.
Tittle : Ice and Fire
Cast : Kim Taehyung twins Jeon Jungkook
Author : Yoonginugget
Rated : M
If you don't like it please go away
Inggris: September 22, 1890
"Aku bilang aku tidak mau!" seru Prince V kepada pelayan nya.
V berteriak cukup keras ketika ia melihat seorang pelayan kerajaan membawakan nya sebuah satu stelan kemeja lengkap dengan jas dan dasinya, ia harus menghadiri pesta dansa kerajaan yang di adakan sang raja pada nanti malam.
Ia cukup muak dengan semua pesta ini, pesta perjodohan berkedok pesta dansa, sang raja yang tak lain adalah ayahnya sendiri akan selalu memintanya memilih salah satu wanita dari beberapa wanita dan menyuruhnya untuk di ajak berdansa bersamanya.
ia membenci akan hal itu biasanya ia akan menghilang dan pergi meninggalkan adik nya yang sendirian di pesta dansa, dan terjebak dengan hal yang di anggap bodoh olehnya itu.
Prince V tidak pernah menemukan apa kegunaan pesta perjodohan itu untuk nya, pasalnya ia tak menemukan seseorang yang pas untuk dirinya, selama berpuluh-puluh kali sang raja mengadakan pesta Prince V tidak tertarik dengan beberapa wanita yang berada disana, tidak, bukan berarti wanita yang datang di pesta itu terlalu jelek, hanya saja bagi Prince V mereka semua sama saja, terlalu anggun, terlalu manja dan ia anggap itu semua menjijikan.
.
"Oh ayolah V kau mengulur waktu, aku sudah menunggu mu dari tadi sialan" ejek seorang pemuda yang sedang berdiri di ambang pintu kamar milik Prince V, sang pangeran tampan bertubuh jangkung dengan paras yang cukup rupawan dan garis wajahnya yang terlihat tegas, hidung bangirnya serta garis mata nya yang terlihat runcing meninggalkan kesan angkuh yang teramat sangat ketika ia sedang menatap sesuatu dengan serius.
"Hi adik ku tersayang, Prince Kim bodoh Taehyung" sapa Prince V pada adik kandungnya sendiri.
Kim Taehyung adalah pangeran dari kerajaan Butterholt ia adalah anak Kedua dari Raja Kim yang terkenal sangat berwibawa oleh rakyat nya itu.
Paras Prince Taehyung sangat menarik, sama seperti kakaknya, ia memiliki wajah yang nyaris sempurna, bibir tebal yang kemerahan, alis hitamnya yang telihat tebal, hidung bangir nya serta bentuk tubuh ideal nya yang membuat semua pemuda iri padanya.
"Oh yang terhormat kakak sialan ku yang tampan, kau terlihat sangat buruk saat ini, lihatlah adik mu sudah berpakaian rapih sedangkan kau hanya memakai piyama bodoh serta dengan kaki telanjang mu yang kotor itu" ucap Taehyung sinis.
"Aku tidak ingin menghadiri pesta sialan itu bodoh" ejek Prince V balik pada Prince Taehyung.
"Oh aku tahu kenapa kau tidak menginginkan pesta ini"
"Kenapa?" tanya Prince V penasaran matanya menelisik kedua mata adik manisnya itu.
"Karena kau ingin jadi seorang perjaka lapuk?" Jawab Taehyung asal seraya memerintahkan para pelayan Prince V untuk segera membantu nya mengganti pakaian nya, Prince V pun hanya pasrah karena seperti biasa ia sangat membenci perdebatan dengan adiknya itu.
.
Prince V menaiki tangga marmer berlapis emas pada pegangannya, lalu ia dihadapkan pada sebuah pintu besar berbahan kayu jati dengan detail rumit pada setiap ukirannya, tiba-tiba pintu itu terbuka dan ia dihadapkan oleh se-sosok wanita cantik bergaun merah yang melekat pada tubuhnya membuat wanita itu terlihat anggun, namun sosok itu terlihat sibuk, di hadapannya terlihat banyak sekali kekacauan yang tak terkendali, para pelayan kerajaan yang sibuk berjalan kesana kemari, membawa keranjang-keranjang bunga, kursi-kursi bersepuh emas, nampan-nampan perak berukuran besar berisikan kue kecil pendamping minum teh.
