Chapter 2

She is? Luhan

Main cast :

XI LUHAN

OH SEHUN

And

Other

GS For Uke

Oohdinda72016

.

.

.

.

LUHAN POV

Sial, batu kerikil sialan! Gara-gara kau aku dan Baekhyun kena damprat para Senior Seoul University dan entah kenapa lidahku kelu, tak bisa menjawab kemarahan para senior sama aku dan Baekhyun. Ah ini benar-benar sial yang sebenarnya aku seorang pemberani tapi aku nggak tahu ini kenapa aku nggak berani ngeliat si para monster senior-senior aku. Aduhh apalagi yang name tag nya Kim Jongdae gila dia galak banget, punya dendam apa sama hidup kamu aku sunbae. Aku pengen nangis rasanya, aku pengen banget bantu Baekhyun buat jawab setiap pertanyaan para senior tapi apa daya. Lidahku benar-benar sembelit aelahh. Gege?! Ah pasti gege akan ngebela aku, dia pasti akan ngebela nih. Eh tapi?

'Ada apa ini?'

Kenapa gege pakai Tanya seperti itu, langsung bela aku gegee. Huweee.

'Memang alasan mereka terlambat apa?'

Gege kenapa gege pakai basa-basi sih, gege Luhan pengen nangis.

'Chen, sebelum menghukum ada baiknya kau dengarkan dulu alasannya jangan berlebihan seperti itu, hukum mereka tapi ringan saja. Cukup suruh mereka membersihkan taman saja. Kau tahu salah satu dari mereka terluka'

Ailah gege jangan kasih Luhan hukuman lah ge, jahat banget gege nih.

Yailah apa lagi itu, suara berat dari ujung lapangan, ketara banget suara-suara orang galak. Aku takut mama baba, tolong Luhan.

Entah kenapa aku menunduk terus dan nggak berani liat para senior baru aku. Sampai..

'ada apa ini?'

Suara baritone datang nghampirin kita. Tambahlah katakutan ku, astaga tuhan ambil aja langsung mama baba nggak pernah make suara gini sama aku tuhan. Sampai dia bilang

'bawa dia ke UKS jangan sampai dia infeksi'

Aih aku baru ada keberanian buat dongakkan kepalaku dan

'deg'

'deg'

'deg'

Tampan kali ni orang, Dewa haides baru tiba buat nyelamatin gue si Dewi Yunani'pede gila' entah perasaan aku aja atau nggak dia gantengnya nggak ketulungan. Rahangnya tegas, mata tajam, hidung mancung nya nggak ketulungan. Dia malaikat yang dikirim Tuhan buat nyelamatin aku dan Baekhyun si gege aku nggak bisa nyelamatin aku dari para senior buas.

Sampai aku ke UKS ternyata sunbae ini baik dan ramah nggak kayak sunbae tadi. Ngeriiiii. Oh namanya Kyungsoo. Ah dia manis kali, matanya bulat kayak burung hantu, bibirny berbentuk LOVE ah manis. Serasa kalah sama dia.

Sampai dia bilang

'Iya, dia adalah Oh Sehun ketua Ospek di tahun mu ini, dia terkenal sangat dingin, kaku dan kejam. Tapi entah apa yang merasukinya tadi hingga ia dengan gampangnya membiarkanmu lolos..'

Rasa penasaran aku akhirnya terungkap juga. Lega

LUHAN POV END

OSPEK TIME BREAK

"Hahh haah capeknya.."

"Baekhyunnnnn" teriak Luhan

Bakehyun seketika mendongakkan kepalanya

"Eh, Luhaennnnnnn.." teriak Bakehyun uga

Luhan menghampiri Baekhyun yang sedang ngos-ngosan karena kegiatan ospek mereka baru saja mendapatkan istirahat sejak jam 7 pagi tadi sampai 12 siang ini. "kejem amat"

"Apakah kau capek? Maafkan aku ya Baekk, gara-gara aku kita tadi kena hukuman" ucap Luhan lirih

"Ahh tidak apa Lu, kita tidak jadi kena hukuman kok. Ini buktinya aku nggak kena hukuman kan? Hehe. Bagaimana lututmu? Sudah baik?"

"Sudah baekk, terimakasih atas bantuan tangan dan lenganmu aku bisa berjalan sdikit tadi he" cengir Luhan

"ISTIRAHAT TINGGAL 5 MENIT LAGI. SEBELUM WAKTU ISTIRAHAT SELESAI KALIAN HARUS SUDAH ADA DI TEMAPT YANG SUDAH DITENTUKAN. TIDAK ADA KATA TERLAMBAT!" kata Loudspeker Kim Jongdae

"Ah apa mereka gila, baru saja istirahat masuk lagi" bisik Baekhyun kepada Luhan

"Ahh iya, mungkin ini agar kita disiplin saja Baekk. Sabar ya? Bagaimana kalau kita kesana sekarang, sebelum masuk dan diberi hukuman lagi.. mau?"

