"Among Demons, Curses, and Love"

By : Tian Senou Mihara

Disclaimer : Naruto © Masashi Kishimoto

Rate : T

Genre : Horor , Humor

Pair : SasuSaku

Warning! : Bahasa Gaul , AU , OOC , TYPO , EYD enggak jelas -_- , etc ~

DON'T LIKE DON'T READ :D

Summary :

Sejak gue ketemu sama gadis itu dan nggak sengaja bersentuhan tangan sama dia , gue jadi bisa ngeliat hal-hal yang ANEH!

Oh Kami-sama apa apaan ini? Apa ini sebuah kutukan?

Enjoy Reading ~

Chapter 1

"Oi Teme !" Teriak cempreng seseorang berambut kuning jabrik yang berlari kearah seseorang berambut raven sambil melambai-lambaikan tangannya, Naruto nama orang itu.

"Apaan sih lo Dobe? Berisik banget pagi-pagi bikin kuping budek!" Cela Sasuke dengan nada sarkastiknya. "Ehehehe maaf Teme, kebiasaan hohoho" Jawab Naruto disertai cengiran gigi kudanya.

"ckk" Decih Sasuke.

"Eh ya Tem lo tau gak? Katanya sekolah kita ini berhantu loh" Kata Naruto dengan gaya polos. "Tam Tem Tam Tem lo pikir gue item apa?" Jawab Sasuke dingin, pandanganya masih lurus kedepan.

"Yailah Tem selow aja napa pagi-pagi udah sewot aja" Ucap Naruto yang sukses bikin Sasuke mendelik tajam ke arahnya. "Ups maaps-maaps" Ucap Naruto dengan cengiran paksa sambil mundur beberapa langkah menjauhi Sasuke karena Naruto takut kena bogem Sasuke.

"Lagian lo pagi-pagi udah ngomong gak jelas plus bikin gue esmosi ckk" Ucap Sasuke masih dengan nada dinginnya. "Hah? Gak jelas apanya?" Tanya Naruto dengan wajah super duper bloon.

"Sekolah berhantu" Kata Sasuke dengan ekspresi datar. "Jadi lo gak percaya Tem?" Tanya Naruto sedikit berteriak. "Iyalah mana ada hantu jaman sekarang, lagian lo dapet gosip itu dari mana sih?" Tanya Sasuke dengan nada sarkastiknya.

"Aaa.. gue denger dari si Ratu Gosip Ino Swetie Baby Cutie Pritkitew" Jawab Naruto dengan tampang bloonnya. "Ckk bodoh!" Ujar Sasuke ketus.

"Jadi lo beneran gak percaya Tem?" Tanya Naruto lagi. "Hn" Jawab Sasuke.

"Kalo gue sih percaya soalnya Hinata pernah bilang katanya dia liat sesosok aneh berambut panjang di kamar mandi cewek" Ucap Naruto dengan gaya sok coolnya. " Lo gak percaya? Atau jangan-jangan sebenernya lo takut Tem? Hahahahah" Lanjut Naruto dengan pertanyaan yang sukses bikin Sasuke mendaratkan jitakan tepat dikepala Naruto. Sasuke pun bergegas pergi ke kelas.

"Argh! Teme sialan !" Teriak Naruto sambil memegangi kepalanya yang sakit.

»»» oOo «««

Di Dalam Kelas

"Jangan Sentuh gue!" Teriak seorang gadis berambut pink yang langsung bikin seluruh anak kelas menoleh kearah dia. "Hah? Lo kenapa sih?" Tanya Sasuke yang sedikit heran karena dia enggak sengaja nyentuh tangan Sakura, gadis berambut pink yang tadi teriak.

"Tadi tangan lo kena tangan gue" Jawab Sakura dengan wajah datar dan tanpa ekspresi. Datarnya melebihi wajahnya Sasuke. "Yaelah kan gak sengaja" Jawab Sasuke dengan nada dingin.

"Tetep aja tangan lo kena tangan gue!" Balas Sakura dengan ekspresi super dingin.

"Heh? Gue pegang nih!" Balas Sasuke dengan tangan yang siap megang tangan Sakura. "JANGAN!" Teriak Sakura tapi tangan Sasuke sukses mendarat di bahu Sakura. "Tuh gue pegang! Harusnya lo bersyukur karena bisa kena pegang tangan gue" Terang Sasuke dengan pedenya.

"Pokoknya gue gak mau tau kalau nanti lo bakal ngalamin kejadian yang aneh-aneh" Balas Sakura dengan wajah datarnya. Tapi Sasuke tidak memperdulikan ucapan Sakura, dia langsung bergegas menuju tempat duduknya.

Teng~~ Teng~~

Pelajaran pun dimulai.

"Psst.. Psst.. Teme! Anterin gue pipis dong!" Ajak Naruto pada Sasuke. "Baru mulai pelajaran Dobe! Males gue" Jawab Sasuke datar. "Please dong sumpah kebelet banget ini gue namanya juga panggilan ala mayo dong, gue takut nih kalau sendirian!" Lanjut Naruto sambil megangin anunya (?) plus perutnya. Sasuke mengeryitkan sebelah alisnya menatap Naruto heran.

"Takut?" Tanya Sasuke dengan nada yang rada ilfiel. Naruto hanya mengangguk-angguk polos.

"Gue takut sama rumor setan yang lagi hebring" Bisik Naruto pada Sasuke.

"Ckk, bodoh!" Balas Sasuke.

Akhirnya Sasuke terpaksa menemani Naruto ke kamar mandi. Suasana kamar mandi saat ini benar-benar sepi, bahkan koridor disepanjang lorong kelas pun terlihat sepi karena memang pelajaran baru dimulai sehingga tidak ada satu pun murid yang keluar dari kelas.

