Title : SM High School
Author : Raichi Lee SangJin ELF
Rated : T
Pairing : KaiSoo (Main Pairing) slight TaoRis, BaekYeol, HunHan, ChenMin, SuLay
Genre : Romance, Drama, Humor and Friendship
DISC : para cast hanyalah milik tuhan YME, orang tua, dan SM Ent. Saya hanya pinjam mereka untuk membuat fantasy saya menjadi terwujud di FF ini.
Summary : Bagaimanakah kehidupan para namja tampan idola di SM Dorming High School? Let's check it out! It's YAOI! Based on movie ( To The Beautiful You). DON'T LIKE, DON'T READ it! For BaekYeol, TaoRis shipper. KaiSoo shipper, HunHan shipper, SuLay shipper and ChenMin shipper XD enjoy it.
Let's check it out, Chingudeul and Yeorebeun~!
Warning : BL/ BoysLove/Shonen Ai. Miss typo(s), alur terlalu dipaksakan, gaje, bikin mual, EYD yang ngasal. I told you before, if you hate YAOI or IF You HATE me, better if you don't read my fanfic, okay?
Author's note : annyeong ^^. Kembali lagi dengan saya, Rai.
GYAAA~!
WOY~! I am back woy~! *dilemparsendal*
AKHINYA! Bisa update setelah perjuangan XD *lebeh*
Oke, sebenarnya ini fanfic KAISOO, tetapi saya lupa edit fic ini pas dipengenalan. Memang project awalnya BaekYeol, tetapi saya pikir ulang lebih baik KaiSoo saja.
Saya sudah buat khusus fic BaekYeol untuk reader ^^. Bareng sama fanfic The Devil-KaiSoo ^^
Maaf sekali lagi *bow*
Oh iya, walaupun remake dari film TTBY, tapi ff ini akan dirubah juga. Cuma, ada beberapa adegan ambilan dari film itu.
Mohon pengertiannya, dan maaf kalau gak suka. Sekali lagi maaf *bow*
Nah, mari kita langsung saja mulai FFnya ^^
tolong tetap beri saya review anda *bow*
.
.
Oke, tanpa banyak bacot, mari kita langsung saja.
.
.
.
.
DON'T LIKE, DON'T READ!
.
.
I TOLD YOU BEFORE!
.
.
IF YOU HATE YAOI, BETTER IF U NOT READ MY FIC!
.
.
RAICHI
.
.
KYUNGSOO POV
Kau tahu, aku tidak pernah menyangka akan bisa masuk kesini dengan mudah. Seorang namja yang aku kira yeoja ini mengantarku berkeliling sekolah setelah dia mengantarku kekamarku. Aku sekamar dengan..uhm..siapa namja kelas satu itu? ah sudah lupakan.
Namanya Kim Jaejoong. Namja cantik dengan rambut almond, bibir sexy, dan wajah yang putih bersih. Kalau bukan karena dia mengenakan celana, sudah aku panggil Noona dia.
Dia adalah namja kelas 3 disini. dia sangat ramah dan juga pintar. Aku kagum dengannya. Dia juga mengikuti klub masak dan klub catur disini.
"Joongie~ siapa namja asing ini~?" tanya seorang namja yang tiba-tiba memeluknya dari belakang dan langsung mengecup pipinya. Aku hanya bisa menatap O_O pada Jaejoong hyung dan namja tinggi berwajah tampan yang mengecup pipinya.
"Dia adalah anak kelas dua. Dia anak baru di asramaku." Ucap Jaejong hyung yang juga MENCIUM pipi namja itu. Aku tetap memberikan ekspresi O_O.
"Wah, dia lebih kelihatan sebagai namja berumur 11 tahun." Ucap namja itu.
JLEB!
"Yunnie, jangan bicara begitu. Dia anak yang menggemaskan, kau tahu?" tanya Jaejoong hyung.
