15 years ago...

"appa.." Seorang anak kecil memasuki sebuah kamar megah dengan berbagai fasilitas lengkap. Niat awalnya menemui sang appa, musnah sudah dengan pemandangan yang sangat mengerikan berada tepat didepan bola mata polosnya.

"arrgghh.. sungiiehh.. fastt.. ah..ahnn terssshh..." Appa nya tengah bercinta dengan seorang namja lain yang tengah berposisi menungging. Appa nya menoleh menghentikan sejenak kegiatannya membuat sang namja yang tengah ia masuki mendesah kecewa, kemudian menyeringai ke arah anaknya itu, namun tidak lama, dia melanjutkan kembali aksinya,

"Shit!" mendengar umpatan kasar dari ayahnya membuat anak manis itu seketika menunduk, matanya menerawang ke lantai, bola mata hitamnya bergerak tanpa arah. Anak manis itu akhirnya keluar dari kamar itu dengan perasaan tidak menentu.

Sayup-sayup namja manis itu mendengar tangis seorang yeoja dari arah kamar mandi, dipaksakannya langkah mungilnya hingga berada di depan pintu kamar mandinya. Perlahan dia membuka pintu itu hati-hati,

SRAKK

Mata hitam nya membulat penuh, wajah nya memucat .. bibir kecil nya bergetar.

"Eomm..eomma.." lirihnya tak percaya, wanita yang tidak lain adalah eommanya menatap sang anak dari kejauhan, senyum mengerikan terpahat jelas di wajah nya, anak manis itu membeku ditempat menyaksikan ibunya penuh dengan luka sayatan di sekitar tubuh telanjangnya. Wanita itu mendekati bath up menenggelamkan dirinya disana, anak manis itu menutup mulutnya dengan tangan mungilnya yang bergetar.

Wanita itu mengambil pisau dapur yang ia gunakan untuk menyayat seluruh bagian tubuhnya, hingga...

SRAAKKK

Tubuh namja manis itu langsung terjatuh dengan lutut yang mendarat lebih dulu, sungguh usia nya yang bahkan belum 6 tahun sudah mendapatkan sajian mengerikat dari sang eomma, leher dimana dia sering menenggelamkan wajahnya di sana kini hampir saja.. terputus.

Anak manis itu, menundukkan kepalanya, perlahan darah dari jasad yang sudah tak bernyawa itu mengalir ke arahnya, membuat anak manis itu menjerit tertahan, wajahnya semakin pucat pasi, pupil matanya mengecil seiring dengan rasa takut yang begitu menderanya.

"hiks.. eomma..hiks.."

Live's Boring?

KrisBaek fic.

Author : EXOSTics

Main Cast :

Byun Baek Hyun

Kris Wu

Pair: KrisBaek,

Other : found them.

Rated : M

Disclaimer : all cast is belongs to God. they parents, and agency . but story and plot is mine!

Genre : Romance, Hurt/Comfort.

Warning : NC,Crack pair, YAOI, OOC banget, Typo(s).

O

O

o

Namja cantik yang tengah duduk di depan seorang pelayan bar memutar bola matanya setiap kali para ahjussi atau kadang pria-pria tampan menggodanya, pelayan bar itu tersenyum ke arah Baek Hyun. Memberi kode ke namja cantik itu untuk mendekat.

"dia datang lagi?" Pelayan bar yang seorang namja manis itu mengangguk pelan, sedangkan namja cantik itu menaruh gelas wine nya dengan kasar.

"kyung soo, kau saja yang melayaninya.. aku sedang lelah malam ini.. kau tau namja yang tadi siang datang kemari? Ya tuhan .. dia gila, bokong ku terasa tercabik-cabik." Sungut namja cantik itu pada teman manisnya itu.

"beruntung dia kaya, kalau tidak,tiang listrik bermata bulat itu pasti sudah ku potong alat kelaminnya."sadis Baek Hyun, membuat Kyung Soo sweatdrop

"hey, aku hanya pelayan, bukan slut seperti mu..Baek Hyun.." namja cantik itu mendengus kesal.

