SUPER VS JUNIOR (Hyperbola) part 2 / end
.
Cast : All member 'SUPER JUNIOR'
Genre : Brothership + Humor
Disclaimer: Super Junior milik SM (meskipun saya sangat ingin memiliki mereka T_T)
Warning : Typo, Gaje, Abal, dll. Unlike don't read.
FF ini murni 99% hasil pikiran aneh bin abstrak saya sendiri. 1% nya keajaiban Tuhan.
::
SUPER VS JUNIOR (Hyperbola) - Part 2
::
'Senyuman itu. Mengerikan. Aku. tidak mungkin menenang...'
'Eunhyuk hyung, Ryeowook-ah, Sungmin hyung..Aku takut. Aku...'
"CHO KYUHYUNNN.."
Teriakan keras dari seseorang berhasil menginterupsi pertarungan yang baru saja akan dimulai dan membuat semua mata tertuju pada sumber suara.
"KAU HARUS MENANG.. AKU YAKIN KAU PASTI AKAN MENANG." Teriaknya lagi dengan nafas yang terengah. Sangat terlihat jika seseorang bertubuh tinggi dan atletis itu baru saja berlari.
"S-Siwon hyung!" Kyuhyun terkejut dengan kedatangan hyung terdekatnya itu dan apa yang dia dengar tadi.
'S-Siwon hyung kau.. datang untuk menyemangatiku..'
"Siwon?"
Semua peserta menoleh kearah Siwon. Hebat, ditengah-tengah banyaknya misi yang sedang dia jalankan, dia menyempatkan untuk hadir hanya untuk menyemangati seorang Cho Kyuhyun.
"YAK CHO KYUHYUN COBA DENGARKAN AKU.. INI BUKAN HANYA SEKEDAR MEMENANGKAN PERTARUNGAN.. TAPI INI JUGA UNTUK MEMENANGKAN HARGA DIRI.. KAU INGAT KYU JIKA KAU KALAH KAU, SUNGMIN HYUNG, EUNHYUK DAN WOOKI AKAN BERAKHIR DIBAWAH. JADI KYUHYUN-AH MENANGKAN PERTANDINGAN INIII..!"
Entah dari mana asalnya tubuh Kyuhyun seakan membara dan penuh semangat. Kata-kata Siwon membuat Kyuhyun sangat optimis sekarang.
'Ya, aku pasti menang.'
'Aku tak akan kalah'
'Demi Sungmin hyung..'
'Eunhyuk hyung..'
'Ryeowook-ah'
'juga Siwon hyung'
"Baiklah kita mulai pertandingannya" Heechul dan Kyuhyun kembali bersiap.
"SIAPPP.." Yesung sang wasitpun bersiap mengangkat tangannya.
"SATU.."
'Aku.. tak akan membuat kalian kecewa'
"Belum dimulai rupanya.." gumam seseorang bertubuh kekar yang baru saja memasuki ruangan dengan tenang sambil tersenyum saat pertandingannya ternyata belum dimulai. Yang perlu dia lakukan sekarang hanyalah diam dan memperhatikan.
"Kangin-ah" Leeteuk tersenyum saat sahabatnya terlihat datang di kejauhan.
"DUA.."
Heechul bersiap mengepalkan tangannya dengan kuat.
'itu..'
"TI-GAAA.."
'pasti jurus itu'
"MULAIII.."
'Maaf Heechul hyung. Aku. Menang'
KYAAAAAAAAA !
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"KAWI-BAWI-BO"
'A-a-aku kalah'
Kyuhyun tidak bisa mempercayai ini. Dia kalah.
"HEECHUL - GUNTING. KYUHYUN - KERTAS. PEMENANGNYA.. KIM-HEE-CHULLL."
Kembali Yesung sang wasit mengangkat tangan Heechul. Disambut dengan teriakan Leeteuk, Donghae dan Shindong yang berlarian kearah Heechul dengan tampang yang sangat gembira.
"Kyaaa kita selamat.." Leeteuk menangis bahagia.
"Hyung kau memang hebat.. saranghae.." puji Donghae.
"Kim heenim jjang!" tambah Shindong sambil mengacungkan 2 jempolnya yang gedhe-gedhe.
"Dan yang paling penting.. kita.. tidak tiduur.. dilantai.. Yeiyyy..." Dan akhirnya keempat namja super keren itupun berpelukan dengan bahagia.
"Yak! Boleh aku bergabung?" tanya Kangin.
"Tentu Kangin-ah kemarilah.." ajak Leeteuk.
"Yeeiiii" Heechul, Leeteuk, Shindong, Donghae beserta Kanginpun berpelukan bahagia.
Team 'Super' - Happy end.
***sementara itu***
"Yak ! Cho Kyuhyun. Kenapa kau mengeluarkan kertas hah.." Protes Eunhyuk dengan wajah kesal.
"Tadi Heechul hyung mengepalkan tangannya kukira dia akan mengeluarkan batu." Dalih Kyuhyun. Meskipun dia mengatakan yang sebenarnya.
"Itu triknya kyu.. Kenapa kau mudah sekali percaya.."
"Aku bingung hyung? Jika kau ada diposisiku kau pasti juga akan melakukan hal yang sama."
"Tapi itu tadi sangat mudah. Anak kecilpun pasti menang.."
"Mudah katamu? Ini jadi sangat sulit karena kalian terus memberiku tekanan.."
"Hah seharusnya aku tidak membiarkan orang sepertimu bertarung terakhir."
"Mwo? Apa kau bilang hyukjae..."
