Sukses dengan Kerajaan Kira, Sakura TV kembali membuat masyarakat heboh dengan acara terobosan terbaru mereka. Dengan mengambil konsep menelusuri kehidupan setiap orang-orang terkenal dalam dunia kriminal, bagi penegak keadilan maupun kejahatan.

Dengan cara mendatangi tempat-tempat mereka dan melakukan wawancara, acara itu dinamakan...

Selamat Datang!

Death Note©TO dan TO

Selamat Datang!©Sayurii Dei-chan

Warning: OOC (out of character), author yang OOC (out of control (?)), abal, gaje, jayus, typo masih bertebaran, pendek.

Saatnya mengupas tuntas tentang mereka.

Dun like? Dun read!

Happy RnR

Chaper 2: Light, The Kira


Oh, kalian dari Sakura TV ya? Mari masuk. Selamat datang di markas Kir—eh, kediaman keluarga Yagami.

Sebelumnya, aku akan memperkenalkan anggota keluarga Yagami dulu. Itu yang lagi duduk ngangkang sambil baca koran adalah ayahku, Soichiro Yagami. Yang lagi masak di dapur itu ibuku, Sachiko Yagami, dan yang lagi telpon-telponan sama Matsuda(?) adalah adikku, Sayu Yagami.

Lebih baik, kita melakukan wawancara di kamarku saja, agar lebih leluasa.

Nah, aku akan memperkenalkan diri. Aku adalah Light Yagami, calon dewa dari dunia baru! Hahaha! Aku adalah Kira yang tak terkalahkan! Aku tak akan kalah dari Ryuzaki yang ngaku-ngaku detektif terhebat, terganteng dan terkaya sedunia—err, emang iya sih—tapi! Aku adalah Kira! Selain murid terteladan, terbaik, tertampan, teridola, ter—hoi! Gak usah ngelemparin jemuran gitu dong!

Ehem, sebelumnya, ada baiknya kalau kalian megang buku ini dulu. Karena ini adalah senjata agung bagi Kira. Bagaimana?

Wets jangan langsung muntah dong! Mentang-mentang Ryuk mukanya buruk rupa! Aduh, Ryuk, jangan nimpukin biji apel!

Dia adalah Ryuk, shinigami pembantuku. Dia yang menjatuhkan Death Note ke dunia manusia, dan menjadikan aku sebagai manusia terpilih, muahahahaha! Eh? Kenapa pada tutup idung? Bau ya?

Baik-baik, aku tahu kalian pasti ingin bertanya kenapa aku bisa jadi murid terpintar, teridola, tertampan, terseksi(?) se-Jepang, ya kan? Sudahlah… akui saja! Hahaha! Woh, stop melempariku dengan bakiak! Oh bukan...

Hah? Banyak yang bilang aku gak mirip sama keluargaku?

Yah, memang kenyataannya begitu. Papaku jelek, mamaku jelek, adikku pun jelek, hanya aku yang cakep... eh! Siapa tuh yang lempar-lempar kaleng!

Begini yah... mungkin pada dasarnya takdir pun sudah tahu. Bahwa aku ini akan menjadi dewa dari dunia baru. Jadi, aku diberikan keajaiban wajah tampan, rambut halus, berhati baik, serta menawan. Aduh, tahan muntahnya dulu!

Kan gak bagus, seandainya nanti dewa dunia baru bertampang serem kayak Ryuk? Ya kan? Wets, taruh dulu gergajinya, Ryuk.

Hm? Ah, kalau pada akhirnya nanti aku mengalahkan Ryuzaki, tentu aku akan langsung melakukannya! Ya, aku akan menikahinya! Eh, membunuhnya! Huahaha! Euh, udah dong, kepalaku sakit nih ditimpukin kerikil mulu!

Mengenai fans, jelas aku yang menang, fufufu. Apa? Ryuzaki lebih banyak?

Okeh, karena aku ini banyak pulsa, mari kita cek di Fesbuk!

Wuah! Fansku berjumlah 65.357! Huahaha! Hah? Uapaaaah? Fans dari Ryuzaki 233.581?

(A/N: Saya beneran ngecek di Facebook :D)

Apa kurangnya diriku? Padahal, badanku ini kan seksi, wajahku tampan, selalu harum, kulitku sehat, mataku cer—eeh! Jangan kabur dulu!

Ehehem, baiklah, lupakan yang tadi... mari beralih ke masalah lain.

Hn? Ya, aku memang tidak suka makanan manis—tidak seperti Ryuzaki—aku suka kopi. Kopi itu menandakan kedewasaan. Jika kalian melihat orang minum kopi dengan elegan(?) pasti aura kedewasaannya muncul kan?