"apa bedanya, setiap anak bernama jong in itu datang kau langsung berubah menjadi 'pelayan' yang sesungguhnya." Wajah Kyung Soo memerah. Tapi saat dia mengadahkan kepalanya, mata bulat itu semakin membulat.

Greeb

'ck,sial,' umpat Baek Hyun dalam hati.

"hello dear ..aku datang lagi.." Kyung Soo segera menyingkir saat namja tinggi yang tengah menatapnya kini memberi kode agar namja manis itu menyingkir, tidak memperdulikan tatapan memelas dari bola mata indah dari Baek Hyun.

"ng kriss..hhnn..." desah Baek Hyun tertahan tepat saat kris menggigit cuping Baek Hyun. Dan menyelipkan tangannya ke dalam kaos Baek hyun , mengelus perut datar itu dengan pola yang berantakan, terlihat sekali libido naik dan telah sampai di ubun-ubunnya.

"dihh.. dalam kris." Diputar nya tubuh Baek Hyun yang tengah duduk di kursi putar, dan menguncinya dengan lengan panjang dan kekarnya disisi kiri dan kanan namja cantik itu. Kris menatap wajah merah Baek Hyun 'lapar', langsung lah dia menyambar bibir merah itu melumatnya penuh nafsu, dan membiarkan Baek Hyun melenguh saat dia berhasil memasuki goa hangat milik namja cantik itu.

Tangan besarnya merangkak ke bawah, terus hingga, tangan dengan jari-jari lentik Baek Hyun menghentikannya.

"kubilang.. didalam kris."Kris menyeringai, dan tanpa basa-basi di gendong nya tubuh ringan itu melewati namja-namja mesum yang menatap lapar Baek Hyun yang kaos nya sudah tersingkap memperlihatkan kulit perut putihnya. Namun tak ada yang berani mendekat, Kris kembali melumat bibir itu, memberi pernyataan bahwa 'ini mangsaku' , membuat para namja mesum itu hanya bisa mengusap air liurnya kasar.

O

o

o

WARNING! NC IN HERE !

kris menhempaskan tubuh ringan Baek Hyun, kembali melumat bibir merah yang sudah basah itu, tangan besar nya menapak di perut rata Baek Hyun, karna nafsu yang sudah tak terkendalikan kris merobek kaos itu paksa, Kris terpana melihat bagian tubuh Baek Hyun yang polos dan mengkilat oleh keringat.

Kris melepaskan ciumannya menatap Baek Hyun penuh nafsu, saat melihat namja cantik itu menatapnya sayu, sambil mengais udara. Kris menyerang leher putih itu Baek Hyun memberi tanda kepemilikan di leher putih itu.

"eungg... akh!" Baek Hyun sedikit menjerit saat kris menggigitnya penuh nafsu, sehingga terasa sangat perih.

"sangat cantik" pujinya kembali menatap wajah merah Baek Hyun, dan menjilati seluruh wajah itu, membuat Baek Hyun merinding, Baek Hyun merasa milik kris sudah sangat keras, dan kris menggesekkan nya di sekitar selangkang Baek Hyun, membuatnya mendesah nikmat, mengalungkan tangannya di leher namja jangkung itu. memejamkan matanya menahan nikmat.

Kris memulai aksinya, dia membuka dengan tidak sabar kemeja putihnya, Baek Hyun menyeringai, menarik kerah kemeja itu mendekat, kris sedikit tersentak saat tubuhnya menindih Baek Hyun kembali. Namun senyum nya melebar saat Baek Hyun dengan senang hati membukakan kemejanya, dengan begitu kris dengan mudah mencium Baek Hyun kembali.

"ahhng.." kris mendesah dalam ciumannya saat tangan Baek Hyun meremas miliknya. Baek Hyun menyeringai membuat kris melepaskan ciumannya.