"Baiklah, aku minta maaf. Namaku Jung Yunho, panggil saja Yunho. Aku murid kelas 3 juga sama seperti pacarku ini. Biasakanlah dirimu, ne?" Tanya Yunho hyung lagi. Kyungsoo hanya mengangguk kikuk. 'Pacar'? O_O
"Yunnie, kau ini." Ucap Jaejoong .
"Baiklah, aku harus pergi. Kepala sekolah memanggilku. Kita aka nada acara besar sebulan lagi, bye Chagiya."
Dan Kyungsoo semakin kaget dengan Yunho yang memberikan sebuah ciuman dibibir Jaejoong.
CIUMAN!
CIUMAN!
CIUMAN LOH!
Kyungsoo berusaha menetralkan perasaannya. Ada apa ini? Kenapa dia jadi kaget sekali. Yunho langsung kabur tanpa rasa berdosa.
"Ah, maaf Kyungsoo. Dia memang begitu. Baiklah, sepertinya sudah cukup. Ayo kita ke kamarmu." Ucap Jaejoong dengan senyumnya. Kyungsoo hanya mengangguk kikuk.
.
.
.
"OMONA~! Neomo kyeo~" seorang namja mencubiti gemas pipi Kyungsoo. Namja ini bernama Byun Baekhyun. Namja manis dengan rambut coklat yang halus.
"Ah..n..ne~ tapi, tolong lepas cubitanmu~ sakit loh~" ucap Kyungsoo. Baekhyun terkekeh kecil.
"Aigo, mianhamnida. Kau menggemaskan sekali dengan matamu yang besar itu!." ucap Baekhyun.
Kini, dia ada dikelasnya. Kyungsoo sudah memiliki teman dikelasnya. Salah satunya adalah Baekhyun yang mencubiti pipinya sampai merah.
"Kyungsoo-ah, kau ingin mengambil extra apa disini?" tanya namja manis dengan dimple bernama Zhang Yi Xing. Dia dikenal dengan nama Lay.
"Uhm, sepertinya aku ingin mengambil klub masak dan klub menyanyi." Ucap Kyungsoo. Lay tersenyum.
"Kita akan bertemu di klub masak, tapi tidak di klub menyanyi. Aku di klub dance." Ucap Lay.
"Kau pandai dance~?" tanya Kyungsoo dengan matanya yang besar dan berbinar-binar. Lay mengangguk dengan senyum manisnya. Mungkin jiwa lembutnya, Lay mengelus kepala Kyungsoo.
"Aku ada di menyanyi, dan juga klub memasak. Kita akan terus bersama Kyung~" ucap Baekhyun yang memeluk erat Kyungsoo.
"Aih, kau bisa membuat cemburu si Happy Virus, Baekhyun-ah~" ucap Lay dengan senyumnya.
"Jangan bilang dengannya, Lay-ah~ nanti aku dihukum dengannya~" ucap Baekhyun yang menggembungkan pipinya imut. Beberapa seme yang ada dikelas mereka langsung merona. Bayangkan saja, seorang Byun Baekhyun yang manis mengembungkan pipinya sambil memeluk seorang namja yang juga tak kalah manis.
"Hihihihi. Baiklah, aku tidak akan mengatakannya." Ucap Lay.
.
.
.
.
.
Kyungsoo terlihat berjalan menuju klub menyanyi dengan Baekhyun disampingnya. Kyungsoo sedikit heran. Untuk apa Baekhyun membawa kotak berisi makanan? Bukankah klub memasak besok?
"Baek-chagi~!" pekik sebuah suara dikejauhan. Suara yang berat. Kyungsoo dan Baekhyun berbalik dan menemukan seorang namja tiang listrik dan seorang namja yang juga tiang listrik dengan rambut hitam.
"YEOL~!" pekik Baekhyun juga. Kyungsoo sampai menutup telinganya. Aigo~ apa mereka suka berteriak?
Kedua namja tiang listrik itu sampai didepan mereka.
