Title : I hate My Hubby
Author : Kim Yurii
Length : Short Chaptered
Genre : Sugary Sweet (romance)
Rating : All ages *tua muda kakek nenek juga boleh hha
Main Cast
Kim ki bum as Key
Choi Minho as Minho
Park Eunhye as Eunhye
Jung Yura as Yura
## Pulang Kerja ## author pov nich
"Aku pulang,.. " ucap Key sembari membuka pintu rumahnya yang begitu mewah
Dan betapa terkejutnya dia melihat istrinya sudah berdandan mencolok (sebenernya si bisa dibilang kayak badut)
"apa yang kau lakukan? Ada apa dengan wajahmu?" Tanya Key bergidik
"aku hanya ingin terlihat cantik didepan suamiku, hehehe bagaimana aku cantik kan?"
"hah,.. entahlah, kadang aku bingung kau itu bisa bercermin nggak sih," jawab key sambil menahan tawanya
"isshh oppa menyebalkan dech,.. oh ya ngomong-ngomong ini kopi buatanku, minumlah kau pasti suka, aku berlatih seharian ini membuatnya"
Tanpa pikir panjang key menerima kopi buatan istrinya dengan senyum manis
"puuufftttt,… Hoooekkkk , Kau ini ingin meracuniku atau apa? Mana ada kopi yang begini pahit,.!" Tak disangka ternyata reaksi Key diluar perkiraan Eunhye,.
"Mian oppa,.. padahal aku sudah berusaha agar terasa enak, T_T , kalau begitu oppa mandi saja dulu sudah kusiapkan air panas,."
"Ne,." jawab key Lemas,..
Tak berapa lama,..
"uwaa! Apa yang kau lakukan Eunhye,.. apa kau benar-benar ingin membunuhku dengan air yang sangat panas ini?" Teriak key keras dari dalam kamar mandi,..
"ada apa oppa,… kau kenapa? Kyyyaaaaaa! "" Eunhye yang panic justru langsung menerobos masuk ke kamar mandi dan menjumpai suaminya dalam keadaan naked tanpa sehelai benangpun menutup tubuhnya
"Apa yang kau lakukan bodoh, kenapa justru menerobos masuk? Cepat keluar!" Key segera menutup pintu kamar mandinya,. Dan beberapa saat ia telah menyelesaikan semuanya,..
"aigoo,… apa yang kau lakukan disini? Apa sejak tadi kau terus disini?,.. hey Eunhye kau mendengarku kan?" Sepertinya key baru sadar bahwa eunhye masih membatu saat ini, mungkin karena terlallu syok, itu pertama kalinya bagi eunhye melihat seorang namja telanjang dihadapannya seperti itu,
"hey kenapa justru kau yang syokk? harusnya akulah yang seperti itu, sudahlah cepat atau lambat kau juga akan melihat yang seperti itu, kembalilah ke kamarmu dan lupakan kejadian barusan,." Ucap key yang kemudian bergegas kembali ke ruang kerjanya.
- Eunhye Pov -
Huah,.. yang tadi itu apa ya? Bagaimana bisa aku melihatnya telanjang,.. Key oppa terlihat sexy,.. . tiiddaakkkk kenapa aku tak bisa berhenti memikirkannya,.. jantungku rasanya mau copot, ayolah jantung ini bukan saat yang tepat untuk terus berdetak seperti ini,.
JJDEERRR ,.. suara halilintar terdengar keras sore itu, hujan begitu lebat,
Eomma,.. aku takut petirr,.. bagaimana ini hiks,.. sebaiknya aku kekamar key oppa,..
"oppa,.. " kulihat oppa sedang sibuk mengutak atik notebooknya
"apalagi? Apa kau belum puas seharian ini terus menggangguku?" bentak key keras
"tapi aku takut petir " ucapku gemetar
"jangan bercanda! Kau ini bukan anak kecil lagi, kembalilah kekamarmu! Sekarang!" bentakkannya yang terakhir itu membuatku takut.