"Sialan" gerutunya kesal "Ayah ku selalu merepotkan ibu karena selalu mengadakan pesta tak penting ini" "Maaf tuan ku Prince V, tapi Lord Kim tidak sekedar mengadakan pesta dansa tapi ini pesta..."sela perkataaan pelayan pribadinya "Diam kau persetan" umpat Prince V kesal .
"Maafkan aku tuan ku" ucap pelayan pribadi Prince V wajahnya nampak menyesal karena melakukan kesalahan.
Lady Kim menoleh sedikit melihat kekacauan yang dibuat anaknya sulungnya, ia melihat Prinve V sedang membentak pelayan nya lagi , ia pun menggeleng lalu tersenyum dia harus menghentikan itu dan berpura-pura tidak terjadi apa-apa.
"Oh anak ku sejak kapan kau disini?" tanya wanita bergaun merah yang menjadi pusat perhatian Prince V tadi "Oh Lady Kim! ibu ku tersayang, aku hanya melihat-lihat ruangan ini" Jawab Prince V sopan, menghampiri ibunya seraya menekuk sebelah tangannya agar sang ibu bergandengan padanya.
"Ibu apa keadaan mu sehat?" tanya Prince V seraya membawa tubuh sang ibu keluar dari ruangan pesta "Aku selalu sehat anak ku, dan ku dengar kau membuat masalah lagi minggu lalu?"
Taehyung sedikit terkejut "Aku tidak membuat masalah bu, hanya saja mereka yang tidak menurut" ucap Prince V angkuh dan santai ia berhasil mengendalikan rasa terkejutnya, sang ibu pun hanya tersenyum karena ia cukup tahu dengan kelakuan anaknya yang satu ini.
"Dimana Kim Taehyung?" tanya Lady Kim tiba-tiba ketika ia mengingat kembaran Prince V yang tidak terlihat selama seharian ini.
dengan pelan lalu membelainya lembut, sang Lady selalu memperhatikan perkembangan anaknya dari bentuk tubuh mereka, suara mereka yang mulai berubah karena kedua anaknya yang tumbuh dewasa.
"Kalau ibu tahu kenapa kamu tidak menghentikan Ayah?" Prince V menyentuh tangan Lady Kim yang berada pada wajahnya lalu menggenggamnya lembut "Karena ia ingin kau dan Taehyung mendapatkan pasangan hidup" Lady Kim tersenyum.
"Aku tidak butuh hal itu, dan aku rasa Taehyung tidak membutuhkan nya juga" Prince V memandang ibunya.
"Kau benar kakak ku wahai Prince V" ucap seseorang yang menghampiri mereka, sang Lady sedikit terkejut lalu tersenyum "Oh sayang ku Prince Taehyung" sambut sang Lady, ia mendengakkan wajahnya lalu merentangkan kedua tangannya untuk memeluk si kembar Kim, Taehyung pun segera mempercepat langkahnya lalu bergabung dengan kakak nya untuk memeluk sang Lady.
Si kembar Kim akan tampak sangat manis hanya dihadapan ibu mereka, berapapun umur mereka Lady Kim akan selalu menganggap mereka berdua adalah bayi besarnya.
"Kami menyayangi mu bu" ucap si kembar bersamaan.
.
Inggris: September 15, 1890
Jungkook tidak mengetahui kenapa semua orang bilang ia cukup manis, dan menjadi pria yang banyak di inginkan semua orang, padahal ia sudah memutuskan untuk menjadi perjaka selamanya dan tak mengharapkan pernikahan, hal itu sudah di putuskan oleh Jungkook satu tahun lalu ketika ibu dari sepupunya bercerai dengan suaminya, dan banyak mengalami siksaan batin dan fisik.
Walaupun ibu Jungkook masih menyimpan harapan pada Jungkook untuk merubah pikirannya, namun itu adalah sia-sia bagi nya, karena Jungkook tidak buta ketika melihat luka-luka lebam yang di dapatkan oleh ibu dari sepupunya, tentu Jungkook tak menginginkan itu untuk dirinya.
Satu bulan yang mengerikan untuk nya ketika ia memutuskan debut menjadi perjaka selamanya, karena semua orang mengetahui itu, dan nampak kecewa dengan keputusan Jungkook yang tak bisa di anggap serius dan terkesan kekanak-kanakan.
.
"Hi Jungkook!" sapa seseorang seraya menepuk pundaknya.