"Kau bawa makanan untukku? Klub basket benar-benar menyiksaku. Mungkin aku akan pulang ke kamar kita saat akan jam malam." Ucap namja berambut coklat gelap nyaris hitam, tampan dan tinggi. Baekhyun tersenyum.
"Tentu, ini. Aku buatkan makanan untukmu." Ucap Baekhyun dengan senyumnya.
"Baek-hyung~ Tao tidak dibagi~?" tanya namja disebelah Chanyeol.
Namja ini berambut hitam legam dan terlihat halus sekali, matanya hitam dengan lingkaran mata hitam yang menggemaskan. Kulitnya berwarna langsat, tingginya tidak melebihi Chanyeol, namun cukup tinggi. Namja yang ini menurut Kyungsoo sangat menggemaskan walau ada kesan sangat dengan tindikan ditelinganya.
Sekolah ini memang tidak melarang tindikan. Kita dibebaskan untuk bergaya sesuka kita asal kita punya otak disini.
"Aigo, maafkan hyung, Tao Panda~ tapi hyung lupa membuatkannya juga untukmu. Tapi, hyung punya cookies untukmu." Ucap Baekhyun yang memberikan satu bungkus cookies buatan tangan.
"Khamsahamnida, Baek hyung~" ucapnya.
"Aigo~! Neomo kyeowoyo~!" pekik Baekhyun yang langsung memeluk erat Tao. Kyungsoo hanya tersenyum.
"EHEM!" Baekhyun melepaskan pelukannya karena Chanyeol menatapnya.
"Aigo, mianhamnida. Oh iya, kenalkan, ini teman baruku. Namanya Do Kyungsoo." Ucap Baekhyun.
"Annyeonghaseyo, Do Kyungsoo imnida. Aku murid kelas 2, dan ada di asrama 1. Sama seperti Baekhyun-ah." Ucap Kyungsoo dengan senyum manisnya.
"Annyeong, joneun Chanyeol imnida. Aku sekamar dengan Baekhyun hyung. Salam kenal, Kyungsoo hyung. Aku murid kelas 1." Ucap namja bersuara berat bernama Chanyeol yang meminta bekal dengan Baekhyun tadi.
"Annyeonghaseyo, Naneun Huang Zi Tao imnida, panggil saja Tao. Tao sekelas dengan Chanyeol dan ada di asrama 1 juga, hyungdeul." Ucap Tao dengan senyum menggemaskan miliknya.
"Bangapseumnida Chanyeol-ah, Tao-ah." Ucap Kyungsoo.
"Baiklah, sepertinya klub basket akan mulai latihan 15 menit lagi. Kami pergi dulu. Bye." Ucap Chanyeol. Sebelum pergi, Chanyeol mengecup bibir Baekhyun kilat dan langsung pergi diikuti Tao.
O_O
ADA APA SEBENARNYA DENGAN SEKOLAH INI?!
.
.
.
.
Kyungsoo mengenal beberapa teman baru disini.
Xiao Luhan, Kim Jongdae dan Kim Joonmyeon adalah teman baru Kyungsoo diklub menyanyi. Keduanya sangat baik hati dan ramah.
Joonmyeon atau yang dikenal Suho ini contohnya. Dia sangat ramah dan lembut. Suaranya juga cukup indah.
Xiao Luhan. Namja manis asal China yang juga bersuara indah.
Juga Jongdae yang dipanggil Chen. Ternyata, dia sekelas dengan Jongdae. Suara-suara indah mengalun di klub indah ini. Yesung salah satunya.
Dia adalah murid kelas 3 yang sudah sering menjuarai lomba menyanyi Nasional, bahkan terkadang sampai ke Internasional. Suaranya memang indah juga lembut.
Kim Ryeowook, juga tak kalah bersuara indah. Dia murid kelas 2 yang berbeda kelasnya dari Kyungsoo. Dan murid kelas 2 dari kelas sebelah Kyungsoo yang bernama Cho Kyuhyun.