"aku tidak akan kalah sayang.." kris balik meremas milik Baek Hyun, menyumbat bibir merah itu saat namja cantik dibawahnya ini mengeluarkan desahan sensualnya. Baek Hyun akhirnya menyerah pada kenikmatan dan nafsu yang sudah tidak terbendung, niatnya untuk menolak berakhir dengan menginginkannya.

Kris menurukan celananya sendiri, hingga dirinya polos sekarang dan mengurut miliknya yang berukuran sangat besar, Baek Hyun melihatnya dengan sangat kagum. Sedangkan kris menjilati bibirnya melihat opening berwarna pink di hadapannya saat dia juga membuat Baek Hyun telanjang bulat, 'kris kecil' sudah sangat mengeras, hingga di otaknya sudah tak ada lagi keinginan melakukan 'forplay' terlebih dulu.

"Baek Hyun chagi.."

"arraseo..hhnn..enggh.. lakukaannhh terserah ..semau mu, buat aku mendesah.." Kris menyeringai mengecup dahi Baek Hyun yang sudah basah oleh keringat. Mengarah kan miliknya di depan hole sempit milik Baek Hyun.

"akhh..hyaahh..hmmp" Baek Hyun mengigit bibirnya kuat-kuat mereka sama-sama belum klimaks, tapi tetap saja hole nya terasa sangat perih meski sudah agak basah.

"eung...ahh." desah kris nikmat, saat setengah miliknya sudah hampir masuk ke hole sempit itu secara sempurna. Kris melihat wajah kesakitan dari wajah cantik Baek Hyun, hinggaa dengan sekali hentakan dia menanamkan juniornya di dalam hole sempit itu.

"AKHHhmmmppphh.. gyaahh..hiks.. appohhmmpph..aahh..hiks.." teriakan Baek Hyun terputus-putus saat kris kembali melumat bibir bengkak yang tetap tipis dengan warna merah natural yang seperti mengajaknya terus dicium dilumat dan di gigit itu. Baek Hyun terkesiap sebentar, saat kris mengeluarkan penisnya dan kembali menghentakannya dalam dan dia rasa menyentuh titik kenikmatannya.

"ahh.." kris tersenyum bangga mampu membuat Baek Hyun mendesah nikmat seperti ini, kris memulai genjotannya dengan tempo sedang, dan semakin menggila saat Baek Hyun mendesah dengan sangat erotisnya.

"ahh..ahh.. hn.. ahh..mghh.. ouhh...sshh.."itu adalah suara terindah yang pernah mengelus indra pendengaran kris. Baek Hyun terus mendesah mengikuti gerakan kris yang semakin menggila. Kris pun ikut mendesah saat hole itu memijatnya semakin kuat,

"sempithh..so tight.."

"ahh.. bergerakhlaahhn.. lebih cepatth.. fastersshh.." racau Baek Hyun, kris tanpa disuruh pun sudah melakukan hal itu,meski malam-malam sebelum nya Baek Hyun tidak terlalu suka bercinta dengan kris, tapi lama-kelamaan Baek Hyun merasa menginginkan kris, meski dia tetap 'sok' jual mahal. Kris mengangkat paha Baek Hyun dan menaruhnya di sebelah kanan dan kiri pinggangnya, membuat desahan Baek Hyun semakin keras, karna dengan posisi seperti ini penis kris semakin dalam menumbuk titik kenikmatannya.

Kris terus menambah tempo genjotannya, sambil menyerang kedua tonjolan kecil didada Baek Hyun. Menghisapnya seperti orang kehausan, dan menggigitnya seperti orang kelaparan.

"ahh.. ahhh..sshhttthh.. AHHKK" akhirnya Baek Hyun mencapai Klimaks, membuat kris frustasi dan menggenjot hole itu semakin tidak beraturan. Terasa oleh Baek Hyun tetasan darah segar bercampur dengan cairan putih miliknya mengalir diantara selangkangnya. Dan

"AKH! Baek Hyun.. ahhh.." kris terjatuh di atas tubuh Baek Hyun, namun langsung Bangkit lagi dengan menggunakan kudua siku-sikunya, mengeluarkan penis nya perlahan, membuat Baek Hyun menahan perih yang sedari tadi tertutup oleh kenikmatan. Dan mendesah lega saat benda yang membuatnya menggila akhirnya keluar dari hole nya yang sedikit lecet.

