Title: Stupid Beauty And The Genius One
Cast: Namjoon, Jin, Jungkook, Yoongi, Hoseok #NamJin #NamKook #YoonJin #YoonSeok
Lenght: Three Shoot
Rating: 15+
Author: Tae-V [Line KTH_V95, Twitter KTH_V95]
Dan di lobi gedung utama kampus, Jin berpapasan dengan Namjoon!
Namjoon sedang kesulitan membawa beberapa buku tebal di tangannya untuk dikembalikannya ke perpustakaan.
"Haruskah aku menawarkan bantuan?" gumam Jin dalam hatinya.
Namun, sebelum Jin menemukan jawaban harus membantu Namjoon atau tidak, sosok bocah menyebalkan itu sudah muncul disamping Namjoon.
"Hyeong~ Sini kubantu.. Aigooooo~ Kalau kesulitan kan kau bisa minta bantuan teman sekelasmu hyeong... Ckckckck~" sahut Jungkook sambil mengambil beberapa buku di tangan Namjoon untuk dibawanya.
"Ah, gumawo Jungkook a~" sahut Namjoon sambil tersenyum, lagi-lagi menunjukkan kedua lesung pipi manisnya itu.
Dan lagi-lagi detak jantung Jin berdetak sangat cepat melihat lesung pipi itu dari kejauhan.
"Huh~ Aku memang tidak ditakdirkan berdekatan dengannya..." gerutu Jin sambil berjalan keluar gedung kampus.
.
.
.
Jin berjalan kaki menuju rumahnya yang berada tak jauh dari kampus.
Ia memasang headset di kedua telinga, menyetel lagu favoritnya itu, sambil berimajinasi seandainya ia bisa berjalan sambil bergandengan tangan bersama dengan Namjoon saat itu.
"I opened my eyes in the darkness
And I saw your smiling face
When I fell asleep for a moment
I think you said something
So I'm standing in front of you
But you're looking somewhere else, far away
Above my dim face
The warm sunlight falls
Between the tickling wind
This feeling lazily spreads
Actually, I don't really know
I think I'm still half asleep
Give me your shoulder, hold me tight
To Your Dream
Come here and tell me, only let me know
To Your Dream
Hurry and take me, fast asleep
Into the world you live in"
Jin berjalan sambil bersenandung pelan mengikuti irama lagu kesukaannya itu dan akhirnya ia tiba di rumahnya.
Jin segera merebahkan dirinya di atas kasur, kemudian memejamkan matanya.
"Mengapa tadi aku tidak cepat-cepat membantu Namjoon saat ia kesusahan membawa buku? Pabo pabo pabo aigooo~" gumam Jin sambil mengacak-acak rambutnya.
.
.
.
Rasanya cobaan dalam kehidupan cinta Jin belum cukup untuk membuatnya stres.
Takdir mengirimkan cobaan baru dalam hidup sang stupid beauty.
Jung Hoseok, mahasiswa jurusan komunikasi semester dua, teman sekelas Jungkook, hari itu bergabung ke dalam English Club.
Dan baru saja Hoseok masuk ke dalam kelas, ia sudah langsung menantang Jin perang secara terang-terangan.
"Kenalkan semua, namaku Jung Hoseok, jurusn komunikasi semster dua, senang berkenalan dengan kalian~" sahut Hoseok sambil tersenyum ceria ketika berkenalan.
Setelah berkenalan, ia dipersilakan duduk dan ia tanpa ragu segera berjalan ke kursi kosong yang ada tepat disamping Jin.
Sang dosen pembimbing klub pergi keluar kelas untuk mengambil beberapa materi yang tertinggal di ruangannya.
"Kau Jin sunbae?" tanya Hoseok sambil menatap wajah Jin.
"Uh? Ah~ Iya... Waeyo?" Jin kebingungan menatap wajah Hoseok.
