Title : Meet and Greet

Main cast : Lee Hyukjae

Lee Donghae

Cho Kyuhyun

Lee Sungmin

Other cast : Member Suju and others

Summary : Pertemuan Eunhyuk dan Donghae karna sebuah kado natal . Berakhir dengan Eunhyuk menjadi perantara cinta antara Sungmin dan Donghae demi mendapatkan namja yang Eunhyuk suka. #gak bisa bikin summary

Warning : Typo, cerita muter muter, Gaje Abal, Pasaran

No Bash, No Plagiat, Yes For Read

Eunhyuk POV

Hari ini aku menjalankan misi menjodohkan Sungmin dengan Donghae dan juga misi untuk dapat mengenal namja 'itu'. Bel istirahat berbunyi nyaring diluar kelas. Aku keluar kelas tanpa menghiraukan seongsangnim yang ada di kelas.

Sepertinya Perutku ini sudah tidak bisa dikompromi lagi. Sampai dikantin aku segera memesan semangkuk ramyon yang masih panas dan minuman kesukaan ku strawberry milk. Saking laparnya aku berjalan dengan sangat-sangat ngebut tanpa melihat apapun.

Brakkk

"Panas !" teriak seseorang

Yah aku nabrak orang deh jadinya. Dan tanpa sengaja ramyonku yang masih panas ini mengenai tangannya.

"aish. Mianhae, aku tak sengaja" ucapku, Tanpa melihat wajah orang tersebut, aku segera menuangkan minuman dingin yang ada ditanganku ketangannya yang terkena ramyon.

"Yak ! apa yang kau lakukan" bentak namja itu. Aku yang dibentak seperti itu menolehkan kepalaku menatap siapa orang yang berani membentakku, yang pastinya namja yang ku tabrak ini. Aku menatapnya heran, berani sekali dia membentakku. Aku kan sudah minta maaf.

"Aku hanya mencoba menolongmu" ucapku dengan lembut sambil menahan marah karna aku tau bahwa aku salah dalam hal ini.

"dengan menyiramkan susu strawberrymu itu ketanganku" namja itu menatapku marah dan jangan lupakan intonasi suaranya yang meninggi.

"Mianhae. Habisnya aku panik sekali. Neo gwencana" ucapku yang masih lembut sambil melihat tangannya. Dia menghempaskan tangannya.

"apakah ini terlihat baik-baik saja ?. Apa kau buta ?" ucapnya menunjuk tangannya yang melepuh kedepan wajahku. Aku melihat sekeliling siswa siswi yang makan dikantin, mereka menatap kami berdua, aishh aku malu sekali. Namja ini benar-benar cari mati denganku. Aku sudah tidak tahan.

"Yak. Lee Donghae. Aku sudah minta maap. Dan juga kau yang buta, apa kau tidak lihat aku punya mata" bentakku dan menatap Donghae tajam. Ya ampun aku keceplosan menyebutkan namanya. Ku lihat Donghae terkejut dan juga diam. Tapi aku tak memperdulikan reaksinya , Huftt gara-gara dia nafsu makanku hilang. Tanpa pikir panjang aku menarik tangannya keluar dari kantin.

Dia berusaha berontak, tapi aku tetap saja menyeretnya. Jangan meremehkan tenagaku, aku ini supergirl. Saat sampai didepan pintu yang bertuliskan 'ruang kesehatan' aku membuka pintunya kasar yang untungnya tidak ada siapa-siapa didalamnya dan mendudukkan Donghae diranjang yang ada disana.

Dengan masih emosi Aku mengobati tangan Donghae dengan obat-obatan yang ku ambil dan melilitkan perban ditangannya. Dia hanya diam dan sedikit berteriak kesakitan saat secara tidak sengaja aku mengikat perbannya terlalu kencang.

"Selesai dan juga jangan menuntutku karna hal ini" aku menatap Donghae yang ternyata menatapku sambil melamun. Aku menjentikkan jariku didepan wajahny dan dia segera sadar.

"ahh ne ne. Gomawo. Bagaimana kau tau namaku" tanyanya. Ya ampun dasar Eunhyuk bodoh. Karna terlalu emosi aku jadi memanggil namanya tadi umpatku pada diriku sendiri. Aku pun mencoba memikirkan alasan yang pastinya masuk akal. Donghae tidak boleh tau kalau aku mengetahuinya dari Sungmin. Aku melihat seragam Donghae

"itu" aku menujukkan sebuah nametag yang bertuliskan namanya di seragam sekolahnya. Donghae mengikuti arah jariku dan tersenyum.

"sepertinya aku mengenalmu, waktu itu kau yang salah mengambil kado ku kan" ternyata Donghae masih ingat kejadian itu padahalkan sudah hampir sebulan.

