The New Black Wings
Chapter 02 (A Task?)
...
"Kuoh" tanya Naruto dirinya tidak tau dimana itu Kuoh ya mungkin yang ia tau hanyalah desa-desa di Elemental Nation atau Grigory dirinya belum pernah kesana satu kalipun
Sedangkan Azazel hanya menyeringai saja entah kenapa dia mempunyai tugas yang mungkin akan sangat sulit bagi Naruto tapi dia jamin misi ini akan dengan mudah tuntas,dari seminggu yang lalu dia merasakan adanya kekuatan yang berpotensi entah itu Sacred Gear maupun kekuatan alami yang pasti itu membuat Azazel tertarik dengan hal itu
"kau belum tau ya Kuoh adalah wilayah yang dikuasai 2 Clan Iblis yaitu Gremory dan Sitri, aku ingin kau kesana untuk mencari sebuah kekuatan besar yang ada disini akhir-akhir ini aku merasakan ada sebuah kekuatan mirip dengan punya Vali yaitu naga entah sejenis naga maupun dalam bentuk Sacred Gear" ujar Azazel yang kali ini sangat serius dirinya tidak pernah bercanda dengan sebuah kekuatan bahkan dia tidak pernah meremehkan lawannya dia sangat berhati-hati dalam bertempur
Naruto hanya mendecih dirinya mengira ini adalah misi bunuh diri bagaimana tidak dia ditugaskan oleh Gubernur mesum untuk menyelinap masuk ke dalam wilayah iblis sendirian tapi perintah tetap perintah dirinya tidak boleh membantah atasannya walaupun dia bukan Malaikat Jatuh asli
"Ku harap misi ini tidak akan merepotkan ku, jadi apa penyamaran ku disana"ujar Naruto datar dan dingin Azazel hanya tersenyum saja lalu melemparkan sesuatu kearah Naruto dan dengan mudah ditangkap oleh ninja dimensi lain tersebut
Naruto lalu menatap benda yang ada ditangannya terlihat sebuah seragam Kuoh Academy yang sangat pas dengannya 'sial' dirinya sangat mengutuk Gubernur Da-Tenshi mesum sekarang kenapa ia harus sekolah dirinya sangat membenci namanya pelajaran walaupun dalam segi akademik dia sangat pintar tapi tetap saja dirinya akan sangat bosan saat hanya duduk dikelas tanpa melakukan sesuatu
"Oi apa-apaan ini Azazel aku tidak mau bersekolah apa tidak ada penyamaran selain bersekolah!?" protes Naruto Azazel hanya tertawa garing saja rupanya benar jika Da-Tenshi reinkarnasi itu sangat benci sekolah, itu sudah keliatan saat Azazel menerangkan tentang hal-hal Supranatural dan hanya diberi tatapan bosan oleh Naruto dan itu membuat Azazel kesal
"Jika begini aku mengundurkan diri dari misi ini kenapa bukan Vali lihat dia sangat cantik dan mungkin dia bisa melakukannya tapi kenapa harus aku" ucap Naruto sambil menunjuk-nunjuk Vali yang ada di samping Azazel membuat inang dari Hakkaryoukou hanya menunduk saja karena pujian dari remaja blonde itu
"maa...maa...kau yang paling cocok dalam misi ini lagipula kau harus sekolah kalau kau ketahuan berkeliaran oleh petugas itu yang akan repot ialah aku" ucap Azazel sambil menyeringai misterius entah apa yang ia pikirkan, Naruto hanya memandang sebal Azazel dirinya sangat ingin memukul wajah mesum itu dengan kekuatan chakranya
"Baiklah Azazel aku akan melakukannya tapi dengan satu hal kau harus membayar semua kebutuhanku disana dari yang sepele sampai yang sangat penting aku tidak mau penderitaan ku bertambah dengan hal-hal seperti ini" ucap Naruto memberikan syarat pada Azazel tentang apa yang ia butuhkan saat menjalankan misi
Mungkin kelihatan berlebihan oleh semua orang tapi Naruto punya alasan sendiri mengapa ia melakukan ini semua
