my new world dxd

Disclaimer : Masasahi Kishimoto

RATED: T

naruto dan highschool dxd bukan punya saya.

Pair : (masih mikir).

Warning : AU, Typo (s) dan segala kekurangan lainnya

DON'T LIKE! DON'T READ!

chapter 2


"apa jiji tau soal dunia itu?" ucap naruto kepada rikudou sennin

"hanya sedikit informasi yang aku tahu disana!..di dunia yang akan kau tempati itu dipenuhi mahkluk mahkluk mitologi dan sebagian besarnya adalah akuma, tenshi, dan datenshi. didunia itu juga terdapat senjata yang bernama sacred gear dan masih banyak lagi. hanya itu saja yang aku daru dunia barumu naruto sisanya kau cari tahu sendiri!" ucap rikudou sennin berkata dengan serius

"jadi hanya itu yang kau tau jiji, baiklah kalau begitu serahkan saja kepadaku. tapi, apakah ada yang kau ingin berikan kepadaku, aku kan belum tau caranya bertahan hidup ditempat baruku nanti? apa kau mau aku pergi kesana tanpa pengetahuanku yang kurang ini?!" ucap naruto sambil merengek minta diberikan sesuatu yang berarti kepada rikudou sennin untuk melanjutkan hidup didunia barunya

"pletak!" kurama menjentil kepala naruto tanpa merasa bersalah sampai terjatuh ketanah yang dia pijak. "WOOY...! KURAMA..APA YANG KAU LAKUKAN...!" ucap naruto dengan nada keras menandakan bahwa dia marah terhadap hewwan rubah dibelakangnya. "tenang saja naruto, aku pernah mendengar dunia yang bernama dxd ini jadi aku tau cara manusia disana hidup.!" ucap kurama tegas sambil tersenyum kepadanya

"naruto, waktuku tidak banyak lagi! setelah ini aku akan menghilang. tapi sebelum itu ada yang mau kuberikan kepadamu!" ucap rikudou sennin sambil membuat tongkat dari bola hitam yang dari tadi menampung berat badan sang rikudou sennin

"kau tau kan benda ini?" ucap rikudou sennin sambil menunjuk kan sebuah tongkat berwarna hitam yang dulu pernah dia pakai untuk bertempur melawan madara dan kaguya

"tongkat gudoudama..?" kata naruto meyakinkan dirinya bahwa yang dia lihat saat ini benar kalau itu adalah tongkat gudoudama. "aku ingin kau membawa ini bersamamu, anggap saja kalau ini sama halnya seperti sacred gear tetapi ini tetap saja gudoudama yang berbentuk tongkat," ucap rikudou sennin sambil memberikan tongkat itu kepada naruto dan langsung disimpankan kepada kurama. "dan ada satu hal lagi yang ingin kuberi tahukan kepadamu?" ucap rikudou sennin sembari melangkah kebelakang. "kau masih bisa menggunakan kekuatan ashura sepenuhnya, jadi jangan menahan diri bila orang tersayangmu merasa terancam dan pergilah kesekolah karena kau akan mendapatkan banyak ilmu dan informasi disana sekaligus mencari teman yang bisa kau percaya disana!" ucap rikudou sennin sedikit makin sedikit tubuhnya berubah menjadi serpihan cahaya mulai dari kaki hingga kebagian tubuh atasnya secara perlahan. "mungkin hanya itu yang bisa aku berikan kepadamu dan maafkan aku telah membebani kehidupanmu hanya untuk memastikan kedamaian yang mutlak didunia shinobi. dan saat kau terbangun dari pingsanmu maka kau sudah ada didunia barumu jadi jangan sia sia kan kehidupan berhargamu ini.! sayonara naruto-kun" ucap rikudou sennin untuk terakhir kalinya bertemu dengan naruto. sedangkan naruto menatap kepergian rikudou sennin dengan tatapan sedih namun dia paksakan untuk tetap tersenyum. "tenang saja kakek!..aku akan menyelamatkan dunia baruku walau pun sebagai taruhannya adalah nyawaku!" ucap naruto sambil meneteskan air mata tetapi dia masih tetap tersenyum

