Awal Tahun 2005, Delapan tahun yang lalu
Aku berjalan menyusuri lorong kampusku yang panjang, melihat kesekeliling dan mencoba mencari sesuatu yang dapat mencuri perhatianku. Hari masih terlampau pagi, disini belumlah banyak orang yang berkeliaran –mungkin hanya aku dan segelintir orang saja yang sudah berada di sini.
Angin pagi berhembus cukup kencang menerbangkan helaian rambutku yang berkilauan. Matahari baru saja muncul dihadapanku, hal itu dapat kuartikan secara harfiah ataupun secara kiasan. Arti lain dari matahari yang baru saja muncul dihadapanku adalah.. dia. Seseorang yang sedang berada di dekatku namun terasa begitu jauh juga membakar, sesosok penuh cahaya dan sempurna.
Ia adalah satu-satunya alasanku untuk berada disini sepagi ini. Aku Cho Kyuhyun, mencoba untuk mendapatkan cahaya matahari pertamaku dari dirinya.
Choi Siwon, he's my sunshine..
.
.
Beautiful Pain © The Bloody Phoenix
Disclaimer: The Characters on this fanfiction are belongs to God, SM Entertainment, their family and them self.
Casts: Choi Siwon, Cho Kyuhyun, etc.
Pairing: WonKyu (Choi Siwon x Cho Kyuhyun)
Genre: Hurt/Comfort, Angst, Romance, Drama.
Rated: T
Warning: Boy x Boy/Shounen ai, OOC, a story from the beginner author, a Chliché plot, typo(s).
Summary: Kyuhyun berusaha untuk menikmati cintanya yang bertepuk sebelah tangan dalam sebuah hubungan tanpa status yang jelas bersama Siwon. Seberapa pun kerasnya ia mencoba untuk merasa baik-baik saja, rasa sakit itu selalu saja menghampiri.
Hope you guys enjoy the story,
Don't like don't read please~
. . .
.
Chapter 1: The Astonishment
Kyuhyun duduk bersandar dibalik sebuah pohon beringin besar sambil mengamati seseorang yang berada tak jauh dihadapannya. Ia sama-sama sedang duduk bersandar pada batang pohon beringin yang besar, namun pohon yang berbeda dari yang Kyuhyun tempati.
Kyuhyun tersenyum menatapnya. Sosok pria itu masih tetap disana, memegang sebuah buku sketsa besar dan terlihat serius menggambar sesuatu. Kyuhyun hafal kebiasaannya, walau ia tak pernah sekali pun dekat dengannya –bahkan berkenalan saja tidak pernah.
Kyuhyun hanya tahu bahwa pria itu adalah Choi Siwon, mahasiswa seni seangkatannya, dan ia hobi menggambar dibawah pohon beringin besar itu. Sudah lama Kyuhyun tertarik pada sosok Choi Siwon, entah apa yang membuatnya merasa sangat menyukainya, padahal kenyataannya ia dan Siwon itu sama-sama lelaki. Sudah lama juga Kyuhyun ingin mengenal sosoknya lebih jauh lagi dari sekedar tahu siapa namanya.
Dengan perlahan Kyuhyun mengeluarkan sebuah kamera digital dari dalam kantung mantelnya, ia merangkak dibalik semak-semak mencoba mendekati objek yang sedari tadi diperhatikannya. Ia membidikkan lensa kameranya kearah Siwon.
Dan..
Blitz!
Seberkas cahaya menyilaukan terpancar dari kamera digital Kyuhyun membuat Siwon yang sedang serius menggambar terkaget dan menghadapkan wajahnya kearah sumber cahaya. Kyuhyun yang panik saat mengetahui bahwa ia lupa menon-aktifkan blitz kameranya, langsung merunduk bersembunyi dibalik semak-semak saat Siwon mengedarkan tatapannya.
"Apa ada orang disitu?" terdengar suara langkah kaki yang bergesekan dengan rumput mendekat kearah tempat persembunyian Kyuhyun dimana cahaya blitz tadi berasal. Kyuhyun pun panik, dengan takut-takut ia muncul dari balik semak-semak dan mencoba menghadapi sosok Siwon yang kini telah berada dihadapannya.
"Hei, sedang apa kau disini?" terdengar Siwon mengajukan sebuah pertanyaan pada Kyuhyun yang membuatnya langsung dilanda kegugupan.