"yare-yare itu masalah mudah oh yah carilah anak buahmu sendiri agar kau tidak terlalu kerepotan nah dan soal Cube Of Life yang kukasihkan padamu gunakan sesuka hatimu kalau perlu buatlah lebih banyak lagi aku tau kau sangat genius tapi entah kenapa kau tidak pernah menunjukkan kepintaranmu itu" ucap Azazel dan hanya diberi tatapan tajam oleh Naruto rupanya Azazel sedang mengejek kepribadian sang Shinobi
"Tcih baiklah aku pergi dulu ingat Azazel apa yang kulakukan akan menjadi tanggung jawabmu" ujar Naruto lalu terbang dengan ke-12 sayapnya yang hitam bergabung dengan gelapnya malam
Stray-Kun...NoExorcist
"Jadi ini yah rumahku di Kuoh" gumam Naruto di hadapannya kali ini terlihat sebuah rumah yang bisa dikatakan mewah bagaimana tidak rumah yang akan ditinggali dirinya mirip seperti sebuah Villa dan itu membuat Naruto sweatdrop
'Setidaknya Si Gubernur mesum itu sudah melakukan yang kuminta walaupun sedikit...bukan bukan sedikit tapi sangat berlebihan' batin Naruto yang sweatdrop dengan pemberian dari atasannya itu
Naruto lalu masuk, terlihat sekarang Naruto sedang duduk di teras sambil meminum segelas kopi yang ada di depannya pikirannya melayang ketempat sosok perempuan setimnya yaitu Sakura Haruno partner Naruto saat masih menjadi Genin
'Tcih sudahlah Elemental Nation sudah damai mungkin Sakura sedang menikmati hidupnya bersama si emo itu' batin Naruto yang sangat tidak ingin mengingat sesuatu yang berkaitan dengan dimensi asalnya itu, sekarang yang ia butuhkan hanya fokus pada misinya kali ini
TingTong
'siapa?' batin Naruto sambil berjalan menuju pintu depan
Cklek
"Halo, kami keluarga Hyoudou tetangga samping rumahmu kami ingin mengundang mu untuk makan malam bersama kami nanti, ah ini Anak kami Hyoudou Issei" Naruto hanya mengganguk saja menerima undangan tetangganya itu penglihatannya masih melihat seorang remaja yang berumur sama dengannya
'Jadi dialah Hyoudou Issei siswa Kuoh Academy itu ya, apakah Azazel tidak salah memilih orang auranya saja hanya mencerminkan seorang manusia tapi jujur aku merasakan kekuatan yang tertidur dalam tubuhnya entah besar maupun kecil' batin Naruto yang memberikan opininya terhadap Issei
"Uzumaki-san" ucapan dari ibu Hyoudou itu membuat Naruto tersentak lalu menatap keluarga kecil yang ada di hadapannya dengan senyuman khasnya
"gomen...gomen tapi apakah itu tidak merepotkan" jujur ini adalah ketiga kalinya dia diajak untuk makan bersama pertama kali saat dia diajak makan ramen bersama gurunya yaitu Iruka kedua saat dia bersama ero-sennin
"Ma...ma kami tidak kerepotan ini sudah sebagai tradisi untuk kami mengundang tetangga baru untuk makan malam bersama kami ayo kami antar" ucap ibu Issei sambil mengantarkanku menuju rumahnya
Naruto hanya tersenyum saja sambil mengunci rumahnya lalu mengikuti keluarga itu pergi, yah sepertinya dia mendapat respon Yang baik saat pertama kali disini
Stray-Kun...NoExorcist...
"nah kita sudah sampai Naruto-san" ucap ibu Issei lalu membukakan pintu untuk Naruto didalam terlihat berbagai makanan yang sudah disiapkan oleh keluarga ini
'sebanyak ini' batin Naruto, dia bahkan tidak bisa memakan semua makanan yang ada didepannya sampai habis apakah ini pemborosan atau memang keluarga ini memasak banyak makanan untuk menyambut tamu?
