"Miku-chaaannn! Tidak mau ikut ke café?" Teriakan melengking seorang gadis mengintrupsi aksi berlari sehat Miku.
Kasihan Miku, jalan sedang sepi-sepinya dan ia akan menyebrang. Eh, Gumi Megpoid, si gadis jenius nan modis memanggilnya. Pupus sudah harapannya menyebrang dengan selamat.
"Tiidaaakkkkkkk!" Miku bertriak nyaring. Seperti adegan di sinetron-sinetron di mana si heroin hampir ketabrak helikopter menyelam dan hero menyelamatkan dengan sigap. Entah bagaimana caranya.
"KEENAAPAAAAA?!" Balas Gumi berteriak juga. Maklumlah, Gumi ada di lantai dua, menengok dari jendela yang menghadap ke depan sekolah. Sedangkan Miku ada di luar gedung, tepatnya mau menyebrang jalan.
"HARI INI AKU KE AGENSIIII! HARUS DATANG CEPAAATTTT!" Agensi? Nahlo, iya. Miku 'kan kerja di Yamaha Corp. Dia jadi penulis lagu gitu ceritanya.
"Sou ka? OKEEE! DADADAAAAAAHHHH!" Miku melambaikan tangannya.
"Duh. Harus cepat. Jam makan siang Len-kun sebentar lagi dimulai" Rutuk Miku panik. Terang saja, sepulang sekolah ia harus pulang, mandi, buat bentou, ke kantor Len, pulang, eh ke agensi dulu, baru pulang.
TIN TIN TIN!
Suara klakson mobil mengagetkan Miku yang sudah sampai di sebrang. Hah? 'Kan Miku curhat dalam pikiran sambil menyebrang.
.
.
.
.
.
"Konnichiwa Momo-san! Len-kun ada?" Tanya Miku pada sekretaris pribadi Len. Momone Momo. Si mbak seksi yang sayangnya polos.
"Wah! Hatsune-san, Kagamine-kun ada di ruangannya." Jawab Momo ramah. Kenapa ia tidak memanggi Len dengan embel-embel sama? Praktis. Itu karena Lennya yang tidak mau. Lagipula, Momo lebih tua setahun dari Len. (yang artinya tiga tahun lebih tua dari Miku. Yang artinya, Miku tidak usah khawatir Len selingkuh. Momo 'kan tidak suka brondong)
"Terimakasih ya!" Miku melambaikan tangannya, lalu mengetuk sebuah pintu.
Tidak ada sahutan dari dalam, Miku masuk saja. Sampai matanya membulat melihat pemandangan di depannya. Len yang sedang ber kissu ria dengan wanita cantik dan seksi. Dia tau itu siapa. Si karyawan bohai, Haku Yowane. Hati Miku sakit. Ia menjatuhkan kotak bentounya membuat dua orang yang hampir ciecie itu terkejut.
"Masuk!" Sebuah suara membangunkan Miku dari pikiran sinetronnya. Ia tersentak,Len mempersilahkannya masuk.
Tenang. Itu hanya pikiran sinetron Miku.
...
...
"Len-kun! Ayo makan dulu!" Miku berucap ceria. Nahloh, di sana ada Haku yang memegang setumpuk kertas.
"Halo Hatsune-san!/Hai Miku-chan!" Sapa Haku dan Len berbarengan. Miku membalas salam mereka.
"Haku, keluarlah dulu. Kau boleh istirahat" Ucap Len pada Haku. Setelah memberi hormat, Haku menutup pintu.
"Miku-chan! Ayo duduk di sini!" Len menepuk-nepuk sebuah sofa berwarna merah maroon. Miku menurutinya dan duduk di sana.
"Len-kun sedang apa bersama Haku-san tadi? Kenapa senyam-senyum?" Tanya Miku dengan wajah datar. Tatapan Miku penuh seledik dengan aura membara-bara.
