Sekuel What The Meaning Of Ciyus?
Uchiha Kirei :: 12 tahun
Uchiha Daisuke :: 12 tahun
.
.
PMS ? © Dhita82
Disclaimer Naruto © Masashi Kishimoto
.
.
Family, Humor, Parody, AU
.
OOC, Miss Typo(s), gak jelas, gaje, EYD yang berantakan dan teman teman sepemainanya
.
Summary :: Bagaimana jadinya seorang Uchiha Sasuke dan Uchiha Sakura menghadapi anak kembarnya yang belum mengenal apa itu Haid?/ "Tuhkan kaa-san darahnya banyak banget~ padahal aku enggak ngapa ngapain,"/ "Oh lalu, Memangnya menstruasi itu apa? Dan keluarnya dari mana? Terus kalau wanita menstruasi atau haid, laki laki apa?"/ "Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~ KAA-SAN TOU-SAN! PIPIS AKU BERDARAH!"
.
.
Here
We
Go
.
.
Happy Reading Minna ^^
.
.
.
.
Konoha Junior High School
Berbicara tentang Konoha Junior High School pasti kalian tau bahwa kedua anak kembar pasangan Uchiha ini akan memasuki jenjang sekolah menengah pertama. Ya mereka adalah Uchiha Daisuke dan Uchiha Kirei, anak kembar ini akan memasuki sekolah barunya tetapi kenapa salah satu Uchiha kembar itu murung ya, setelah masuk dihari pertamanya?
"Ne, kau kenapa Kirei-chan? Kok murung?" tanya Sakura yang masih sibuk dengan piring serta centongan nasi yang berada digengamannya.
Ya sekarang keluarga Uchiha ini sedang berada di meja makan. Terlihat Sasuke sedang mengamati kegiatan istrinya itu dan Sakura yang tengah menyiapkan makanan bagi suami dan anak anaknya itu. Sedangkan sisulung Uchiha sedang bermain psp dan sibungsu Uchiha sedang bersidekap dada dengan muka ditekuk.
Sakura meletakkan piring yang sudah berisi dengan nasi serta lauk pauk dan sayur sayuran itu didepan suaminya. Dan melakukan kegiatan itu lagi untuk anak anaknya dan yang terakhir untuk dirinya.
Sakura duduk disamping suaminya dan mengelus puncuk kepala Kirei yang tengah cemberut. "Kau kenapa? Ayo dimakan masakan kaa-san, jangan cemberut terus dong."
Gadis bermatakan emerald dan berambut raven itu mengambil sendok yang berada disamping piring makannya yang telah terisi penuh dengan nasi, sayur, dan juga lauk. Walaupun masih dengan wajah murung.
Sasuke melihat anaknya dan segera berdehem agak keras, "Daisuke." Uchiha sulung yang berada disamping tou-sannya itu hanya melirik tou-sannya sejenak dan segera menaruh pspnya. Tentunya dengan gerutuan kecil.
Sakura yang melihat itu hanya tertawa kecil dan segera makan mengikuti suami dan anak anaknya. Itulah keluarga sederhana Uchiha ini, ketika sedang makan tidak boleh berbicara karena saat makan adalah saat dimana keluarga berkumpul.
Tetapi ketika makanan itu hendak selesai, Uchiha bungsu itu segera menaruh sendok dan garpunya disamping piring yang hanya tersentuh beberapa kali itu. "Aku sudah kenyang, aku mau kekamar"
Dan kelakuan Uchiha bungsu itu membuat sedikitnya perhatian pada tiga orang Uchiha yang sedang memperhatikan Uchiha bungsu itu menaiki tangga. Sakura yang merasa tidak beres segera melirik kearah Daisuke yang tengah asik makan.
"Ada apa dengan adikmu, Daisuke-kun?" Daisuke yang tengah makanpun hanya mengangkat bahu dan melanjutkan kembali makannya. Dan kelakuan Uchiha bungsu itu membuat bingung ketiga Uchiha itu, bukan lebih tepatnya seorang Uchiha. Karena dua Uchiha lagi tengah asyik mengabiskan makanan yang ada dihadapannya. Dan Sakura hanya bisa geleng geleng kepala dan kemballi melanjutkan makan malamnya.
.
.
.
.
.
/
/
/
/
/
/
/
/
/
"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~"
Sakura yang tengah memasakpun menengok kebelakang dan mematikan kompor yang tengah memasak sayur itu dan Sasuke yang tengah membaca koran segera menaruh korannya dan segera menaiki lantai dua rumahnya menuju sumber teriakan dipagi hari itu.
Kedua uchiha dewasa itu segera menuju pintu kecil yang bertuliskan UCHIHA KIREI dan segera mendobrak kamar yang berwarna coklat itu. Karena mendengar suara berisik uchiha sulung –Uchiha Daisuke, pun ikut terbangun tentunya masih mengenakan piyama.
BRAK
Setelah pintu terbuka, terlihatlah Uchiha bungsu itu meringkuk dibalik selimutnya yang berwarna biru laut itu. Sakura yang melihat itu segera mendekati anaknya itu dan segera memeluknya.
"Ada apa?" sembari mengelus ngelus puncuk kepala berambut raven itu. Uchiha bungsu itu menangis, didekapan kaa-sannya. Sasuke yang melihat itupun hanya bisa duduk disamping istrinya tentunya dengan rasa cemas.
"A-Aku, a-aku~"
"Iya?"
"A-Aku b-berdarah,"
"Berdarah apanya?" tanya Sakura pada anaknya itu,
"A-Aku berdarah kaa-san~"
"Iya iya kaa-san tau kamu berdarah tapi berdarah apanya? Memangnya kamu ngapain kok bisa berdarah?"