Mereka semua sungguh baik dan berbakat. Kyungsoo senang mengetahui fakta kalau dia bisa bersekolah disini.
Kyungsoo sedang menyanyikan sebuah lagu didepan teman-teman barunya. Baekhyun terus tersenyum. Baginya, Kyungsoo sungguh lucu dengan wajah derp ketika bernyanyi.
Ketika di akhir lagu, semua bertepuk tangan. Yesung yang adalah ketua di klub ini tersenyum.
"Bagus sekali, Kyungsoo-ah. Tapi satu, usahakanlah berekspresi keren ketika bernyanyi." Ucap Yesung yang tersenyum. Kyungsoo hanya mengangguk.
"Ayolah, Yesungie, Kyungsoo-ah bukanlah namja tebar pesona sepertimu." Ucap namja tampan berwajah evil bernama Kyuhyun dengan seringaian evil yang mengundak gelak tawa.
"Ya! Kau evil, jangan memanggilku seperti itu. Panggil aku dengan hyung!" ucap Yesung.
Semuanya tertawa. Atmosfer disini begitu nyaman. Semuanya juga sangat bersahabat.
.
.
.
Kyungsoo terlihat sedang membaca buku ditaman sore ini. Kyungsoo yang manis bagaikan sebuah lukisan karya terindah tuhan.
Duduk dibangku taman yang indah, dengan latar belakang sore hari, cahaya matahari sore yang lembut menyinarinya, semilir angin yang nyaman dan kicauan burung di sore ini.
"Kyungsoo-ah~" sapa Baekhyun yang membawa dua kaleng minuman. "Kenapa duduk disini?" tanya Baekhyun yang juga ikut duduk.
Didepan taman tempat mereka duduk, terlihat klub basket yang sedang bermain disana. Baekhyun bisa melihat dikejauhan Chanyeol sedang bermain basket dengan teman-teman satu klubnya dan dibimbing dengan pelatih yang mengoreksi mereka selalu.
"Aku hanya sedang membaca buku." Ucap Kyungsoo. Tak sengaja, dibalik pohon yang tak terlalu jauh, Kyungsoo melihat dua orang namja sedang berciuman.
"Ba..Baekhyun…li..lihat!" ucap Kyungsoo yang masih dengan kekagetannya dengan apa yang dia lihat. Baekhyun menoleh dan tersenyum.
"Oh, itu Sehun dan Luhan-hyung. Kenapa?" tanya Baekhyun. Kyungsoo masih kaget dan sedikit terbata akibatnya.
"Mereka berciuman!" ucap Kyungsoo. Baekhyun terkikik kecil.
"Itu sudah biasa, Kyungsoo-ah. Jangan kaget berlebihan seperti itu. Bukankah kau tadi pagi melihatku dicium Chanyeol biasa saja?" tanya Baekhyun yang menyodorkan minuman hangat kalengan.
Betul memang, dia tidak terlalu takut. Tapi, dia juga heran dan sangat penasaran. Maksudnya, Jaejoong hyung contohnya. Dia dicium oleh namja bernama Jung Yunho dan tidak memarahi Yunho itu, Baekhyun yang dicium Chanyeol ketika Baekhyun memberikan makanan untuk Chanyeol, dan kini Luhan hyung dengan seorang namja bernama Sehun. Sebetulnya ada apa dengan sekolah ini?! Kenapa Baekhyun biasa saja?
Bahkan Tao tidak memarahi Baekhyun dan Chanyeol tadi. Seolah, hal itu bukanlah hal tabu dan hal biasa saja.
"Sebenarnya, ada apa dengan sekolah ini? A..apa..euhm.." Kyungsoo bingung mengatakannya.
"Sekolah ini bermurid nyaris gay. Sekitar 92% murid disini gay." Jawab Baekhyun santai sambil meminum minumannya.