"Lama banget lo Dob" Pekik Sasuke pada Naruto yang sedang berada di salah satu ruangan di kamar mandi tersebut (WC, ilah author ribet banget yak XD).

'Breeeet' bunyi kentut Naruto. "Sabar napa Tem sumpah perut gue mules banget" Jelas Naruto sambil ngeden-ngeden gak jelas di kamar mandi. "Najis banget lo dob =.= sumpah bau banget" Pekik Sasuke ketus sambil nutupin hidungnya. "Hahahah wajar lah Tem" Ucap Naruto yang sempet-sempetnya lagi ngeden ketawa ckk.

'Krieeeeeeet' bunyi suara pintu dibuka perlahan-lahan.

'Breeeeeeek' bunyi suara pintu ditutup.

'Krieeeeeeet' bunyi suara pintu dibuka lagi.

"Dobe! Kalau udah selesai cepetan keluar gak usah maenin pintu gitu!" Bentak Sasuke pada Naruto. "Hah? Apaan sih lo Tem? Gue dari tadi kagak ngapa-ngapain" Balas Naruto dengan suara heran.

Sasuke mengernyitkan sebelah alisnya.

'Krieeeeeeeet' bunyi suara pintu dibuka lagi. Sasuke yang penasaran mendekati pintu yang menimbulkan suara itu. Sasuke mendekati pintu wc yang letaknya paling pojok karena ia mendengar suaranya dari arah pojok.

Saking penasarannya Sasuke membuka perlahan pintu itu. Saat ia membuka perlahan pintu itu

'GREB'

Sasuke merasakan ada yang memegang pergelangan kakinya.

"Dobe! Jangan bercanda!" Ucap Sasuke keras.

'Srrrrrrrr' bunyi guyuran air yang baru saja dipakai Naruto.

'GREK' bunyi suara pintu yang baru dibuka dan keluarlah sesosok Naruto. "Apaan sih lo Tem? Dari tadi ngomong gak jelas!" Ucap Naruto sewot sambil menatap Sasuke yang berdiri kaku.

"Do.." Ucap Sasuke. "Do.. Dob…" Lanjut Sasuke terbata bata dengan muka yang pucat pasi.

"Lo kenapa Tem?" Tanya Naruto polos.

"L.. L.. Lo.. Ko.. kok disitu?" Tanya Sasuke tergagap-gagap. Naruto mengeryitkan sebelah alisnya jarena heran dengan tingkah laku sahabatnya.

"Hah? Maksud lo apaan Tem? Dari tadi gue emang disini" Tanya Naruto heran sambil garuk-garuk belakang kepalanya yag tidak gatal.

"Su..su..sum..sumpaaah" Ucap Sasuke yang kakinya mulai gemetaran wajahnya benar-benar pucat melebihi pucatnya Sai kekasih ratu gossip Ino Swetie Baby Cutie Prikitew.

"Ka..kaa..kaki gue a..ada yaa..yang megangin kaki gue!" Terang Sasuke dengan wajah pucat kaki gemetaran, terlihat keringat panas dingin mengucur dari sudut-sudut pelipisnya.

"Kagak ada Tem, perasaan lo aja kali" Balas Naruto sambil ngeliatin kaki Sasuke yang gemeteran. Sasuke perlahan-lahan menundukan wajahnya kebawah.

10..

8...

5…

2..

1..

JREEEEEEEENG XDDDDDDDDDD

"Do… Do… Dobe SUMPAH ADA YANG MEGANGIN KAKI GUE!" Teriak Sasuke frustasi saat ia melihat ada sebuah tangan dengan kuku-kuku yang panjang sedang memegangi kakinya.

"Tem…" Panggil Naruto. Sasuke langsung menolehkan wajahnya ke arah Naruto.

"Lo.." Lanjut Naruto dengan wajah yang pucat juga.

"JANGAN BIKIN GUE TAKUT1 BAKA!" Pekik Naruto yang njitak kepala Sasuke.

"SUMPAH GUE GAK BOONG! I..INI.. A…ADA TANGAN SUMPAH GAK BOONG T_T" Balas Sasuke dengan muka yang super duper amat sangat pucat.

"GYAAAAAAAAAAAA" Teriak Naruto yang langsung lari keluar toilet meninggalkan Sasuke yang masih gemeteran, tangannya mencoba menahan Naruto tapi karena saking gemeterannya gerakan tangan Sasuke jadi kayak robot dan gak sempet narik Naruto, akhirnya dia ditinggal sendirian dengan wajah yang benar-benar kayak orang mau mati. Dengan matayang meren melek dia berusaha menolehkan wajahnya kea rah bawah.

'JREEEEENG'

Tangan itu makin kencang memegang kaki Sasuke.

"" Ucap Sasuke komat-kamit ak jelas baca doa atau mantra. Berusaha setenang mungkin agar tidak takut tapi apa daya ego seorang Uchiha ali ini benar-benar harus runtuh karena Sasuke benar-benar takut mukanya benar-benar pucat seperti mayat putih campur biru. "GYAAAAAAAAAAAAAAAAA GUE TAKUT " Teriak Sasuke sambil lari secepat kereta express keluar toilet, dia tidak peduli dengan sekitarnya lagi, yang penting baginya saat ini adalah menyelamatkan diri.

Dan bodohnya lagi, saat ia berlari dia tidak menyadari bahwa tangan itu terus mengikutinya'

"Hihihihihihi" Tawa horror yang benar-benar pelan dari sesosok tangan yang mengikuti Sasuke.

T B C

Nah? Para sesepuh, readers, dan yang lainnya gimana nih ceritanya? XDa

Aduhh maaf ya gaje banget ckk , dimohon kritik dan sarannya.

REVIEW PLEASE~~