"ah iya. Minahae soal itu" aku menggaruk tengkukku.

Setelah perbincangan ini kami terdiam tidak ada yang mau membuka pembicaraan. Huh lebih baik aku kekelas Sungmin pasti mencariku.

Saat aku mulai berdiri, pintu ruang kesehatan terbuka dan masuklah dua orang namja yang salah satunya adalah namja yang kusukai. Jantungku mulai berdebar-debar.

"apa kau tidak apa-apa Donghae-ah. Aku dengar kau kesiram kuah ramyon" ucap namja yang aku sukai itu dengan wajah khawatir. perhatian sekali dia, ah aku semakin menyukainya. Sedangkan namja yang satunya yang ku ketahui Cho Kyuhyun berdiri diambang pintu dan hanya memainkan psp nya tanpa menghiraukan siapapun. Dasar maniak game.

"aku tidak apa-apa Siwon-ah. Yeoja ini sudah mengobatiku" Donghae menunjuku. Ah jadi namanya Siwon. Nama yanng sempurna untuk wajah yanng sempurna juga.

"goamawo " Siwon melihatku dan tersenyum. Ya ampun kenapa dia begitu tampan.

"ne ne ini juga salahku" ucapku terbata.

"eh siapa namamu" tanya Siwon bingung.

"Lee Hyukjae tapi panggil saja Eunhyuk" ucapku menunduk menyembunyikan pipiku yang memerah.

Kami pun berbincang-bincang sampai bel masuk pertanda istirahat telah usai. Aku kembali kekelas sambil senyum-senyum sendiri.

Author POV

"hyukie apa kau sudah gila" tanya Sungmin yang bingung melihat sahabatnya itu senyum-senyum seperti orang gila. Eunhyuk melihat Sungmin masih dengan senyum dan mengahambur memeluk Sungmin.

"sepertinya aku memang sudah gila min" Eunhyuk menatap Sungmin berbinar yang membuat Sungmin semakin bingung.

"kenapa kau senang sekali"

"kamu tidak perlu tau dan Ini " Eunhyuk memberikan secarik kertas yang berisi deretan nomor handphone.

"mwoya ige ?"

"itu adalah nomor Donghae"

Saat bel masuk berbunyi tadi Eunhyuk segera meminta nomor Siwon dan nomor Donghae. Dan itulah alasan Eunhyuk senyum-senyum seperti orang gila dan juga mengikut sertakan sahabatnya itu.

"gomawo" kini gantian Sungmin yang langsung menghambur dipelukan Eunhyuk.

...

"kajja min. ikut aku" Eunhyuk memasukkan peralatannya ke dalam tas .

"kemana hyukkie"

"sudah. ikut saja" tanpa persetujuan Sungmin, Eunhyuk menarik tangan Sungmin, sedangkan Sungmin hanya mengikuti kemana sahabatnya ini akan membawanya. Mereka melewati lorong sekolah dan berhenti disebuah kelas saat itu juga Sungmin melepaskan tangan Eunhyuk dan menatap Eunhyuk dengan tatapan bertanya-tanya.

"hyukkie, kenapa kita kesini"

"tentu saja melihat keadaan Donghae. kajja"

Ya saat ini Eunhyuk membawa Sungmin ke kelas Donghae karna sedari tadi Sungmin selalu menanyakan keadaan Donghae setelah Eunhyuk menceritakan kejadian dikantin tadi.

Eunhyuk menarik tangan Sungmin secara paksa namun Sungmin berusaha menahan dirinya. Apakah Sungmin tidak tahu kalau Eunhyuk ini supergirl ?

Sungmin akhirnya pasrah saja di bawa Eunhyuk masuk kedalam kelas Donghae. Disana hanya ada Donghae yang sedang menuliskan sesuatu namun terlihat kesusahan karna tangannya yang terluka.

"Donghae-ah" Donghae menghentikan pekerjaannya saat melihat Eunhyuk dan Sungmin masuk ke dalam kelas.

"apa yang kau lakukan. Dan mana Siwon dan Kyuhyun" tanya Eunhyuk yang melihat beberapa buku berserakan di meja Donghae dan juga melihat keliling kelas saat mendapati hanya ada Donghae disana.

"aku sedang mengerjakan tugas. Kyuhyun dan Siwon sudah pulang. Kenapa kalian kesini dan siapa itu" Donghae menunjuk Sungmin yang hanya menunduk disamping Eunhyuk.

"aku hanya ingin menanyakan keadaannmu. Dan ini temanku Sungmin" Eunhyuk mengenalkan Sungmin yang masih menunduk malu menyembunyikan wajahnya yang memerah.

"ah Lee Donghae imnida" Donghae mengulurkan tangannya keSungmin dengan senyum diwajahnya.