"Oh ya Naruto-san kemana kedua orang tuamu" ucao Ayah Issei sekarang padaku
"Mereka sudah meninggal saat aku masih bayi, hanya kakek ku saja yang merawatku hingga aku bisa hidup sendiri sekarang" ucap Naruto dengan lirih
Hening...entah kenapa ruangan menjadi hening sekarang bahkan mereka memberhentikan kegiatannya saat Naruto berkata seperti itu
"Maafkan kami Naruto-san kami Tidak bermaksu-"
"sudahlah yang terpenting aku bisa hidup mandiri" ucap Naruto memotong ucapan dari keluarga itu
Entah kenapa saat membahas tentang ayah dan ibunya dia merasakan sesak nafas dari dulu dia tidak merasakan namanya kasih sayang bahkan dirinya yang saat itu berumur 9 tahun selalu dicaci oleh para penduduk Konoha
Naruto hanya meringis dia merasa takdir uang ia jalani terlalu kejam jika tidak ada orang yang menyayanginya dulu mungkin dirinya sudah menjadi gila akibat siksaan dari para penduduk, air matanya hampir keluar saat mengingat dirinya yang bercita-cita menjadi Hokage hanya untuk mendapatkan pengakuan
'Anak yang lugu' pikir Naruto saat mengingat dirinya pada saat itu
Naruto lalu menatap piringnya terlihat Naruto hanya memakan setengahnya saja entah kenapa nafsu makannya menjadi hilang bahkan untuk memakan sebuah camilan rasanya tidak bisa
"Terima kasih atas makanannya kuharap kita bisa menjadi tetangga yang baik" ujar Naruto dan hanya dijawab dengan sebuah senyuman oleh para keluarga
Udara dingin langsung menyeruak saat dia membuka pintu maklum sekarang sudah malam jadi udara akan menjadi lebih dingin daripada siang hari, dia lalu menatap rumahnya yang tepat ada disampingnya entah kenapa dia sangat malas untuk kembali ke rumah
'sepertinya jalan-jalan sebentar tidak masalah lagipula ini bisa membuatku tau letak letak kota ini' batin Naruto sambil berjalan mengelilingi tempat-tempat yang ada di Kuoh
Sebenarnya pikiran Naruto bukan fokus pada hal ini tapi pikirannya sedang menerawang jauh perkataan Azazel sebelum dirinya pergi meninggalkan Gubernur nista tersebut, sepertinya perkataan Azazel ada benarnya dia membutuhkan partner tapi pertanyaan siapa yang akan menjadi partner nya sekarang
Tanpa sengaja Naruto melihat sebuah pertarungan yang menurut Naruto unik dan memalukan, unik karena ada dua malaikat jatuh yang menyerang satu sama lain dan memalukan karena fraksinya melawan satu sama lain
Dihaapan Naruto kini nampak dua malaikat jatuh yang selalu bertarung...lebih tepatnya seorang malaikat jatuh ingin membunuh malaikat jatuh lainnya, Naruto lalu bersembunyi sambil menekan auranya hingga menjadi aura manusia
"Muehehehehe dasar tidak berguna seharusnya kau tidak mengkhianati Kokkabiel-sama Kokkabiel-sama masih ada waktu untuk kembali bersama kami Kalawarner" ucap Malaiakat Jatuh yang berpakaian ala detektif sepertinya dia tidak sengaja membocorkan informasi yang sangat penting bagi Naruto
"u-untuk a-apa...uhuk..aku harus tunduk pada orang j-jahat...uhuk" ucap Malakat Jatuh bernama Kalawarner, Naruto hanya memandang prihatin saja dilihatnya pakaian malaikat jatuh itu sudah terkoyak habis-habisan rasanya Naruto ingin sekali untuk membantunya tapi dia harus menunggu waktu yang tepat
Malaikat Jatuh itu hanya menggeram mendengar ucapan Kalawarner dirinya lalu membentuk sebuah Light Spear dan bersiap untuk melemparnya kearah Kalawarner, "dasar tidak berguna Rasa-crass" sebelum Light Spear itu dilemparkan sebuah Light Spear mengenai Malaikat jatuh tersebut membuat malaikat jatuh itu memuntahkan darah segar
