Author: Uzumaki Namikaze Akira
.
Rated: M
.
Pair: Naruto x ?
.
Warning: gak jelas, berantakan,DLL.
.
.
.
.
Chapter 2
.
.
.
.
.
Ke esokan harinya
Di sini di dalam hutan kematian seseorang berambut kuning jabrik sedang berlatih, tapi latihannya kali ini di fokuskan pada katon, raiton, dan dotonnya, mungkin naruto sadar bahwa dia masih belum bisa menguasainya.
"Aku cuma berhasil menguasai futon dan suiton, tapi masih belum mahir untuk doton, katon, dan raiton, hah aku harus berusaha lagi untuk menguasai semuanya" ucap naruto dengan nafas yang berat
Setelah berlatih tiba-tiba datang 1 anbu di hadapan naruto
"Naruto, saya di perintahkan hokage-sama untuk memanggilmu" ucap anbu tersebut
"Ada apa jiji memanggilku anbu-san?" Tanya naruto
"Saya tidak tahu naruto, saya cuma menjalankan perintah saja" jawab anbu trersebut
"Oh baiklah sebentar lagi aku kesana" ucap naruto
Anbu tersebut langsung pergi dengan shunsinnya
"Ada apa jiji memanggilku ya ?, hah ya sudahlah lebih baik aku kesana sekarang"
.
.
.
Saat ini naruto sedang berjalan menuju kantor hokage, tapi di perjalan naruto bertemu dengan sahabatnya.
"Yo naruto" sap shikamaru
"Oh hy shika, mau kemana kau" tanya naruto
"Aku mau ketempat biasa untuk melihat awan, apa kau mau ikut naruto?" Tanya shikamaru
"Gomen shika saat ini aku harus ke kantor hokage soalnya hokage-jiji memanggilku" jawab naruto
"Apa kau habis mencoret coret patung wajah hokage lagi naruto sampai kau di panggil sandaime hokage?" Tanya shikamaru penuh selidik
"Huh kali ini bukan shika, hmm ya sudah aku pergi dulu jaa nee" ucap naruto
"Ck mendokusai" ucap shikamaru smbil beranjak pergi
.
.
.
Saat ini naruto sudah di depan pintu kantor hokage
Tok...tok...tok
"Masuk" jawab sandaime
Naruto pun masuk ke dalam ruangan sandaime hokage
"Ada apa jiji memanggilku" tanya naruto
"Mungkin sudah saatnya kau masuk ke akademi dan berinteraksi dengan teman-teman sebayamu naruto, dan mulai besok kau ku masukan ke akademi ninja" ucap sandaime
"Benarkah itu jiji" tanya naruto
"Ya itu benar, dan ini uang untuk membeli perlengkapan mu untuk masuk ke akademi besok" jawab sandaime
"Arigato jiji" ucap naruto
"Iya naruto" jawab sandaime
"Dan semoga kau jadi shinobi yang hebat naruto" batin sandaime
Naruto pun ijin kepada sandaime untuk pulang dan membeli perlengkapan yang dia butuhkan untuk masuk akademi besok.
.
.
.
Ke esokan harinya naruto bersiap-siap untuk berangkat ke akademi (penampilannya sama kayak di canon)
"Yosh hari pertama masuk akademi, hari ini aku sangat bersemangat dattebayo" ucap naruto
"Tapi sebelum pergi ke akademi lebih baik aku mampir dulu ke ichiraku ramen" ucapnya lagi
.
.
.
Beberapa menit kemudian naruto sudah sampai di depan kedai ramen, naruto pun masuk dan memesan ramen.
"Paman teuchi, ramen miso ukuran jumbo satu" ucap naruto
"Baiklah, oh kau naruto mau kemana kau masih pagi sudah rapi begini" ucap pemilik kedai
"Aku akan pergi ke akademi paman" jawab naruto
"Oh" ucap pemilik kedai itu
3menit kemudian
"Ramen miso ukuran jumbo siap di hidangkan, selamat menikmati naruto" ucap paman teuchi
"Terima kasih paman, selamat makan"
Naruto pun memakan ramennya dan tak terasa sudah 3 mangkok ramen sudah habis di makan naruto.