dan saat itu pula dari ujung dimensi ciptaan rikudou sennin mulai menyusut kearah naruto saat ini berada. "apa itu kurama?" kata naruto was was karena sesuatu yang asing menuju kearah mereka berada. "tenang lah naruto. malah dari sini lah kita akan memulainya!" ucap kurama sebelum dia kembali ketubuh naruto

semakin dekat ruangan itu menyusut semakin pula naruto terselimuti oleh sesuatu benda hitam yang menyelimuti seluruh bagian tubuh naruto. "hahh... hahh... hahh...!" nafas naruto terengah engah seperti orang yang mempunyai penyakit asma

setelah sekian lama naruto terselimuti oleh benda hitam itu akhirnya naruto jatuh tak sadarkan diri dan menghilang dari tempat dia berpijak tadi

SKIP

new world

09.24 am

cuaca pagi ditengah perkotaan memang terasa beda dari pedesaan namun orang orang tetap melanjutkan aktifitas mereka untuk menjalankan tugas sehari hari mereka seperti biasa, ada yang pergi keluar sekedar untuk berjalan jalan mencari keringat dan ada yang keluar pagi pagi seperti ini untuk menafkahi keluarga mereka, sungguh keluarga yang harmonis dan sangat rugilah orang yang tidak keluar dipagi hari yang cerah ini sebagai contohnya pria yang masih saja terbaring molor didalam kamarnya sambil berpose layaknya seorang yang lembur semalaman saking mengantuknya. bukan karena pergulatan antara lawan jenis sampai sampai membuat pria itu tidak bangun sampai jam segini tetapi karena sesuatu yang diluar pemikiran manusia biasanya

"haahh..! nyam nyam nyam.." lenguh pria yang masih terbaring dikasur atau bisa disebut naruto sambil meregangkan tubuhnya diatas kasur , dan saat dia selesai melakukan gerakan kecil itu, naruto teringat dengan kejadian sebelum dia sampai disini. "aku butuh penjelasan!" setelah naruto berkata seperti itu kemudian dia bersila di atas kasurnya dan berkonsentrasi untuk menemui hewan rubah yang ada didalam tubuhnya

MINDSCAPE

setelah naruto cukup berkonsentrasi akhirnya dia membuka matanya dan tepat dihadapannya terdapat mahkluk berbulu besar yang saat ini perkiraan naruto tengah tertidur lelap. "ooyy...kurama! bangun..!" ucap naruto setengah berteriak untuk membangunkan kurama yang tengah tertidur

"ada apa gaki! apa kau tidak tau kalau aku sedang tertidur..!" ucap kurama yang tidak terima kalau dirinya dibangunkan. "aah..! kau bisa lanjutkan tidurmu itu sesudah aku bertanya!" ucap naruto santai. "tanya kan saja sepuasmu. aku sudah mengumpulkan semua kata kata untuk menjawab pertanyaanmu!" ucap kurama dengan tampang sombong. "baik..! akan kutanyakan sesuatu kepadamu. kalau aku telah sadarkan diri seharusnyakan bukan dirumah orang dan mana mungkin kan kalau aku sudah mempunyai rumah sebelum aku kedunia ini?"tanya naruto kepada kurama. "sebelum kau bangun akulah yang terbangun duluan dan aku juga menyadari mengapa kita bisa dirumah ini. sebenarnya ini memang bukan rumahmu tetapi dirimu lah yang telah mengantikan posisi orang yang tinggal disini jadi kemungkinannya bahwa kau mengambil tubuh orang lain untuk menjadikan dirimu. tetapi bukan kau yang bersalah justru kakek itu lah yang brsalah karena mengantar tubuhmu kedalam tubuh seseorang ini dan asal kau tau kakek itu tidak sembarangan memilih korban untuk menjadikan kau ada dengan orang ini karena semasa hidupnya dia banyak membuat masalah dari hal merampok, memperkosa, berjudi, dan mabuk mabukan maka dari itu dia tidak pantas untuk hidup. maka dari itu kakek menggantikan posisi orang itu dengan dirimu sama seperti konsep edo tensei!" jawabkurama panjang lebar. "oohh...!darimana kau mengetahui semua ini kurama, sedangkan saat kita bertemu rikudou sennin itu saja dia tidak ada memberitahukan soal yang begituan?" tanya naruto kebingungan. "kau ingatkan perkataanku saat pertama kali kita berbicara diruangan hampa itu?"
tanya balik kurama kepada naruto. "ooh..!saat itu kau kau bergumam sendiri bahwa aku memang sudah ditakdirkan. seterusnya aku lupa hehehe"ucap naruto sambil menyengir memperlihatkan giginya. "yaa.. saat itu aku memang bergumam sendiri tentang sesuatu yang akan menimpamu disaat kau akan menghembuskan nafas terakhir, rikudou sennin pernah berbicara denganku saat sebelum aku disegel didalam tubuhmu"

