Akatsuki no kaizoku.

Summary.

Petualang dari seorang anak dari iblis lautan yang mempunyai mimpi untuk menjadi bajak yang hebat. Karna harta karun One Piece yang ditinggalkan Bajak Laut Legendaris Gold D. Roger. Semua bajak laut pergi untuk berlayar dan mendapatkan Harta peninggalan Bajak Gold D. Roger karena itu era ini disebut sebagai Era Bajak Laut.

Disclaimer : masashi kishimoto & eichiri oda

Genre : friendship, super power, adventure, shounen.

Warning : typo, alur nya lambat, garing, gak nyambung dll.

CHAPTER 2 : SERANGAN MEMATIKAN

NYAWA MIYA DALAM BAHAYA.

Naruto mengepalkan tinju nya lalu mata nya fokus pada Markas Angkatan Laut " satu anggota kru bajak laut Akatsuki sudah ada, maka sekarang adalah awal petualangan kita. Dari sini east blue, loguetown kita mulai pelayaran kita dari pulau ini tapi.." Naruto membalikan badan nya menghadap Miya yang terdiam menyaksikan Naruto yang mendeklarasikan ucapan nya "..tentu sebagai kapten aku harus tau kemampuan awak ku, Miya. Selain berpedang kau ahli dalam bidang apa untuk pelayaran kapal ?" Naruto bertanya pada Miya yang masih diam.

Ohh.. Naruto bertanya pada nya keahlian seperti apa yang ia punya sebagai ahli dalam pedang, tapi apa ia sendiri tidak tahu siapa diri nya sebenar nya yahh mungkin dia tidak akan bercerita kalau Naruto tidak bertanya. Dan mengapa Miya dengan mudah nya mau menerima ajakan Naruto untuk bergabung menjadi kru bajak laut Akatsuki yang pertama. Mungkin ia akan cerita akan masa lalu nya yang kelam nanti.

Naruto yang memamg tidak suka menunggu harus terpaksa diam dan menunggu jawaban Miya tapi ia sudah tidak sanggup lagi untuk menunggu ia harus segera pergi untuk pelayaran pertama nya. " Err.. Miya ? " Naruto mencoba untuk memanggil Miya yang terlihat melamun entah berpikir tentang apa.

Plluukk.. Naruto memegang pucuk kepala Miya yang jauh lebih pendek dari Naruto sekitar 20 cm dan membuyarkan lamunan Miya. " hee.." Miya terperanjat kaget. " Kau tenang saja. Saat kau memutuskan untuk menjadi teman ku maka aku akan melindungi mu dari apapun. Aku tidak akan membiarkan teman ku mati. Aku akan melindungi mu tak peduli apapun meski nyawa ku taruhan nya dan itu janji ku sebagai Kapten " Naruto menenangkan dan mencoba membuat Miya percaya pada nya " jadi percayalah pada ku.." Naruto memandang mata Miya yang tersirat akan kepedihan dan kesepian. Miya yang tadi melamun berpikir tentang diri nya sendiri mengapa ikut dengan Naruto dan kenangan-kenangan pahit dimasa lalu yang ia kubur entah bagaimana bisa muncul kembali dan hilang seketika ketika mendengar ucapan Naruto. Tess.. Tess.. Mata Miya mulai berair dan tak kuasa untuk berhenti. Miya menangis tapi sebab dan kenapa ia menangis dia sendiri tidak tahu. Bagaimana bisa orang bodoh seperti Naruto berkata seindah itu. Sungguh itu adalah ucapan pertama yang ia dengar ada orang yang ingin melindungi nya.

Naruto yang melihat Miya menangis hanya tersenyum lalu membalikan badan nya tidak mau berlama-lama melihat air mata Miya yang mengalir deras.

