Mistakes in Love

.

A KyuMin Fanfiction

.

Main Cast : Cho Kyuhyun, Lee Sungmin, Kim Kibum, Kim Ryeowook, Kim Youngwoon.

Main Pair : KyuXMin, Slight!(xxxXMin)

Warning! YAOI, Boys Love, OOC, EYD tidak sesuai, M-preg (but Sungmin already had a children)

Rating : Untuk chap ini juga masih T *smirk*

Genre : Drama, Romance, Hurt/Comfort

Disclaimer : KyuMin milik saya! *smirk again*

.

Summary : Cho Kyuhyun, seorang pemuda yang menderita "Asperger Syndrom", jatuh hati pada sosok manis yang ditemuinya ditaman favoritnya. Bagaimana cara Kyuhyun merebut hatinya? Mampukah Kyuhyun bertahan setelah satu kenyataan pahit diketahuinya, dan membuat rasa cintanya adalah sebuah kesalahan?

.

DON'T LIKE DON'T READ, DON'T BASHING, N' DON'T BE SIDERS PLEASE?

.

"enJOY reading^^"

.

.

.


.

Previous

.

Kibum menatap heran dengan sikap tak biasa yang ditunjukkan Kyuhyun, namun tak lama kemudian ia terkekeh geli. "Hyung, minta maaflah pada Sungmin noona, kau membuatnya ketakut—"

"Maaf Kibum-sshi, aku namja." Cicit Sungmin.

"Ye?"

"Ne, Ahjussi. Mommy-ku namja." Sang anak menimpali.

Perlu beberapa detik untuk Kibum mencerna arti dari ucapan dua sosok dihadapannya.

"MWOOO?"


.

oOo

.

KyuMin

.

oOo

.


.

Chapter 2

.

"Jj-jeoseonghamnida…" ujar Kibum canggung.

Sungmin kembali tersenyum manis, cantik sekaligus, pantas saja Kibum mengira ia adalah seorang yeoja. "Gwaenchana."

"Mommy~" bocah kecil disampingnya merengek manja seraya menarik-narik ujung baju Sungmin.

"Ne, chagi chankaman. Kibum-sshi apa anda tahu perumahan 'Beautiful Flowers'?"

"Eoh? Beautiful Flow—"

"'Beautiful Flowers' adalah salah satu perumahan elit yang terletak diwilayah utara Propinsi Gyeonggi-do, dekat pegunungan dan daerah terbuka dibagian selatan. Dengan populasi 145 jiwa, 60 kepala keluarga, dan sebagian besar adalah CEO dari perusahaan tempat mereka bekerja. Sisanya hanya pegawai biasa namun tetap mempunyai jabatan penting ditempat kerjanya. Beberapa ibu rumah tangga, balita, murid play group, siswa sekolah dasar, siswa Junior high school, siswa Senior high school dan mahasiswa. Dan mahasiswa, mahasiswa, mahasiswa…" Kyuhyun memotong ucapan Kibum dengan kalimat panjang lebar, lengkap dengan ekpresi datarnya.

Kibum terkekeh mendengar ucapan Kyuhyun, seperti biasa namja disampingnya ini memperlihatkan keistimewaannya. "Kyuhyun Hyung sudah menjelaskannya." Ujar Kibum ringan.

Namun Sungmin justru menatap takjub sekaligus heran kearah Kyuhyun, "Kyuhyun-sshi, terlalu cepat menjelaskannya, kurasa aku kurang paham." Sungmin berucap dengan cengiran khasnya.

Kibum tersenyum mengerti, "Aku mengerti, mari ku antar. Kebetulan itu tak jauh dari sini." Kibum menoleh kearah Kyuhyun, "Hyung, aku harus mengantar mereka. Kau mau ikut?"

Kyuhyun mengamati jam tangannya sebentar, "Tidak!" Seru Kyuhyun tiba-tiba. "Ini sudah terlambat dari jadwalku membuka toko. Kibum-ah, aku harus pergi! Aku terlambat! Aku terlambat!" Kyuhyun berujar dengan panik dan hanya berjalan mondar-mandir disana. Kibum hanya menggeleng maklum, namun tak lama kemudian Kyuhun melangkah pergi begitu saja.

Seakan tersadar, Sungmin yang semula menatap heran Kyuhyun seketika memanggil namja tampan tersebut, "Kyuhyun-sshi, tunggu!"

