.
.
.
.
.
.
.
Alarm mulai berbunyi baekhyun segera mandi, dan langsung menuju meja makan.
"bagaimana seragamnya?" tanya ayah nya
"biasa saja"
"bukan itu, apakah pas?karena ayah tidak tau ukuran bajumu"
"ini pas "
"bagus lah, sebaiknya cepat makan"
Disela makan mereka berdua . .
"kau kan sebentar lagi akan kuliah, apa kau tidak ingin membawa mobil mu sendiri?"
"itu masih 1 tahun lagi ayah, aku masih kelas tidak berniat untuk itu. oh ya ,ayah tidak akan mengantarku kesana? Aku kan murid baru, siapa tau ayah ingin mengobrol dengan kepala sekolah nya "
"kau kan sudah besar untuk apa diantar,seperti anak kecil saja,ayah tidak ada waktu untuk mengobrol. lalu untuk apa ada sim, jika kau tidak menggunakannya "
"bukannnya ayah yang memaksa ku untuk membuat sim. Aku akan naik bus saja"
"terserah kau saja "
"kalau begitu aku berangkat dulu "
"hati-hati "
.
.
Baekhyun menunggu bus yang akan membawa nya kesekolah barunya itu.
Di perjalanan ia curiga dengan kertas yang diberikan ayahnya itu, ia membuka kertas itu.
"apa?! uang sebanyak ini akan disumbangkan untuk sekolah benar saja "
Baekhyun langsung menelepon ayahnya.
"ada apa?" tanya sang ayah
"untuk apa ayah menyumbangkan uang sebanyak itu?!"
"apa!? kau membuka kertas itu?!"
"e..e. aa..aku hanya membukanya sedikit kok, lagian untuk apa uang itu?, uang itu bukan uang untuk menyogok sekolah itu untukku kan?
"a..apa yang kau bicarakan. sudah ayah tutup"langsung mematikan hp nya
"ck!, lagian untuk apa juga menyogok? aku kan sudah pintar " dengan PD nya
.
.
Baekhyun pun sampai disekolah nya , ia mulai melangkah kan kakinya menuju ruang kepala sekolahnya .
"sekolah sebesar ini apa yang mau disumbangkan oleh ayah. Ngomong2 dimana ruanganya?" ia pun bertanya pada salah seorang murid
"permisi , aku ingin bertanya, apa kau tau dimana ruang kepala sekolah?"
"oh , ruang kepala sekolah, dari sini kau lurus , lalu belok ke kiri disana ada tangga lalu kau naik lalu belok kanan ada tangga lagi disana lalu belok kiri 3 kelas dari sana itu lah ruangannya."
"a..a panjang sekali "
"mau aku antar?"
"tentu, terima kasih "
"kau murid baru?"
"ne"
"pantas saja aku tidak pernah melihatmu sebelumnya, siapa namamu?"
"byun baekhyun"
" oh, aku luhan , ngomong2 dimana kelas mu?''
"aku sendiri belum tau"
"hm.. begitu rupanya "
Mereka berdua tiba di rungan kepala sekolah. .
"terima kasih telah membantuku "
"itu tidak masalah, jika kau butuh bantuanku datang lah ke kelas 2-D "
"tentu saja , terima kasih luhan "
"sama-sama , aku ke kelas dulu "
Baekhyun mulai mengetuk ruangan itu. .
"permisi"
"silakan masuk , kau murid baru ?"
"iya , aku anak dari byun yeong jae"
"oh iya iya,ayah mu sudah mendaftarkan mu dari jauh hari"
"tentu saja , mana mungkin sejak kemarin''
"oh begitu, aku baru tau, dan ini dari ayah ku " sambil memberi kertas tadi
"terima kasih atas sumbangannya"
"apa? padahal kertas itu belum ia baca , sudah kuduga pasti sudah direncanakan oleh ayah "
"sama-sama "
"sumbangan dari ayah mu ini akan kami gunakan untuk fasilitas sekolah"
''ah ~ begitu''
"yasudah tunggu apalagi, ayo saya antarkan ke kelas mu"
Baekhyun melihat ruang kelas lainnya, dan sampai lah di kelasnya 2-B
"tunggu disini sebentar"
"semuanya harap tenang, karena kita terdapat murid baru disini , silakan masuk "
Baekhyun mulai melangkah kan kakinya kedalam kelas.
Para namja disana langsung terpesona olehnya.
"perkenalkan dirimu"
"namaku byun baekhyun, aku dari jepang, kepindahaan ku kesini karena pekerjaan ayah ku "
"sudah selesai?'' tanya seongsaenim
"ne ''
''apakah ada yang mau bertanya ?"