Naruto memandang kedepan ke Markas Angkatan Laut. " Baiklah.. Kita mulai petualangan kita "

Naruto merentangkan tangan kanan nya kedepan. Dimension_Passagge of Time. Sriiiinnggg... Setelah mengucapkan Nama jurus nya didepan Naruto muncul suatu pusaran hitam yang membesar dan cukup dilewati oleh Naruto dan Miya. Miya yang tadi menangis harus terpaksa melototkan mata nya. Hell.. Apa-apa'an kemampuan nya itu awal nya dia tidak percaya kalau Naruto bisa membuka dimensi tapi pernyataan nya itu harus ia kubur dalam-dalam. Naruto yang sudah menyiapkan jurus nya bermaksud membuat jalan pintas harus menengok kebelakang dimana Miya yang tadi menangis harus bengong dengan tidak elit nya . " Ini bohongkan " gumaman Miya yang masih tidak percaya. " hoii.. Kenapa kau melamun begitu. Ayo cepat kita tidak punya banyak waktu " Naruto membuyarkan aksi bengong Miya. " T-tunggu.. Ki-kita mau kemana ?" Miya yang belum sepenuh nya sadar dari rasa keterkejutan nya terpaksa mengikuti Naruto karna dia ditarik ( diseret) oleh Naruto untuk kepusaran hitam yang dibuat Naruto " Banyak cincau. Cepat masuk cerewet ". Miya yang takut memberotak tapi apa daya dia tidak kuasa tenaga Naruto terlampau besar. " Tidak..tidak.. Mau aku bawa kemana kau, kapten hentai " itu teriakan terakhir Miya sebelum hilang ditelan pusaran hitam bersama Naruto.

AKATSUKI NO KAIZOKU

Sriinggh... Muncul pusaran hitam disebuah kapal mewah milik Tenryuubito lebih tepat nya di tengah bagian kapal tersebut " Urusei.. Baka.. Kenapa kau berteriak begitu " didalam pusaran tersebut terdengar Suara seorang lelaki " Kau bawa aku kemana, mesum " dan seorang wanita yang seperti nya merasa diri nya dalam bahaya.

Dua orang yang bertugas menjaga kapal yang berada di dek kapal mendengar keributan segera keluar dan mengecek keadaan. Dua anggota angkatan laut itu pergi ke begian tengah kapal " ada apa, kenapa kalian terburu-buru begitu ? " ketika kedua anggota angkatan laut tersebut ingin pergi kebagian tengah kapal mereka bertemu " ahh.. Gunsou. Aku mendengar dari atas bagian kapal ada suara seseorang ribut " salah satu anggota angkatan laut yang berpangkat prajurit melaporkan kalau ada keributan dari bagian atas kapal.

" Benarkah? " sersan helmeppo tidak yakin. " hai, kami yakin gunsou " jawab kedua nya prajurit tersebut kompak. " Begitu. Kita cek bersama "

.

.

Naruto dan Miya yang muncul dibagian tengah kapal masih mengamati bagian sekitar. " Miya, apa kau bisa mengemudikan kapal ini " Naruto bertanya pada Miya dia berharap Miya menjawab 'ya' karna jujur dia tidak bisa mengoperasikan kapal semewah ini. " tentu saja " Miya yang memperhatikan keadaan sekitar kapal menjawab pertanyaan Naruto masih dengan memperhatikan keadaan sekitar..

Tapp..tapp..tapp..

Terdengar suara yang mendekat kearah mereka dari arah belakang tempat dek kapal berada. ' ada yang datang ' batin Miya menginterupsi. " Naruto bersiap, ada yang datang dari belakang dek kapal " Miya memberi tahu pada Naruto. Naruto yang memang sudah tahu akan ada orang yang datang bersiap untuk bertarung.

Helmeppo yang pertama kali sampai ditempat keributan tadi melihat ada dua orang, seorang wanita dan laki-laki. Mereka hanya berjarak beberapa meter saja.

" Siapa kalian ? " helmeppo memasang sikap waspada lalu muncul dua anggota angkatan laut dibelakang nya.