Mendengar suara yang disukainya memanggil namanya Kyuhyun segera berbalik, Sungmin tersenyum saat Kyuhyun tengah berada dihadapannya. Tapi tiba-tiba ia merasakan lidahnya kelu untuk berucap, mata dengan tatapan polos namun tajam disaat yang bersamaan itu seakan memenjarakannya.

"Beberapa janda dan duda juga terdapat disana." Seru Kyuhyun kemudian, datar tanpa ekspresi, beberapa kerutan timbul didahi namja manis dengan pipi chubby itu, "Ya, janda dan duda." Ulang Kyuhyun.

Kibum yang pertama tersadar langsung terbahak. Tak hanya Kibum, bahkan Sungmin dan Ryeowook pun ikut tergelak. Kini Kyuhyun juga ikut tertawa dengan cengiran polos khasnya, walaupun ia sendiri tak tahu apa yang ketiga orang dihadapannya tertawakan. Namun matanya tak lepas dari senyum namja manis dihadapannya.

.


.

oOo

.

KyuMin

.

oOo

.


.

Dengan perjalanan kaki selama kurang lebih 15 menit, akhirnya Kibum, Sungmin dan Ryeowook sampai di perumahan elit "Beautiful Flowers" itu. Benar apa yang dikatakan Kyuhyun tentang keadaan alamnya, dekat dengan pegunungan dan daerah terbuka dibagian selatan. Namun jika berbicara tentang populasi, pekerjaan dan lainnya Sungmin tidak tahu, dan ia tak mau repot-repot untuk mencari tahu kebenaran dari penjelasan Kyuhyun.

"Cha, ini dia alamat yang kau tuju."

"Gamsahamnida, Kibum-sshi."

"Jangan se-formal itu denganku, panggil Kibum saja." Ujar Kibum ramah.

"Ne, Kibum-ah. Kalau begitu panggil aku Sungmin saja." Balas Sungmin dengan tak kalah ramah.

"Baiklah, Sungmin-ah. Maaf kalau aku boleh tahu, kau berasal dari Tuan bermarga Kim siapa disini?"

Sungmin terdiam sebentar, seperti menimbang-nimbang. Namun tak lama seulas senyum manis kembali ia tampilkan seraya mendekatkan mulutnya ke telinga Kibum seperti ingin berbisik, "Ra-ha-si-a."

"Hahahahaha." Itu tawa dari bocah kecil nan manis disana, tak dipungkiri Kibum merasa dongkol sekaligus malu dengan keusilan Sungmin. Bukan berbisik namanya jika itu diucapkan dengan keras.

Kibum berdehem untuk mengembalikan kedongkolannya, "Mm-maaf Sungmin-ah, aku tak bisa berlama-lama."

"Jeongmalyeo? Apa aku juga membuatmu terlambat bekerja seperti Kyuhyun-sshi?" tanya Sungmin polos.

Kibum terkekeh sebelum menjawab, "Tentu saja tidak, Sungmin-ah."

"Baiklah kalau begitu, sekali lagi terimakasih Kibum-ah. Ryeowookie, ayo ucapkan terimakasih pada Kibum Ahjussi."

"Gomawo, Ahjussi." Ujar Ryeowook dengan suara cempreng dan senyum polosnya.

"Ne, cheonma Ryeowookie." Jawab Kibum seraya mengacak rambut hitam bocah kecil itu. "Baiklah, aku pergi dulu." Kibum membungkuk sebentar sebelum kemudian melangkah pergi.

"Ne, hati-hati."

.


.

oOo

.

KyuMin

.

oOo

.


.

Suara ketukan meja terdengar dari jari-jari tangan seorang pria paruh baya yang tengah duduk tak nyaman disofa yang terdapat diruang tamu rumahnya. Tidak, ini istana. Bagaimana tidak? Interior yang terdapat di ruang tamu itu saja menampakkan kemewahan. Design yang sangat elegan dengan kombinasi warna merah dan gold.

Entah apa yang tengah membuat pria paling berkuasa dimension besar itu sangat gelisah, namun wajah stoic-nya tetap terpampang jelas diwajah tuanya. Kini ia telah mengubah posisinya menjadi menyender dan memindahkan ketukannya disofa. Itu sangat menganggu, membuat empat namja berseragan hitam yang setia berdiri dengan tegap disana menggerutu dalam hati. Tentu saja dalam hati jika mereka tak ingin kehilangan pekerjaan hanya karena menggerutu.