Jungkook hampir melemparkan nampah berisakan roti panggang yang sudah matang itu kelantai, ia bersumpah orang ini cukup mengerikan karena membuat nya terkejut.
Jungkook menoleh seketika "Ah Minjae, kau membuat ku terkejut" protes Jungkook lalu memberikan tatapan cemberutnya pada Minjae "Maaf kan aku"
"Oh ya, Jungkook, tolong temani aku ke pesta dansa kerajaan itu ya?" rengek Minjae pada Jungkook yang sedang meletakan roti buatannya pada lemari kaca khusus roti "Aku janji tak akan lama, di samping itu, kalau kau tak menemani ku bagaimana kau bisa bertemu dengan pangeran kembar yang katanya tampan itu?"
Jungkook tetap mengabaikan pembicaraan Minjae padanya "Jungkook please?" mohon Minjae seraya memohon dihadapan Jungkook "Kenapa kau menginginkan nya dan kenapa kau bisa mendapatkan undangan pesta kerajaan kau kan bukan bangsawan?" tanya Jungkook.
"Itu tak usah kau pikirkan sebenarnya aku ingin kesana karena pangeran kembar itu, aku dengar setiap pesta yang di adakan sang raja adalah ajang pencarian pasangan untuk keduaa pangeran itu" jawab Minjae "Aku dengar juga Prince V sangat panas di ranjang, Oh! Prince Taehyung juga, bagaimana ya bercinta dengan keduanya saat bersamaan? Hmm" tambah Minjae seraya mendesah dengan penuh gairah pada setiap perkataan nya.
"Apa kau yakin mereka berdua seperti itu?" tanya Jungkook meremehkan seraya menjauh dari Minjae sedikit karena sahabatnya yang satu ini cukup mengganggunya disaat bekerja "Aku tidak tahu juga sih soalnya itu hanya desas-desus" jawab Minjae sedih.
"Tapi aku yakin mereka berdua panas diranjang" lanjut Minjae lagi dengan semangat "Yatuhan Minjae berapa pria yang kau tiduri selama ini?" ejek Jungkook, Minjae nampak berpikir sejenak "Aku tidak tahu, tapi aku ingat terakhir aku bercinta dua hari yang lalu dengan seorang Gentleman" ucap Minjae santai, lalu mengambil roti yang ada di nampan milik Jungkook "Tangkap ini" kata Minjae seraya melemparkan sekantung uang koin pada Jungkook "Gunakan uang ini untuk membeli setalan jas baru untuk mu" ucapnya lagu pergi dari toko roti milik Jungkook.
Jungkook menghela nafasnya berat, sebenarnya ia tak tertarik dengan pesta dansa semacam itu, apalagi tak mungkin kan pangeran memilih seorang laki-laki untuk menemaninya berdansa tentu saja kedua pangeran itu normal tidak sama seperti dirinya dan Minjae yang menyukai laki-laki.
Mengharapkan bercinta dengan sang pangeran seperti perkara yang tak akan terjadi jarangkan bercinta berdekatan saja adalah kemungkinan yang tidak mungkin.
Eh tapi tunggu dulu kenapa Jungkook merasa sedih ya dengan kenyataan ini, padahal dia tidak mengenal sang pangeran secara pribadi ia hanya tahu wajahnya dari lukisannya saja, tidak mungkin kan ia jatuh cinta, baru beberapa bulan ia mendeklarasikan dirinya ingin jadi perjaka selamanya
"Pokoknya aku tidak mau dekat-dekat dengan Prince V maupun Prince Taehyung" ucapnya seraya melipat kedua tangannya didada.
.
.
Inggris: September 22, 1890
Jungkook bukanlah kalangan bangsawan inggris ia hanya rakyat biasa yang di ajak temannya untuk kepesta dansa kerajaan, ia bersyukur Minjae selalu ada disisinya mungkin saja ketika Minjae meninggalkan nya saat ini ia akan hilang begitu saja karena ini pertama kalinya ia memasuki lingkungan istana, Jungkook tak habis pikir kenapa temannya ini bisa mendapatkan kartu undangan kerajaan, pasti ia merayu pria hidung belang untuk mendapatkan ini.
"Jungkook ayo, jangan bilang kau hanya ingin memperhatikan ornamen ruangan ini saja" ejek Minjae seraya menarik tangannya ke sesuatu tempat.