" Kami.." Naruto menunjuk diri nya sendiri "..kalian tidak perlu tahu, tapi satu hal yang kalian harus tahu.." Naruto menundukan kepala nya sehingga tidak terlihat ekspresi nya "..aku ingin kapal ini " Naruto merangsek maju menyerang tiga angkatan laut yang seperti nya ingin menghalau rencana mereka. Karna reflek yang terlatih helmeppo mengambil senjata andalan nya yaitu amok kukri yang ia taruh dibelakang celana nya. Naruto melompat dan bersiap memukul Helmeppo. Helmeppo tidak mau kalah dia mengambil senjata nya dan siap ditebaskan keperut Naruto. Helmeppo menyeringai karna ia menundukan kepala nya menghindari pukulan Naruto dan bersiap menebas Naruto. Whuusshh... Sliingg.. Tebasan Helmeppo hanya menembus tubuh Naruto ' nani !? ' Naruto tidak menyianyiakan kesempatan nya dia menendang punggung Helmeppo hingga tersungkur. Dua prajurit yang melihat Sersan mereka dikalahkan dengan mudah mulai takut. " G-gunsou " salah satu dari memanggil Helmeppo yang tersungkur. Naruto sekarang berhadapan dengan dua prajurit angkatan laut yang takut kepada diri nya " K-kuso.." salah satu prajurit mengambil senapan dan mengarahkan nya pada Naruto.

Miya yang melihat salah satu prajurit angkatan tersebut menodong pistol membuat Miya panik. Bukan karna Naruto yang ditodong tapi karna suara tembakan nya bisa saja mengundang banyak angkatan laut yang akan datang. " Naruto, cepat hentikan tembakan nya itu bisa menimbulkan masalah " Naruto yang berjalan perlahan mengintimidasi dua prajurit tersebut terganggu karna intruksi dari Miya " hee.." Naruto menoleh kearah Miya " apa maksud mu " Naruto yang tidak mengerti cuma bisa berekspresi bodoh dan malah nanya balik. Dorr..dorr..dorrr.. Dorr.

Kedua prajurit yang melihat Naruto lengah segera melepaskan tembakan dan hanya menembus kepala dan tubuh Naruto. ' shimatta, hal yang merepotkan akan datang '

" huwaa.. P-peluru ku h-hanya tertembus "

" C-cepat p-pergi dari sini "

Kedua prajurit itu pun lari tapi Miya yang melihat mereka kabur tidak akan membiarkan mereka pergi.

Swwiingg.. Miya muncul secara tiba-tiba didepan dua prajurit angkatan laut " Aku benci Angkatan Laut ".. Bruukk.. Kedua prajurit tersebut jatuh terduduk dengan ekspresi ketakutan yang kental. Miya memegang gagang pedang dipinggul sebelah kiri nya.." Matilah "..Slaasshh..crrraatt.. Miya membunuh kedua prajurit angkatan laut tersebut dengan kejam. Ia menebas kepala mereka darah segar muncrat membasahi lantai kapal bahkan baju Miya pun sedikit terciprat darah tersebut. Naruto yang melihat kejadian tersebut terdiam mematung. Apa yang Miya lakukan, bukan karna Miya membunuh orang. Tapi cara Yang ia lakukan. Naruto melihat setiap kata yang keluar dari mulut Miya barusan begitu terasa akan kemarahan.

" Naruto kita harus cepat, sebelun mereka menyadari keberadaan kita ?! " Miya mengiterupsi Naruto yang bengong. Miya berjalan kearah Naruto yang berdiri diam mematung. Miya berdiri didepan Naruto tapi Naruto masih belum sadar. Miya memperhatikan wajah Naruto, tampan memang kalau dia tidak bodoh. Mata biru nya, pipi nya dan rambut kuning nya yang acak-acakan tapi rapih seolag memberi kesan tersendiri bagi Miya. Tanpa sadar Miya menggerakan tangan keatas lalu membelai wajah Naruto. Naruto yang merasakan sentuhan dipipi nya akhir nya sadar. " Are.. Miya ? " Miya tersadar apa yang ia lakukan tangan kanan nya masih membelai wajah Naruto " Hee..?! " dan akhir nya.. Plakk..plakk..plakk..plakk..

