baginya, memang tidak heran, karena pemiliknya pun juga memiliki ukuran tubuh yang sungguh besar dibandingkan dengannya

Baekhyun sedikit berbinar saat melihat sweater berwarna putih yang tergantung didalam lemari Chanyeol. Sweater tersebut memiliki ukuran sedikit lebih kecil dibanding pakaian yang tadi ia lihat

Baekhyun segera melepas pakaian seksinya dan diikuti oleh pemasangan sweater putih milik daddy barunya

"Tapi tetap terlihat besar" Baekhyun memutar-mutar tubuhnya didepan cermin agar bisa melihat 50% tubuhnya yang terbalut sweater hangat tersebut. Setengah dari pahanya terlihat, dan lebih parahnya lagi, bahu mungilnya sungguh terekspos dengan jelas, tapi sweater ini lebih baik dibandingkan baju seksinya tadi

Cklak

Baekhyun tidak sengaja menjantuhkan gantungan pakaian milik Chanyeol yang tergeletak di atas ranjang mewah kamar tersebut

"Aih" Baekhyun segera menunduk untuk mengambil gantungan pakaian yang ia jatuhkan

...

Chanyeol memutar arah langkah kakinya yang tadinya menuju garasi, dan berubah menuju kamarnya. Ia melupakan penjepit dasinya, memang sedikit sepele, tapi Chanyeol merasa tak nyaman dibuatnya

Chanyeol juga sedikit penasaran dengan apa yang dilakukan gadisnya didalam kamarnya

Cklak

Bunyi sesuatu yang jatuh membuat Chanyeol mempercepat langkahnya, sebenarnya apa yang dilakukan manusia yang tersimpan didalam ruangannya itu?

Chanyeol mendorong pintu kamarnya dan segera masuk kedalamnya, butuh beberapa langkah lagi untuk menemukan gadis itu. Tapi tunggu sebentar, gadis itu...

WOW

Sudah terlambat, Chanyeol ereksi

"Hey, hey berani-beraninya kau!" Chanyeol segera mendorong Baekhyun jatuh diatas ranjang miliknya dan tidak butuh waktu lama Chanyeol sudah berada diatas gadis yang terlihat kaget tersebut

"D-dad? Ada apa?" Baekhyun sungguh terkejut, terlebih suara Chanyeol tadi yang mengintrupsi keheningan didalam kamar ini dan disusul oleh pergerakan tangan Chanyeol yang membawanya terlentang pasrah dibawah pria yang ia panggil 'dad'

"Kau menggodaku bocah" Chanyeol membelai paha dalam Baekhyun yang sedikit tersingkap karena ulahnya

"Ahn" Baekhyun merasakan sensai geli yang melanda bagian paha kanannya yang tengah dibelai oleh jari nakal Chanyeol

"Baekkieh tidak melakukan apa-apa, ah" Baekhyun semakin memekik saat Chanyeol menaikkan jarinya hingga hampir menyentuh celana dalamnya

"Lihatlah, kau yang menggodaku dan kau sendiri yang melenguh cantik seperti ini" Chanyeol semakin menikmati mainan barunya ini yang sepertinya memang tidak pernah disentuh seperti ini sebelumnya

"Daddy hnggg" Baekhyun tidak mengerti apa yang terjadi pada tubuhnya, sengatan listrik seperti muncul tiba tiba saat pria diatasnya ini menyentuh di titik titik tertentu tubuhnya

"Ah" Baekhyun memekik tertahan, benda keras menggesek area bawahnya dengan gerakan brutal

"Sepertinya kau siap untukku nanti malam" Chanyeol menyeringai, ia sungguh terobsesi oleh gadis dibawahnya ini, wajahnya yang cantik seolah memohon untuk dikerjai lebih jauh lagi

"Sepertinya nanti malam anak daddy harus dihukum" Chanyeol menghentikan segala aktivitas mesumnya dan memperhatikan setiap inci wajah cantik Baekhyun

"Dad, Baekki salah apa?" Baekhyun menatap Chanyeol dengan takut, ia takut dihukum, apa hukumannya harus tidur diluar?

Tok tok tok

"Tuan, mobil sudah siap" Ujar seseorang dari balik pintu

"Sudahlah, daddy harus pergi berkerja. Jangan nakal" Nada bicara Chanyeol kembali seperti semula. Chanyeol menjauhkan tubuhnya dari Baekhyun, ia segera menghampiri lemari kecil di sudut ruangan dan mengambil penjepit dasi disana

"Daddy berangkat" Baekhyun melihat kepergian pria dewasa tersebut dengan wajah takut, hukuman apa yang akan daddynya beri?

...