Chu~
Pipi Miku dicium Len dengan mesranya. Wajah Miku merah padam. 'Kok begini jadinya?!
"Hiihi. Jangan cemburu sayang~ Haku hanya menyerahkan laporan keuangan lalu menceritakan perusahaan saingan yang bangkrut karena mencoba memfitnah perusahaanku. HAHAHA! Jadi kami tertawa bersama" Len tertawa ala psikopat. Dan Miku tersenyum cerah.
Mereka lagi konslet.
"Sou? Baiklah. Aku bawakah onigiri spesial untukmu. Ayo makan~" Miku membuka kotak bentou—yang dalam pikirannya jatuh berserakan ke lantai—berwarna jingga dan memeprlihatkan delapan buah onigiri yang terlihat lezat.
"Wahh.. aku lapar. Suapi ya?" Pinta Len dengan wajah shotanya. Miku ingin, cuma 'kan ini di ruangan Len. Kalau ada yang buka 'kan...
DUH, MIKU TIDAK BISA MEMBANYANGANNYA! WAJAHNYA PASTI SUDAH MERAH SEKARANGGGG!
Ceklek.
"Pintunya sudah kukunci 'kok! Tidak usah khawatir lagi" Len kembali duduk dengan senyum nakalnya.
"U-uh, baka" Gumam Miku. Ia menyuapi Len dengan wajah bak kepiting merah yang digoreng. Jadi warna apa ya? Mungkin hitam. 'Kan gosong.
"Hm. Enak. Miku-chan memang pintar memasak" Puji Len tulus. Dengan senyum menggoda andalannya.
Ara ara, Miku doki doki sendiri jadinya.
Apartment
(c)
Rui megumi
Vocaloid
(c)
Yamaha Corp. , Crypton Future Media, Etc.
.
.
.
.
.
Rated : T (semi) M *blush* (Buat jaga-jaga aja kok)
Genre : Romance, Humor gaje krenyeskriuk, Drama sinetron, Family, Western/Dibantai/ Bercanda saya.
Warning : OOC(um), Typo(s), Gaje, Abal, lebayalayness, EYD kabur-kaburan, etece.
.
.
.
.
.
.
.
Chapter 2 : Rival Kagamine Len.
.
.
.
.
Enjoy!
Len menyender pada bahu Miku. Dua tangannya memeluk pinggang Miku. Yah, Len ingin istirahat sebentar sehabis makan. Miku sendiri tidak masalah. Len 'kan kekas-
"Miku,"
SUAMINYA MIKU!
"Ah, aku menantikan hari itu." Sambung Len cepat. Inilah kekuatan esper terpendam milik Len Kagamine yang berlaku hanya pada Miku.
Sret sret.
Bunyi apakah itu?
Miku, mengusap lembut surai honeyblonde milik Len. Sikap sayang yang ia tunjukan tidak bohong.
Untuk sementara, Len terhanyut dengan buaian tunangan tercinta. Ia memejamkan matanya, meluk Miku lebih erat. Menghirup dalam-dalam aroma strawbery khas milik Miku. Yang selalu berhasil membuatnya tenang. Len, tak ingin melepasnya.
"Hari ini kau ke agensi jam berapa? Untuk apa?" Suara Len memecah keheningan. Miku membuka matanya yang sempat terpejam.
"Uh, jam tiga? Hanya menyerahkan lirik lagu. Lalu pulang." Jawab Miku pelan. Wajah Len berubah masam.
Menyerahkan lirik lagu.
Len tau Miku menyerahkan lirik lagu itu pada siapa.
Kagene Rei. Kakak kelasnya waktu SMA. Kakak kelas paling menyebalkan yang selalu menggoda Miku. Yang menaruh rasa suk-cinta pada Miku.
Heee… Len juga bisa ceburu tau.
"Bertemu si Kagene lagi?" Tanya Len jutek. "Iya. Kenapa?"