"Lee Sungmin Imnida" balas Sungmin membalas uluran tangan Donghae. Saat Sungmin melihat wajah Donghae yang tersenyum membuatnya salah tingkah dan juga gugup.

"Hyukkie aku pulang dulu ya. Aku harus menemani eomma belanja hari ini" tanpa menunggu jawaban Eunhyuk, Sungmin langsung pergi dari sana setelah mengucapkan kata-kata itu. Eunhyuk hanya mendengus melihat Sungmin yang pergi tiba-tiba. Dasar Sungmin babbo aku sudah capek- capek membawanya kesini, dia malah pergi tiba-tiba.

Padahal rencananya Eunhyuk mau meninggalkan Donghae dan Sungmin berdua tapi yang ada malah sebaliknya. Eunhyuk masih saja menggerutu tidak jelas dan itu membuat Donghae menahan tawanya.

Sadar dari kekesalanya Eunhyuk melihat Donghae yang melanjutkan pekerjaannya, membuat tugas.

"apakah masih sakit" tanya Eunhyuk saat dilihatnya Donghae kesusahan menulis.

"lumayan" Donghae masih saja melanjutkan pekerjaannya. Eunhyuk mengambil pena yang digunakan Donghae menulis tadi dan duduk disebelah Donghae, mengambil buku tugas Donghae.

"apa yang kau lakukan" tanya Donghae bingung melihat eunhyuk yang menganggu pekerjaanya

"aku akan membantumu. Kau bilang saja mana yang harus ku tulis. Aku akan menulisnya untukmu"

"tidak usah. Aku bisa melakukannya sendiri" Donghae hendak mengambil pena yang ada ditangan Eunhyuk, tapi Eunhyuk langsung menyembunyikan pena itu di belakang punggungnya.

"diam dan ikuti saja perintahku" Eunhyuk melotot menatap Donghae membuuat Donghae mendengus dan akhirnya mengikuti kemauan Eunhyuk.

...

Langit mulai berganti warna menjadi jingga, pertanda bahwa hari sudah semakin sore. Eunhyuk dan Donghae baru saja menyelesaikan tugas Donghae setelah beberapa jam. Karna pertengkaran kecil mereka yang pastinya dimenangkan Eunhyuk membuat mereka harus pulang sesore ini.

"gomawo sudah membantuku" ujar Donghae saat mereka sudah ada didepan gerbang sekolah mereka.

"ne ceonmaneo. Kalau begitu aku pulang dulu ne" Eunhyuk berjalan meninggalkan Donghae didepan gerbang sambil melambaikan tangannya. Donghae balas melambai ke Eunhyuk sambil tersenyum

"eh tunggu dulu ..." ujar Donghae cepat, namun Eunhyuk tidak mendengarnya dan tetap berjalan meninggalkan Donghae.

Donghae masih saja menatap eunhyuuk yang semakin menjauh. Eunhyuk ternyata baik juga ya, Padahal aku mau mengantarnya pulang dan juga meminta nomor ponselnya, ujar Donghae dalam hati.

...

Waktu sudah menunjukkan pukul delapan malam. Eunhyuk berbaring ditempat tidurnya dengan headset yang disematkan dikedua telinganya. Mendengarkan lagu dari ponselnya, lagu kesukaannya Closer yang dinyanyian Taeyon.

Eunhyuk menatap ponselnya, wajahnya terlihat sedang bingung. Ada dua pilihan 'YA' atau 'TIDAK' didalam pikirannya yang harus dia pilih salah satu. Setelah berapa menit Eunhyuk memilih opsi 'YA' sebagai pilihannya.

Eunhyuk mengetikan sederet huruf hangul di layar ponsel touchscreennya dan dengan perasaan ragu-ragu Eunhyuk mengirimkannya keseseorang yang nomor kontak yang ada diponsel Eunhyuk.

Other side

Donghae yang baru saja pulang makan malam dengan keluarganya langsung memasuki kamarnya. Baru saja mau mengganti baju, ponsel donghae berdering pertanda ada pesan masuk. Donghae mengambil ponselnya dan membuka pesan dari nomor yang tidak dikenalnya.

'annyong ?'

Itulah isi pesan tersebut, senyum terukir di wajah Donghae. Dengan segera donghae membalas pesan itu. dan kembali mengganti bajunya.

TBC

Sampai disini dulu ff author meet and greet cahapter dua. Author minta maaf jika ada salah penulisan kata didalam ff ini. karna keyboard laptop author masih rusak dan masih memakai alternative keyboard. Dan untuk para reader makasih karna udah baca ff author. Dan juga untuk para reviewer makasih udah mau kasih koment. Dan saranghae untuk kalian semua.

Jangan Lupa RnR lagi ya ^,^