FLASHBACK ON

"shiki fujin!" dan saat itu pula hewan berbulu raksasa itu terhisap oleh tubuh anak bayi yang tengah menangis karena akan tumbuh besar tanpa orang tua

saat sudah memasuki tubuh bayi berambut kuning itu hewan rubah itu mendapati dirinya dalam kurungan yang sangat besar dan muat untuk dia tinggali. "sial..! padahal sedikit lagi aku pasti bisa keluar dari fuin ini tetapi gara gara hokage itu jadinya aku harus menunggu lagi didalam kurungan ini bertahun tahun dan menjadikan anak ini jinchuriki. dia pasti tidak akan bertahan hidup dengan adanya aku disini!" kesal rubah berekor sembilan itu

"yang kau ucapkan itu salah besar kurama, kau tidak tau bahwa anak ini akan menuntunmu untuk membuang semua kebencian yang ada pada dirimu dan asal kau tau, mungkin dia akan menjadi pengantiku disaat yang akan datang." ucap seseorang yang baru saja sampai dihadapan kurama

kurama yang mengetahui dari mana asal suara itu menoleh dan mendapati seseorang yang tengah berdiri dihadapan kandang fuin. "sejak kapan kau berada disini kakek tua. bukannya kau telah mati!" kata kurama sambil menatap kakek kakek yang berada tepat dihadapan kurungan besi itu

"aku hanya sebentar saja disini kurama jadi aku tidak akan berbanyak cakap. aku datang kesini hanya ingin memberi tahu kau bahwa anak ini akan membawa kedamaian didunia shinobi ini dan sebagai penggantiku juga jadi, saat waktunya tiba berbaik lah dengan dia." ucap kakek itu seperti orang yang ingin menghembuskan nafas terakhir

"aku tidak bisa berjanji. tapi, aku akan melakukan yang terbaik karena kau yang mengatakannya kepada ku bahwa anak ini akan jadi seperti kau! para biju yang lain pun akan iri padaku bila anak ini akan jadi sepertimu maka dari itu aku akan bersikap sedikit baik kepada dia!" kata kurama sembari melihat kearah anak yang ada di tubuhnya."dan juga setelah dia mengapai kedamaian itu mungkin dia tidak akan merasakan apa yang dia harapkan selama ini. dia akan mati sama sepertinya halnya para keturunan ashura dan indra yang selalu bermusuhan jadi dia mungkin akan mati bersama indra!"kata kakek itu sedih karena setiap keturunan anaknya pasti saja tidak pernah aku dan selalu berharap berada yang paling atas

"aku tak akan membiarkan itu terjadi, aku akan mengawasinya terus. jika perlu aku akan membantunya!"janji kurama terhadap kakek yang ada dihadapannya ini

"aku mengharapkan itu kurama. dan saatnya aku pergi. ingat!, ceritakan soal ini saat dia telah siap" ucap kakek itu sembari tubuhnya bercahaya pendar yang semakin lama semakin transparan

