Season talk show
Author: Haii.. readers.. ^^, sebelum nya maaf ya readers kalo fanfic kemarin banyak yang kurang T.T .
Karin : Maklum lah readers, author baru di sini jadi kurang paham.
Kazusa : Kemarin aja author nyari blogers tentang cara buat fanfic yang benar dan istilah istilah yang ada di fanfic. Sudah itu nyari cara buat nambah chapter ke fanfic ini pertamanya si gagal tapi akhir nya bisa .. yeay ^^
Author: Ehh.. kalo yang itu jangan di bilang dong Kazusa , author kan malu jadinya ..
Kazusa : Eiihh.. iya maaf keceplosan heheh :D
Author: He.. kalo keceplosan kira kira dong .
Kazusa : Hehe iya maaf author.
Author: Oke aku maafin *lagi baik*, sekarang waktunya bacain balasan review nya dimulai dari Himeka, Jin, Karin, Kazusa, Kazune, dan Michi
Himeka: Lah Kazuna, Miyon dan Yuki kok gak kebagian.
Author: Bagian mereka besok .
Himeka : Oh.. baik lah. Oke buat Roch trimakasih sudah suka cerita yang gaje ini dan kedepan nya Author akan lebih memperhatikan kalimat di dalam nya ^^.
Jin : Oke terimakasih atas saran kamu ya Leonyta, saran kamu sangat berharga buat Author karena .. Author bisa tau kekurangan dalam menulis fanfic ini dan bisa memperbaiki nya jangan lupa review lagi ya ^^
Karin : Hehe buat Author itu sudah biasa , kata kata kamu tidak manyakit kan untuk author karna apa yang kamu katakana memang benar Hanazono Hikari. Untuk kedepan nya Author akan berusaha lebih baik lagi dan terimakasih atas review nya jangan lupa mampir lagi ya.
Kazusa : Siipp … ceritanya udah dilanjutin ^^ Karin0Kazune jangan lupa review lagi ya
Kazune : Hehe iya author nulis ni fanfic pake SKM (Sistem Kebut Malam) ya jadi beginilah hasil nya. ya anggap aja kita saling mengingat kan jadi ya tidak apa apa lah Mey-Mey Hinamori jangan lipa review lagi ya =)
Michi : Oke terimakasih ya Akira-belachan ^^
Himeka : Akhir nya sudah juga bacain balasa review nya. Oke selamat membaca readers
Title : miracle of love
Chapter 2 : JASMINE BLACK
Disclaimer : kamichama karin © koge donbo
miracle of love © yunnah-chan
Rated : T
Genre : Fantasy, romance, friendship
Pairing : kazusa, karin, kazune , jin, michi, himeka, miyon, yuki, kazuna
Warning : AU, OOC,ABAL, GAJE, TYPO, NGAK NYAMBUNG DLL
Summary : Maaf kan aku/ Itu karena sebagian jiwa orang itu sudah sandra oleh para penyihir-penyihir jahat, lagian kau ditugaskan di bumi untuk mencari batu sihir kan?/ Hei apa kau ada acara besok?/ Aku juga tidak tau himeka, tapi aku rasa/
Norma POV
"Hei.. kembalikan bola itu kepadaku" kata seorang pemuda berambut pirang di belakang Karin
Karin pun menoleh kebelakang dan melihat sosok seorang anak baru dikelas nya tadi atau tepat nya adalah sepupu nya Himeka.
"Upss Kazune-kun" kata Himeka yang melihat Kazune di belakang Karin
"Kau..! jangan bilang kau yang melempar bola kearah ku!" Kata Karin agak menaikan nada suara nya.
"Ya akulah yang melempar mu dengan bola, tapi aku tak sengaja melakukan itu. Maaf kan aku" kata Kazune dengan menundukan kepala nya.
"Hah ,, baik lah kali ini kau aku maaf kan karna mood ku lagi baik hari ini, tapi lain kali kau harus lebih hati hati" kata Karin memegang bahu Kazune
Kazune pun menaikan kepala nya dan senyum mulai melebar di wajah nya.
"Ohh trimakasih Karin karna kau tlah memaaf kan aku, aku berjanji tidak akn mengulangi nya" kata Kazune yang tersenyum dan kembali kearah lapangan basket
"Hemh.. Karin ini rotiku untuk mu, aku masih punya satu" kata Himeka menyodorkan roti yang dipegang nya ke Karin
"Ah trimakasih himeka" kata Karin mengambil roti yang disodorkan Himeka tadi."Selamat makan"sambung Karin yang langsung melahap roti tersebut.
Setelah selesai Karin dan Himeka pun berjalan menuju kelas karna sebentar lagi lonceng berbunyi, dan tak lama kemudian lonceng memang berbunyi. Seperti biasa Karin menjalani pelajaran dengan perasaan bosan dan malas, Karin pun menurun kan dagu nya keatas meja dan tak sadar Karin pun tertidur .
Karin POV
"Hah dimana aku?" kata ku sambil melihat ke sekeliling ku yang tampak hanyalah taman yang dipenuhi oleh bunga mawar hitam.
"Kenapa di taman ini penuh dengan melati nya berwarna hitam"pikirku dalam hati.
"Hei kau… kesini" kata seorang pemuda memakai jubah biru tua.
Akupun menoleh kebelakang untuk mendapati sosok dari suara tadi, yang aku lihat hanyalah seorang pemuda memakai jubah biru tua berdiri sejajar didepan ku." Bicara dengan siapa dia"pikir ku
"Hei kau, cepat kesini!" kata pemuda itu menunjuk ku.
"Aku" kata ku menunjuk diriku sendiri.
" Iya kau , cepat kesini"kata pemuda itu lagi.
