Fuh.. gomen nih untuk semua senpai dan readers FFN, aku uploadnya kelamaan!! Maaf banget ya, aku janji gak bakal upload lama-lama lagi buat chapter selanjutnya!!!*peace*
Eh iya, terima kasih atas saran dan review'annya ya, saran yang senpai-senpai berikan sangat membantu Ry-chan, sekali lagi terima kasih banyak ya!!^^
-Balasan Review-
# Uchiha Ry-chan : Iya, aku tau!! Jelaslah kita satu raga + jiwa.. Tapi thank's reviewnya!!
# moutonshot : Iya ini sudah di update! Maaf kelamaan!!
# Beby-chan : Iya, Beby-chan ini sudah di Update, thank's for the review..
# Re-L'Fujiki-chan : Iya senpai, cerita aku memang banyak misstyponya, maaf ya! Habisan aku tuh kalo update cerita pasti menjelang maghrib melulu! Jadi kepepet waktu deh!! Terima Kasih saran dan reviewnya!!^^
# Nie Akanaru : Kurang titik ya? Ok deh ntar aku tambahin, hehehe..
# Chiwe-SasuSaku : Senpai, maaf ya kalau cerita ku banyak misstyponya, akan ku usahakan perbaiki..
Review senpai sangat bermutu bagiku.. Jadi review lagi ya!!
# De-chan : Senpai, aku juga setuju sama senpai! Enak kali ya punya temen kecil kayak Sasuke.
# Naara Akira : Senpaiii, kalau Kakashi sih emang udah dari dulu rese kali.. Apalagi di fic dia menjabat sebagai guru (Apa bedanya sama Naruto yang asli?) hancur dah tuh kelas!!
# hazuki hyuga a.k.a hazu-chan : Ah, maaf jangan panggil aku kakak ya! Gak enak, masih anak baru!! Hehehe..
# Ceprutth DeiDei : Senpai menyeramkan, jangan nodong aku pisau dapur dong! Nanti kalau aku mati, Indonesia menangis.. wkwkwk..(lebay). Terima kasih reviewnya!!^^
# Hyori Sagi : Hyo, thak's sudah mereview. Meskipun dikit tapi tetep aja ada misstyponya kan?
# LuthMelody : Luthiii… Aku juga mau pipiku dicubit sama Sasuke.. Request ke Sasuke yuk!!
# Reiya Sumeragi : Senpaiii, hueee… akhirnya senpai nge-review juga, senangnya hatiku!! Iya, senpai cerita ku emang banyal misstyponya, tapi berkat saran senpai aku sudah bisa memperbaiki sedikit.. nanti review lagi ya!
# nurimut-chan : Sudah dilanjutkan, silahkan dibaca!!
Udah dulu balesan Reviewnya.. PEGEL!!
Enjoy, this chapter!!
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Enemy become Love
-Chapter 2-
"Kenangan masa lalu!"
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
_ Ceritanya di kelas ini memang masih jam pelajaran. Tapi, gak ada pelajaran sama sekali akibat Kakashi yang bukannya ngajar malah baca buku… PORNO lagi!! -di Rakiri Kakashi- _
Kekosongan jam pelajaran ini dimanfaatkan oleh anak-anak kelas XII.A. Ada yang ngobrol, pacaran, facebook'an lewat hp, baca fanfiction lewat hp, dengerin lagu di ipod, de el el.
"Enggak ah! Gue masih belum mati, gue masih sayang nyawa dan gue juga masih pingin ngejailin temen gue yang cengeng banget!" jawab Sasuke lagi-lagi sambil terseyum, namun melihat ke arah papan tulis.
"Heh!! PANTAT AYAM, kenapa sifat lu gak pernah berubah? Nyebelin tau!!" ujar Sakura dengan kesal.
"Hn!" jawaban singkat dar Sasuke.
"Huh!" Sakura memalingkan wajah.
"Sekarang gantian gue yang nanya sama lo," ujar Sasuke datar sambil terus melihat papan tulis. (Ry-chan : Apa coba yang spesial dari papan tulis? Sampe di perhati'in gitu!)
Sakura kembali menatap Sasuke.
"Kenapa jidat lu lebar?" Tanya Sasuke datar. Namun, akhirnya dia menatap Sakura dan bukan papan tulis lagi.
"Haa!!" petir menyambar-nyambar Sakura.
"Apa maksud lu nanya kayak gitu ke gue?" bentak Sakura.
"Hn, nothing just ask!"