Uchiha bungsu itu menjauhkan diri dari kaa-sannya dan segera mengelap air matanya dengan punggung tangannya. Sasuke dan Sakura hanya menatapnya bingung, sedangkan sang Uchiha sulung hanya menatap adiknya itu dengan mata yang sedikit tertutup.
Uchiha bungsu itu menyibakkan selimut berwarna biru lau itu dan segera berteriak, "Tuhkan kaa-san darahnya banyak banget~ padahal aku enggak ngapa ngapain,"
Sasuke dan Sakura hanya bisa sweetdrop ditempat, sedangkan Uchiha sulung yang kesadarannya lima puluh persen seketika membuka matanya lebar dan melihat adiknya. "Hee~ kamu berdarah banyak banget. Tuh lihat celana kamu juga berdarah~ i-itu kenapa? Kaa-san, tou-san cepet bantuin kirei-chan, nanti dia sakit lagi. Lihatt darahnya banyak bangeeet~"
Sasuke hanya menghela nafas dan segera beranjak pergi dari kamar Uchiha bungsu itu. "Hee~ tou-san mau kemana? Bantuiin Kirei-chan tou-san," ujar Uchiha sulung itu sembari menarik narik tangan tou-sannya.
Sasuke melepaskan tangan anaknya itu dan segera menatap anak kembarnya itu bergantian, "Ne, itu bukan berdarah karena luka kalau kamu jatuh."
"Lalu apa?" tanya Kirei yang masih sesenggukan didekapan kaa-sannya.
"I-Itu namanya haid atau menstruasi." Ujar Sasuke lirih, Sakura hanya cekikikan melihat Sasuke yang tertunduk.
"Haa? Haid, jadi kalau haid itu berdarah ya? Eh tunggu aku dan Kireikan kembar, jadi aku juga haid dong? Kan biasanya anak kembar gitu, yang satu sakit, yang satunya juga sakit. Coba aku—"
"JANGAN!"
Sasuke dan Sakura segera berteriak melihat Uchiha sullung itu ingin membuka celananya. "Hee~ nande? Kan aku cuma mau memastikan,"
"Ne, Daisuke-kun. Menstruasi atau haid hanya dialami oleh wanita, seperti kaa-san dan Kirei-chan."
"Oh lalu, Memangnya menstruasi itu apa? Dan keluarnya dari mana? Terus kalau wanita menstruasi atau haid, laki laki apa?"
Glek
Sasuke dan Sakura saling berpandangan, "Ne, kaa-san jawab aku jadi takut~" ujar Kirei yang berada didekapan Sakura.
"U-Um menstruasi itu pecahnya sel telur karena tidak di-di bu-buahi oleh sperma dan juga karena itu meruntuhnya dinding rahim,"
".."
".."
".."
"Lalu keluarnya dari mana?"
"A-Aa~ e-etoo, u-um~ kaa-san tidak bisa menjawabnya, mungkin tou-sanmu bisa." Sasuke hanya bisa memadangi Sakura dengan wajah mengintimidasi dan dibalas dengan Sakura dengan cengirannya.
"Ayo tou-san jawab,"
"U-Um itu nanti kalau kalian sudah dewasa pasti tau,"
"Ih tapi aku mau jawabannya sekarang lagiankan aku sudah kelas satu di Konoha Junior High School,"
Ctak
"ITTAI~"
Sasuke menyentil dahi Daisuke dan segera pergi dari kamar Uchiha bungsu itu. Dan diikuti oleh Uchiha sulung itu sembari memaksa memberi tahu jawaban dari pertanyaannya.
"Ayolah tou-san jaawaaab~"
Dan itu membuat kedua uchiha wanita itu tertawa, "Ne, lebih baik sekarang kau mandi bersihkan badanmu. Kaa-san akan bersihkan kasurmu ini. Dan segera berangkat sekolah. Okey?"
"Yes sir!"
"Hahaha"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Didalam kamar mandi
"Ah, masa aku menstruasi sih?"
"Ih masa sih, aku enggak percaya deh."
"Tapi sepertinya aku pernah mendengar kata menstruasi tapi dimana ya?"
"Eh itu enggak penting, sekarang yang penting kenapa aku bisa menstruasi?"
"Terus keluarnya dari mana?"
"Masa iya gara gara aku sakit perut kemarin?"
"Tapi kalau terjadi apa apa dengan perutku gimana? Haduh bahaya ini!"
"Aaaaaaaaaaaaaaaaa~ aku pusing! Cari tau ah keluarnya dari mana,"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Dan pada pagi hari itu untuk kedua kalinya terjadi keributan yang sangat heboh dirumah keluarga Uchiha.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~ KAA-SAN TOU-SAN! PIPIS AKU BERDARAH!"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Haduh aku enggak tau harus komentar apalagi tentang fic yang berrate semi M ini. Astaga malu sendiri bikin fic ini, dan juga bingung mau naro dirate mana M kah atau T kah ? dan taaraa ini lah hasilnya.
Ini fic sebenernya request dari temen yang sama dengan request What The Meaning Of Ciyus? Ya dia adalah DITA RAHMAWATI. Yang nama account ffnya D Phoenix 07G #kalautidaksalah hehe :D
Ya sudahlah mungkinkah kalian yang sudah membaca bisa memberi sedikit warna dikolom reviewku yang kosong? Hehe :D saran kritik maupun flame aku terima asalkan konkrit alias enggak alay, dan sesuai dengan keyataan.
Untuk fic aku yang Permainan Takdir bakal aku hapus tapi akan aku republish karena masih banyak kesalahan disana. Jadi mohon maaf yang sudah mereview fic tersebut. Seperti halnya fic Tomat.
Uchiha Dita Fullbuser