"Ah kenyangnya, sebaiknya aku segera ke akademi" ucap naruto
"Paman aku pergi dulu, uang nya aku taruh di meja" ucap naruto beranjak pergi
"Iya, jangan lupa kesini lagi naruto" ucap paman teuchi
.
.
.
Saat ini naruto sudah sampai di akademi, dia bertemu dengan orang dengan bekas luka di wajahnya yaitu umino iruka.
"Permisi, apa anda tahu di mana ruang iruka -sensei" tanya naruto
"Saya iruka ada apa ya" jawab iruka
"Saya uzumaki naruto, saya murid baru" ucap naruto
"Oh jadi kau murid baru yang di bilang hokage-sama" jawab iruka
"Iya" ucap naruto
"Baiklah, ayo ikut aku ke kelas" ucap iruka sambil mengajak naruto menuju kelas
Naruto pun sampai di depan kelas dengan iruka.
"Naruto kau di sini dulu ya, nanti kalau ku panggil namamu kamu boleh masuk" ucap iruka
"Hai" jawab naruto
Iruka pun masuk, dan seperti biasa didalam kelas sudah ramai
"Perhatian anak-anak" ucap iruka pada anak didiknya
Suasana masih tetap ramai, dan akhirnya pun
"Brraak" iruka pun menggebrak meja di depannya agar anak didik nya diam
"Heem heem. perhatian anak-anak kita kedatangan murid baru, naruto-san silahkan masuk" ucap iruka
Naruto pun masuk
"Hey itu kan bocah monster, apa yang dia lakukan di sini" ucap salah satu murid
"Iya, itu bocah monster." ucap murid lainya yang membenarkan ucapan murid tadi
"Apa yang di pikirkan hokage-sama sampai bocaah monster itu di perbolehkan masuk akademi" ucap murid lain
"Diam" teriak iruka keras
"Dan naruto sekarang perkenalkan dirimu" ucap iruka
"Hai namaku uzumaki naruto, mohon kerjasama nya semua" ucap naruto
Semua murid yang mendengar itu pun hanya sweetdrop mendengar perkenalan singkat naruto.
"Naruto kau duduk di sebelah sasuke, dan sasuke angkat tanganmu" ucap iruka
"Ternyata ada shika dan sasuke juga disini" batin naruto
"Yo shika, yo sasuke" ucap naruto kepada 2 sahabatnya
"Ck mendokusai / Hnn" ucap shikamaru dan sasuke bersamaan
Naruto pun pergi menuju bangkunya,
"Teme" ucap naruto mengacungkan tinjunya untuk beradu tinju dengan sasuke
"Hn" jawab sasuke membalas tinju naruto dan akhirnya tangan mereka pun beradu
Para siswi di kelas itu pun terkejut karena biasanya tak pernah melihat sasuke melakukan itu dengan siapapun.
Kelas pun di mulai dengan cerita yang menceritakan tentang desa konoha.
.
.
.
.
Setelah beberapa jam kelas pun selesai dan para siswa sudah pulang semua kecuali naruto, dan sasuke yang belum pulang.
"Hey sasuke apa kau mau ikut aku berlatih" ucap naruto
"Berlatih ya, uhm boleh juga baiklah aku ikut" ucap sasuke
"Baiklah ayo berangkat" ucap naruto
Mereka pun berangkat menuju hutan kematian dan setelah sampai mereka langsung mau latihan, tapi baru mau melakukan latihan mereka di datangi 3 anbu root
"Naruto danzo-sama menyuruh anda ke tempatnya" ucap salah satu anbu root
"Untuk apa danzo menyuruhku kesana?" Ucap naruto
"Ini rahasia" jawab anbu tersebut
"Kalau aku tidak mau gimana" ucap naruto
"Kami akan memaksamu" ucap para anbu root tersebut
Salah satu anbu tersebut langsung mengambil kunai dari kantongnya dan meleparkannya ke naruto dan sasuke
Naruto merapal segel
"Futon : tase no kaze" keluarlah dinding dari angin yang melindungi naruto dan sasuke
Naruto kembali merapal segel
"Futon : kamikaze" keluarlah tornado angin yang mengarah ke anbu tersebut, anbu tersebut langsung merapal segel
"Doton: doryuheki" muncullah dinding tanah yang melindungi anbu tersebut
Tapi setelah serangan tersebut selesai sasuke dan naruto langsung merapal segel tangan
"Katon: gokakyu no jutsu"
"Futon: repusho" ucap sasuke dan naruto bersamaan
Keluarlah bola api dari mulut sasuke dan di tambah badai angin dari naruto yang membuat api tersebut menjadi lebih besar. Para anbu yang terkejut pun tak bisa menghindar dan akhirnya 2 dari 3 anbu tersebut hangus terbakar dan tinggal 1 anbu yang tersisa.