Miya menampar Naruto entah kenapa dia sendiri tidak tahu..

Naruto memegang pipi nya kanan kiri yang terdapat cap tangan Miya " Ittai.. Dasar wanita aneh, menampar wajah tampan ku tanpa permisi dulu "

Pipi Miya merah menahan malu ' apa yang ku lakukan tadi? ' Miya cuma diam tidak menanggapi ocehan Naruto yang tidak jelas.

" Ternyata kalian yang membuat keributan itu, iya "

Seseorang berkata sambil menyenderkan punggung nya pada tiang layar sambil sesekali menghisap cerutu yang ada dimulut dan dihembuskan.

" Kalian akan ditangkap karna melukai, membunuh prajurit angkatan laut dan percobaan membajak kapal milik Tenryuubito " orang misterius yang muncul secara tiba-tiba langsung to the point pada permasalahan yang terjadi.

" hee.. Sejak kapan kau disitu dan siapa kau ? " Naruto yang masih memegang kedua pipi nya bertanya pada orang tersebut.

Miya yang tau siapa orang tersebut memasang sikap waspada dia pegang erat pedang yang ada di pinggang nya.

.

.

" Naruto bersiaplah, lawan kita sekarang adalah kapten yang memimpin Markas angkatan laut tersebut " Miya memberikan informasi kalau orang tersebut berbahaya.

Orang tersebut yang bersandar pada tiang layar wajah nya tidak kelihatan karna tertutup bayangan tiang itu yang disandari nya. " Baiklah seperti kau mengetahui ku ojou-chan dan aku disini semenjak adegan romantis kalian "

Muka Miya memerah karena orang tersebut melihat adegan yang menurut nya memalukan.

" Diam kau. Naruto, waspadalah dengan. Karena dia tempat ini jadi begitu mengerikan bagi seorang bajak laut pemula seperti kita.." orang misterius tersebut menegakan badan dan berjalan keluar dari bayang-bayang tiang yang menghalangi wajah nya. " Sang pemburu putih, Kapten Smoker "

Smoker mengambil cerutu yang di mulut nya dan menghembuskan asap cerutunya " Sayang sekali. Kalian sedang tidak beruntung "

Treekk... Smoker mengambil senjata andalan nya yang berada dipunggung nya lalu mengarahkan nya pada Naruto dan Miya. " sebaik nya kalian menyerah. Jangan paksakan keberuntungan kalian "

" Naruto, biar aku yang menghadapi nya.." Miya menyiapkan kuda-kuda nya. Ia memegang erat pedang nya dan bersiap melakukan serangan "..Sebaik nya kau bersiap untuk menjalankan kapal ini. Tidak waktu untuk berdebat " Miya yang tau Naruto tipe orang yang tidak mau disuruh memperingati Naruto "..Kesempatan sekecil apapun kita haru memanfaatkan nya "

Di Markas Angkatan Laut.

Terlihat begitu banyak pasukan dari angkatan laut yang berjaga disekitar kapal yang ada di dermaga kapal setelah mendapat sinyal darurat sebuah tembakan yang berasal dari kapal Tenryuubito maka seluruh kru Angkatan Laut berjaga disekitar dermaga mengantisipasi kemungkinan terburuk.

" Souchou-san, kenapa kita harus berjaga disini ?, kenapa kita tidak kepung saja mereka dari kedua sisi kapal lalu tembak mereka ?! " seorang prajurit yang berjaga dan dekat dengan Sersan Tashigi bertanya kenapa mereka semua harus berjaga kenapa tidak langsung tangkap saja.

" Itu benar, Souchou-san. Kita ini Angkatan Laut, kita harus cepat tangkap mereka " seorang prajurit lagi ikut membenarkan ucapan teman nya.