Aku pun langsung berjalan mendekati pemuda itu, setelah aku mendekatinya tampak dua pasang bola mata blue saphier berada di balik jubah pemuda itu.
"Siapa kau? ada apa kau memanggil ku" kataku di hadapan nya.
"Nanti kau akan tau, sekarang ikut aku" kata pemuda itu sambil menarik tangan ku.
"Eh kau mau mengajakku kemana"kata ku sambil menarik kembali tangan ku.
"Nanti aku jelaskan sekarang ada hal yang harus aku perlihatkan pada mu" kata pemuda itu yang lagi lagi menarik tangan ku.
"hal? Hal apa? , dan kita di mana?" Tanya ku pada pemuda itu.
Namun pemuda itu tak menjawab dan dia masih menarik ku ke suatu tempat , setelah sampai aku melihat sekuntum bunga melati yang sangat besar, tapi aneh nya bunga itu sebagian berwana putih dan sebagian lagi berwarna hitam.
"Apa kau melihat melati itu" kata pemuda itu sambil menunjuk bunga melati yang di maksud.
"Iya aku lihat, tapi kenapa melati itu mempunyai kelopak yang sebagianya berwarna putih dan sebagian lagi berwarna hitam" Tanya ku bingung kepada nya.
"Melati itu adalah jiwa seseorang " kata pemuda itu dengan singkat.
"Terus kenapa warna nya sebagian putih dan sebagian lagi hitam"Tanya ku berulang ulang.
"Itu karena sebagian jiwa orang itu sudah disandra oleh para penyihir-penyihir jahat, lagian kau ditugaskan di bumi untuk mencari batu sihir kan? " Tanya pemuda itu kepadaku
"Iya, ehh.. bagaiman kau tahu kalau aku ditugas kan di bumi untuk mengumpulkan batu sihir, apa kau tau cara mengumpulkan batu sihir, dan bagaimana cara kita mengetahui jiwa seseorang yang disandra oleh para penyihir jahat itu? " kata ku bertubi tubi
"Heh .. dasar wanita memang berisik! Aku tau karena aku juga penyihir sama dengan mu, dalam pencarian batu sihir kita harus membasmi penyihir jahat dan mengembalikan jiwa yang sudah disandra para penyihir jahat itu barulah kita mendapat kan batu sihir agar bisa menaikan level kekuatan kita, untuk mengetahui jiwa orang itu kau bisa melihat dari sorot mata orang itu, jika orang itu menetapmu dengan tatapan kosong, berarti orang itu sudah disandra jiwa nya"jawab pemuda itu dengan panjang kali lebar
Normal POV
"Oh benarkah! lalu Siapa kau?!" Tanya Karin lagi pada nya
"aku adalah-"
PLETAK!
Sebuah benjolan muncul di kepala Karin.
"Aduhh.. " kata Karin memegang kepala nya.
"Karin.. harus berapakali sensei bilang padamu kalau LAGI BELAJAR JANGAN TIDURR!"kata sensei menaikan nada bicaranya.
"Heemmm baik sensei, aku takkan mengulangi nya lagi" kata Karin merasa bersalah.
"Baik lah kali ini kau sensei maaf kan" kata sensei pergi meninggal kan Karin dan melanjutkan pelajaran.
"Oh apa yang telah terjadi Karin" ucap Karin dalam hati
_Skip time_
Teng teng teng
"Baik lah anak-anak pelajaran hari ini sudah selesai , karena besok tidak sekolah jadi sensei memberI kalian PR halaman 56 bagian B".kata sensei sambil menutup pelajaran.
"baik sensei" kata anak anak
"Ahh akhirnya berkhir juga pelajaran hari ini" kata Karin mulai mengemasi buku buku nya.
"Hei apa kau ada acara besok?"Kata kazune kepada Karin
"Aku rasa tidak" jawab Karin singkat sambil memasangkan tas nya kebahu nya.
"Oh .. baguslah , aku mau mengajak mu jalan-jalan apa kau mau?"kata Kazune di hadapan Karin.
"Hm .. apakah hanya kita berdua?" Tanya Karin dengan sedikit mengangkat alis nya.
"Tidak.. Himeka kazusa dan michi juga ikut besok, itu pun kalau kau mau ikut bersama kami" kata kazune lagi.
"Hmm baik lah aku ikut" jawab Karin dengn tersenyum.
"bagus .. besok kami tunggu kamu di depan gerbang sekolah jam 09.00"kata Kazune yang ikut tersenyum, lalu Kazune melihat kejendela seperti ada yang iya lihat. "Ehh Karin.. aku duluan ya, aku baru ingat kalo aku ada urusan"kata Kazune seraya meninggalkan Karin.
"baik lah"jawab Karin singkat. "Himeka kita pulang bareng yuk"Tanya ku pada himeka. Himekapun mengangguk mendengar ajakn Karin tadi.
Karin dan Himeka segera keluar dari gerbang sekolah dan berjalan pulang menuju kerumah. Dalam perjalanan Karin menceritakan tentang mimpinya kepada Himeka. "Karin .. apa kau tau siapa pemilik jiwa yang di Sandra oleh penyihir jahat?" Tanya Himeka kepada Karin.
"Aku juga tidak tau himeka, tapi aku rasa-." Jawab Karin menghentikan langkah nya.
"kenapa Karin" kata Himeka yang ikut memberhentikan langkah nya.
"Ah tidak apa apa" jawab Karin langsung melanjutkan langkah nya lagi.
BRAKKK!
Tiba tiba ada seorang gadis yang menabrak Himeka. Himeka pun jatuh terduduk ketanah dan sedikit meringis kesakitan. Gadis yang menabrak nya tadi berdiri dan berlari tanap meminta maaf kepada Himeka.
"Hei.. kau ja-
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Jangan lupa diriview ya ^^