"Dasar PANTAT AYAM!" kali ini Sakura sudah sangat siap menghajar Sasuke. Namun ketika jarak antara tangannya dan wajah Sasuke tinggal 5 cm lagi..
TING… TONG.. TING… TONG…
"Yee.. the break time!" teriak seluruh anak kelas XII.A.
"Yaakk.. baiklah anak-anak sampai disini pelajaran kita!" ujar Kakashi seraya merapikan beberapa kertas-kertas kosong gak jelas, dan juga buku 'ICHA-ICHA' gak jelas miliknya itu. Dasar gak bakat jadi guru nih..
"Emang dari tadi kita belajar apa'an?" tanya Naruto.
"Ya gitu deh, sudahlah! Sakura jangan lupa perintah ku tadi! Sudah sana cepat antarkan Uchiha-san berkeliling!" perintah Kakashi.
Sakura yang dari tadi ada pada posisi siap menghajar Sasuke pun, tidak jadi memukul Sasuke.
"Ha… ha… ha…" Sasuke tertawa datar.
"Ugh.. GOD HELP ME!" pinta Sakura dengan lebaynya.
"Baiklah, sampai jumpa anak-anak..(BOFF)" Kakashi hilang di telan kabut ungu, karna cerita ini AU, author bilang ke Kakashi buat jalan aja setelah munculnya kabut ungu tersebut. Jadi, bukannya menghilang dengan cepat Kakashi malah jalan dengan santainnya.
_Seluruh anak XII.A Sweatdrop_
"Jaa.." Kakashi tetap berjalan dengan santai.
"JIDAT LEBAR.. ayo cepet anter gue keliling.." ajak Sasuke.
"Bentar, Bawel.. lu itu sama aja ya kayak Deidara-senpai! Udah jelek, kelamin gak jelas, cerewet, bawel, hidup lagi!"
_Di tempat Deidara_
"Huaaacchhooo.."
"Kenapa lo Dei?" tanya Kisame.
"Tau, gue rasa ada yang ngomongin gue!!" jawab Deidara.
_Back to SasuSaku_
Sakura melepas rompinya dan melipatnya serta memasukkannya dalam tas. Terlihatlah Sakura dengan baju seragam tanpa rompi yang terlihat Sexy di tubuhnya.
"Uwoww.. Sexy juga body lo!" Sasuke kagum.
BUAAAGGGH…
Sasuke terpental jauh, karna kali ini tinju maut dari Sakura berhasil mengenainya!
"PANTAT AYAM cepetan, gue pengen ke kantin nih!" kini gantian Sakura yang mengajak Sasuke.
"Aduuhh.. Lebay lo ah.. baru gue bilang gitu doang, gue udah di tonjok! Sakit BAKA!!" Sasuke memegang pipinya yang memerah.
Tiba-tiba Sasuke berdiri…
"Udah ayo, lelet!" Sasuke menarik paksa + kasar lengan Sakura.
"PANTAT AYAM jelek, lepasin gue!! Gue bias jalan sendiri!!!" Sakura meronta-ronta.
"Hn, entar kalo gue lepas, lo ilang!" Sasuke menyeret Sakura keluar kelas.
"BAAKKAAA!! Lepasin gue!"
Sasuke dan Sakura pun keluar dari kelas. Tanpa mereka sadari sebenarnya ada yang memperhatikan mereka dengan tatapan benci.
_ Time Past, Sakura dan Sasuke berada di dekat pintu gerbang sekolah, tour untuk Sasuke berawal dari sini_
Akhirnya, Sakura dapat melepaskan tangannya dari cengkraman Sasuke.
"Hn? Di mulai dari sini nih?" tanya Sasuke bingung.
"Iya!" Sakura menjawab dengan ketus.
Mereka pun memulai tour nya, Sakura menjelaskan satu per satu ruangan dengan detail, dan Sasuke pun memperhatikan dengan seksama.
"Setelah dari sini, belok kiri kita bakal lewat kelas XIII A-XIII Z.." jelas Sakura.
"Buset dah, banyak amat kelas XIII nya.." batin Sasuke.
"Kenapa? Kaget ya?" tanya Sakura.
Sasuke menggeleng.
Keadaan hening saat Sasuke dan Sakura perlahan melewati kelas XIII. Sampai Sasuke membuka pembicaraan.
"Sak, lu masih inget gak waktu gue ngerjain lu?" tanya Sasuke.