"Kenalkan, aku fans berat ketua klub basket, dan aku lihat kau sangat dekat dengannya..." sahut Hoseok.
"Ah~ Min Yoongi? Iya.. Kenapa?" tanya Jin.
DUG!
Sebuah tonjokan kecil mendarat di bahu Jin.
"Aku tidak akan membiarkanmu merebut Yoongi sunbae dariku! Aku menantangmu berperang secara terang-terangan mulai detik ini huh!" sahut Hoseok sambil memajukan bibirnya dan memicingkan matanya, menandakan keseriusannya untuk menjauhkan Jin dari Yoongi.
"Mwoya?" Jin membelalakan kedua matanya.
"Kuakui kau memang cantik, sunbae~ Tapi kudengar nilai-nilaimu tidak pernah bagus~ Apa julukanmu? Stupid beauty? Hahaha~ Aku pasti bisa mengalahkanmu dan memenangkan hati Yoongi sunbae tercintaku!" sahut Hoseok dengan nada arogan.
"Yaishhh!" Tangan Jin refleks memukul kepala Hoseok.
"Yaaaaa, sunbae! Kau berani memukul kepalaku eoh?" Hoseok tidak terima perlakuan Jin padanya.
"Kau bahkan bersikap kurang ajar terlebih dulu padaku, imma!" Jin segera menjambak rambut Hoseok.
Hoseok ikut menjambak rambut Jin.
"Yaishhh! Lepaskan, imma!" teriak Jin kesakitan.
"Lepaskan, pabo!" teriak Hoseok yang juga merasa kesakitan.
"Arghhhh~" Hoseok menjambak rambut Jin lebih keras hingga Jin semakin kesakitan.
"Dasar hoobae kurang ajar!" sahut Jin sambil menarik rambut Hoseok lebih kencang.
"Arghhhhhhhhh!"
Mahasiswa anggota English Club lainnya berusaha melerai namun tidak berhasil.
Dan tiba-tiba, sosok sang genius one menghampiri mereka berdua.
"Yaaaa~ Geumanhae~ Sebentar lagi dosen akan masuk, apa kalian mau dihukum berdua?" sahut Namjoon.
Jin terpaku melihat Namjoon menghampirinya. Jin segera melepaskan tangannya dari rambut Hoseok. Ia harus terlihat cool di depan Namjoon, bukan?
Jungkook ikut menghampiri mereka. "Hoseok hyeong, lepaskan tanganmu, dia sunbae kita aigoo~"
Hoseok melepaskan tangannya dari rambut Jin.
"Ouchhhh~" Jin dan Hoseok sama-sama meringis kesakitan sambil merapikan rambut mereka yang sudah sangat berantakan.
"Sudah.. Sudah... Aigooo..." Namjoon menggelengkan kepalanya, tidak habis pikir melihat kelakuan kedua pria itu.
"Gwenchana, sunbae?" Namjoon tiba-tiba mendekatkan wajahnya ke arah Jin sambil menanyakan keadaannya.
DEG!
Jantung Jin kembali berdetak tidak karuan, pipinya mulai memerah.
"Uh~ Gwenchana~" sahut Jin sambil berpura-pura cool merapikan kerah bajunya.
"Dahengiya~" sahut Namjoon sambil tersenyum.
Jin mengacuhkan senyuman Namjoon, padahal hati kecilnya melonjak kegirangan melihat Namjoon tersenyum lagi kepadanya!
"Sudah, hyeong~" Jungkook menepuk pelan bahu Hoseok untuk menenangkannya.
Tak lama kemudian dosen pembimbing masuk ke dalam kelas, dan semua mahasiswa kembali duduk ke tempatnya masing-masing.
Jin dan Hoseok saling bertukar pandang dengan tatapan sedingin es, menyatakan perang mereka belum berakhir dan baru saja dimulai.
.
.
.
Jin terus menggerutu sepanjang perjalanan dari kampus menuju mall yang berada dekat dengan Bangtan Internatinal University.