"Harabeojiiiiiiiiiiiiiiiiiiii iiiiiiiii~"

Suara cempreng dari bocah kecil yang memanggilnya membuat pria paruh baya itu tersenyum sumringah.

"Ryeowookie~"

HAP

Dengan sekali lompatan bocah kecil itu sudah sampai dipelukan pria paruh baya yang berstatus kakeknya tersebut.

"Aku merindukanmu~"

"Aku juga~"

Hal itu membuat sosok manis dibelakang mereka berdecak sebal, "Yak! Kalian baru berpisah 5 jam."

"Biar saja!" Jawab keduanya bersamaan. Sungmin, namja manis itu hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah kakek dan cucu dihadapannya.

Kim Youngwoon, adalah salah satu pemilik salah satu perusahaan dibidang infrastruktur "Goosam Group". Perusahaan yang berpusat di Jepang itu baru-baru ini membuka cabang baru di Korea, tepatnya dikawasan Gyeonggi-do. Tak selang berapa bulan perusahaan cabang ini langsung melaju pesat dan mampu bersaing dengan beberapa perusahaan besar yang telah berkembang di Korea. Kim Jongwoon, anak dari Tuan Kim Youngwoon adalah CEO handal yang berhasil mensukseskan perusahaan cabang ayahnya ini.

Sekitar tiga bulan yang lalu, Tuan Kim berencana untuk melihat langsung kinerja diperusahaan cabangnya tersebut. Dengan memboyong menantu dan cucunya, Youngwoon mengambil penerbangan dari Jepang ke Korea kemarin malam. Namun karena kendala pekerjaan, Youngwoon terpaksa menunda penerbangannya 2 jam lebih. Sedangkan Sungmin dan Ryeowook dengan kekeras-kepalaannya memaksa untuk berangkat dengan jadwal yang telah ditentukan sebelumnya. Awalnya Youngwoon menolak keras, namun berkat jurus "duo agyeo" dihadapannya, akhirnya Youngwoon pun mengizinkan menantu dan cucunya yang sudah tak sabar ingin bernostalgia dengan kampung halaman. Sebuah alamat perumahan elit dengan nomor rumah 109 jadi pedoman Sungmin dan Ryeowook untuk sampai dikediaman Tuan Kim Youngwoon di Korea.

Betapa gelisahnya Youngwoon saat sampai dimansion besarnya tersebut tak mendapati cucu dan menantunya disana.

"Akhirnya kalian datang juga, kalian membuatku khawatir."

Sungmin hanya tersenyum mendengar celotehan mertuanya, "Lelahkah?" anggukan imut menjadi jawaban dari pertanyaan yang terselip rasa perhatian sang mertua, "Istirahatlah. Tapi kita akan makan dulu, OK!"

"Ne~"

Hilang sudah wibawa Tuan Kim Youngwoon jika sudah berhadapan dengan cucu dan menantunya, wajah stoic-nya pergi entah kemana dan berganti senyuman ceria. Tanpa sepengetahuan Youngwoon, para bodyguard-nya menghela nafas lega. =_=

.


.

oOo

.

KyuMin

.

oOo

.


.

"Kyuhyun-ah, radioku rusak."

"Ne, Ahjumma, akan kuperbaiki."

"Kyuhyun-ah, aku mau kotak musikku kembali seperti semula."

"Arrasseo, letakkan saja disitu nanti akan kuperbaiki."

"Kyuhyun-ah, televisiku mati mendadak?"

"Benarkah? Baiklah, nanti biar kuperbaiki."

"Kyuhyun-ah!"

"Kyuhyun-ah!"

"Kyuhyun-ah!"

Beginilah keseharian Kyuhyun jika sudah membuka toko kecilnya, semua orang berhamburan meminta barangnya untuk diperbaiki.

"Kalian cerewet sekali. Aku tak mau memperbaikinya!"

Skakmat! Mereka langsung diam setelah Kyuhyun berteriak. Dan jika mereka tak menurutinya, bisa-bisa barang mereka yang memang sudah rusak itu akan benar-benar menjadi sampai jika sampai sang 'jenius' marah.

.

Waktu menunjukan pukul 7 malam saat Kyuhyun menutup tokonya, itu memang jadwalnya. Kyuhyun akan membawa serta beberapa barang rusak itu kerumahnya jika masih ada yang belum selesai diperbaiki untuk kemudian diselesaikan dirumah.