Mereka mengatur nafas yang memburu, kris menatap Baek Hyun dengan penuh cinta. Sedangkan namja mungil itu hanya memejamkan matanya, merasa hole nya sangat perih dan berdenyut-denyut nikmat disaat bersamaan. Kris mengecup pelan dahi, pipi, hidung dan bibir nya dengan sangat lembut, berhenti sedikit lama di bibir itu.

"satu kali lagi yah..." bisik kris seduktif.

"MWO?"

Kris kembali Membuat Baek Hyun terpaksa membuka mata lelah nya lebar-lebar. Dikamar sebelah terdengar desahan Kyung Soo dan.. namja berkulit gelap yang merupakan mantan Kekasih Baek Hyun dulu. Hanya saja dia fikir tidak perlu menceritakan masa lalunya yang terkesan tidak menarik sama sekali.

Sial, desahan Kyung Soo membuat kejantanan kris kembali menegang mau tidak mau..

Seminggu kedepan, Baek Hyun akan mengambil libur.

O

O

o

"apa maksud appa? Eomma meninggal juga karna appa!"

"diam! Tau apa kau anak kecil!?"

"kau.. brengsek appa!"

Plakk!

Baek Hyun bangun dari tidur nya, melirik ke arah jam dinding, sudah menunjukkan jam 3 dini hari, Baek Hyun berusaha Bangkit hanya saja sebuah lengan kekar melingkar dengan sangat erat dipinggang rampingnya. Baek Hyun membuka pelukan itu perlahan, setelahnya dia berusaha bangkit menahan sakit dibagian belakang tubuh dan selangkangnya berjalan sedikit tertatih.

Setelah berada cukup lama di dalam kamar mandi untuk membersihkan diri dari aroma-aroma yang sangat menjijikkan dan kadang membuatnya mual, Baek Hyun kembali memakai pakaian dalamnya, dan hanya memakai kemeja besar putih yang menutupi tubuhnya sampai setengah pahanya. kemudian mengambil tas nya.

Setelah itu Baek Hyun meliriksebentar namja tampan berambut hitam cepak itu, tampan, sangat tampan. mungkin hanya satu, dua kali Baek Hyun menemukan namja sesempurna kris dalam hidupnya, Baek Hyun mulai menaruh hati pada namja tampan itu meski dia tau, itu tidak boleh, kris sudah memiliki tunangan, dan Baek Hyun juga sudah memiliki prinsip untuk 'tidak jatuh pada pesona siapapun'

Dia adalah orang yang sangat cepat bosan akan sesuatu, dan hanya satu yang tak pernah membuatnya bosan adalah 'bercinta' menyalurkan semua nafsunya, meski itu dianggap sangat menjijikkan. Kedua.. dia baru menyadarinya akhir-akhir ini, yaitu.. bercinta, dengan.. kris.

Baek Hyun menarik selimut dan menutup tubuh polos kris, mengecup bibirnya pelan, dan beranjak dari tempatnya,

"Jja..kris"lirihnya.

O

O

o

"dari mana saja kau?" sambutan yang begitu dingin dari ayah nya membuat Baek hyun sedikit tertarik untuk menoleh, Baek Hyun hanya tersenyum mengejek melihat seorang Yeoja yang bergelayut manja dilengan ayahnya itu.

"bukan urusan mu ..orang tua.." jawabnya datar, membuat Tuan Byun naik pitam, dia melepaskan tangan nakal yeoja centil itu, kemudian menarik kasar tas Baek Hyun, Baek Hyun terpaksa harus menahan mual mendengar bau alkohol ayahnya yang sudah sangat terdengar bahkan dari helaan nafas dari hidungnya.