"Wah...wah...wah aku tidak menyangka seorang Malaikat Jatuh ingin menghabisi Malaikat jatuh lainnya apakah Gubernur mesum itu tidak menasehatimu" ucap sebuah siluet yang tiba-tiba ada di belakang Malaikat Jatuh tersebut
"Siapa...kau...uhuk" ucap Malaikat jatuh tersebut sambil tersenggal-senggal mengatur nafasnya akibat koyakan Light Spear yang bersarang di tubuhnya
"Perkenalkan namaku Naruto Uzumaki asisten dari Azazel" ucap Naruto sedikit narsis tapi ucapannya ada benarnya dia adalah orang kepercayaan Azazel jadi bisa dibilang dia adalah asisten tanpa diketahui
"Tcih terlalu cepat untuk membunuh-"Craash sebelum ucapan Malaikat Jatuh itu menyelesaikan perkataan Naruto terlebih dulu memenggal kepalanya tanpa ada rasa kasihan dirinya lalu menatap Kalawarner
Sungguh memalukan kenapa fraksi ini sangat kacau balau bahkan fraksi ini akan mendapatkan respon buruk dari fraksi lainnya dirinya harus mencoba untuk mengembalikan kejayaan reaksinya ini walaupun dia bukan asli seorang Malaikat Jatuh tapi tetap saja karena dia adalah Malaikat Jatuh juga
Pandangan kini tertuju pada gadis di depannya dia terlihat sangat shok ditambah dia juga hampir saja dibunuh oleh Malaikat jatuh tapi ya untunglah Naruto saat itu ada di sekitaran sini jadi dia bisa menolongnya sebelum terlambat
"Hai kau baik-baik Saja" ucap Naruto sambil mengulurkan tangannya pada Malaikat Jatuh bernama Kalawarner tersebut tapi tidak dapat respon apapun dari Kalawarner sepertinya dia baru saja mengalami trauma yang berat sebelum dia hampir dibunuh oh ya Malaikat tadi juga menyebut Kokkabiel? Kalau tidak salah dia adalah salah satu petinggi Malaikat jatuh sepertinya petinggi yang satu ini mau berkudeta ya tapi setidaknya dia harus mencari sebuah bukti agar dia tidak salah sasaran
Naruto lalu melirik Kalawaener dirinya langsung menepuk pundak Malaikat jatuh tersebut sambil tersenyum, "Namamu Kalawarner kan perkenalkan namaku Uzumaki Naruto aku juga seorang Malaikat jatuh" ucap Naruto sambil memperlihatkan kedua belas sayapnya yang terpanjang di punggungnya
Terlihat Kalawarner sangat shok dengan apa yang ia lihat seorang Malaikat jatuh berdiri didepannya mempunyai 12 sayap berarti dia sangat kuat mungkin dikatakan bisa menyaingi tuannya yaitu Azazel tapi entahlah dia orang kedua setelah tuannya yang mempunyai 12 sayap
"Katakan Kalawarner apa yang direncanakan oleh Kokkabiel" tanya Naruto meminta sebuah info dari perempuan Malaikat jatuh tersebut dia sangat ingin tau apa yang di rencanakan oleh salah satu petinggi Malaikat jatuh tersebut mungkin dengan begitu dia bisa menghancurkan rencana dari Kokkabiel
"Kokkabiel i-ingin membangkitkan G-Great war d-dengan cara membunuh Heiress Clan Gremory dan Istri d-dengan h-harapan fraksi iblis mengibarkan b-bendera perang pada fraksi Da-tenshi" ucap Kalawarner berbicara dengan gugup akibat rasa shoknya
Naruto hanya mendengus keras dengan begitu 2 Heiress iblis itu sedang dalam bahaya dirinya harus menghentikan Kokkabiel segera sepertinya keberuntungan sedang berpihak padanya selagi dia ada di Kuoh dia bisa memantau kondisinya disini
