.: CHANCE :.

[Another tumpukan draft di laptop, cast asli Zhang Yixing x OC x Park Yunho]

Mari yuk nikmati Love Triangle series Oh Sehun x Kim Jongin x Park Chanyeol

dan jangan bosen ya, kalo castnya mereka mulu, cz SeKaiYeol too waste to be frezeed on my imagination stories :P

.: CHANCE :.

"Wuuahh.. ini indah sekali Sehun-aa"

Jongin melebarkan matanya, pantulan roda besar dengan gemerlapan lampu-lampu cantik, berputar dihadapan gadis itu benar-benar memukau, seperti baru pertama kali dia melihat bianglala seumur hidupnya. Masih sekitar 300 meter lagi mereka bisa mendekati objek gemerlap itu. Sedikit membuat kaki pegal, Tapi keantusiasan Jongin adalah lain cerita untuk Sehun, asal kekasihnya itu bisa tersenyum lebar, sudah cukup untuknya.

"Sehun Gege"

Sehun mengoreksi panggilan informal gadisnya, meskipun hanya tua sebelas hari dari Jongin tetap saja Sehun harus mendapat panggilan kakak dari Jongin. Jongin tidak menggubris, dia malah menarik tangan Sehun, melingkarkannya pada pinggang rampingnya, mau tidak mau Sehun mensejajarkan tinggi badan mereka, setengah membungkuk, karena tinggi Jongin tidak lebih dari pundak lelaki itu.

"Kau manja sekali, eoh"

Sehun bergumam di antara ceruk leher Jongin, menyesapi harum magnolia yang menguar dari tubuh Jongin.

"Mumpung aku bisa menemuimu di Changsa tanpa harus susah-susah meminta ijin dari si keras kepala Park"

"Kau beralasan apa pada suamimu itu? Menemui si penggosip Song Qian? atau sedang menikmati secangkir esspresso dengan Meng Jia"

"Tidak, aku bilang aku pergi kencan dengan Oh Sehun ke Changsa Ferris Wheel"

"Kau gila!" Pekik Sehun, ia segera melepaskan pelukannya, lalu memutar tubuh Jongin, menikam mata gadis itu dengan iris cokelat madunya.

"Kenapa? Bukan rahasia besar lagi kalau kita memang berhubungan kan? Lagipula Chanyeol Oppa memberikanku kebebasan setelah kita ketahuan malam itu"

Sehun menghela nafas putus-putus, mereka memang ketahuan tidur bersama oleh suami Jongin beberapa bulan lalu, dan respon dari suami Jongin hanya terkesan datar, Chanyeol hanya menarik lengan Jongin, membungkus tubuh istrinya dengan selimut tipis lalu membanting pintu kamar, Sehun juga heran, jangankan membuat wajahnya bengkak, Chanyeol tidak mengeluarkan sepatah katapun, Padahal dia tidur dengan istri orang, salah satu perusakan norma di masyarakat bukan? Setidaknya satu luka lebam harus mendarat di sudut bibir Sehun.

"Tapi ini salah, Jonginie, kita sekarang ada di area publik Changsa, banyak paparazi, ingat statusmu, kau istri sah Park Chanyeol, dia seorang CEO yang sangat terpandang seantero asia, bagaimana jika foto kita tersebar, wajahmu sangat familiar di publik, headline surat kabar akan tertampang foto-foto skandal kita"

"I dont care, Sehun-aa"

"Kau harus peduli, gossip tentang Park Chanyeol dan Byun Baekhyun belum mereda, sekarang kau malah berencana merusak imejmu sendiri, tidak Kim Jongin, kita pulang sekarang"

"Apa peduliku lagi, Sehun-aa, aku masih bisa menerima jika dia bermain dengan perempuan lain, tapi ini apa? Dia terang-terangan memuja kecantikan pria adrogini sialan itu, jauh sebelum kita ketahuan tidur seranjang"