Kopi kesukaanku? Apa yah... paling-paling Kapalair atau Torabikang. Tapi aku kurang suka kopi susu, aku lenih memilih kopi pahit. Apa? Mukaku pahit? Enak saja!

Ah ya, aku juga jauh lebih laku dari pada Ryuzaki. Lihat saja mantan-mantanku, fufufu. Contohnya Misa! Ya, dia bahkan rela berkorban untukku, padahal sudah tahu bahwa hanya aku manfaatkan saja.

Dan... juga Takada! Padahal dia tahu aku ini Kira, tapi dia malah makin memujaku. Siapa? Mogi? Enak saja, sejak kapan aku pacaran sama dia?

Ryuzaki? Yah, aku sebenernya pengen banget jadi pacarnya dia ta—eeh, aku ogah sama dia! Karena dia mencoba mengungkap siapa Kira!

Banyak yang bilang aku pervert? Haah? Coba sini, beri aku foto Matsuda pake bikini! Aku gak bakalan nosebleed!

Lalu—ugh! Ryuk, jangan sembarangan nunjukin foto Ryuzaki mandi(?), lihat, aku jadi mimisan nih! Heh, siapa yang barusan ngelempar sendal ke mukaku?

Tadi kalian mau nanya apa? Ah, rahasia keseksianku? Oh, bukan...

Hah? Kenapa aku mau jadi dewa dunia baru? Hei, bukankah itu sudah jelas. Untuk membasmi para penjahat dan orang-orang tidak berguna. Jika semua itu sudah terlaksana, nanti semua orang pasti takut akan kekuasaanku. Jika ada yang melakukan kriminal, mereka semua langsung kutulis di Death Note! Huahaha.

Dan tentu saja mengangkat Ryuzaki sebagai dewi(?) dunia—eh, membunuh Ryuzaki dan penerus-penerusnya.

Ah, aku jadi ingat dengan Mello. Dia itu si pemuda bermbut pirang kayak cewek yang selalu pake baju ketat-ketat untuk menunjukan auratnya kan? Wadow, siapa yang barusan ngelempar cokelat silper kuin basi?

Ya, aku tahu. Mello punya pacar namanya Mamat. Eh, salah? Ah, Matt maksudku. Tapi, desas-desusnya dia kabur dari Wammy's house. Dan karena lama berpisah dengan Matt, Mello sempat berselingkuh dengan shinigami Shidoh. Eh, Ryuk! Suruh Shidoh berhenti menulis namaku di Death Note!

Nah, si Mello ini ngeselin banget. Aku tahu kok, Mello, kamu frustasi gara-gara gak ada Matt kan? Sehabis kau selingkuh dengan Shidoh pun, kau menculik adikku juga kan? Yah, aku sih gak peduli, Sayu mau diculik juga. Tapi itu papaku emang yang paling khawatir, soalnya Sayu bulan depan mau nikah siri sama papa—eh, maksudnya, tentu saja khawatir, kan anaknya.

Hm, lalu ada juga si Near. Dia ini paling menyebalkan setelah Ryuzaki. Dia sempat membuat dewa dunia baru ini jadi kelabakan. Apa-apaan itu, pas di gudang. Kau memakai topeng Ryuzaki kan? Cih, tidak pantas! Ryuzaki yang asli jauh lebih manis dan seksi—eh, jauh lebih ngeselin mukanya.

Uh, aku jadi ingat wajah panda(?) Ryuzaki. Akhir-akhir ini, dia sering sekali mengancamku, katanya persentase 'Kau adalah Kira'-nya itu akan dinaikkan. Hah, dasar bodoh! Aku kan memang Kira! Muahaha—aduh! Iya iya, jangan main lempar-lempar bambu dong!

Apa? Pesan untuk para fujodanshi? Fufufu...

Begini yah, seantero Death Note pun sudah tahu. Bahwa LightL adalah pasangan paling hot sepanjang masa. Heh? Para penggemar LightMisa protes? Yah, mau bagaimana lagi? Aku memang pantas diperebutkan, hahaha. Taruh goloknya!

Aku ini kan tipe-tipe seme sejati nan setia. Jangan muntah dulu! Apalagi, didukung uke yang semanis panda, Ryuzaki. Jadi, pantas saja banyak yang mendukung LightL, hohoho.

Hah? RyukLight? Siapa yang sudi dengan shinigami buluk itu! Ryuk, taruh Death Note pada tempatnya!

Apa? Mikami? Ah, aku hampir melupakannya.