Naruto lalu menatap kearah Kalawarner yang masih saja shok, "Katakanlah Kalawarner apakah kau ingin bergabung denganku untuk menjadi temanku agar bisa menghentikan rencana Kokkabiel aku tau kau masih shok tapi jika terus begitu kau bosa mudah mati ditangan musuh Kalawarner" ucap Naruto tegas dirinya sebaik mungkin membujuk Kalawarner
Sedangkan disisi Kalawarner dia sedang bingung, apakah dia harus menerima tawaran Naruto untuk bergabung dengannya atau apakah dia ingin tetap seperti ini tapi sepertinya dia memilih untuk mengikuti Naruto mungkin dengan begitu dia bisa mendapatkan hidup yang lebih nyaman daripada ini dia lalu mengganguk menerima tawaran itu
Naruto hanya tersenyum saja semakin banyak yang bergabung dengan dirinya semakin kuat mereka dirinya lalu memikirkan Cube Of Life yang diberikan Azazel sepertinya Azazel ada benarnya dia harus bisa membuat lebih banyak lagi kubus itu dengan begitu dia bisa merekrut seorang manusia maupun iblis untuk bergabung dengan fraksi Malaikat jatuh
Dirinya lalu memegang tangan Kalawarner jujur ini yang pertama kali dia memegang tangan seorang perempuan dengan sengaja dia bisa merasakan tangan Kalawarner begitu halus layaknya seorang wanita pada umumnya, sedangkan Kalawarner hanya menatap Naruto bingung tapi kalau diperhatikan lebih insten terlihat semburat merah yang terlihat transparan di pipinya
Namun dalam sekejab dirinya berada di sebuah Villa dan itu membuat dirinya kaget sejak kapan dia sampai di ruangan ini padahal tadi dia ada di salah satu sudut perumahan kenapa dia bisa berada disini dengan cepat
"Gomen...gomen itu hanya teknik berteleport milikku" ucap Naruto pandangannya kini tertujubpada luka yang dialami Kalawarner dia lalu mengambil perban dan juga obat untuk mengobati luka Da-tenshi perempuan itu
Kalawarner hanya menatap Naruto dengan malu-malu ini pertama baginya dia diperlakukan dengan baik oleh seseorang apalagi laki-laki dia selalu berpikir bahwa semua laki-laki hanya mementingkan hasratnya tapi Naruto tidak mencerminkan hal itu bahkan dia menolongnya saat dia hampir dibunuh
"Sudah lebih baikkan" tanya Naruto dan di jawab dengan anggukan saja oleh Kalawarner Naruto hanya tersenyum saja lalu menyingkirkan semua obat-obatan yang berserakan di sekitar mereka
"Sekarang kau harus belajar cara untuk menekan auramu hingga titik nol" ucap Naruto yang duduk di depan Kalawarner dirinya ingin Kalawarner menekan auranya agar mereka tidak ketahuan saat berada di kawasan iblis
Sedangkan Kalawarner hanya bingung saja dengan ucapan Naruto dia merasa jika ini bukan misi penyerangan tapi penyelidikan terbukti saat pemuda yang seumuran dengannya itu berkata bahwa dia harus menekan aura sampai titik nol yang berarti baik iblis tingkat rendah sampai mou sekalipun tidak bisa merasakan auranya tapi bagaimana bisa dia melakukannya bahkan untuk tuannya yaitu Azazel hal itu sangat sulit
"Aku tau kau berpikir itu sangat sulit tapi percayalah kau akan bisa melakukannya" ucap Naruto sambil tersenyum manis membuatnya merona hebat, sial itu senyuman yang sangat menawan bagi Kalawarner
"Bertahanlah ini akan sangat sakit" ucap Naruto lalu tangannya mencengkram dada Kalawarner dan saat itu pula terdapat Kanji-kanji yang sangat tidak dimengerti olehnya , Kalawarner hanya bisa mencengkram kuat-kuat kasur yang ada disekelilingnya tapi akhir rasa sakit itu hilang entah kemana
"Apa itu tadi" ucap lemah Kalawarner dirinya sekarang merasa sangat lemas bahkan untuk mengucapkan kata-kata itu sangat sulit