Sret.
Len berdiri, lalu memakai kemeja kerjanya lagi. Miku sendiri dibuat bingung oleh Len.
"Ayo. Aku antarkan. Hanya menyerahkan beberapa lembar kertas 'kan? Aku tidak rela Kagene itu terus terusan berada di dekatmu" Ucap Len dingin.
Miku menggangguk.
(Tolong ingatkan Len untuk berhenti di sebuah toko barang kuno untuk membeli sebuah Hitogata. Lalu menulis nama Kagene Rei lalu memanggil iblis, setan, yokai dan sejenisnya untuk mengutuk Rei sampai mati. Atau menusukkan paku pada Hitogata itu)
.
.
.
.
.
.
.
"Rei-senpai! Ini lirik lagu yang kutulis. Semoga diterima!" Seorang lelaki yang wajahnya mirip dengan Len—Len tidak terima! Sangat tidak terima!—tersenyum, menerima lima lembar kertas yan diserahkan Miku. Lelaki itu adalah Kagene Rei, lelaki berumur duapuluh tahun yang disangka pedofil Karena menyukai Miku yang berumur tujuhbelas tahun. Lelaki berambut hitam bermodel ponytail dengan iris keemasan yang merupakan rival Len.
RIVAL ABADI LEN KAGAMINE!
"Seperti biasa Miku-chan. Karyamu memang bagus-bagus. Aku jadi ingin memelukmu." Wajah Miku menjadi kikuk. Rei memanggilnya dengan penekanan pada kata 'chan' sambil melirik Len penuh kemenangan. Wajah Len, yang duduk di sebelah Miku menjadi mengeras dan mengeluarkan aura dingin.
...
Efek gambar : delapan ekor rubah merah.
...
"Coba saja kau peluk dia di depanku. Aku akan mencincang wajah mesummu itu, pedofil!" Len menatap tajam Rei.
"Heh? Kalau begitu aku akan memeluk Miku-chan di belakangmu saja." Balas Rei dengan senyum miring. Miku hanya bisa facepalm.
"Hei! Pedofil mesum! Dia itu tunanganku! T-U-N-A-N-G-A-N-K-U! DASAR SINGA!" Teriak Len emosi.
"Oh lalu? Miku itu akan jadi istriku! I-S-T-R-I-K-U! DASAR RUBAH!" Perang dimulai.
...
Efek gambar : Sembilan ekor rubah merah untuk Len. Telinga kucing dan kuku-kuku tajam beserta gigi runcing untuk Rei. Dengan latar api.
...
"HAH?! ISTRI?! DIA TUNANGANKU! KAU MENGERTI?!"
"LALU KENAPA?! BARU TUNANGAN SAJA SUDAH BANGGA! NANTI MIKU JADI ISTRIKU KAU MATI SAJA SANA!"
"WHUT?! RASHENGAAANNNN!"
"CHIDORIIII!"
BRAK!
Miku membalikan meja di ruangan Rei.
Auranya lebih dingin dari dua orang pemuda beda umur yang sedang berdiri di sofa. Dengan gaya mengeluarkan jurus ninja dari Animanga terkenal.
"Ayo Len-kun. Kita pulang. Dan senpai, argh! Terserahlah!" Miku berbalik dengan cepat. Dengan menyeret Len, yang mengeluarkan percikan listrik dari matanya.
Begitu juga Rei.
KAGENE REI DENGAN KAGAMINE LEN ADALAH RIVAL ABADI SEPANJANG HAYAT, HIDUP DUNIA KHIRAT BAHKAN SURGA DAN NERAKA JUGA TERMASUK. MEREKA RIVAL ABADI! DI~DI~DI~DI~~~
MIKU ITU MILIK LEN, TUNANGANNYA= ASUMSI YANG MERUPAKAN FAKTA DARI LEN.