"pasti kek..." ucap kurama sambil menitiskan air mata karena tidak bisa bersama dengan pemilik aslinya lagi

FLASHBACK OFF

naruto yang mendengarkan cerita dari kurama tadi akhirnya mulai memahami mengapai dia bisa disini. "artinya.. aku memang akan ditakdirkan akan mati dari saat aku lahir. kenapa kau tidak memberitahu aku kurama?" tanya naruto sambil mengeluarkan air mata yang saat ini sangat susah untuk dibendungnya

"karena.. aku takut kau tidak akan mampu menjalani kehidupan normalmu lagi naruto. coba kau pikir, apa setelah aku memberitahu kau maka kau akan menjalani hidup mu seperti biasanya setelah kau mengetahui bahwa kau akan mati sebelum mengapai impianmu. kau berjanji ingin menjadi hokage dan akan menyelamatkan dunia shinobi tetapi kau akan mati sebelum kau merasakan kursi hokage, bukankah kau akan depresi setelah kau mengetahui semua ini?" ucap krama menceramahi naruto, tidak biasanya kurama berbicara panjang lebar seperti ini. "tetapi aku telah menyelamatkan dunia shinobi dan aku telah meyakinkan sasuke untuk tidak melakukan perbuatannya. tapi, kenapa aku masih saja mati?" ucap naruto dengan tenang tapi dia masih tidak sanggup menahan air mata itu

"ya... aku juga terkejut karena kau masih bisa menyelamatkan semuanya. tetapi karena kau terlalu memaksakan diri jadi ya kau banyak kehilangan chakra dan darah terus mengalir ditangan kanan mu dan juga tangan kiri sasuke. tetapi kalian masih saja memaksakan diri untuk mengeluarkan para shinobi dari genjutsu bulan itu jadinya kalian kehabisan chakra dan darah yang menyebabkan kalian berdua mati"ucap kurama berceramah lagi

"ooh..sokka..!" ucap naruto seperti orang putus asa sambil menghembuskan nafasnya dengan pelan. "baiklah. aku akan menjalani kehidupan biasaku didunia baruku ini dan kemungkinan akan kugapai kedamaian didunia ini juga. hahh... seperti dejavu yah" kata naruto sambil mengelap air matanya mengunakan baju lengannya. "dan sekarang aku ingin bertanya juga kepadamu" tanya naruto kepada kurama dan kurama hanya mengangguk lemah saja yang mau tidak mau harus menuruti kemauan pria rambut kuning itu karena sudah berjanji untuk memberi tahukan semuanya yang dia tahu

"mana senjata yang rikudou jiji itu berikan kepadaku?" pinta naruto sambil merentangkan tangan kehadapan kurama berharap akan mendapatkannya dari monster rubah itu

"untuk saat ini kau tidak boleh memegang senjata itu karena kau masih belum bisa mengunakan chakra." sergah kurama dengan cepat

"HEHH..!kenapa bisa?, kata rikudou jiji kan aku masih bisa menggunakan chakra walaupun didunia ini?" teriak naruto harap harap cemas takut ucapan rikudou sennin itu berbohong

"kakek tua itu tidak berbohong naruto. hanya saja kau baru mendapatkan tubuh baru jadi chakramu harus menetralkan untuk menyatu ketubuh orang yang tidak mempunya aliran chakra. padahal jika tidak ada aku didalam tubuhmu mungkin kau akan lumpuh untuk hari ini tetapi aku membantumu untuk tetap bisa bangkit jadi berterimakasih lah kepadaku?" sombong kurama. baru kali ini naruto bisa melihat kurama yang sangat ooc dan sangat langka ini

"hahh..! baiklah. arigatou kurama-CHAN...!" ucap naruto menekankan kata CHAN pada ucapannya tadi

"aku ini laki laki naruto.. dan jangan sembarangan memberi nama kepada san 'kyuubi no yoku'!" ucap kurama yang hari mulai kumat penyakitnya

