Fujoshi Meet Gays
Chapter 2
.
Disclaimer © Masashi Kishimoto
Genre : romance, humor
Rate : T
Pair : sasunaru, shikakiba, nejigaa.
Sakura play
Warning :gaje, abal, au, sho-ai
.
Don't Like Don't Read!
.
Enjoying J
.
Summary : Sakura seorang gadis jurusan kedokteran yang terjebak dalam rumah para yaoi, yang para yaoi itu sendiri berniat untuk mengusir sakura secara halus. Tanpa disangka rencana hancur berantakan saat mengetahui sakura adalah seorang fujoshi akut, bagaimana tanggapan para yaoi tersebut?
.
'bold' = percakapan rahasia
.
'Dia hanya akan sementara disini, kita akan melakukan sandiwara kita. Setelah ia mengetahui semuanya, ia pasti syok dan akan pergi. Setelah itu kita akan kembali seperti dulu. Bersabarlah, dan lakukan peran masing-masing dengan baik.'
.
Sakura pov
Ugh, kepalaku pusing sekali.
CTAK
Rasanya mau bangun, tapi malas. Oh ya, yang tadi itu apa ya? Kenapa banyak sekali orang dalam rumah ini? Dan mereka semua laki-laki?
CTAK
Ha-ah, kasurnya nyaman sekali. Rasanya seperti aku tidur diatas bulu-bulu angsa~
CTAK
Baiklah, serius. Itu suara apa? Berisik sekali! Tidak tau orang sedang enak-enaknya tidur ya.
CTAK
Oke, urat nadiku perlahan muncul. Empat sudut siku-siku juga sudah mulai menyembul, sekali lagi suaranya terdengar akan ku shannaro dia.
CTAK
"WOI, LU MAU GUA BUNUH YA?!" tubuhku langsung terduduk tegak, hazel ku mencari sumber suara dengan tatapan murka. Eh, siapa itu? seorang laki-laki,, atau perempuan?
Makhluk yang tak kuketahui gendernya itu menatapku dengan horror melalui mata unik seperti mata anjing miliknya, tangannya menjulur lalu memeluk seekor anjing mungil sekitar lima bulan yang juga menatapku takut.
CTAK
"ADOH! LU CARI MATI YA?!" secepat kilat surai coklatnya mencapai pintu, kelihatannya ia sengaja melemparku dengan kelerengnya.
"sialan! Sini lo, jangan kabur!" teriakku, secepat kilat juga aku mengejarnya. Tubuhnya lumayan mungil, larinya juga cepat. Sial, akan kuhajar dia begitu tertangkap.
Napasku terengah-engah, keringat bercucuran. Sial, kemana anak tadi? Lincah sekali dia. Menarik napas, aku baru sadar kalau aku berada dilantai tiga. Woah besar sekali rumah ini, lebih baik aku mencari minum. Tapi ngomong-ngomong, dimana dapur ya?
Sakura pov end
.
Surai pinknya menoleh kanan-kiri dengan bingung, ia benar-benar bingung. Setelah lelah berkejar-kejaran dengan seseorang berambut coklat ia tanpa sadar sudah berada dilantai tiga. Dengan pelan dituruninya tangga sampai lantai satu, dengan insting ia mencari dapur.
Langkah sakura terhenti tak kala mendengar sebuah suara yang cukup err,, romantic?
"kyuu chan, ayo makan. Aku suapin ya.. aa~"
"hentikan itu keriput! Jangan sok mau menyuapiku! Makan sendiri sana!"
"ayolah kyuu chan, nanti kamu sakit.."
"berisik! Urus saja dirimu!"
Keringat besar menggantung dikepalanya, benar-benar romantis ya. Haha. –a-
'sepertinya itu suara itachi nii dan istrinya. Baiklah aku akan memperkenalkan diriku dihadapan istrinya' batinnya senang
Tirai tersibak, hazelnya melihat dua orang yang sedang bercecok soal suap-menyuap(?) yang satu perempuan cantik berambut merah darah dengan warna mata serupa sedang duduk diatas meja makan dengan itachi nii didepannya berusaha menyuapi perempuan berambut merah tadi. Keduanya menoleh kearah sakura begitu mendengar tirai terbuka.