"aku ingin bertanya , jika kau dari jepang mengapa kau fasih berbahasa korea?'' tanya salah seorang murid
"karena ibuku dari korea, dan sejak aku kecil aku menetap di sini"
Sementara ada siswa lain yang sibuk dengan tidurnya
"hei chanyeol! Bangunn"
"ada apa ?"
"ada murid baru , seorang yeoja, ia sangat cantik"
Chanyeol mulai bangun dari tidurnya dan melihat yeoja tersebut
"dia. . .?"
Flashback
"itu sangat tidak sopan!, memangnya kau tidak diajarkan oleh orang tuamu?!"
"tau apa kau soal orang tua ku hah?! Dasar yeoja aneh"
"apa?! aneh? Dasar namja gila!"
Flashback off
"silakan duduk di bangku kosong itu, di depan chanyeol "
Baekhyun langsung menatap wajah namja yang ditunjuk gurunya tersebut.
"di..dia?"
Tanpa menatap kembali wajah chanyeol , baekhyun segera duduk di tempatnya.
"ya! Chanyeol kenapa kau memerhatikannya seperti itu ?'' tanya sahabatnya sehun
"hei! Apa yang kau lakukan , yeoja aneh " tanpa mempedulikan pertanyaan sehun, ia langsung menyentuh pundak baekhyun
Baekhyun tidak peduli dengan ucapan chanyeol, ia terus menahan amarahnya .
Ditengah-tengah jam pelajaran, namja yang bernama chanyeol ini langsung bangkit dari kursinya bersama dengan sehun dan langsung meninggalkan kelas mereka, tanpa seizin gurunya.
Baekhyun terlihat kebingungan , bagaimana bisa seorang guru hanya berdiam diri melihat murid nya seperti itu.
"aku ingin bertanya" ia bertanya pada teman sebangku nya
"waeyo?''
"apa disini tidak ada tata tertib atau semacam aturan seperti itu?"
"tentu saja ada , memangnya kenapa?"
"apa kau tadi melihat namja yang bernama chanyeol itu pergi begitu saja , tanpa sepatah kata apapun meminta izin"
"ah~ itu sudah biasa"jawab temannya ini dengan santai
"apa?, biasa? Maksudmu?"
"ia murid paling nakal disini, guru2 disini sudah pusing menghadapinya"
"jadi dia bebas aturan?"
"iya"
"mengapa bisa begitu?"
"karena dia anak dari pemilik sekolah ini, tentu saja dia berhak, jika ada guru yang melawannya ia pasti akan melaporkannya pada ayahnya dan guru tersebut tidak akan lama akan dipecat.
"manja sekali, dan temannya tadi juga?"
"tentu saja, mereka berdua sahabat dari kecil namanya oh sehun, sifatnya sama seperti chanyeol, begitulah mereka, tetapi mereka banyak disukai oleh para yeoja disini"
"benarkah? Namja seperti dia?"
"iya, banyak sekali para yeoja yang menyatakan perasaannya pada mereka berdua, tapi selalu tidak direspon oleh keduanya"
"sombong sekali"
"yah begitulah, jika mereka sudah keluar kelas mereka tidak akan kembali, mereka akan kembali sesuka hati mereka"
"oh jadi begitu sifatnya, terima kasih telah memberitahuku "
Bel istirahat pun berbunyi.. baekhyun langsung mencari kantin, dan tanpa sengaja ia menabrak seseorang.
"aww.. maafkan aku " ucap baekhyun tanpa melirik siapa yang ia tabrak
"kau punya mata tidak sih?!"
"kau lagi ! kenapa kau menabrakku hah?" sambil menunjuk ke namja itu
"kau yang menabrakku bodoh!"
"enak saja aku bodoh!, sebutan apa lagi itu hah?! Dasar tidak sopan!"
"aku tidak peduli , cepat minta maaf "
"tidak mau "
"aku bilang minta maaf !''
"baiklah2, tidak usah membentakku!''
"maafkan aku" lanjut baekhyun
"kau tidak ikhlas"
"itu sudah ikhlas"
"tidak !"
"terserah aku lapar, minggir"
Tangan baekhyun ditarik olehnya
"apa lagi !?"
"memangnya kau tau dimana kantin?"
"tidak, tapi aku akan mencarinya "
"biar aku bantu"
"shireo! !, kau itu aneh tadi marah2 tidak jelas sekarang kau mau menolongku, seharusnya yang cocok dibilang aneh itu kau bukan aku! " baekhyun langsung meninggalkan nya disana.
.
.
.
tbc~