Sementara Eunhyuk dan Kyuhyun sibuk beradu argumentasi. Ryeowook memilih untuk berkemas, mempersiapkan barang-barang untuk tidur dilaintai malam ini dan 2 malam kedepan.
"Kasur lantai, bantal, selimut dan... gilsoonnie.." Ryeowook sudah terlihat bahagia hanya dengan boneka jerapah dipelukannya.
"Hyung kau mau kopi?" Sungmin menerima sekaleng kopi yang disodorkan Siwon. Tanpa basa-basi Sungminpun langsung meminumnya beberapa teguk.
"Hahh.. Seharusnya aku tahu untuk tidak terlalu berharap pada Kyuhyun. Saat pembagian kamar dengan cara itupun aku bisa mengalahkannya dengan mudah untuk tiga kali suit." Kembali Sungminpun meneguk kopinya. Tidak bisa dipungkiri jika dirinya juga merasa kesal.
"Kkkkk ! Aku juga sedikit kecewa. Padahal aku sudah buru-buru datang dari studio foto untuk melihat ini." Siwon meneguk kopinya juga. "Tapi.. sudahlah hyung. Mungkin Kyuhyun memang tidak pandai dalam permainan suit. Tapi dalam banyak hal dia sungguh tidak terduga." Ujar Siwon yang kini mengambil tempat duduk disamping Sungmin. Sambil menepuk bahu Sungmin.
"Ya kau benar. Tapi rasanya aku ingin sekali menghajar seseorang."
"Menghajar? S-siapa?"
"Orang yang mengusulkan 'pertarungan' ini."
"Nuguya?" Siwon menautkan alisnya penasaran.
"Entahlah. Aku juga tidak tahu. Saat aku datang suasana sudah kacau lalu pertarunganpun berjalan begitu saja." Siwon hanya mengangguk-angguk saat menerima penjelasan dari Sungmin.
Team 'Junior' - sad ending.
Dan dari semua kebahagian dan kesedihan yang didapat malam ini, tanpa ada yang tahu, seseorang secara diam-diam telah meninggalkan dorm lantai 11 dengan tersenyum puas.
"mianhae memberdeul pertarungan malam ini sungguh menyenangkan. Tapi aku harus pergi, jika tidak Sungmin akan menghajarku habis-habisan.." smirk..
***tak lama kemudian***
"Eh.. Siwon hyung kenapa semua tidur disini?"
Tanya Henry yang baru saja datang bersama Zhoumi dan langsung disuguhi dengan pemandangan yang seperti barak pengungsian di ruang tengah dorm laintai 11.
"Oh zhoumi.. Henry.. mian aku sedang sibuk. Tanya yang lain saja. Ok?" Jawab Siwon yang sedang sibuk menggotong kasur lantai milik Kyuhyun. Ya Siwon memang baik hati karena dia tidak ingin dongsaeng kesayangannya tambah bad mood jika dia tidak membantu.
"Kamar kalian kena banjir ya hyung?" Henry bertanya keheranan.
"Bukan banjir. Tapi kamar kita di kudeta sama penghuni lantai 12. Menyebalkan!" jawab Eunhyuk sambil membenahi kasur lantai untuk tempat tidurnya.
"Kenapa memangnya?" Tanya zhoumi dan henry bersamaan.
"Itu dorm lantai 12 sedang direnovasi jadi selama 3 hari tidak bisa ditempati." Jelas Ryeowook.
"Lalu kenapa kalian yang tidur dilantai?" Tanya henry lagi.
Sungmin hanya mengendikan bahu saat henry menatapnya. Malas menjawab.
"Itu karena Eunhyuk hyung mengusulkan pertarungan kertas-gunting-batu untuk..."
"Yak cho Kyuhyun. Harus ku bilang berapa kali aku tidak mengusulkan pertarungan tadi." Protes Eunhyuk tak terima.
"Kalau bukan kau lalu siapa."
"Mana aku tau! Atau malah kau sendiri yang mengusulkan.."
"Yak Kyuhyun. Eunhyuk. Bisakah kalian diam" Sungmin melirik tajam. Eunhyuk dan Kyuhyunpun terdiam.
"Hehehe.."
"Ya Henry.. kenapa tiba-tiba kau tertawa?" Tanya Kangin.
"Aniyo hyung.. aku hanya sedikit lega. Ku kira tadi ada sesuatu yang buruk di dorm karena tadi aku bertemu Yesung hyung berlari tergesa menuju lift."
"Yesung hyung?" Tanya Siwon.
"Benar tadi aku juga melihatnya." Zhoumipun membenarkan.
"Kenapa Yesung hyung seperti itu ya?" Henry masih heran.
"Hah. Dari pada memikirkan hal itu lebih baik kita pulang dan tidur juga. Hari ini sangat melelahkan" perkataan Kanginpun disetujui oleh henry, zhoumi dan Siwon.
Ting !
Liftpun terbuka dan ke empat namja itupun menuju mobil masing-masing.
Dan setelah melewati fase yang cukup sulit akhirnya team 'junior' pun terlelap dalam tidurnya..
Jaljayo uri super junior^^
::
::
::
END
Spesial Thanks For : elpeu juseyo, PusSparKyuELF301, mifta cinya, melanis khadijah, orange girls, Gyupal, Jihyunelf and adlia.
Gomawoyo buat yang sudah review sedikit kata dari kalian sangat berharga buatku.
Dan maaf sedikit mengecewakan jika FF ini harus berakhir dengan keadaan seaneh ini. Kuharap kalian mengerti kenapa FF ini juga saya beri judul 'Hyperbola' :p
Thank you for reading (bow)
Dont forget to RCL ^^