"oh, sudah bangun sakura chan. Bagaimana perasaanmu?" Tanya itachi dengan senyum, sebelah tangannya melingkar dipinggang perempuan tadi
"iya itachi nii, sudah lebih baik kok." Jawab sakura
"ah iya sakura chan, perkenalkan istriku. Kyuubi, uchiha kurama nama aslinya. Tapi rambut merahnya mirip seperti rubah ekor sem—ohok" ucapan itachi terputus tak kala kyuubi menyikut keras perutnya ditambah dengan aura membunuhnya.
"uchiha kurama. Tapi anak-anak disini memanggilku kyuubi." Dengan cuek kyuubi mengajak salaman sakura, membiarkan itachi yang kini pundung dipojokan.
"err, ahahaha. Baiklah, salam kenal kyuubi san. Um, kalian cocok." Ucap sakura dengan senyum manis walau keringat besar masih menggantung dikepalanya
"benarkah?" Tanya itachi berbinar
"hum, kalian terlihat serasi." Jawab sakura
"begitukah menurutmu? Kau menerima kami?" Tanya kyuubi, samar sakura mendengar nada cemooh didalamnya
"tentu saja." Angguk sakura yakin
"walau aku seorang laki-laki?"Tanya kyuubi dengan seringai menyeramkan, dengan gerakan perlahan dilepasnya wig panjang menampilkan rambut sesungguhnya yang sebenarnya sama saja dengan warna wig tersebut.
"hehehe, bagaimana sakura chan? Tidak keberatankan? Oh kau mau bukti?" tanay itachi, senyum manisnya berganti menjadi senyum jahil.
"a-apa?" syok. Sakura syok saat ini. Mulutnya terbuka semakin lebar saat melihat kyuubi dan itachi yang kini berhadap-hadapan, jarak wajah mereka semakin dekat. Dua centi sebelum mereka berciuman sakura berteriak keras lalu berlari meninggalkan dapur.
"mission one, complete."
.
Terengah-engah sakura menaiki lantai dua, ia benar-benar tak habis pikir. Itachi nii adalah seorang gay? Oh my,, ini berita yang mengejutkan.
'apa paman fugaku dan bibi kushina tau ya?' batinnya, menghela napas sakura beranjak dari balik pilar dilantai dua. Ia berjalan menuju balkon yang menghadap langsung kekolam renang. Hazelnya menangkap dua orang pemuda tengah melakukan sesuatu didekat pohon. Menyipitkan mata lalu memasang telinga baik-baik. Seorang pemuda berambut pirang cerah yang terlihat manis tengah duduk dikursi, matanya merem melek, bibirnya terdengar mendesahkan sesuatu, tubuh seorang pemuda yang ditemuinya didepan tadi menutupi tubuh pemuda pirang itu, ia tengah menjilat sesuatu yang berwarna putih.
"emh, sasuke.. " desah si blonde
"hn." Jawab pemuda diatasnya
"lagi~" rengek blonde, kening sakura berkerut mendengarnya
"khe, tidak sabaran. Bagaimana kalau dilanjutkan dikamar?" mata sakura terbelalak mendengar percakapan mereka
"tidak mau, enak disini. Sambil mainan air~" jawab si blonde manja
"baiklah, buka celanamu." Perintah pemuda diatasnya
"um, buat apa?" tanay blonde polos
"sasuke kecil ingin bermain." Jawab pemuda diatasnya, sakura tebak ia tengah menyeringai.
"TIIIDAAAAKKK!" teriak sakura saat sang blonde akan melepaskan celananya. Dengan secepat kilat ia berlari menuju lantai tiga.
"mission two, complete. Dasar perempuan mesum. Dobe, mau es krim vanillanya tidak?"
'ini gila, ini gila! Apa-apaan rumah ini!' jerit sakura frustasi, dalam hati tentunya. Ia pun menjedukkan kepalanya ditembok lantai tiga untuk menghilangkan bayangan kedua pemuda dikolam renang tadi. Poor sakura
.
Tbc~
.
.
big thanks to cherry uchiha, guest, fysjelf06, Kitsune857, Aiko Vallery, gici love sasunaru, Ineedtohateyou, Robikotan, The KidSNo OppAi, rei. .. arigatou for reviews... ^^