Sepulang klub berakhir, Jin dan Yoongi bersama-sama berjalan kaki menuju mall karena Yoongi harus membeli sepatu basket baru.
Jin menceritakan apa yang terjadi antara dia dan Hoseok tadi, dan Yoongi tertawa geli mendengar cerita Jin.
"Apanya yang lucu? Kau senang karena ada yang memperebutkanmu huh?" gerutu Jin.
"Hahaha~ Aniya, hyeong.. Aku hanya membayangkan kalian saling jambak-jambakan rambut.. Ah~ Coba aku ada disana.. Hahahahaha~" Yoongi tak bisa berhenti tertawa membayangkan dua pria memperebutkan posisi berada didekatnya sambil menjambak rambut.
"Kau mengenalnya? Jung Hoseok, jurusan komunikasi semester dua? Yaishhh~ Hoobae angkatan baru memang tidak punya tata krama! Jungkook yang terus menempel dengan Namjoon, sekarang tambah lagi Hoseok yang liar!" gerutu Jin.
"Rasanya aku tahu.. Sepertinya Hoseok sering menonton pertandinganku selama setahun ini.. Ia bahkan katanya membuat sebuah fansclub... YFC~ Yoongi Fans Club~ Dan dia ketuanya.. Hahaha..." sahut Yoongi.
"Mwoya? Mengapa tidak kau ceritakan dari dulu kalau ada yang begitu menyukaimu?" gerutu Jin.
"Aku takut kau patah hati kalau ada yang menyukaiku~" sahut Yoongi dengan wajah pura-pura arogan.
"Cih~ Bukankah dulu aku yang menolakmu? Huft~" Jin memajukan bibir merahnya.
"Siapa tahu kau menyesal menolakku, hahaha~" sahut Yoongi sambil mengacak-acak poni Jin.
"Yaishhh~" Jin ikut mengacak-acak rambut Yoongi, kemudian mereka berdua tertawa bersama dan memasuki mall yang ada dihadapan mereka.
Jin membantu Yoongi memilih sepatu basket mana yang cocok untuknya.
"Hyeong~ Tapi menurut ceritamu tadi, Hoseok terlihat mengerikan ya..." sahut Yoongi sambil mencoba mengenakan sebuah sepatu yang dipilihkan Jin untuknya.
"Saaaaaangaaaaat menyebalkan!" gerutu Jin.
"Tapi ia terlihat manis dihadapanku... Aku tiba-tiba ingat, saat itu aku pernah terjatuh saat bertanding, ditabrak oleh anggota tim lawan.. Aku segera diungsikan ke bangku cadangan untuk diobati dan Ia segera berlari menghampiriku sambil membawakan air minum dan melap keringatku, wajahnya terlihat sangat panik..." sahut Yoongi.
"Tentu saja ia harus terlihat manis dihadapanmu, pabo yaaa~" gerutu Jin. "Ia harus menarik perhatianmu supaya kau meliriknya~ Huft~"
Yoongi menganggukan kepalanya sambil memandang sepatu yang dikenakannya.
"Oke, hyeong~ Aku ambil yang ini... Pilihanmu emang hebat~ Ini terlihat sangat pas di kakiku~" sahut Yoongi.
Jin tersenyum sambil memasang ekspresi arogan, membanggakan kehebatannya dalam memilih sepatu yang pas untuk Yoongi.
Tatapan Jin tiba-tiba terpaku kepada sebuah sepatu converse high berwarna merah yang ada di rak dihadapannya.
"Sepatu itu pasti sangat bagus kalau dipakai oleh Namjoon..." gumamnya.
"Waeyo, hyeong?" tanya Yoongi sambil menatap Jin.
"Aniya~ Eobseo~" sahut Jin sambil berjalan menemani Yoongi ke kasir. "Kajja~"
.
.
.
Perang lagi-lagi terjadi di kelas English Club berikutnya.