MIKU ITU MILIK REI, ISTRINYA KELAK= ASUMSI YANG MERUPAKAN ANGAN DARI REI.
Len juga punya rival.
TBC
A/N
Haloooo Rui balikkkk Rui balikkkk fans MiLen mana suaranyaaaaa?! *teriakpaketoadiatasmeja
Yeaahhhh Chap dua update minnaaaaaa... ada yang menunggu?*digaplakHaruna.
Betewe betewe beteweee hueeee kemarin saya liat SeeWoo incest sama SeeU! AHKKKK TIDAAAAKKKK! Udah kemairn dia pelukan sama Kokone, sekarang incestan sama SeeU. Hiks. Kokoro ini tidak kuatt...
Madesu~
Haruna : Maafkan master ya minna! Dia lagi galau. Saya yang akan menjawab review ya~
Ah, master tidak berbicara inggris. Master dia nilaii ahasa inggrisnya err di bawah begginer*adakulkasmelayang. Enggak jelek-jelek amat sih.
nekochanflat :
Wahhh Neko-chan menyukai fic master? Waahh terimakasih ya? Ini dia lanjutannya.
Anda benar -benar fans MiLen sejati Neko-chan! Sama dengan Master dan sepupu master yang rada-rada itu!.
Iyaaaa mereka tinggal bareng di apartemen. Tidur bareng pula. Ara, Aku juga ingin dengan Haru-kun? *bungabungaaa~
Waahh mereka memang konslet-konsletan sedikit. Hehe.
Neko-chan benar-benar menyukai fic ini? Terimakasih banyak yaa.. Datang lagi chap depan dan review lagi~
(guest) kagamine milen :
Terimakasih milen-chan. Humornya krenyes itu untuk garing atau lucu ya? Dan ah, tadi master sempat bilang. Apakah fic ini pantas mausk humor atau tidak. Kalau tidak, dia akan ganti subgenrenya jadi western. Begitu katanya *adakulkasterbang!
Kita semua sama-sama fans MiLen! Wahh romannya akan ditambah lagi. Ini pertama kalianya master buat fic roman. Mohon dibantu sraannya ya~ Kaya drama korea? Waahh yang mana itu yaa.. master jarang sekali menengok TV. Terimakaish sudah baca dan mereview! Mampir lagi chap depan dan review ya~
(yang tidak login) kuramichan :
Hai master kuramichan~ Waahh hanya semi kok. Eh saya tidak tau ke depannya. Master Kura jangan bilang dengan masternya master(?) yaa.. Saya belikan kucing nanti. Plus shota deh... saya kasih adik saya. Haruko yaaa...
Waah fans milen nih. mimisan? Pakai tisu masterr... annti anemia lhooo...
Waah typo ya? Maste rsedih lho liat ficnya ada typo. Malah master lagi pundung di pojokan.
Benarkah terasa? Oke romancenya juga sudah di tambah. Nah terimakasih sudah mampir dan review. Chap depan mampir dan review lagi ya~
Shirotsuki Akira :
Iyaa master akan meramaikan arsip dengan fic salah satu OTPnyaa~
Wah penolak bala itu penolak kejahatan, kesialan, atau hal-hal buruk lainnya. hehe Master bahasa radarada yaa..
Ini sudah dilanjut. Chap depan mmapir dan review lagi yaa?
Okee minnaa. Terimakasih sudah membaca dan review cerita ini.
Master memerlukan review berupa kritik, saran, koreksi, dan semangat dari kalain semua...
Akhir kata,
REVIEW PLEASE!
Salam dari Master Rui Megumi,
Pacarnya Kak SeeWoo
*apaan dia bilang dia nikah sama Akihiko...(SeeU)
Yah, kak SeeWoonya pelukan sama Kak Kokone dan incestan sama Kak SeeU,
*Oh... Ruii setiaa yaaa. Aku khilaf(SeeWoo)* digampar fansSeeWoo:v
Dadah~