Tashigi menatap kapal milik tenryuubito yang besar. Kapten Smoker sudah mempercayakan hal ini kepada nya ' Tashigi, seperti nya ada penyusup berhasil masuk. Tapi meskipun begitu seharus nya itu sudah disadari oleh pihak kita, akan tetapi...seperti nya orang ini bukan orang biasa. Kerahkan angkatan laut untuk berjaga di dermaga biar aku yang urus. Misi kali ini menggagalkan pembajakan kapal tenryuubito dan jika itu gagal, masalah besar yang akan datang. Kau pimpin pasukan didermaga '

Tashigi tidak bisa berbuat apapun selain mempercayai perkataan atasan nya. Karna ia percaya dengan kapten nya. " Hal itu tidak bisa kita lakukan. Jika kita menyerang mereka secara membabi buta didalam kapal, itu akan berdampak besar akan kerusakan pada kapal Tenryuubito. Smoker-san sudah mengatan untuk berjaga jadi percayakan saja pada nya. Jadi kumohon tenang dan tetap waspada " Tashigi sebagai pemimpin pasukan yang ditugaskan Smoker mencoba meyakinkan mereka agar tetap berjaga.

" Meskipun kau berkata seperti itu. Tapi.." seorang prajurit yang merasa diri nya perlu melakukan sesuatu kepada penyusup terpaksa harus tetap diam dan berjaga.

Tashigi yang melihat suasan sudah tidak kondusif lagi mencoba berpikir apa yang harus ia lakukan sekarang.

" Minna. Tetap diam ditempat dan siaga. Kita tidak tahu musuh seperti yang kita hadapi. Jadi kumohon.. Sebagai pemimpin kalian aku bertanggung jawab atas keselamtan kalian. Tetap diam dan siaga.." Tashigi mengakhiri ucapan dengan keringat yang membanjiri seluruh wajah nya.

Seluruh prajurut yanh mendengar ucapan Tashigi meluluhkan Hati mereka.

" Souchou-san..." seorang prajurit yang tak kuasa menahan air mata akhir nya menangis "..hai..kami akan tetap disini.."

" HAAIII.." seluruh prajut menjawab kompak dengan semangat.

" Syukurlah.. " Tashigi yang melihat suasana menjadi tenang akhir nya merasa lega "..Terima kasih..Minna "

.

.

Di Kapal Tenryuubito.

" HAAAIII "

Teriakan dari para prajurit yang didengar Smoker, Miya dan juga Naruto membuat Miya tahu akan satu hal..

" Hoo... Disana ramai sekali apa ada pertunjukan menarik.." Naruto yang mendengar suara tadi segera pergi menuju sisi kapal dan melihat begitu banyak orang didermaga.

" Kita sedang dikepung dasar bodoh " Miya yang sedang waspada harus menurunkan kewaspadaan nya karena tingkah Naruto.

Whuuusshh... Smoker terbang menuju menggunakan wujud asap nya. Dia sudah bersiap dengan tangan kiri nya yang memegang senjata andalan nya..

Miya yang tadi lengah harus membulatkan mata nya melihat Smoker terbang menuju Naruto dan bersiap untuk menyerang Naruto.

Naruto yang tengah melihat kerumunan orang melihat Smoker yang menuju diri nya dengan ekor mata nya. Smoker yang sudah dekat langsung menyabetkan senjata nya akan tetapi secara gerakan slowmotion ketika Smoker ingin menyabetkan senjata nya Smoker melihat Naruto yang tersenyum menyeringai.

' Hiraishin ' ..Whuussshh... Serangan Smoker hanya mengenai angin karna Naruto sudah tidak ada ditempat nya.

" Hah.. " Miya yang melihat Naruto yang dalam bahaya lalu menghilang begitu saja cuma bengong dengan ekspresi bodoh nya.

Pluukk.. Miya merasakan ada yang memegang pundak nya menengok kebelakang dan betapa mengejutkan nya. Dibelakang nya ada Naruto yang tersenyum lebar. Miya masih bengong. Naruto melepaskan pegangan pada pundak Miya dan berjalan hingga sejajar dengan Miya. " fiiuuhh.. Tadi hampir saja "

Smoker yang melihat Naruto menghilang lalu muncul disamping Teman nya dahi nya berkerut ' cepat sekali ' Smoker yang masih melayang diudara karena berubah menjadi asap karena buah setan Moku-Moku No Mi turun kebawah kelantai dan berubah menjadi wujud manusia nya.