"ku tanya sekali lagi.. namja jalang, dari mana saja kau?" Baek Hyun menyentak tangan ayahnya kasar, dan tersenyum kecut, meludah tepat di depan ayahnya,

"dan.. aku bilang sekali lagi, Bukan urusanmu orang tua!"

Pakk!

Yeoja centil itu hanya bisa menutup mulutnya yang menganga lebar melihat tuan Byun menampar anaknya sendiri. Baek Hyun memainkan lidahnya menjilat darahnya sendiri, dan menatap ayahnya dengan tatapan tajam, seolah menantang Tuan Byun melakukan Hal yang semakin diluar nalar.

Baek Hyun mengusap sisa darah di sudut bibirnya, ini sudahjadi hal biasa, tamparan, hinaan, cacian, dan apa pun.. sudah menjadi makanan nya sehari-hari.

'eomma, kau mati sia-sia hanya karna seorang psycophat seperti dia?'

"aku lelah.. " Baek Hyun kembali membalikkan badannya. tapi terhenti saat Tuan Byun menyindirnya telak.

"kau.. lebih menjijikkan dari kakak mu.."

CUKUP!

Baek Hyun meradang kembali dia menoleh ke arah ayahnya dengan tatapan 'tidak akan ada lagi hari esok bagi mu orang tua'

"kenapa? aku benar.. hahaha, kalian tidak berguna sama saja dengan eomma mu!"

Deg!

" KAU BRENGSEK!" hanya kalimat sederhana membuat Tuan Byun mengangkat kembali tangannya,

SREET

BUGH

"jangan meremehkan ku orang tua.. atau kau akan 'musnah'.." desis Baek Hyun. Meninggalkan tuan Byun yang tersungkur dengan pelipisnya robek , menepis kasar yeoja centil yang membantunya bangkit.

"awas kau.."geramnya dalam hati. Bodohnya ia melupakan siapa anak sulung nya itu, pemegang sabuk hitam Hapkido. Jika Baek Hyun mau, dia bisa saja menghabisi ayah brengseknya itu. Tapi tidak, menurutnya mem'bosan'kan jika orang itu mati begitu saja, harus dengan cara 'lembut', perlahan-lahan. Itu baru menarik, jika bukan karna mendiang ibunya melarang nya untuk pindah rumah ia pasti sudah pergi sejak dulu.

Baek Hyun bukan lagi anak kecil yang lemah.

O

o

o

"oppa~" kris memutar bola matanya jengah, dengan tindakan yeoja kurang waras-menurutnya-ini.

"hentikan sica, aku ingin beristirahat." Yeoja itu tidak menyerah, dia seperti ular, gerakannya terus saja menggesek-gesekkan dirinya di tubuh kris,tidur di sebelah namja yang kini fikirannya di penuhi oleh Baek Hyun, dengan posisi menghadap ke langit-langit kamarnya, menaruh lengannya di atas kepala,

"oppa mau tidak 'bermain' dengan ku eoh? Berapa ronde yang oppa ingin_"

"cukup!" kris beranjak dari tidurnya meninggalkan yeoja yang kini tengah mempout bibirnya kesal. Kris tidak peduli dia mengambil kunci mobilnya dan berniat mendatangi namja cantik milik'nya',

Kris akhirnya tiba di bar, dia mencari sosok Baek Hyun kemana-mana, dari sudut-ke sudut, namun nihil dia tidak menemukannya dimana-mana.

Puk!

"mencari ku?" kris menoleh dan mendapati yeoja centil lain yang kini tengah mengusap-usap dadanya, matanya berkilat-kilat penuh nafsu, bisa ditebak salah satu namja di seberang sana sudah membuat yeoja ini terangsang dengan memberi wine berisi obat perangsang. Kris hanya menatapnya datar.

Salah satu namja dari tiga namja di sana menarik yeoja itu dari kris, dan membawanya kedalam sebuah kamar.

"ck, dimana dia.."