"Ya iyalah, secara itu semua kenangan terburuk dalam hidup gue!! Apalagi yang waktu itu…"
_FLASHBACK_
Saat itu usia Sasuke dan Sakura 5 tahun, namun di umur segitu Sasuke sudah sangat pandai menjahili Sakura. Saperti saat upacara masuk SD..
Sakura kecil berlari dengan senangnya karena akan memasuki sekolah baru, bertemu dengan teman baru adalah hal yang sangat di sukainya. Langkahnya terhenti saat ayahnya memanggilnya.
"Sakura, ayo kesini!"
"Iya ayah, ada apa?" Sakura menghampiri ayahnya.
"Ayo, kenalkan, ini Uchiha Sasuke dan kakaknya Uchiha Itachi. Ayo beri salam!" perintah ayahnya lembut.
"Salam kenal, namaku Haruno Sakura." Sakura membungkukkan badan dengan sopan.
"Yoo.. Uchiha Itachi disini..!" ujar Itachi sambil nyengir.
"Heemmm… gampang di kerjain nih kayaknya!" batin Sasuke. Sasuke memperhatikan Sakura dari ujung kaki ke ujung kepala.
"Kok monyet pake baju bagus?" tanya Sasuke tanpa rasa bersalah.
"Haa!!" Sakura amat kaget aka ucapan Sasuke barusan, Sakura menangis di dekapan ayahnya.
"Sasuke kamu tidak sopan ayo cepat minta maaf!" perintah ayah Sasuke.
"Sasuke, kamu gak sopan! Cepet minta maaf!" Itachi membungkukkan paksa badan adiknya itu.
"Hiks.. hiks.." Sakura terisak.
Sudah lewat beberapa hari setelah kejadian itu, namun Sasuke masih suka menjahili Sakura.
"Siapa yang bias mengerjakan soal ini?" tanya seorang guru Matematika Sakura + Sasuke, yaitu.. (Jreeng..) Orochimaru.
Semua terdiam..
"SAKURA!" gumam Sasuke pelan namun masih bisa di dengar Orochimaru dan Sakura.
Sakura menatap Sasuke dengan kesal, tapi Sakura hanya bersiul-siul ria.
"Kamu Haruno cepat kerjakan soal ini!" bentak Orochimaru.
"Ta.. tapi.."
"Tidak ada tapi-tapi'an, cepat kerjakan!" Orochimaru memberikan Death Glare kepada Sakura.
Sakura pun maju dengan gugupnya..
Ketika ia sedang mengerjakan soal, Orochimaru berkata padanya..
"Haruno, kamu salah menjawabnya, sebagai hukumannya cepat bersihkan toilet sekarang!" perintah Orochimaru.
"Ahahaha.." seluruh kelas Sakura termasuk Sasuke mentertawai Sakura.
"Terima kasih, Uchiha Sasuke!" Sakura menyeka air matanya.
Sakura pun meninggalkan kelas.
(Ry-chan : Kasian Sakura suruh bersihin toilet! Ckck..)
_End of FLASHBACK_
"Ahaha.. bener deh waktu itu lu lucu banget," tawa Sasuke sambil merangkul Sakura.
"Huh, apa'an sih!" ujar Sakura tanpa sedikitpun berusaha melepaskan rangkulan Sasuke.
"Oh ya, thank's ya, udah bikin gue malu saat itu." Lanjut Sakura.
"No problem…"
Tiba-tiba Sakura pun ikut tertawa..
"Haha.. bener juga ya, dulu kecil gue bego banget.."
"Bener kan!" balas Sasuke sambil terus tertawa.
"Ahahaha…"
Mereka berdua tertawa bersama dan tanpa Sakura sadari ia juga membalas rangkulan Sasuke.
Jadi, mereka berdua saling berangkulan dan tertawa di tengah jalan. Sampai mereka tiba di depan sebuah ruangan bertuliskan 'OSIS AKATSUKI'
Tiba-tiba pintu ruangan tadi tebuka, Sasuke dan Sakura menghentikan aktivitas tertawa berjemaah mereka tanpa melepaskan rangkulan satu sama lain, karna mereka berdua sama-sama tidak sadar kalau saat ini sedang berangkulan.
Dari dalam ruangan terlihatlah…
_T_B _C_
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Nyoo.. kelar juga, maaf ya kalau agak garing storynya,,, Dan juga maaf kalau masih ada misstyponya..
Tapi, tetep wajib review, OK! Ditunggu!
See You In the Next Chapter!