Tapi aku juga takut petir
Oh ya bukannya tadi siang minho oppa memberikan nomer ponselnya padaku,. Apa aku telfon dia saja ya,.
"Yeoboseyo,.. nuguya?" jawab minho
"oppa,. Ini aku eunhye,.." balasku
"ada apa? Apa ada masalah dengan key lagi? Wae? bare"
"oppa,. Aku takut petir hikss, huaa,.. aku takut, key oppa juga tidak mengizinkanku kekamarnya."
"apa? Jadi kalian tidak 1 kamar? " jawab minho kaget
"Ani,.. kami kan tidak benar-benar menikah,.untuk apa 1 kamar?" balasku polos
"apa? Apa maksudnya kalian tidak benar-benar menikah?' Minho terdengar semakin kaget
"Aigoo aku lupa aku tak boleh menceritakannya pada siapapun, oppa kumohon ber[ura-puralah tak tahu." Pintaku padanya
"aku tak mengerti tapi baiklah aku anggap aku tak tahu akan hal ini,. Kau bilang kau takut petir kan? Sembunyilah dibalik selimut, atau pergilah duduk disudut ruanganmu, aku akan menemanimu dari sini." Suara lembut oppa benar-benar menyihir ketakutanku, andai saja Key oppa bisa seperti ini,.
- Keesokan harinya -
Seperti biasa aku terbangun karena jam wekerku,.. kulihat Key oppa sudah tidak ada,. Dia pasti sudah berangkat kerja, bahkan tanpa sarapan? Kenapa aku jadi begitu mengkhawatirkannya ya?, apa mungkin aku mulai menyukainya?,.. ah ani ani,.. . kenapa aku berfikir seperti itu.
Oh ya hari ini aku harus kuliah, tapi sebelum kekampus aku ingin membuat kopi untuk oppa,.yah aku akan berusaha membuat sebaik mungkin.
## office ##
"selamat siang noona,.." itu eller yang kemarin sepertinya dia tahu aku ingin menemui suamiku, jadi dia langsung menunjukan dimana key oppa sekarang,..
"oppa,.. kau berangkat pagi sekali hari ini,.." sapaku riang.
"ck, kau? Sudah kubilang jangan kemari, bukankah kau harus kuliah?"jawab key oppa sinis
"tapi aku kemai membawakan kopi untukmu, setelah ini aku ke kampus kok"
"Pergi saja ke kampus aku sedang sibuk, dan bawa juga kopi buatanmu, " Key bergegas pergi dengan beberapa file arsip ditangannya meninggalkanku sendiri disini,..
Uwh kesell,…
"Eunhye kenapa kemari? Menemui suamimu?" seorang namja dastang dan menyapaku
"Minho oppa,.. hikz key oppa tak menyukai kopi buatanku, katanya ini mengerikan,."
"jinja? Boleh aku mencobanya?,.." Minho oppa lalu mengajakku ke sebuah lantai paling atas gedung ini, lantai tanpa atap yang sejuk,..
"ini,.. untuk oppa,.." kutuangkan secangkir kopi buatanku,.
"puufttt,.. hahaha pantas saja key tak menyukainya ini terasa sedikit pahit, "
"ya~~ oppa sama saja dengan key oppa, menyebalkan . " kugembungkan pipiku
"jangan marah seperti itu, hanya saja key terbiasa menyesap secangkir kopi yang sangat enak buatan temannya, jadi yang seperti ini mungkin sedikit menggangu, kalau kau mau aku akan mengajarimu membuat kopi,.." tawar minho lembut
"tapi aku ada kuliah,."
"kalau begitu besok saja kau kemari,.. araso?"
"ne oppa , ara ."