"itu adalah sebuah segel dimana dia akan menutupi aura dan killing intens saat yang punya segel ini mau melakukannya bahkan auramu tidak akan bisa dirasakan mou sekalipun dan sebagai gantinya segel ini akan memancarkan aura manusia biasa" ucap Naruto dan setelah itu Kalawarner tertidur pulas di kasurnya akibat rasa lemasnya
Naruto hanya tersenyum saja sambil melihat Kalawarner lucu...bagi Naruto Kalawarner sangat lucu walaupun mempunyai pandangan tajam tapi sikapnya membuatnya ingin tertawa ditambah lagi sekarang dia sudah mempunyai perempuan. Da-tenshi untuk mempermudah Misinya...Nnaruto berjanji akan melindungi Kalawarner karena dia sudah dianggap keluarganya sendiri
StrayNoExorcist...
Pagi hari ini terlihat berawan cerah kalau ini hari minggu pasti sangat cocok untuk bersantai ria di depan teras tapi sayangnya ini hari senin yang sangat tidak cocok untuk kondisi seperti ini
"bangunlah putri tidur" ucap Naruto sedikit mengejek Kalawarner dengan sebutan putri tidur karena merasa Kalawarner belum juga bangun tapi sayangnya perempuan Da-tenshi itu sudah bangun terlebi h dahulu daripada Naruto wajahnya kini merah padam akibat kesal dengan pemuda blonde tersebut
"Jangan panggil aku putri tidur Naruto-kun" teriak kesal Kalawarner
"Hah? apa yang kau tambahkan di belakang namaku -kun?" tanya Naruto sambil menggorek-gorek telinganya untuk mengecek pendengarannya baik-baik saja dia tadi mendengar Kalawarner menambahkan suffix -kun di belakang namanya kan?
Sedangkan Kalawarner hanya bisa blushing berat kenapa tadi dia bisa keceplosan untung tadi Naruto sedikit tidak percaya yang ia omongkan entah kenapa suffix itu keluar saat mengucapkan nama pemuda tersebut apa ia sedang jatuh cinta
"Ano mungkin kau salah dengar" ujar Kalawarner sambil tersenyum malu
"hmmm mungkin saja" ucap Naruto cuek bebek dia lalu mengambil seragam perempuan Ku oh Academy lalu menyodorkannya pada Kalawarner
"ini,kau akan bersekolah di Kuoh Academy denganku Azazel sudah mengatur Administrasinya" Kalawarner hanya mengganguk saja dia lalu ke kamar mandi untuk berganti baju sedangkan Naruto yang memang sudah siap dari tadi hanya duduk disofa sambil memakan cup ramen yang ia beli semalam
'Haaaaah sekarang misiku bertambah satu lagi kenapa Bukan Azazel saja yang menghentikan Kokkabiel'batin Naruto sedikit malas harusnya dia tidak melaporkannya pada Azazel tadi malam tapi sayangnya ini sudah terlanjur
Dengan ini dia harus exstra dengan tugasnya
"Naruto-san ayo kita berangkat" ucapan dari Kalawarner membuat dirinya tersentak dan pikirannya menjadi buyar di hadapannya kini terlihat Kalawarner layaknya bidadari yang turun dari surga shot sepertinya dia sudah tertular virus mesum Azazel serta guru mesinnya ero-sennin
"A-Ada apa N-Naruto-san" jujur Kalawarner sedikit risih dengan pandangan Naruto tapi tidak dipungkiri dia sangat senang Naruto memandangnya seperti itu itu sebagai sebuah tanda bahwa Naruto kini sedikit tertarik padanya
"Ah tidak apa-apa dan ya ini makan ramenmu dulu kita akan berangkat setelah kau selesai makan dan jangan panggil aku dengan sebutan seperti itu aku benci namanya keformalan" ucap Naruto pada Kalawarner
"bagaimana dengan sebutan Naruto-kun" ujar Kalawarner dengan cepat bertanya dan jangan lupakan semburat merah transparan yang ada di pipinya
"hmmm itu jauh lebih baik"
StaryNoExorcist...