"Wow tepat waktu lagi!"

Sebuah suara mengejutkan Kyuhyun yang tengah mengunci pintu toko kecilnya, Kyuhyun hanya menjawab dengan cengirannya.

"Mau langsung pulang, Hyung?"

"Ya, tentu saja. Masih banyak yang harus kuperbaiki, Kibum-ah."

Kim Kibum adalah satu-satunya orang yang mau menjadi teman Kyuhyun, walaupun Kyuhyun tak pernah menganggapnya teman sebenarnya. Kejam memang, namun karena Kyuhyun memiliki keterbatasan dalam kemampuan sosial membuatnya nyaman walau hanya hidup seorang diri, tentu setelah kematian sang ibu.

Kibum adalah orang yang pertama kali menemukan nama kelainan yang dimiliki Kyuhyun, sebagai mahasiswa ilmu kedokteran itu membuatnya tertarik untuk mencari tahu dan meneliti lebih jauh penyakit yang diderita Kyuhun. Autis adalah dugaan pertamanya, namun karena Kyuhyun memiliki beberapa perbedaan, salah satunya yakni kecerdasannya yang diatas rata-rata. Itu jelas bukan autism jika Kyuhyun mampu belajar sendiri kalkulus dan aljabar dalam waktu hanya seminggu.

Kyuhyun juga memiliki kemampuan berbahasa yang baik terutama dalam tata dan kosa kata, walaupun sulit mengerti bahasa "humor dan ironi", serta memiliki keterpakuan minat yang mendalam. Asperger Syndrom, adalah kesimpulan Kibum untuk kelainan atau penyakit yang diderita Kyuhyun. Didunia ini sangat jarang ditemui manusia yang menderita penyakit tersebut. Dan beberapa karakteristik unik menjadi pelengkap penelitian Kibum tentang Asperger Syndrom.

Dengan ragu Kibum mencoba mengalungkan tangannya dipundak Kyuhyun, "Jangan sentuh aku, ketekmu bau keringat yang menyengat!"

Kibum membentuk mulutnya seperti huruf O dengan mata melotot, namun kemudian kekehan kecil terdengar dari bibir tipisnya. Itu adalah salah satu karakteristik dari penderita Asperger Syndrom, literal dan logical, jika ada sesuatu yang tak disukai dan menganggunya ia tak segan untuk berterus terang dan terkesan frontal untuk mengomentari dan menolak hal tersebut. Seperti yang terjadi dengan pelanggan ditokonya siang tadi.

Kibum menghela nafas maklum, sebelum kemudian mensejajarkarkan langkahnya dengan Kyuhyun.

.


.

oOo

.

KyuMin

.

oOo

.


.

Suara nyanyian samar terdengar dari kamar mandi yang terdapat dikamar tidur bernuansa pink itu. Sungmin tengah membersihkan badannya sebelum beranjak ke tempat tidur. Ingatannya melayang pada pertemuannya dengan seorang pemuda keterbelakangan mental –menurutnya-, namun memiliki sisi istimewa. Pengetahuannya tentang perumahan 'Beautiful Flowers' hingga ke-detailnya membuat Sungmin berdecak kagum. Membuatnya merasa penasaran dengan apa yang terjadi pada pemuda bernama lengkap Cho Kyuhyun itu, tak ada salahnya jika ia mencaritahu esok.

.

Tok tok tok~

.

Lamunannya buyar saat sebuah suara ketukan pintu terdengar, menyusul teriakan cempreng dari anak tunggalnya.

"Mommy, ada telepon dari Daddy!"

"Angkat saja chagi, Mommy belum selesai."

.

"Yeobseo~ Daddy!" Seru Ryeowook ceria.

"Halo jagoan! Mana Mommy-mu?"

"Mommy sedang mandi." Jawab Ryeowook manja dengan mem-poutkan bibirnya.

"Wooowww pasti seksi sekali." Ujar sosok diseberang telepon.

"Ish Daddy mesum!" komentar sang anak telak. "Daddy, kapan kau kesini?"

"Pekerjaan Daddy masih menumpuk baby, tunggu beberapa minggu lagi OK!"

"Yayaya~" tanggap Ryeowook acuh. Ia menoleh kesamping kanannya ketika terdengar suara pintu kamar mandi terbuka, "Mommy sudah selesai." Ujarnya malas dan melenggang pergi.