"Minjae kau ha-" Jungkook terkejut setengah mati pasalnya ia melihat sesosok pria yang ia yakini itu adalah Prince V dan Prince Taehyung karena ia tak tahu pasti yang mana Taehyung yang mana V karena si kembar Kim itu kembar identik.
"Sir terimakasih atas undangan yang kau berikan" ucap Minjae dengan suara manis pada lekaki paruh baya yang sedang menggenggam segelas wine ditanggannya, sepertinya pria itu sedang asik berbicara dengan si kembar Kim.
"Ah, tuan ku ini adalah teman ku Minjae dan temannya" ucap lelaki itu kepada Prince V dan prince Taehyung lalu mendapatkan senyuman manis dari Prince Taehyung sedangkan Prince V memperhatikan diri Jungkook dengan intens dari atas sampai kebawah dan hampir membuat Jungkook merasa di telanjangi oleh Prince V
"Siapa namamu?" akhirnya Prince V mengeluarkan suaranya, Minjae menyenggol tubuh Jungkook dengan sikunya memberi tahu kepadanya dengan isyarat kalau Prince V sedang menayakan namanya "J-Jungkook, Jeon Jungkook" jawab Jungkook tergagap "Nama yang bagus, boleh ku panggil Jungkook saja?" tanya Prince Taehyung tiba-tiba, "T-Tentu"
"Sir bisakah kau temani aku mengambil sepotong kue itu?" tanya Minjae pada pria kenalannya "T-Tentu sayang" ucap pria itu lalu tersenyum "Tuan ku aku mohon undur diri dahulu" ucap pria itu sopan, Minjae dan pria paruh baya itu pun pergi meninggalkan Jungkook.
Sumpah demi tuhan baru kali ini ia merasa di khianati oleh sahabatnya sendiri, Minjae, sahabatnya itu meninggalkannya sendirian berhadapan dengan si kembar Kim ini, Jungkook tak tahu keadaan ekonomi kerajaan, ataupun dunia politiknya, ia tidak tahu apa-apa yang ia tahu hanya membuat kue tapi hal itu tak mungkin bisa menjadi topik pembicaraanya dengan sang pangeran karena terlihat sangat bodoh nantinya, akhirnya Jungkook memutuskan untuk diam saja dan menunduk.
"Kau teman nya Minjae?" tanya Prince Taehyung "Bagimana bisa tuan ku tahu Minjae?" tanya Jungkook takut-takut.
"Minjae itu peliharaan milik tuan Hess" Jawab Taehyung lagi "Maksud mu?" Jungkook nampak kebingungan "Kau tahu jalang?" Jedanya "Ya dia semacam itu" Ucap Prince V to the point.
Jungkook nampak terkejut, entahalah ia sungguh tidak tau harus menjawab apa.
Pantas saja Minjae dengan mudah memberikannya uang atau pun mendapat undangan pesta ke istana siapa sangka kan?
"Apa kau punya master?" tanya Prince V pada Jungkook.
"Maksud mu?, ah maaf maksud tuan apa?" tanya Jungkook bingung.
"Apa kau menyewakan tubuh mu itu?" Jungkook membulatkan mata nya wajahnya cukup terkejut "Aku bukan seorang jalang tuan" jawab Jungkook cepat.
Ada apa dengan Prince V itu, ia memang cukup tapi hell no, enak saja menganggap Jungkook seorang jalang, Jungkook memiliki harga diri yang cukup tinggi.
"Aku permisi dulu" kata Jungkook lalu berjalan dengan terburu-buru meninggal kan kedua pangeran itu.
Prince Taenyung menepuk pundak Prince V dengan pelan "Boleh juga selera mu kakak ku" ucap Prince Taehyung lalu pergi meninggal kan kakanya itu.
"Aku rasa kita memiliki selera yang sama ya adik manis ku" ucap Prince V lalu tersenyum seraya menyeringai.
.
.
.
To be Continued
Sebelumnya terimakasih sudah membaca fanfic ku
Lil Piece Of shit||Hastin99||cluekey6800||Try Angreani210||Nuruladi07||PISANGCHAN||whalme160700|| ainiajkook||Taekook's Cream||Kyunie|| Lunar Effect|| Mpuss Chan|| Reepetra||nothing||tttae||VKookKookV||Yoongjena||Strawbaekberry||Guest||Taetaecum||Cookies||Albino's Deer
kalian semangat ku buat update huehue silahkan dinikmati lagi FF nya