"Sudah kubilang jangan berani-berani mendekati Yoongi sunbae!" bentak Hoseok ketika melihat Jin dan Yoongi makan siang bersama siang tadi.
"Ini yang disebut Yoongi dengan kata manis? Cih, Yoongi sudah gila rupanya setelah kutolak dulu..." gerutu Jin dalam hati sambil memandangi Hoseok dari ujung rambut sampai ujung kakinya.
"Ada apa kau melihatku begitu? Kau mulai sadar kalau aku lebih menarik darimu huh?" Hoseok merasa terganggu dengan tatapan Jin.
"Yaaaaa, Jung hoobae~ Lihat aku baik-baik~ Aku sudah bersama Yoongi selama lima tahun lamanya... Kau pikir siapa yang lebih berhak melarang untuk berdekatan dengannya huh?" sahut Jin dengan arogan di hadapan Hoseok.
"Bukankah Jin sunbae dan Yoongi sunbae berpacaran?" bisik Jungkook kepada Namjoon.
"Sepertinya begitu..." sahut Namjoon sambil diam-diam menatap wajah Jin yang terlihat semakin hari semakin manis dimatanya.
"Aku dengar gosip yang beredar kau kekasihnya tapi aku juga pernah dengar Yoongi sunbae bilang bahwa ia masih single.. Atau jangan-jangan kau yang mengejar-ngejar Yoongi sunbae padahal ia hanya menganggapmu teman huh?" sahut Hoseok dengan nada sinis dan mencibir.
"Yaishhh, Jung hoobae aku rasa kau memang perlu kuberi pelajaran~" sahut Jin sambil menginjak kaki Hoseok.
"Arghhhhh~" Hoseok kesakitan. Ia segera mengangkat kakinya, lalu menendang betis Jin.
"Yaishhh!" Jin semakin kesal, dan pertarungan mereka berdua kembali dimulai.
Jin dan Hoseok saling menendang dan memukul, dan kembali berakhir dengan saling menjambak rambut.
"Lepaskan, bitch!" teriak Hoseok karena rambutnya dicengkram sangat erat oleh Jin.
"Kau yang bitch, imma~~~~~~~~~~!" teriak Jin sambil semakin kencang menjambak rambut Hoseok.
"Yaishhhh!"
"Arghhhhhhhhhhh..."
"Lepaskan!"
"Lepaskan, imma!"
"Ada apa ini?" sang dosen menatap Jin dan Hoseok dengan tatapan geram.
Belum sempat Namjoon dan Jungkook melerai mereka, sang dosen pembimbing sudah terlebih dahulu masuk ke dalam kelas.
Dan akhirnya Jin dan Hoseok berakhir di ruangan sang dosen, bersiap menerima hukuman.
"Kalian ini sudah besar, masih saja bertengkar seperti anak-anaik, aigoo!" sahut sang dosen yang biasa dipanggil dengan nama Mr Eric. Moon Jung Hyuk nama Koreanya. Eric nama Amerikanya. Keturunan Korea-Amerika.
"Mianhae, Mr Eric.." sahut Jin sambil membungkukan tubuhnya sembilan puluh derajat.
"Mianhae, Mr Eric.." sahut Hoseok sambil ikut membungkukan badannya.
"Kalian kuberi tugas membuat makalah dalam bahasa inggris sebagai hukumannya!" sahut Mr Eric.
"Yaishhh~" gerutu Jin.
"Any problem, Jin?" sahut Mr Eric mendengar gerutuan Jin.
"Nothing, Mr~" jawab Jin secepat kilat.
"Baiklah, kembali ke ruangan, sebentar lagi saya menyusul. Kalau kalian ribut lagi, siap-siap mendapat hukuman yang lebih berat! Understand?" gertak Mr Eric.
"Yes, Sir!" sahut Jin dan Hoseok bersamaan.
Sambil saling menyikut dan beradu mulut, Jin dan Hoseok berjalan masuk ke dalam kelas English Club.