"Kau hanya cemburu, suamimu itu normal, dia hanya mengagumi sosok wanita yang hidup di dalam tubuh Pria"

"Tapi tidak dengan argumen-argumen sialan tentang garis rahang runcing, mata sipit yang cantik, dan kulit putih susu sempurna milik si Byun itu, apa aku kalah cantik? Jawab aku Sehun-aa"

"Aniiyaa.. tentu kau sangat amat teramat sangat cantik, jika tidak mana mungkin aku rela jadi bayangan Park Chanyeol selama ini, dan kau juga hangat luar dalam"

Sehun mengakhiri rayuaannya dengan kecupan singkat di bibir Jongin,

"Kau sangat cantik, Mrs. Oh"

Pipi Jongin bersemu merah, Mrs. Oh?, Sehun bilang? Ya Tuhan lelaki yang sedang mendekapnya ini terlampau percaya diri.

"Kau belum menikahiku, mana bisa kau mengganti nama depanku seenak jidat"

"Jadi kau ingin menikah? Denganku?"

Jongin menunduk, dia juga binggung harus menjawab apa, jujur dia tidak mencintai Sehun, dia hanya perlu kehadiran lelaki itu saja.

"Karena aku ingin melepas Park Chanyeol, dia sudah terlampau menderita dengan perasaannya sendiri, Chanyeol Oppa dan si sial Byun seharusnya hanya perlu saling menyadari ketertarikan itu, bagaimanapun juga cinta tidak mesti harus berjalan normal"

Giliran Sehun membulatkan matanya, jadi ini semua dibalik alasan dia tidak mendapat luka disudut bibirnya, atau makian kasar dari Chanyeol beberapa bulan lalu. Dan Gossip tentang penyimpangan CEO Park Pharmaceutical itu benar adanya.

"Kau mendorong suamimu sendiri menjadi seorang homoseksual, Jonginie"

"At least, aku bahagia, melihat dia bahagia, aah sudahlah, ayo kita naik bianglala raksasa itu, aku mau membedakannya dengan London Eyes tempat aku dilamar Chanyeol Oppa dulu"

Sehun hanya menggendikkan bahu singkat, langkahnya otomatis mengikuti tapakan ringan kaki Jongin, menuju landmark kota kelahirannya itu.

"Ngomong-ngomong Mrs.Oh, ini kencan pertama kita secara bebas dan tenang, aku bersyukur mengetahui kau dan suamimu.. yaah ini memang terdengar jahat, tapi.. aku bersyukur sebentar lagi kau akan berpisah darinya, kita bisa mulai dari.. auw! Kenapa berhenti mendadak"

Sehun menghentikan langkahnya seraya mencoba menyeimbangkan tubuhnya, untung saja dia bisa menguasai keseimbangan raganya, hingga tak membuat Jongin yang berhenti melangkah tiba-tiba, tertimpa tubuhnya.

Jongin seperti tidak mendengar apapun yang Sehun tanyakan padanya, mata wanita itu menatap lurus ke arah roda besar yang berputar konstan dihadapannya, the Changsa Ferris Wheel terlihat lebih megah, kilauan lampu membentuk huruf hangeul bertuliskan 'Kim Jongin, mau menikah denganku?' Berkerlip indah dihadapannya. Mata Jongin memberat, buliran air mulai mengaburkan pandangannya, tapi mata Jongin tidak akan pernah hilang kemampuaanya untuk hanya melihat satu sosok yang kini berlutut dihadapannya. dengan sebuah kotak berisikan cincin bertahta berlian

"Kim Jongin, Maukah kau menikah denganku lagi?"

Perlahan tautan jemari Jongin pada Sehun merenggang, Jongin hendak mengangsurkan jemarinya, tapi dengan sigap, Sehun mengenggam erat jemari kekasihnya itu, setengah membentak, ia berujar

"Park Chanyeol-sshi, jangan mencoba merayu calon tunanganku lagi"

-kkeut

-end