"A-ah i-itu aku sedang umm.. mengambil beberapa gambar untuk tugas karya seni ku. Ya, begitu. Hehehe" Kyuhyun berbicara terbata-bata. Jawabannya yang sedikit janggal membuat satu alis Siwon terangkat bingung.
"Sepagi ini?" tanyanya lagi.
"Y-ya begitulah, a-aku sedang mencoba mengambil beberapa gambar langit yang ada di.. dibelakangmu. Coba lihat!" Kyuhyun memutar bola matanya panik untuk dapat menemukan objek tak bersalah yang dapat ia jadikan sebagai batu sandungan, untunglah ia menemukan sesuatu yang tepat sambil menunjuk langit yang berada dibelakang Siwon.
Siwon mengalihkan tatapannya menuju arah yang ditunjukkan oleh Kyuhyun. Langit memang sedang terlihat indah dengan adanya cahaya berwarna oranye dengan sedikit warna merah muda pada awan akibat pembiasan cahaya matahari. Siwon tersenyum.
"Kau.. aneh" katanya sambil tersenyum pada Kyuhyun yang membuatnya langsung menggaruk kepalanya yang tak gatal. Kyuhyun menunduk malu saat menyadari kelakuannya yang begitu ceroboh dalam bertindak sampai-sampai ia tertangkap basah saat sedang mengambil beberapa foto Siwon.
Kyuhyun telah bertingkah layaknya seorang penguntit bagi Choi Siwon sejak beberapa bulan yang lalu. Entah apa yang membuatnya melakukan hal bodoh semacam ini, yang jelas ia melakukannya setelah ia tak sengaja melihat Siwon sedang berada di tempat ini sambil menggambar dan ia terpesona akan kharisma yang Siwon pancarkan. Baru kali ini selama ia menguntit Siwon, ia melakukan sebuah kecerobohan.
"Hey, kau melamun?" suara Siwon seolah menarik Kyuhyun kembali ke dunia nyata.
"A-ah maafkan aku" kata Kyuhyun saat menyadari bahwa dirinya telah melamun tadi.
"Tidak masalah. Uum kalau boleh aku tahu, siapa namamu? Aku Choi Siwon, mahasiswa seni semester dua" Siwon mengulurkan tangannya sambil tersenyum kearah Kyuhyun yang langsung membuatnya merasa gugup.
"A-aku Cho Kyuhyun, mahasiswa seni semester dua juga, sama sepertimu" jawab Kyuhyun sambil menyambut uluran tangan Siwon dan menjabatnya dengan erat.
"Kalau begitu senang bertemu denganmu, Kyuhyun-ssi" ucap Siwon manis sambil tersenyum lima jari.
Ya Tuhan, senyumnya menyilaukan sekali..
.
.
~WonKyu~
.
.
Kyuhyun tersenyum menatap sebuah potret yang tertangkap dalam kameranya, tak menyangka jika tadi pagi ia dapat berbincang dengan sosok yang selama ini ia kagumi. Jika sebelumnya Kyuhyun hanya dapat menatapnya secara diam-diam dan dalam jarak yang jauh –paling dekat pun tidak pernah melebihi radius 10m, tadi pagi semuanya berubah. Terberkatilah aksi bodohnya tadi hingga akhirnya hal itu dapat membuatnya bertatap wajah langsung dengan Choi Siwon yang sangat diidamkannya.
Kyuhyun berjalan dengan santai menuju kantin kampusnya. Perutnya sudah berteriak-teriak kelaparan sejak tadi, ia lupa sarapan karena mengejar waktu demi menguntit Siwon. Jarum jam baru menunjukkan pukul sepuluh pagi, karena keadaan masih pagi dan kantin kampusnya masih relatif sepi, Kyuhyun pun bebas menentukan akan duduk dimana ia.
Setelah memesan makanan, Kyuhyun pun membawa nampan dengan banyak makanan ke sebuah meja kosong di pojok ruangan. Dengan lahap ia memakan semua makanannya hingga sebuah suara menginterupsinya.
"Permisi, bolehkah aku ikut duduk bersamamu?" suara itu membuat Kyuhyun mengalihkan perhatiannya dari semua makanannya untuk melihat siapa yang datang. Ia mendongakkan kepalanya dan ia melihat seorang pria tinggi juga tampan sedang berdiri dihadapannya sambil memegang sebuah nampan ditangannya. Oh, Choi Siwon rupanya.