"Yaaa, hyeong~ Kan sudah kubilang berhenti membuat masalah..." gerutu Jungkook ketika Hoseok masuk ke dalam ruangan.
Namjoon bermaksud menanyakan keadaan Jin, namun lagi-lagi Jin berusaha menghindari Namjoon dengan memasang tampang cool dan segera berjalan cepat menuju mejanya.
Tak lama kemudian, Mr Eric masuk ke dalam kelas dan kegiatan English Club kembali dimulai setelah Mr Eric berceramah terlebih dahulu mengenai kejadian hari itu agar tidak terulang lagi.
Dan ketika kelas hampir berakhir, tiba-tiba Mr Eric memberikan project tugas kelompok, satu kelompok dua orang.
Mr Eric mulai menyebutkan nama-nama mahasiswa dengan pasangan kelompoknya.
Dan tiba-tiba di akhir nama kelompok, tersebutlah nama itu.
"Jeon Jungkook dengan Jung Hoseok. Kim Namjoon dengan Kim Seokjin."
DEG!
Jin nyaris berhenti bernafas mendengarnya.
"Ah, satu hal lagi. Hoseok dan Jin mendapat tugas hukuman dariku, Jungkook dan Namjoon sekalian bertugas membantu mereka mengerjakan tugas hukuman mereka, apalagi aku tau kapasitas otak Jin tidak memungkinkan baginya untuk menyelesaikan tugas hukumannya sendirian, makanya ia kubuat satu kelompok dengan Namjoon agar Namjoon bisa membantu membimbing Jin dalam pelajaran bahasa inggris." sahut Mr Eric sebelum keluar dari kelas.
Seisi kelas tertawa, mengingat bahwa julukan Jin memanglah Stupid Beauty.
"Yaishhh! Mr Eric benar-benar keterlaluan!" gerutu Jin dalam hati karena merasa dipermalukan di depan sang jenius pujaannya itu.
Ketika Jin sedang merutuki Mr Eric dalam hatinya sambil merapikan laptop dan buku-bukunya untuk dimasukkan ke dalam tas, tanpa ia sadari Namjoon sudah berdiri disampingnya.
"Jin sunbae, kapan kau ada waktu untuk mengerjakan tugas kelompok kita?" tanya Namjoon sambil menatap wajah Jin.
DEG!
.
-TBC-
reply for review:
esazame : whoaaa~ syukurlah kalo esa suka sama ff namjin ini :) anyway, thx buat fightingnya :)
Guest: alhamdulillah ada yang muji ff ini, thx a lot buat pujiannya /bows/ :)
namjin lover : iya nih udah byk bgt yg request minta namjin makanya saya buat ff ini :) here next chapter, semoga suka ya :)
feliciamaria2231 : halo feli kita ketemu lagi :) nyesek ya? akhirnya saya bisa buat ff yg endingnya nyesek XD soalnya dr kmrn tiap bikin ff pasti happy ending XD "ak ska bet crita kaka.. romanceny tuh... OMO dpt bet Hehe..." seriusan? whoaaaa~ baguslah kalo ada yg suka sama ff saya, thx a lot pujiannya /bows/ :) ciye yang baru masuk sekolah :) gimana kelas barunya?
Ammi Gummy : gemes XD saya juga gemes baca review kamu/? #abaikan XD here next chapter :)
iPSyuu : salam kenal, baru liat idmu di review saya :) "akhirny bisa baca ff Tae-V lgi..." berarti udah sering baca ff saya? whoaaaa~ gumawo :) /bows/ iya kalo yang three shoot atau four shoot gini biasanya saya postnya seminggu sekali :) harap bersabar yaaaa :)
mincsn: namjin always sweet min wkwkw waduh udah punya... sini saya pukpukin dulu biar ilang sedihnya/? #modusan #abaikan /bawa banner NAMJIN I LOVE YOU/?/ XD