Baekhyun sungguh bosan disini, tidak ada hal yang bisa ia lakukan, mungkin karena ibunya yang setiap hari menyuruhnya membuat Baekhyun terbiasa oleh seluruh pekerjaan rumah

"Bibi, mari saya bantu" Baekhyun menghampiri seorang wanita paru baya yang terlihat sedang menyiram tanaman di halaman belakang mansion milik Chanyeol

"Maaf nona, tuan Park tidak memperbolehkan anda melakukan hal yang aneh-aneh" Bukan wanita paru baya tersebut yang menjawab, melainkan lelaki yang dibelakangnya

"Maaf lancang nona, tapi lebih baik nona beristirahat di kamar tuan Park" Ujar lelaki itu lagi. Baekhyun mengernyitkan dahinya saat melihat lelaki didepannya yang terlihat sedikit tua darinya, untuk apa istirahat?

"Oppa, apa daddy baik?" Tanya Baekhyun polos pada lelaki didepannya ini. Sejujurnya Mark sedikit bingung, siapa yang gadis ini maksud?

"Ah, tuan Park baik" Ujar Mark dengan segala kebohongan dibalik kalimatnya

"Tapi daddy terlihat dingin dan tidak berperasaan" Mark sedikit terpukau oleh kepekaan yang dimiliki gadis didepannya ini, padahal baru sebentar ia berada di mansion ini

"Jika itu yang nona rasakan, berarti nona harus mengenal lebih jauh tuan Park" Sebenarnya Mark ingin menceritakan masa lalu Chanyeol, tapi mungkin masa lalu Chanyeol adalah hal privasi yang dimiliki Chanyeol, Mark tidak berhak menceritakannya

Baekhyun terdiam, apa yang dikatakan lelaki disampingnya benar, ia tidak cukup mengenal baik Chanyeol, bahkan baru beberapa kata yang baru mereka lontarkan satu sama lain

"Maaf oppa, tapi, jam berapa daddy akan pulang?" Tanya Baekhyun

"Mungkin sekitar jam 10 jika pekerjaan beliau tidak banyak"

...

Mobil yang Chanyeol naiki berhenti saat lampu lalu lintas berganti warna menjadi merah, pria dengan wajah rupawan menatap lurus ke arah depan, sejujurnya ia sedikit tidak sabar untuk pulang, ia sudah memiliki 'janji' dengan gadisnya

Mata Chanyeol tidak sengaja melihat patung yang sedang menggunakan pakaian wanita yang terlihat sungguh lucu dari salah satu toko pakaian. Seketika ia mengingat gadis itu, Baekhyun.

Mengapa Chanyeol menggila saat ini?

"Bisa kau arahkan mobil ini menuju toko pakaian disana?" Ujar Chanyeol kepada supir pribadinya

...

23.00 pm

Tepat pukul 11 malam Chanyeol baru menginjakkan kakinya kedalam mansion miliknya, dengan beberapa paper bag berwarna pink ditangannya, Chanyeol melangkahkan kakinya untuk segera menuju kamarnya

Langkah kaki Chanyeol berhenti di salah satu sofa ruang tamu mansionnya, Chanyeol melihat Baekhyun tertidur dengan pulas diatas sofa ruang tamunya. Tidak main main, Baekhyun sungguh cantik sekali

"Maaf tuan, tapi saya sudah melarang nona Byun agar tidak menunggu tuan" Ujar Mark yang tiba-tiba datang langsung menjelaskan apa yang terjadi

'Gadis ini, menungguku?' Batin Chanyeol. Seingatnya tidak pernah ada seorangpun yang pernah menunggunya hingga selarut ini, tapi gadis ini melakukannya

"Apakah saya harus membawanya kedalam kamar tuan?" Tanya Mark yang membuat mata elang Chanyeol membara

"Kau bercanda? Jangan sentuh dia!" Gertak Chanyeol saat Mark akan menyentuh Baekhyun

"Maafkan saya tuan" Ujar Mark menyesal

Chanyeol tidak menghiraukan Mark yang meminta maaf, ia hanya fokus pada gadis yang tertidur di sofa miliknya ini. Chanyeol mengarahkan tangannya untuk mengangkat tubuh ringan gadisnya ini

Chanyeol segera meninggalkan ruang tamu dan melangkah menuju kamarnya bersama Baekhyun yang masih tertidur di gendongannya

Chanyeol berhati-hati menidurkan Baekhyun disisi kanan ranjang miliknya dan berhenti untuk menatap wajah polos gadis itu sesaat

"Gairah sexku hilang saat melihat wajah bayimu" Bisik Chanyeol, tangannya ia arahkan untuk membalut tubuh gadisnya dengan selimut tebal yang berada tak jauh darinya

"Tidurlah"

"Gadisku"

Next?

Hwaaa, demi apa banyak yang sukaaaa :'v , padahal cerita absurd gini, tapi makasih semuanya, aku cinta kaliannnnnnn, terimakasih yang sudah support untuk ngelanjutin cerita 'DADDY' ini. thank you chinggu~