" Apa kau pengguna buah iblis, bocah kuning "

Naruto yang mendengar diri nya dipanggil bocah kuning tak terima. " Siapa yang kau panggil bocah kuning, asap knalpot " Naruto membalas ejekan dari Smoker.

Twiichh.. Tanda pagar muncul dipelipis Smoker. Bocah ini meremehkan nya. " Kauu.. Jangan bermain-main dengan ku " tangan kanan Smoker yang memegang senjata ia rentangkan kedepan tepat kearah Naruto.

Whuussshh... Miya dan Naruto yang melihat lengan Smoker yang membawa senjata terlepas dari tubuh dan terbang menuju mereka. Miya yang sudah kembali normal dari keterkejutan nya. Berinisiatif untuk menahan ia pegang gagang pedang nya dan menyiapkan serang nya.

" haaaahhh..." Miya melompat dab berteriak.

Trraaannkk... Serangan Miya berhasil menahan tangan kanan Smoker tapi di lupa akan satu hal..

" Kau lumayan juga.." Smoker terbang disisi kiri Miya yang kosong.. " Kusoo.." Miya yang sibuk menahan tangan Smoker hanya pasrah. " Kalau dibiarkan kau bisa mengancam kedamaian yang ada " Smoker yang terbang dengan setengah badan. membentuk asap nya menjadi kaki untuk menendang Miya disisi kanan tubuh nya. Siinngg.. " Aku tidak akan membiarkan kau menyentuh teman ku, Dasar asap pengganggu " Naruto muncul disisi kanan Miya yang kosong dengan kilatan kuning dan berhasil membuat Smoker terkejut bukan main. " Rasakan ini.." Naruto yang muncul secara tiba-tiba dan siap menyerang Smoker lalu menendang bagian tubuh nya.. Whhuusshh.. Efek dari tendangan Naruto hanya mengakibatkan bagian tubuh Smoker menjadi asap. " Nani.." Naruto dibuat melongo tendangan nya membuat Smoker terurai menjadi asap. Pllakk...siingg.. Naruto menyentuh tubuh Miya lalu menghilang dan muncul 15 meter dari tempat Smoker berada.

" Hahh.. Dia itu sebenar nya manusia apa sih..? "

Miya tidak menjawab pertanyaan Naruto karena sedang memperhatikan tangan kiri Naruto yang mendarat pada bagian sensitif nya.

Naruto yang belum melepaskan tangan nya dan masih memperhatikan Asap Smoker yang terurai dan menyatu kembali menjadi tubuh Smoker akhir nya mengalihkan pandangan nya pada Miya yang menundukan wajah nya sampai mata nya tak terlihat. Ahh...Naruto sadar dia masih memegang tubuh Miya karena untuk teleportasi ketika Naruto ingin Melepaskan tangan nya.." Aku sudah bilang. JANGAN PERNAH..MENYENTUH..MEREKA..LAGI.." ...Deg !.. Naruto merasakan firasat buruk.. Jduuagghh..buukk..brraakk.. Naruto berakhir dengan kepala nya nyangkut pada dinding depan kapal.

" Hahh..hahh..hahh.." Miya tidak sadar apa yang telah ia laukan barusan.

Smoker yang melihat kejadian barusan tadi sweatdrop. ' apa yang dilakukan nya. Kupikir mereka teman '

" Hoi..hoi.. Bukankah kalian teman. Tapi..aku tak peduli, jadi bersiaplah.." Smoker bersiap menyerang Miya. Smoker menyiapkan kuda-kuda untuk jurus nya.

White Spark. Smoker meluncur dengan setengah bagian badan nya yang terbang kearah Miya.