Sungmin menerima gagang telepon yang diberikan Ryeowook dengan tatapan heran, "Ada apa dengan jagoanmu?"

"Ya, seperti biasa."

Sungmin menghela nafas mengerti, "Kau ini, selalu saja sibuk bekerja. Luangkanlah sedikit waktu untuk Wookie."

"Yakin hanya untuk Wookie? Bagaimana denganmu Nyonya Kim?" Kalimat godaan itu sukses membuat pipi chubby Sungmin memerah sempurna.

Dengan senyum malu-malunya ia berujar, "Aku tak peduli."

Sosok diseberang sana terkekeh kecil, "Benarkah? Awas kau! Lihat saja ketika aku pulang nanti, akan kuhukum kau!"

"Aku menunggu hukumanmu Tuan Kim~" Sungmin berkata dengan nada yang dibuat se-sexy mungkin pada sosok yang berstatus suaminya tersebut.

.

Tanpa Sungmin sadari, seseorang tengah mengepalkan tangannya mendengar percakapan mesra itu.

.

.

.

TBC


.

.

.

Alhamdulillah~ *sujud syukur*

Ternyata FF abal ini ditanggepin juga… kkk~

Udah cukup kilatkah updatenya?

Maaf ya kalo masih pendek, saya emang gak bisa bikin yg panjang2, saya bagi2 waktu antara kerja dan rumah tangga *malah curhat*, ini juga ngambil waktu disela2 kerja, ya beginilah kalo update kilat versi saya :D

Yg nanya tentang "Asperger Syndrom", buat yg udah googling, penjelasan saya gak jauh beda kan sama mbah google? yaeyalaaah wong saya juga tanya2 ke mbah google! wkwkwk~

Saya bukan mahasiswi kedokteran, jadi terpaksa penjelasannya seadanya aja…tapi ini belum semuanya kok, 'pelengkap' untuk penjelasannya akan menyusul disetiap chap…n' maaf jika saya terkesan 'sotoy' y, soalnya memang ada bberapa yg saya ubah+tambahin :p …Mungkin jika ada salah satu reader yg mahasiswi kodekteran, bisa bantu saya sdikit untuk menambah pengetahuan?

Penjelasan tentang Sungmin di chap depan ya, sekalian bakal ada kejutan! Apa ya? Coba tebak! kkk~ :D

.

Special thank's to :

zoldyk || AnieJOY'ERS || Park Soo Hoon || paprikapumpkin || Aiccyah. hangsang. sparkyu1208 || Guest || evil vs bunny || Cho Sungkyu || Mingie Lover || Cho Na Na || dessykyumin || Chiikyumin || oi || Princess Pumpkin ELF || Yunnieah || suciaticitrau || Ayachi Casey || Rima KyuMin || kang eun hwa || amalia || Saeko Hichoru || Kyurin Minnie || ammyikmubmik || nikyunmin || pumpkinsparkyumin || JOYeerrElpeu || XianRinChoi || Love Clouds || Qhia503 || wydx. kazaf || Yhana Emng ELF || fishyank || riri || Yc K. S. H

.

Ada beberapa pertanyaan 'penting' yg akan saya jawab.

.

Q : FF ini, seperti / terinspirasi / versi Kyuminnya "My Name is Khan"?

A : saya lupa sumpah, mau cantumin ini di chap 1, " Diadaptasi dari film 'My Name is Khan' "
kenapa adaptasi? Saya cuman ngambil penyakit dan kehidupannya Kyu aja, juga Ming yang seorang "Mommy" *tapi di film-nya bukan m-preg kan? Janda pula* disini Ming punya suami, jalan cerita juga beda. but, disebut 'terinspirasi' juga boleh deh! *dijitak*

Q : kenapa dibuat YAOI?

A : pengen suasana baru aja! *plakkk* maksudnya, pengen cobain aja gitu bikin YAOI, berasa ada tantangan(?), mudah2an gak gagal :D

n' buat buktiin juga kalo saya "CINTA KYUMIN DENGAN KE-REAL-AN MEREKA" bukan Cuma di fanfic :D

.

Cuman segitu kan? Yg lain udah kejawab di cerita…buat yg gak kesebut, maaf, bilang aja biar chap depan saya double :D

Last,

Review lagi ya?

Gamsahamnida~

.

.

.

QMingKyutez137^^