"Oke baiklah, kita ada di Aula atas Aula kesenian untuk jurusan kita.. ayo Lu, aku bantu kau berjalan. Otte?"

"Otte. Hehe"

Mereka berdua berjalan berdampingan dengan Luhan jalan agak terseok-seok karena lututnya masihlah agak perih

"Luhan.." panggil seseorang dengan lembut

"Ehh iyaa?" Luhan menengok kebelakang dan "e-eonni"

"Haii, apakah lututmu sudah baikan? Masih merembes darahnya?"

Ternyata Si Seksi kesehatan 'Do Kyungsoo'

"Iya eonni sudah baikan, tidak kok, ini baik-baik saja meski agak perih."

"Eh anyeong sunbae" ucap Baekhyun menunduk

"Santai saja, yasudah sana lanjutkan perjalanan kalian, aku hanya disuruh memastikan keadaanmu oleh si ketua Ospek. Yasudah aku pergi ya, selamat berjuang" kyungsoo berlalu

'Selamat berjuang? Apa maksudnya? Ehh? 'disuruh memastikkan keadaanmu oleh si ketua ospek.' Berarti Oh Sehun aaaa'

"Luhan, aish ayoolahh.." membuyarkan lamunan Luhan

"Oh—iya iya Baekk. Ayoo" menggandeng tangan Baekhyun

AULA KESENIAN VIXX

"Berikan name tag! Sebelum masuk AULA" ucap seorang senior yang name tag nya bertuliskan 'KIM MINSEOK'

"Duduk di tempat yang sudah ditentukan!" ucap seorang senior lagi yang name tag bertuliskan 'KIM JUMNYEON'

Luhan berpisah dengan Baekhyun ia duduk bersama seorang yeoja, ia sedikit takut karena mata yeoja itu tidak bisa dijaga. Atau mengamati Luhan dari atas ubun sampai bawah jempol.

"Hai, " sapanya

"Eh hai" jawab Luhan

"Namaku Yixing Lay, apakah kau dari China? Terlihat sekali?"

"Ah iya aku dari China, namaku Xi Luhan"

"Jackpot! Akhirnya aku mendapat teman se-Negaraku. Yeay" ucapnya terlalu riang

"Ah iya..iya.. hehe" cengir Luhan padahal sejujurnya dia bingung

"Kau tahu senior kita itu, yang itu tu yang lagi pegang kertas manila gede. Dia itu ganteng iya ga sih? Hehe" kaya Yixing

'anak ini maksudnya gimana sih? Nggak jelas deh, aigoo'

"Eh masak sih? Kim Jumnyeon itu?"

"Siapa? Kim Jumyon?" Tanya Yixing mendalam

"Kim Jumnyeon, Xing" -_-

"Ahh iya itu deh, dia ganteng hehe" cengingisan

"KELUARKAN BAHAN OSPEK SEKARANG" Perintah senior Kim Minseok

"Neeee" serempak

"Bagaimana? Lancar?" Senior datang lagi

"Lancar bagaimana? Kita baru akan memulainya Yeol" ucap Kim Minseok

"Ahh.. haha jadi aku tak terlambat, baiklah mari kita jalankan rencana kita" bisik Chanyeol sambil ber smirk

"Siapa yang tidak mambawa bahan lengkap?" Tanya Kim Jumnyeon

"Aish pelan-pelan Suho. Kita perkenalan dulu bagaimana semuanya?" Ucap Chanyeol mencairkan ketegangan dalam aula "mau tidak?"

"Nee sunbae.."

"Oke, yang disana tuh, yang didekat pintu itu namanya Kim Minseok panggil saja dia Minseok Sunbae, dan yang ini sebelah saya Kim Jumnyeon panggil saja ia Suho Sunbae oppa juga wkwk. Tapi jangan, sopan lah terhadap senior kalian, arachii?" ucap Chanyeol sok imut

Suho dan Minseok memutar bola matanya malas

'dasar idiot'

"Lalu nama sunbae siapa?" Tanya seorang siswa

"Aku? Ahh aku Chanyeol panggil saja aku Chanyeol. Otte. Kalian tenang saja, kita baik, ospek tahun ini akan baik-baik saja. Takkan ada yang sampai mati." Chanyeol bersmirk ria

'hah tidak sapai mati?'