[- Univers -]
Uwh gara-gara key oppa aku harus kembali ke kampus, huaa padahal aku benci sekolah, lagipula mata kuliah hari ini adalah bahasa inggris,.. aku kan paling nggak bisa yang beginian,
"hey Eunhye bagaimana malam pertamamu dengan direktur perusahaan Cheongnam itu? Kenapa malah kekampus lagi bukannya Honeymoon gitu? " goda minzy sahabatku
"jangan tanyakan hal itu " jawabku kesal
"Good afternoon everybody, My name is Yura call me miss Yura , I'll be here as your new English teacher, and I hope all of you could speak English on my class If you disobey my instruction and my rules, just be ready to face lot of punishment from me"
"hey minzy dia guru baru ya? Dia ngomong apaan sih?" inilah yang kubenci dari bahasa inggris aku sama sekali nggak ngerti dia ngomong apa,.
"Don't you understand what I've ask to you Miss Eunhye, if you want to talk with your friend you have to use English understand?" bentak keras guru baru itu padaku,..
Wuah benar-benar hari yang melelahkan, aku harus menghadapi guru bahasa inggris yang mengerikan seperti itu.
Annyeong haseyo,.. aku pulang,..sepertinya key oppa juga sudah pulang, kulihat tasnya tergeletak begitu saja di balcon,
Kulihat key oppa terlelap didepan notebooknya,. Oppa munkin dia terlalu lelah, kenapa namja sekecil ini harus bekerja begitu keras , aku terus memperhatikan tiap detil wajahnya, tampan, oppa begitu tampan, rasanya aku ingin memilikinya,.. deg deg,.. jantungku kembali berdetak , karena aku tidak ingin jantung ini semain parah kuputuskan untuk meninggalkan oppa .
"yeoboseyo? Nona muda? Ada apa? Bibi rindu padamu,.." aku mendengar suara bibi Myung seperti biasa terlihat khawatir padaku,
"nado,. Pogoshipeoyo ahjumma , bibi bisakah bibi membuatkan makanan yang enak untuk suamiku? Sepertinya dia begitu lelah bahkan belum sempat makan," pintaku manja
"tentu noona, bibi pasti segera kesana "
- Key pov -
Aigoo aku tertidur lagi, sudah 3 hari ini aku lembur terus makanya aku jadi gampang lelah begini, oh ya apa eunhye sudah makan ya?
"hahaha bibi jangan seperti itu, bibi harus mengajariku dengan benar, aku kan juga ingin bisa membuat sendiri masakan untuk suamiku,." Kulihat eunhye sedang bersama bibi myung
"noona, nanti tangan anda terluka kalu memegang pisaunya seperti itu, " ucap bibi itu khawatir
"tak apa bibi meski harus terluka aku ingin membuat key oppa menikmati makanannya," gadis itu manis sekali, deg deg,.. kenapa aku jadi berdebar ya, apa karena senyumnya,.
"ehemm,.. apa yang sedang kalian lakukan?" sapaku
"uwaa,.. key oppa sudah bangun ya? Tunggulah sebentar oppa makananmu akan segera siap, hhehee" jawabnya sambil meringis manis,
"noona bibi pulang dulu ya, " pamit bibi myung
"kenapa kau tak makan malam bersama saja?" tanyaku
"ah tidak perlu tuan, saya harus segera kembali kerumah menyiapkan makan malam untuk nyonya besar juga. Permisi tuan, tolong jaga dan rawat nona dengan baik,."
## ruang makan ##
"oppa, lihat semua masakan ini adalah buatan bibi Myung,. Hhahha tapi aku juga membantunya lho, pokoknya karena hari ini oppa sudah terlalu lelah, oppa harus makan yang banyak biar sehat" anak ini kenapa dia begitu mempedulikanku, bahkan eomma dan appa tak pernah begitu antusias menyiapkan makan untukku.
"gomawo,.. kau juga makanlah,.. "
"oppa boleh aku mengatakan sesuatu?" tanyanya
"Ne,.. katakanlah,.." jawabku singkat
"bagaimana kalau aku benar-benar menyukaimu? Bolehkah aku terus menjadi istrimu? "
Uhuukk ,…
Deg degh degh degh apa ini, apa yang gadis ini katakana, aku
"apa yang kau pikirkan, makan saja makananmu dan jangan pikirkan hal seperti itu,."