Miya yang tersadar lalu menyiapkan pedang nya untuk menahan serangan dari Smoker. Traankk.. Miya menahan serangan dari Smoker. Dengan sekuat tenaga masih menahan serangan Smoker. " Sampai kapan kau bisa bertahan " Smoker yang lebih mendominasi terlihat dari ekspresi nya yang biasa saja berbeda dengan Miya yang Berkeringat besar kecil memenuhi wajag nya.. Teekk..tekk.. Tekanan dari Nanashaku jitte Smoker semakin membuat Miya melemah. Trrannkk.. Miya menambah kekuatan nya dan mementalkan jitte dari Smoker. Sett..sett..seett...tapp.. Miya bersalto sebanyak tiga kali dan berdiri di ujung batas samping kapal.

Naruto yang kepala nyangkut di dinding depan kapal berusaha berdiri dengan kemampuan nya ia membuat tubuh nya menembus bagian dinding lubang ulah kepala nya yang nyangkut.

" Ittaii.. Kepala ku serasa terbang saja. Tapi gadis itu sungguh mengerikan.." Naruto yang sudah bangun menggosok kepala nya yang timbul suatu benjolan yang indah. " Tapi.. Tunggu..ada yang aneh..hhmm..hmm.." Naruto Menaruh tangan di dagunya seolah-olag sedang berpikir macam detektif fandom sebelah.

" hmm..Hmm..! " Naruto berfikir dengan keras sampai membuat kepala nya berasap..

Di Dermaga Pelabuhan.

" Hoi.. Lihat itu ada asap dari kapal bagian depan kapal.." Seorang prajurit yang melihat menunjuk dengan tangan dan berteriak pada teman nya..

" Mana..mana.. Hoo..benar..jangan-jangan terjadi kebakaran.." prajuriy yang lain yang melihat membuat argumen yang menyimpang.

Plletaakk.. " Mana mungkin, dasar bodoh. Smoker-san membiarkan kapal Tenryuubito terbakar. Itu kemampuan karna dia memakan buah Moku-Moku No Mi dia bisa berubah menjadi asap sesuka hati nya.." seorang prajurit lagi yang seperti tahuu kekuatan dari Smoker tentu sebelum memberikan jitakan kasih sayang kepada rekab nya yang menyimpang.

" Oh..begitu.. Saya minta maaf.." prajurit tersebut meminta maaf kepada rekan nya.

Tashigi masih menatap kapal Tenryuubito.. ' Smoker-san..'

Di Bagian Depan kapal Tempat Naruto Berada.

Naruto Masih terus berpikir ada yang aneh tapi dia tidak tahu sampai akhir sebuah lampu Osram muncul dan menerangi fikiran nya.

" Ahh.. Aku ingat sekarang.." Naruto tahu sekarang apa yang aneh itu.. " Yoshh.. Kita selesaikan ini.." Naruto sudah sekarang dan mencari Miya tujuan nya tapi tunggu.. " Dimana mereka ? Kemana mereka pergi..? " Naruto clingak clinguk kesana kemari tidak seorang pun.. " Ya ampun.. Kema-.." Dhuuarr.. Dhhuuaarr..

Omongan Naruto terpotong karena suara ledakan yang berada di sisi kanan kapal. Satu kapal Marine tipe Battleship bagian layar depan nya hancur dan menimpa kapal perang lain nya berada disisi kanan nya dan menghantam ruang kemudi kapal tersebut hingga hancur menimbulkan ledakan.

" -na.." sambung Naruto yang tadi ucapan nya terpotong..

" Hee.. Jadi mereka ada disana. Yoshh.. Hup..hap..hupp..happ.." Naruto melakukan pemanasan sebelum menuju ketempat Miya. " yoshh.. Selesai..tunggu aku Miya..Hiraishin.." siingg.. Naruto menghilang meninggalkan kilat kuning menuju ketempat Miya.

Ditempat Miya vs Smoker.

6 Menit sebelum Naruto sadar.

Miya berdiri di dinding pembatas sambil mengatur nafas.." Hahh..hahh..hahh..tidak kusangka melawan Kapten Angkatan Laut akan sesulit ini " Miya tidak menyangka malam ini ia harus berhadapan dengan Kapten Angkatan Laut.