'berarti kita disiksa'

'astaga eommaa'

"Kenapa kalian di—"

'tap'

"Bagaimana sudah di jalankan?" suara baritone datang dari arah pintu

Luhan melebarkan matanya

'ah Oh Sehun pangeran tertampanku. Dia ada disini, astaga-astaga-astaga'

Batin Luhan sambil membenarkan tatanan penampilannya

"Hampir Sehun, eh iya dan ini Oh Sehun dia ketua Ospek pada tahun ajaran kalian, bersopanlah padanya. Dia tidak segan-segan menghunuskan pedangnya jika kalian kurang sopan padanya" ucap Chanyeol

Sehun hanya memberikan tatapan tajamnya kepenjuru AULA dan

'yeoja itu'

Luhan yang merasa di perhatikan Sehun hanya mengerjap bingung plus bahagia

'gege dia menatapku, gege'

"Selesaikan dengan cepat, tak usah basa-basi! Jika sudah selesai lanjutkan lagi ke lapangan Bagian barat." Ucap Sehun berlalu

"Ya ya! Aish dasar! Baiklah, kegiatn kita hari ini…..

Berlanjutlah kegiatan pada jam itu di AULA

2 JAM KEMUDIAN

"Mereka itu benar-benar! Huh!" maki Baekhyun menuju Lapangan Barat

"Sabar Baek, ini hanya berlaku 3 hari saja." Ucap Luhan menenangkan

"3 Hari saja kau kata? Huh, masih ada 2 hari Luhan dan itu pasti tidak gampang, kita akan dikerjai oleh para senior-senior itu. Memang hari pertama ini kita baik-baik saja hanya diberi materi dan tugas-tugas kegiatan. Lihat saja besok pasti kita sudah mati kutu dibuat mereka. Apalagi saat aku dengar kata Chanyeol sunbae itu 'Kita tidak akan membuat kalian sampai mati' itu kan juga termasuk ancaman. Wajah nya idiot, dia piker dia ganteng apa?!" dengusan Bekhyun semakin ketara.

"Jangan berburuk sangka teman, aku yakin kita pasti bisa melewati itu semua. Iyakan?" ucap Lay baru datang dan Baekhyun-Luhan hanya saling menatap mereka bingung, si Lay main nimbrung-nimbrung aja.

"Luhan.." panggil seseorang dari belakang

"Gege.." tengok Luhan

"Kau baik? Bagaimana keadaan lukamu? Maafkan gege, gege baru datang menengokmu. Apakah mereka berdua temanmu?" Tanya Kris

Luhan mengangguk

"Baiklah, siapapun nama kalian berdua, tolong jaga Luhan ya, jangan sampai dia ceroboh lagi, Luhan tidak bisa menjaga dirinya sendiri. Aku mohon bantuan kalian ya.."

Baekhyun yang langsung mengerti mengangguk-angguk semangat dan Lay?

"Dia siapa Luhan? Kekasihmu?"

"Dia gegeku Lay.."

"Oh gege, Halo gege namaku Lay, aku teman Luhan. Aku berasal dari China." Cengir Lay tanpa dosa yang ditatap Baekhyun dan Luhan malas

"Oh okay Lay, Lu, gege pergi lagi ya. Jangan macam-macam ikuti perintah. Otte?" berlalunya kris setelah mengusak rambut Luhan.

"Aish gege ini, aku bukan anak kecil lagi" gerutu Luhan mengerucutukan bibir mungilnya imut

"Dia sangat khawatir padamu Lu, Ayo kita ke lapangan. Lay!"

"Okkkee"

LAPANGAN BAGIAN BARAT KORIDOR

"KITA AKAN MEMBUAT PERMAINAN, PERMAINAN INI AKAN BERBAGI DENGAN JURUSAN DAN BERMAIN DENGAN PARA SENIOR DISINI. BAIKLAH SAYA AKAN MEMBAGI JURUSAN ARSITEKTUR DENGAN JURUSAN MUSIK, JURUSAN SENI DENGAN JURUSAN …

SENIOR YANG AKAN MENJADI TEAM JURUSAN ARSITEKTUR DAN MUSIK YAITU CHANYEOL, KIM JONGDAE, OH SEHUN, KIM JUMNYEON, DAN YOONA. Dstt…

BAIKLAH, KUMPULKAN PARA TEAM KALIAN SEKARNG JUGA! BENTUK BARISAN SESUAI PERMAINAN, JANGAN ADA YANG MENYALAHI ATURAN. PAHAM!"

"Neeeee"

"Aduh Baekhyun aku bingung, ini apa sih maksudnya?"