Wahhh siapa mereka
Kyaaa yang blinde itu lebih ganteng daripada Kiba-kun
Muehehehehe payudaranya sangat besar
Yap begitulah respon dari para siswa siswi Kuoh Academy saat melihat kedatangan Naruto dan juga Kalawarner
"Ada apa ribut-ribut" sebuah suara menginterupsi Naruto, Kalawarner serta semua murid disana terlihat seorang perempuan berambut hitam pendek dengan wajah datar menatap Naruto dan Kalawarner
"Namaku Uzumaki Naruto dan ini temanku Yummi (Kalawarner) kami sepertinya tersesat untuk mencari kelas kami maklum kami murid baru disini" ucap Naruto dengan cengirannya yang dengan mudah mencairkan hati para perempuan yang melihatnya dirinya lalu mengalahkan sebuah kertas yang menunjukkan kelas mereka
Perempuan itu lalu mengecek kertas itu disana tertulis sebuah kelas yang tak jauh dari mereka berada dirinya lalu menghela nafas lelah sudah kewajiban seorang OSIS untuk membantu murid-murid disini terlebih murid baru
"Haahh baiklah ikuti aku, Namaku Sona Shitori ketua OSIS disini" ucap perempuan itu
"Arigatou Sona-chan" ujar Naruto sambil membungkukkan badannya sedangkan Sona wajahnya kali ini benar-benar merah baru pertama kali dia disebut dengan tambahan suffix-chan bahkan biasanya anggotanya akan memanggilnya Kaichou tapi kenapa harus ia bahas dirinya sekarang harus mengantarkan mereka ke kelasnya
StrayExorcist...
"baik lah anak-anak kita kedatangan dua murid baru Uzumaki-san dan Kalawarner-san silahkan perkenalkan diri kalian" ucap seorang guru yang kebetulan akan mengajar di kelas Naruto dan Kalawarner akan tempati
"Hai namaku Uzumaki Naruto salam kenal" ucap Naruto memperkenalkan dirinya dengan gaya yang sangat cool dan menawan
Kyaaaa Namanya Naruto-kun
Kyaaa dia sangat tampan
"Dan saya Yummi Achama saya pacar Naruto-kun" ucap Kalawarner mengenalkan dirinya yang langsung diberi tatapan muram oleh semua murid yang ada disitu
Sedangkan Naruto langsung menoleh kearah Kalawarner, sejak kapan Kalawarner menjadi pacarnya tapi ya sudahlah yang terpenting dia bisa menjalankan misinya
.
.
TBC
.
.
Yoo Teman-teman maafkan Author yang menelantarkan fic inj, maaaaaaf banget karena saya sangat sibuk akhir-akhir ini jadi tolong dimaklumi
Oh ya yang bingung kenapa Kalawarner menggunakan nama samaran yaitu Yummi Achama agar bisa menghindar dari kedua Heiresss tersebut (Gremory dan Sitri)
Oh ya ada Informasi penting bahwa temen saya sekarang publish Fic NarutoXSNK(ShingekiNoKyojin) bisa dilihat di Croosovernya ya kalau belum tau profilenya nih RayNaruKushi cari aja di search entar ketemu kok sekian dari ane
StrayNoExorcist out