TERIMA KASIH! Kyungsoo tersedak!
Apa katanya?! 92%?! Gila!
"Ja..jadi, namja bernama Chanyeol itu..uhm..pacarmu? dan..Yunho-hyung adalah pacar Jaejoong hyung?" tanya Kyungsoo. Baekhyun mengangguk.
"Kau pasti heran, bukan? Ini mungkin gila. Kau bisa mengecap kami gila dan aneh karena menyukai sesama jenis. Kau..boleh menjauhiku kalau kau jijik denganku…" ucap Baekhyun yang suaranya bergetar.
"Aniyo~ bukan itu maksudku~! Aku hanya kaget saja. Aku tak mengecap seseorang yang memiliki kelainan unik seperti gay atau lesbian menjijikan. Justru mereka bagian dari masyarakat. Kau temanku, Baekkie-ah. Aku tak mengecapmu menjijikan atau membenciku. Kita teman, kan?" tanya Kyungsoo dengan senyum manisnya.
"HUWAAA~! Terima kasih derpy~" ucap Baekhyun yang langsung memeluk Kyungsoo.
"Lihat, itu Jongdae, kan?" tanya Kyungsoo yang menunjuk seorang namja dikejauhan yang sedang duduk bersama disebuah bangku. Namja disamping Jongdae tersenyum dan sesekali keduanya berciuman manis. Namja itu berpipi chubby dan mengenakan pakaian beladiri.
Hihihi, ternyata manis juga menatapi beberapa pasangan disini yang bersantai sebelum jam sore habis dan mereka harus kembali ke kamar mereka masing-masing untuk mandi dan bersiap makan malam.
"Annyeong Kyungsoo-hyung. Annyeong Baekkie hyung." Sapa Tao. Sepertinya dia juga sama seperti namja manis yang bersama dengan Jongdae. Keduanya mengenakan pakaian beladiri.
"Annyeong TaoTao~" sapa Baekhyun.
"Uhm, kalian lihat Sehun-ah? Aku lupa kalau tadi saat jam belajar, aku meminjam buku pelajarannya." Ucap Tao.
"Sehun ada didekat pohon itu." ucap Kyungsoo. Tao tersenyum.
"Ah, baiklah. Aku pergi dulu." Ucap Tao lalu melenggang pergi. Kyungsoo tersenyum. Wajah manis Tao agak sedikit terkesan ekstrem dengan tindikan itu. namun itu justru membuatnya terlihat tangguh, dan cantik disaat bersamaan. Seni, ya itu seni.
"Uhm, Baekhyun-ah, apa guru-guru tidak melarang kalian berpacaran secara terang-terangan begini? Tadi aku lihat beberapa guru lewat dan tak menegur Jongdae dan temannya berciuman. Apakah mereka tak takut dengan guru?" tanya Kyungsoo. Baekhyun sedikit tersenyum, tapi kenapa Kyungsoo merinding, ya? O.o
"Jaejoong hyung dulu pernah bercerita saat dia masih dikelas 1." Ucap Baekhyun. Kyungsoo tertarik untuk mendengar kelanjutannya. "Saat itu, guru dan murid terlibat saling adu hantam. Sayangnya, sekolah kalah dengan murid-murid. Karena, sebagian dari sekolah ini adalah uang dari murid. Kami juga mengharumkan nama sekolah. Jadi, kami membuat kesepakatan bahwa guru tidak boleh mengusik murid-murid. Biarpun murid itu mau melakukan penyimpangan orientasi seksual sekalipun." Ucap Baekhyun. Kyungsoo mengangguk mengerti.
"Dan, Jaejoong hyung semakin mudah melancarkan aksi kebebasan ekspresi murid setelah berpacaran dengan anak pemilik sekolah ini, Jung Yunho." Ucap Baekhyun dengan senyum kesenangannya.
"Benarkah? Wah hebat sekali!" puji Kyungsoo dengan ekspresi pujiannya.