"Maksud mereka itu bukan permainan sebenarnya, kita tidak akan bermain permainan hanya saja kita disuruh menemukan para senior yang dijelaskan olehnya tadi kau dengar? Jadi kita mencari Chanyeol, Kim jongdae, Oh Sehun dan Yonna Sunbae, apa kalian paham?" Tanya Baekhyun pada anak-anal Arsitektur dan music yang mlongo "Kalian tahu tidak?"

"Jadi, kita hanya mencari para sunbae itu?" Tanya seorang mahasiswa jurusan music

"Iya, kalau sampai kita tidak menemukan mereka barang satu saja. Hukumannya akan berat. Mereka itu merumpamakan saja. Dasar! Kita akan dikeerjai!" kata Baekhyun kesal

"Jadi, ah—"

"SEKARANG! Waktu kalian hanya 20 menit saja!"

"Ahh ayo ayo.. kita bagi orang ya, Arsitektur ada 20 musik ada 20 juga jadi, kita ambil arsitktur 8 mencari Chanyeol Sunbae, 8 orang lagi mencari Oh Sehun, 8 orang campuran music mencari Suho Sunbae, 8 orang music mencari Jongdae Sunbae, 8 Orang music lagi mencari yoona sunbae. Mengerti? Sekarang!" perintah Luhan pada semua, "kau Baek memimpin untuk mencari chanyeol Sunbae, aku memimpin untuk Sehun sunbae, kau Lay Suho, kau Jongdae, Kau yoona. Oke? Sekarang"

Merekaa pun mulai brpencar termasuk grup Luhan

"Kita berpencar disini, jika ketemu Sehun sunbae bawa dia kelapangan Barat Otte?"

Mereka berpencar, Luhan mulai mencari seisi koridor, kantin, aula music,dance,vocal, ah semuanya sudah

"dimana dia? Aish capek!"

Yang dicari sedang

"Bodohnya mereka, tempat yang gampang dicari saja, susah menemukanku!"

OH SEHUN ia sedang duduk bersantai diruangan ospek smbil bermain handphone'nya sesekali menyerutup Bubble Tea nya,

.

.

.

.

"Aih aku menyerah, capek kali. Waktu tinggal 10 menit lagi. Dan sunbae belum ketemu, aih pintar kali dia bersembunyi" celoteh Luhan duduk di depan ruang Ospek. Luhan melihat kanan-kiri umpaman ketemu dan BANG! Ia melihat Sehun sedang focus membaca majalah, majalah? Mata Luhan melebar 'majalah dewasa kawan' yang sampulnya bergambarkan Miranda Kerr artis VS itu hanya memakai bra dan g-string saja.

'Astaga apa yang ia baca, kita kelimpungan mencarinya, dan ia hanya duduk bersila di atas sofa smbil membaca majalah dewasa!? Sialan!' batin Luhan lalu beranjak dari duduknya dan menghampiri Sehun.

Dengan langkah lebarnya ia pura-pura tidak tahu apa yang Sehun lakukan dan

"Sunbae ketemu YEEY!"

Seketika Sehun terlonjak kaget dari duduknya bukan terkejut karena Luhan melihat nya mambaca majalah dewasa hanya saja ia terkejut oleh suara cempreng Luhan.

"Aish kau! Suaramu itu!" ucap Sehun kesal lalu menyembunyikan majalah yang ia baca

"kau sudah menemukanku? Sekarang ada syaratnya jika mau membawaku ke lapangan. Bagaimana?"

"Syarat? Apa itu sunbae? Ah aku tidak mendengar peraturan itu tadi di lapangan kau pasti berbohong"

"Aku tidak berbohong, kau yang bodoh dan tuli kemari.."

Dengan polosnya Luhan berjalan kearah Sehun dan sehun mendekatkan bibirnya ke telinga Luhan

"Syaratnya kau harus menciumku dengan ganas jika kau ingin membawaku.." bersmirk "itu harus"

Seketika Luhan mundur dan melebarkan matanya, peraturan macam apa itu?

Sebenarnya tidak ada peraturan itu, hanya saja Sehun ingin mengerjai Yeoja yang membuatnya penasaran saja, bagaimana? Apa dia berani? Haha.

Dia sangat penasaran dengan rasa bibir mungil itu,

Luhan berfikir sangat keras, sebenarnya peraturan apa ini. Jika ia melakukannya berarti itu ia harus merelakkan ciuman pertamanya untuk seorang OH SEHUN MESUM?

Aaaa

Tidakkkk

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC

.

.

.

.

.

Maafkan author jika cerita ini tidak jelas, hehe

Reviews juseyo ^^