"tapi aku menyukai oppa,.. mulai hari ini izinkan aku mencintaimu dan aku akan membuatmu menyukaiku,! Aku sudah selesai makan, aku mau belajar dulu setelah ini besok aku ada ujian bahasa inggris. Dah oppa hehehehe "
Anak itu bagaimana mungkin dia bisa mengatakan hal seperti itu.
- keesokan harinya -
Hari ini aku ada meeting lagi dengan client dan aku juga harus menyelesaikan pekerjaanku secepat mungkin , sepertinya appa tidak akan melupakan makan malam bersama kami.
Huft seperti biasa gadis itu belum terbangun dari tidurnya, entah kenapa rasanya nyaman sekali memandangnya yang sedang tertidur seperti itu.
"aku berangkat dulu ya eunhye " bisikku padanya.
- key pov end -
- author pov -
"Huaa,.. aku kesiangan lagi,.. aku harus segera ke kantor key , hari ini minho oppa janji mengajariku membuat kopi, " ucap eunhye yang baru saja tersadar dari mimpinya
## office ##
"Minho oppa,.. kau tidak sibuk kan? Ayo ajari aku bikin kopi" pinta eunhye
"Eunhye, kenapa kau tak lupa? Haha, ayo ikut aku sebentar, kita keruang OB" Minho pun mengajak eunhye ke ruang office boy yang ternyata sudah kosong tanpa penghuni,.
"Key itu suka kopi yang dalam keadaan panas langsung diseduh, jadi usahakan cangkirnyapun terasa hangat"
"Begitu ya? Kalau begitu biar aku saja yang melakukannya,."ucap Eunhye sambil merebut paksa teko panas Minho,.
"Eunhye berhati-hatilah ini sangat,.."
*Kyyyaaaaaaaaaaa
Belum selesai Minho bicara apa yang ia takutkan terjadi,. Tangan eunhye terkena air panas, alhasil ia langsung menjatuhkan teko dan cangkirnya, Eunhye bahkan sempat ingin membereskannya tapi tangannya yang mulai melepuh justru terkena sepihan kaca dari pecahan cangkir,..
"Gwenchanayo? Lihat tanganmu, berdarah,.. " tanpa basa-basi Minho menarik Eunhye dan langsung mengaliri tangannya dengan air dingin yang keluar dari kran,.. Eunhye menjerit kesakitan karena peri
"Pelan pelan Minho, ini sakit sekali ,.. "
- sementara itu dilain tempat-
"Tuan Key, istrimu datang lagi kemari beberapa saat yang lalu" ucap salah seorang teller diperusahaaan key
"Mwo? Geurae? Apa sih yang dipikirkannya?,.. dimana dia sekaang?" pekik Key
"sepertinya tuan Minho mengajaknya ke ruang OB saya tak tahu pasti untuk apa,." Jawab sang teller
Anak itu, apa sih yang dia lakukan bukankah aku sudah melarangnya kemari, dia pikir dia itu siapa *batin key kesal sambilbergegas menyusulnya,.
"Park Eunhye apa yang kau lakukan di,.. " sesaat setelah membuka pintu ruang OB Key benar-benar terkejaut melihat Minho sedang menyesap jari manis Eunhye, bahkan sebelah tangannya masih melingkar tubuh Eunhye yang sedang menghadap washtafle .
Entah kenapa pemandangan itu seperti menyulut kemarahan Key.
"Minho oppa tolong pelan sedikit, aigoo.."erang Eunhye
Tanpa basa-basi lagi Key masuk dan menarik paksa tubuh Eunhye,.
"Apa yang kau lakukan pada istriku ya~~~" bentak key keras sekali
Apakah yang akan terjadi selanjutnya ? TBC yah
RCL selalu ditunggu hohoho