"Oh, um, silahkan Siwon-ssi" Kyuhyun tersenyum dan mempersilahkan Siwon untuk duduk. Siwon pun menarik sebuah kursi yang berhadapan dengan Kyuhyun.
"Apa aku mengganggu waktu makanmu?" tanya Siwon berbasa-basi.
"Ah tidak, tidak sama sekali, Siwon-ssi" jawab Kyuhyun singkat.
"Syukurlah kalau begitu" Siwon tersenyum kecil pada Kyuhyun sambil mulai melahap makanannya. Ia terlihat sangat serius saat makan.
Hening. Kini mereka berdua hanya fokus pada makanan mereka masing-masing. Tapi mungkin tidak pada Kyuhyun, setelah kedatangan Siwon tadi ia hanya mengaduk-aduk makanan yang tersedia dihadapannya seolah ia sudah tak menginginkannya lagi. Sebenarnya Kyuhyun merasa canggung saat harus berhadapan dengan Siwon sekarang, ditambah mereka hanya duduk berdua saja dalam satu meja. Dan entah mengapa keheningan ini sedikit mengganggunya.
"Ehm" demi memecah keheningan, Kyuhyun berdehem kecil. Dengan cepat Siwon pun meresponnya.
"Ada apa Kyuhyun-ssi?" tanya Siwon tepat sesaat sebelum ia menyendokkan nasi kedalam mulutnya.
"Ah tidak ada apa-apa. Aku hanya sedang berpikir betapa beruntungnya aku dapat bertemu denganmu" jawab Kyuhyun asal untuk menutupi kecanggungannya. Siwon terbengong sebentar.
"Mengapa bisa begitu? Kenapa kau bisa merasa beruntung saat bisa bertemu denganku?"
"Eh? Uum, tidak ada alasan khusus sih. Hanya saja aku pernah mendengar berita-dari-telinga-ke-telinga tentangmu yang mengatakan kau adalah salah satu mahasiswa yang cemerlang dan sempurna di universitas ini. Aku merasa senang dapat bertemu denganmu" jawab Kyuhyun sambil menunduk malu. Kau mengatakan alasan yang cukup pintar, Cho Kyuhyun!
"Begitukah? Hahaha, Kau ini terlalu berlebihan, Kyuhyun-ssi. Aku tidak sesempurna itu. Tapi aku juga senang dapat bertemu denganmu..." kata Siwon sambil menggantung kalimatnya yang membuat Kyuhyun penasaran.
"Mengapa?"
"Kau menarik. Apa kita bisa berteman?" sambung Siwon sambil tersenyum penuh harap.
"Berteman?" Kyuhyun mengerjapkan matanya cepat. Ya Tuhan, mimpi apa ia semalam? Orang yang awalnya hanya bisa ia lihat dari kejauhan, kini memintanya secara langsung untuk mejadi temanya? Sungguh sebuah keajaiban baginya!
"Ya, tentu saja kita bisa, aku akan merasa senang sekali jika kita dapat berteman dengan baik setelah ini" tanpa berpikir dua kali Kyuhyun langsung meng-iya-kan permintaan Siwon yang langsung membuahkan sebuah senyuman manis darinya.
"Kalau begitu, mari kita menjadi teman yang baik mulai saat ini, Kyuhyun-ah" Siwon tersenyum dengan hangat pada Kyuhyun setelah memanggilnya dengan suffix yang menunjukkan keakraban. Kyuhyun pun membalas senyumnya tak kalah hangat.
After all of the sudden, Kyuhyun and Siwon are being a friend now!
TO BE CONTINUED ._.v
A/N: Okaaaaaay stoooop, TBC dulu yaaaaa :3 please jangan timpukin saya setelah ini gara-gara ffnya kependekan, ceritanya garing kriuk kriuk, dan banyak typo yang bertebaran ,
hohoho demi kelancaran pempublish-an ff ini, sengaja ff nya saya cut dulu karena untuk seminggu kedepan kayaknya saya nggak bisa update, minggu depan saya mau UKK. hehehe
Di chapter ini memang belum ada konflik yang saya masukkan dalam cerita, jadi bagi yang menunggu-nunggu adegan(?) utamanya harap bersabar ya~ Ini masih pemanasan X3 LOL
Nanti insyaAllah ceritanya akan saya sambung setelah saya selesai UKK ^^)v ok ok?
See u next time! Mind to review? :3
Sign,
The Bloody Phoenix