"Hum~! Dan perjanjian ini bila ketahuan dilanggar oleh pihak sekolah, sekolah ini akan di tutup sendiri oleh Yunho hyung." Ucap Baekhyun yang kembali menyeruput minumannya.
Hebat sekali..Kyungsoo sampai merinding dibuatnya.
"Ah! Sebaiknya kita masuk saja ke asrama kita, lihat. Itu Jaejoong hyung dan yunho yang sedang patroli." Ucap Baekhyun. Kyungsoo mengangguk mengerti.
.
.
.
.
.
Bagi Kyungsoo, itu bukanlah masalah. Selama mereka bersahabat, itu bukanlah masalah baginya. Dan lagi, mereka tidak membahayakan orang lain. Dan mereka melakukan itu atas dasar karena cinta, iya kan? Jadi itu bukan masalah.
Itulah pikiran Kyungsoo saat ini yang sedang membersihkan kamarnya.
Ck, kamarnya berantakan sekali. Kamar ini adalah sebuah ruangan besar yang dibagi menjadi seperti 2 lantai. Lantai bawah sepertinya milik seseorang, dan Kyungsoo tidak menolah tidur di atas.
Maksud Kyungsoo, adakah orang yang waras meletakkan remote tv di kamar mandi?
Adakah orang yang seenak jidat meletakkan sampo di lemari buku? Dasar aneh.
Dari buku-buku pelajaran yang ada dimeja belajar dekat tempat tidur orang lain yang ada dikamar Kyungsoo, sepertinya dia baru kelas 1.
Setelah selesai beres-beres, Kyungsoo pergi ke kamar mandi dan mandi disana.
.
.
.
Sesosok tubuh seorang namja berkulit tan masuk ke kamarnya dengan tampang kusut.
"Aih, menyebalkan. Kenapa tugas membersihkan ruangan dance tadi harus aku? Ck, merepotkan." Ucap namja itu. Samja itu melepas sepatunya dan meletakkan dirak sepatu. Matanya sedikit aneh melihat ada sepasang sepatu lain dirak itu
Namja itu berjalan masuk dan terkejut melihat keadaan kamarnya bersih dan sangat rapi. Seingatnya, remot tv itu bukan di sofa. Dan apa ini? Aroma citrus yang segar menjadi bagian dari kamar ini dan menggantikan aroma kamar yang dulunya beraroma makanan? Wah!
CKLEK!
Pintu kamar mandi terbuka dan menampakkan sosok Kyungsoo yang selesai mandi. Dengan T-shirt putih garis hijau muda dan celana training putih. Kyungsoo melihat namja berkulit tan itu dan tersenyum. Rambutnya masih basah, dan handuk itu masih melingkar di lehernya.
"Annyeonghaseyo, naneun Do Kyungsoo imnida. Aku adalah murid baru di SM High School, aku murid kelas dua. Panggil saja Kyungsoo. Salam kenal." Ucapnya sopan dengan senyum manisnya.
"Ah, bangapseumnida Kyungsoo-hyung. Joneun Kim Jongin imnida. Aku murid kelas satu. Panggil saja Kai." ucap Kai yang terkejut menatapi Kyungsoo.
Mata Kai menelusuri Kyungsoo. Dari atas sampai ke bawah. Wah, namja yang sangat manis.
TOK..TOK!
"Kyungie, ini Baekkie. Ayo kita ke ruang cafetaria~! Jaejoong hyung sudah menunggu. Dan Kai, cepatlah mandi." Ucap Baekhyun dengan cengiran lebarnya yang asal masuk ke kamar Kyungsoo dan Kai.
"Ah, ne! Kai-ah aku duluan." Ucap Kyungsoo dengan senyumnya.
Kai juga tersenyum. Wah, betul-betul namja yang manis!
.
.
.
.
TBC
.
.
.
Oke oke oke~ saya minta review, yo~
No bash, no flame, no siders, no plagiat ^^