Smoker yang menggunakan tekhnik nya sudah kembali normal kedalam wujud manusia nya.. " Kau memang berbakat meskipun hanya seorang perempuan, tapi.." Smoker menaruh Nanashaku Jitte nya dipunggung nya lalu melakukan kuda-kuda. Ia taruh kedua kepalan tangan nya dikedua sisi tubuh nya.." Seorang penjahat tetaplah penjahat... White Blow " Smoker memukul udara dengan kedua tangan lalu tangan-tangan tersebut seperti meriam meluncur dengan cepat dan begitu banyak..

Miya yang masih kelelahan hanya menahan serangan tersebut dengan menyilangkan kedua tangan nya. Akan tetapi seberapa kuat pun Miya menahan setiap pukulan yang iya rasakan rasa nya begitu menyakitkan. Pertahan Miya goyah, ia sudah tak bisa menahan pukulan Smoker lebih lama lagi sampai akhir nya..

Buukk..Coughh..buukk.. ...buukk..buukk..buuk..

Bagian perut Miya terpukul dan Miyan memuntahkan darah dari mulut nya dan pertahanan nya pun hancur sehingga Miya menerima setiap pukulan yang Smoker lancarkan...

Buuuggghhh... Pukulan terakhir yang jauh lebih keras dan bertenaga membuat Miya terlempar keluar kapal dan melayang lalu menabrak tiang layar hingga roboh dan menimpa kapal disebelah nya lagi.

Siinnggg... Naruto muncul di sebelah Miya yang terkapar dengan wajah bersimbah darah dan tampak mengenaskan..

" Na-naruto, .." Naruto yang melihat Miya dengan keadaan yang tidak baik-baik saja membulatkan mata nya..Brruukkk.. Naruto jatuh terduduk disamping kepala Miya "..M-maaf a-aku tidak.." Naruto bersimpuh dan meletakab kepala Miya dipahanya " Jangan bodoh, ki-kita baru saja ingin berlayar, ba-bangun lah Miya.." Miya menggerakan tangan nya yang penuh darah menyentuh wajah Naruto.. Tess..tess..teess.. Miya merasakan wajah nya ditetesi air.. Pria ini menangis.. Pria ini menangis untuk nya.. Pria ini menangisi diri..Sungguh suatu hal yang paling ia impikan, ia bermimpi apakah ada orang yang menangis untuk nya ' dasar iblis, mati saja kau. ' matipun takan ada yang peduli, enyahlah iblis. Tidak dipercaya dia masih hidup, kuharap dia mati saja seharus nya '

" N-na-naruto..Coughh.." disela-sela ucapan nya Miya memuntahkan darah.." Su-sudah cukup, Miya!. Kau harus tetap hidup.." Tangan kiri Miya yang masih memegang wajah Naruto. Tangan kanan Miya gunakan untuk memegan telapak tangan Naruto. Naruto yang tahu segera menautkan tangan mereka.. " A-aku Se-senang kau menangis untuk ku "..

.

.

.

" Adegan yang mengharukan.."

TBC

Yoshh..saya kembali lagi..yahh meskipun adegan fight nya maasihh kurang tapi selanjut-selanjut nya akan saya tambah..

Buat yang review saya ucapkan terima kasih sudah memperhatikan fict ini tentang A\N sudah saya hilangkan dan semoga itu bisa memvuat feel dalam membaca tidak terganggu..

Saya belum sempat membalas review tapi teerima kasihh..

Selanjut nya.

Nyawa Miya berada di ujung tanduk dan masa lalu yang yang sedikit terkuak. Naruto yang merasa kehilangan lepas kendali dan mengamuk di markas pusat tetapi berhasil dihentikan. Apakah Miya bisa selamat dan siapakah yang menghentikan amukan Naruto ?

Tunggu di chap berikut nya dan lupa review agar author tetap semangat dalam menulis cerita.