"kasian seklai yeoja itu.." Kris menoleh ke arah namja cantik yang kini menatap lurus kemana tiga orang namja tadi membawa yeoja yang tidak berdaya itu. Baek Hyun pun mengalihkan pandangannya ke arah kris,

Deg

Tatapan mereka berdua bertemu, entah kenapa, mereka yang sudah terbiasa melakukan hubungan fisik pun terpaku dan terpesona satu sama lain, menatap satu sama lain dengan sangat intens dan dlam.

Cantik_

Tampan_

Mereka dengan gugup spontan mengalihakan pandangan mereka ke samping dengan waktu yang hanya berbeda tipis, kris memegangi jantungnya yang berdetak sangat cepat, sedangkan Baek Hyun merasa jantung serasa berhenti berdetak.

"a.. aku, ah aku datang lagi.." Kris merutuki dirinya yang tiba-tiba menjadi aneh hanya karna menatap mata Baek Hyun, Baek Hyun pun hanya mengangguk singkat, kemudian tidak seperti hari-hari sebelumnya Kris menggendong Baek Hyun kekamar kali ini mereka hanya berjalan beriringan, dengan dua semburat pink tipis di pipi mereka berdua, ah.. sungguh menggemaskan.

O

O

o

Baek Hyun terbangun, tidak biasanya, Kris masih terjaga. Baek Hyun tersenyum dan menyamankan diri di dada hangat kris, Baek Hyun yang tidak tahan dinging memakai kemeja biru milik kris yang kebesaran ditubuhnya dan di dekapnya Baek Hyun oleh kris, dengan begitu Baek Hyun semakin merasa nyaman dan hangat.

Kris terseyum dan memeluk Baek Hyun semakin erat, kris sudah jatuh, kris sudah jatuh kedalam pesona Baek Hyun, sejak pertama bertemu dia sudah merasa memang ada yang berbeda dari namja manis ini, sejenak memang sama jika melihat dari luar, melayani nafsu para namja-namja mesum, tapi tentu tidak semurah yang mereka pikirkan, Baek Hyun mungkin adalah slut termahal yang pernah dia beli, jamnya pun khusus, harus memesannya dari jauh-jauh hari.

Namun jika dilihat dari dalam, bukan dalam yang dalam artian lain, 'telanjang', tapi hatinya, terlihat dari iris hitam kelam milik Baek Hyun, namja manis itu pasti sudah melewati Banyak hal yang sangat menyakitkan, dan berhari-hari ini kris berhasil mengorek informasi dari berbagai sumber terutama teman Baek Hyun, mungkin satu-satunya teman, tentang keluarganya yang sungguh... Berantakan.

Kris semakin tertarik dengan kehidupan namja mungil itu, dia ingin memasuki hidupnya dan menjadi bagian penting dihidup namja cantik ini, sangat ingin.

"masih jam 11, kau belum tidur?" Baek Hyun mengangguk, membuat kris menyeringai lebar, digerakkan pinggulnya menusuk-nusuk hole di mana kejantanannya masih tertanam di sana, kris menyingkap kemeja biru Baek Hyun.

"akh,,hhh..ahh, ahh.. shh.." dan dimulailah kembali Pergulatan yang membangkitkan nafsu dan menguras tenaga, malam yang panjang untuk penghuni sekitar kota seoul yang mulai.. tertidur.

O

O

O

TBC or Delete?

[a/n ]: ini fic Nc PERTAMA saya^^ maaf jika kurang HOT, pedas, gurih, asin, as_*pakk

Yang author harapkan hanya review seikhlasnya, dan tidak terpaksa, tapi lebih baik kalian review jika memang tertarik dengan fic saja, jika tidak.. aku hapus aja .. gampang bukan?*plettak

Maaf jika ada yang ga suka karakter Baek Hyun, jangan berprasangka buruk dulu, aku juga ngefans ama anak itu, maaf kalau author nistain itu anak, yang KrisBaek shipper juga.. maaf jika kurang memuaskan(?) jebal jangan bash cast apalagi author -_- kalau ada.. author janji gak bakal lanjut /beuhh .. contoh author ga tau diri/ -_-

Sudah, itu aja.. yang mau nanya-nanya silahkan review*modus

Jja!