Disclaimer: aku tidak punya apa-apa ini punya J.K Rowling.

Chapter 2: The Diagon Alley

Pagi ini, keluarga Potter sedang berkumpul di ruang Perapian.

"Baiklah, Al kau duluan" kata Mrs Potter, mengambil pot tempat floo dan menyerahkannya pada Albus.

Al mengambil segengam bubuk floo dan mulai masuk kedalam perapian.

"Diagon Alley!" Al mengucapkannya dengan lantang dan kencang.

Seketika itu pandangan lenyap dan dia muncul di perapian Flourish and Blotts. Toko buku itu sangat ramai di penuhi anak-anak Hogwarts lain yang ingin membeli bukunya.

"Wow!" seru seseorang dari belakang dan Al mengenal suara ini.

"Hugo!" kata Al kaget "jangan bersembunyi di belakangku!"

"maaf Al aku juga tidak tahu kau disana" kata Hugo yang memegang buku berjudul, 'Sejarah Para Penyihir Hitam Yang Telah di Taklukkan' "Rahasia Lord Voldemort ada disini!"

"Wow!" Al ikut terpukau.

"Hai Al!" seorang lagi muncul: Rose.

"Hai" jawab Al.

"kau mau kita bertemu di Toko Shir Sakti Weasley? Oh dan lihat aku sudah dapat togkatku!" Rose menujukan togkatnya yang baru "kayu ceri dan nadi jantung naga" katanya menjelaskan.

"Wow, aku harap aku juga akan membeli satu. James punya, Dedalu perkasa dan sehelai bulu burung Phoenix" kata Al bersemangat.

"Bye Al sampai ketemu di sihir sakti Weasley!"

James tiba tidak lama kemudian.

"Mom tidak bisa ikut, Lily tiba-tiba sakit jadi yang datang hanya dad." Kata James dan setelah itu ayah mereka datang.

"Hi Harry!" panggil seseorang dari atas toko.

"Hai Ron!" jawab Mr Potter "Al setelah ini kita akan membeli jubahmu lalu tongkatmu, peralatanmu yang lain, dan hewan peliharan mu"

Al senang sekali mendapat burung hantu. Dia ingin mendapat burung hantu setelah James mendapat, Harold(burung hantu James) tahun lalu.

-beberapa jam kemudian-

"tinggal togkat mu Al" kata Mr Potter, membuka perkamen untuk peralatan Albus.

Mereka sampai di Toko Tongkat sihir Olivander. James sudah pergi ke Toko Sihir Sakti Weasley("mumpung tidak ada mom!") bersama sahabatnya, Brandon Jordan untuk bertemu sepupunya, Fred Weasley yang sedang membantu ayahnya di toko.

Mereka masuk dan di sambut seorang yang kelihatan berantakan.

"Mr Potterselamat datang kembali" begitu katanya

"selamat siang Mr Olivander." Jawab Mr Potter ,duduk di kursi tua yang hanya satu-satunya kursi di sana.

"Kayu Holy dan bulu Burung Phoenix? Kalau tidak salah, bulu itu milik burung Phoenix Albus Dumbledore

"Well, Potter kecil lagi, akan ke Hogwarts tahun ini Mr Potter?" Tanya Mr Olivander.

"ya, sir" jawab Albus.

"oke mana tangan untuk memengang tongkat-mu?"

"yang kanan" Al menunjukan tangan kanan-nya.

"oke coba yang ini"

Al mengoyangkan togkat itu, tapi gagal. Yang kedua malah lebih parah lagi.

Setengah jam kemudian, sudah ada setengah dari togkat di toko Mr Olivander yang Al coba tapi dia selalu gagal.

"Harry Potter baru rupanya, Kau sangat mirip ayahmu dia juga begini saat memilih togkat pertamanya" kata Mr Olivander, mencari tongkat lainnya di lemari.

Mr Potter yang mendengar itu langsung tertunduk malu.

"Baik aku yakin kali ini Cocok!" seru Mr Olivander, membuka satu box tongkat baru.

"Kayu Holy dan Bulu burung Phoenix" Mr olivander berkedip pada Ayah Al yang terkejut.

"Tapi bukankah hanya ada dua kopi tongkat seperti itu?!" Tanya Mr Potter.

"yah, Fawkes datang kepadaku beberapa bulan yang lalu dan seperti menyuruhku membuat tongkat baru dari bulu-nya" jawab Olivander.

A/N: Thanks untuk membaca dan me-review ceritaku ini!. Chapter selanjutnya: Toko Sihir Sakti Weasley. Kita bisa melihat benda-benda baru ciptaan George dan Ron Weasley. Oh, ya lagi Run Of Idea nih bisa kasih ide? Tolong berikan ide-mu di Review yah! Thanks juga buat Dandeliona96 dan zean's malfoy yang udah nge-review cerita ini! :D

Dandliona96: wah kalau begitu nanti ceritanya nggak seru dong, kalo ceritanya nggak ada Voldy the Bald-nya he he he. maksudnya Voldemortnya kalau nggak kembali nantinya tokoh jahatnya siapa?. aku akan bikin setting ramalan Trelawney yang baru agar cocok. haha aku udah kasi tahu ya? nggak kok nggak semuanya itu masih kejutan. ;P haha ;D