"Sialan kau bocah kau telah membunuh rekanku, rasakan ini,
Katon: gouryuka no jutsu" ucap anbu tersebut
Keluarlah naga api besar, naruto tidak tinggal diam.
"Suiton: teppoudama no jutsu" dan akhirnya dua jutsu tersebut beradu.
Anbu tersebut dan naruto mundur beberapa langkah, namun tanpa di sadari sasuke sudah berada di belakang anbu tersebut dan merapal segel tangan.
"Katon: karyu endan" semburan api pun keluar dari mulut sasuke, tapi anbu tersebut bisa menghidarinya.
Anbu tersebut langsung merapal segel
"Katon: karura" keluarlah burung garuda dari mulut anbu tersebut dan langsung melesat ke arah sasuke, namun sasuke berhasil menghindar burung garuda api itu hanya mengenai pohon-pohon di sekitar.
Naruto merapal segel
"Futon: shinkuha" tiba tiba keluarlah pedang angin di tangan naruto, dan naruto langsung melesat ke arah anbu tersebut dan langsung menyabetkan pedang anginnya secara brutal, anbu tersebut langsung tewas di tempat.
Kemudian naruto menyuruh sasuke membakar mayat anbu tersebut supaya tidak ada yang tau.
.
.
.
Setelah selesai membakar mayat tersebut mereka pun melajutkan perjalanannya,
"Apa yang dia inginkan dari mu dobe?" tanya sasuke
"Aku juga tidak tau teme" jawab naruto
"Hn" ucap sasuke
"Sepertinya kita harus berhati-hati dengan si danzo mata satu itu teme" ucap naruto
"Hn" jawab sasuke
"Bisakah kau mengucapkan kata selain hn teme" ucap naruto
"Hmm" ucap sasuke
"Arrgh T.E.M.E" keluarlah perempatan di dahi naruto
"Hnm" ucap sasuke dengan wajah datarnya
.
.
.
.
Setelah beberapa menit berjalan mereka sampai di tengah hutan kematian.
"Apa tidak apa-apa latihan di sini dobe?" tanya sasuke
"Tenang saja aku sering latihan di sini, dan apa kau takut sasuke?" ucap naruto dengan nada mengejek
"Tidak, kalau kau saja tidak takut bagaimana mungkin aku takut" ucap sasuke
"Baiklah ayo mulai pemanasan" ucap naruto
Naruto dan sasuke pun mulai pemanasan dengan 100 push up, dan sit up, dan perubahan cakra mereka
.
.
.
.
#Skip Time
Saat ini naruto sudah selesai berlatih,
Mereka sekarang sedang duduk di bawah pohon.
"Hey sasuke apa kau punya gulungan jutsu katon?" Tanya naruto
"Hn aku punya, tapi ada di rumah" ucap sasuke
R"Besok bawah ya dan kita latihan lagi di sini besok selesai akademi" ucap naruto
"Hn baiklah" ucap sasuke
dan akhirnya mereka pun pulang ke rumah masing-masing.
"Sampai jumpa besok sasuke, jaa nee" ucap naruto sambil mulai pergi
Dan seperti biasa sasuke hanya menjawab Hn tapi sekarang dengan menyunggingkan senyumnya.
.
.
.
.
TBC
.
.
Maaf jika mengecewakan maklum saya author baru, mohon untuk Riview nya
.
.