Lihat, dia adalah contoh penggemar fanatikku selain Misa. Dia rela berkorban, dia rela aku suruh-suruh. Hum, tipe-tipe babu setia, ckckck...

Sebenarnya, Mikami itu bukan tipeku. Cuma, dia lagi dirundung hoki aja. Lha, pas aku lagi nyari-nyari orang buat jadi Kira sementara, aku udah kebelet duluan! Mules! Makanya, aku buru-buru milih. Sehabis itu, kau bisa melihat aku keluar dari kamar mandi dengan muka lega. Eh, siapa yang barusan lempar tisu toilet?

Oke, aku kurang setuju dengan LightMikami. Masalahnya, dia itu terlalu tergila-gila padaku. Terima telponku saja dia udah kejang-kejang, bertemu mukaku dia udah mimisan, bagaimana saat kujadikan dia pasanganku? Nanti dia udah mati kesenangan. Mikami! Jangan pundung begitu!

Huh? LightMatsuda? Tidak tidak, selain dibacok oleh Sayu(?), kemungkinan aku akan didepak dari rumah oleh papa. Terus nanti aku tinggal dimana? Di apartemen ada Misa yang berisiknya minta ampun, di markas Ryuzaki aku bisa tertekan karena terus-terusan disangka Kira—padahal mah, iya—, di dunia shinigami nanti aku bertemu makhluk buruk rupa semacem Ryuk... udah udah, jangan nimpukin pake panci lagi, ya?

LightTakada? Yah, aku memang sempat menjalin asmara dengannya. Tapi, aku kurang bahagia. Mau bagaimana lagi? Pas pacaran aja, aku selalu dipasangi penyadap? Yah, seandainya nanti pun aku bisa lepas dari penyadap itu, bodyguardnya pasti menghalangi. Masa' pas lagi mesra-mesraan di sampingnya ada bodyguard begitu?

Sudahlah... memang paling bagus itu LightL. Coba saja kau tengok fanfic rated M, sudah pasti LightL yang paling hot, fufufu. Fanart? Tak usah ditanya, banyak sekali yang menggambar LightL! Muahaha! Waduh, siapa yang nyiram kopi panas, nih?

Nah, sekarang kalian pasti ingin bertanya tantang kemampuanku kan? Ya, aku memang pandai bersandiwara. Kau lihat kan? Aku selalu pandai pasang watados—wajah tanpa dosa—di depan yang lainnya. Padahal, saat mereka berbalik, ku pasang seringai setanku, fufufu...

Kurang apa lagi coba? Pintar sudah, berbakat iya, wajah tampan, seksi iya, kurang apa coba? Heh, siapa tadi yang teriak kurang ajar?

Baiklah, baiklah... sepertinya wawancaranya cukup sampai sini saja. Aku mau melanjutkan membunuh orang-orang dulu ya.

Hah? Minta makan? Aduh, tadi aku niatnya mau nyuguhin buah apel, tapi terlanjur diabisin sama Ryuk. Kalau mau minum, ada tuh air bekas diriku mandi kembang tujuh rupa. Heh, siapa yang lempar-lempar duri mawar?

Okeh, aku mau nyetel TV buat liat gosip—eh, buat memantau tindak kriminal lewat berita terkini. Nah, sekarang kalian boleh pulang.

Jangan lupakan jasa Kira yang keren serta terpintar, terganteng, teridola, terseksi—woi! Aku belum selesai! Kenapa pada akbur duluan sih?

-TeBeCe-


Chapter dua selesaaai~ yuhuuu~

Sekali lagi maafkan daku, karena seenaknya meninggalkan fandom Naruto dan memilih ngungsi di Death Note. Bener-bener deh, otakku mentok! Aah... stress lagi~ =="

Eh, ini updatenya kelamaan gak? Menurut saya sih udah terbilang cepet. Eeh, seperti tak tahu kebiasaan saya yang telap ngupdate aja.

Emm, yang mengenai fans dari Fesbuk itu beneran loh. Terakhir saya cek Light Yagami, ya bener segitu. Dan L~ banyak sekali fansmuuu, sampe dua ratus ribuan! Ckckck...

Buat Sweet ichi9o, chapter ini Light dulu yah. Makasih udah review :D

Dan Luxam males login, makasih banyak karena udah sudi review Luxam-san ^^

Juga Maeve zahra (yang sebenernya login, cuma saya lupa bales lewat PM =="), ini udah diapdet, makasih ya udah review :)

Sankyuu~ sampe ketemu di chapter depan!—jangan tanya kapan saya apdet *plak*

Review please?—Kira eyes mode on(?)—