"ha'i.. ha'i... kau ini masih saja yah menyebalkan. tidak didunia shinobi dan disini kau juga ingin seperti itu, mau jadi apa kau?" ucap naruto tersenyum meremehkaqn sang kyuubi no yoku

"URUSAI...! MEMANG SIAPA YANG MULAI DULUAN HAHH...!" teriak kurama geram kepada naruto sedang kan naruto hanya tertawa. dan lama kelamaan kurama pun ikut tertawa, entah kenapa rasanya senang sekali bisa akrab seperti ini

akhirnya naruto mengakhiri tawa canda mereka diiringi oleh kurama yang mulai berhenti tertawa juga. "nee.. kurama.. setelah ini aku harus apa, masa aku harus berdiam diri dirumah yang jelas bukan rumahku apalagi bau alkohol yang menyerukan dirumah ini?" tanya naruto kebingungan karena tidak tahu harus memulai dari mana

"bakayaro...! kau dengarkan apa yang diucapkan oleh rikudou sennin kepadamu saat masih bersamanya?" tanya balik kuram kepada naruto

FLASHBACK ON

"kau masih bisa menggunakan kekuatan ashura sepenuhnya, jadi jangan menahan diri bila orang tersayangmu merasa terancam dan pergilah kesekolah karena kau akan mendapatkan banyak ilmu dan informasi disana sekaligus mencari teman yang bisa kau percaya disana!" ucap rikudou sennin sembari tersenyum

FLASHBACK OFF

"humm.. humm... aku ingat" jawab naruto sambil mengganguk angguk kan kepalanya keatas dan kebawah

"nah..! mulai dari situ lah kau naruto.."perintah kurama kepada naruto

"tapi... apakah harus. aku payah kalau soal kepintaran. kecuali soal pertarungan" jawqab naruto dengan tampang polos. sedangkan kurama sudah berkeringat dingin menghadapi sikap polos naruto

"BAKA...! CEPAT KERJAKAN SANA!. AKU MULAI MUAK DENGAN MU!. AKU HANYA INGIN TIDUR...!" tutur kurama memuntahkan semua yang ada didalam hatinya

naruto yang dibentak pun akhirnya ketakutan dan berkonsentrasi untuk kembali kedunia nyata

WORLD REAL

setelah naruto berkonsentrasi akhirnya dia pun keluar dari mindscapenya dan segera menbersihkan semua kotoran yang ada dirumahnya yang baru baru ini jadi rumah barunya naruto. "sebenarnya aku tidak suka bersih bersih. tetapi rumah ini sangat kotor malahan sangat kotor dari rumahku saat masih didunia shinobi" gumam naruto entah kepada siapa. "yosh.. baik lah.. tidak ada pilihan lain selain membiarkan semua ini karena jam pendaftarannya akan segera tutup!" akhirnya naruto membiarkan saja ruangan ini menjadi kotor karena dia belum bisa membuat kagebunshin.

setelah naruto mandi dia pun memeriksa siapa tau dia mempunyai seragam sekolah walaupun hanya celananya saja. akhirnya naruto menemukan baju dan celana sekolah tetapi naruto ragu untuk menggunakannya jadinya dia hanya memakai celana sekolah berwarna celana hitam dan seragam biru berkerah dan memakai sweater putih kekuning kuningan

sebenarnya cuacanya panas tetapi dari pada dia malu lebih baik dia memakai sweater. "naruto..! pakailah ini" ucap kurama dari telepatinya sambil menyerahkan selembar syal berwarna hitam dengan cara ajaib dihadapan naruto

"apa ini.. kau mau menyuruhku mati karena malu hahh..!" ucap naruto kepada kurama lewat telepati

"bukan itu maksudku naruto.. kau tadi sangat ingin kan menyentuh gudoudama milik rikudou sennin kan?" ucap kurama sambil mengingatkan naruto soal dia ingin sekali mendapatkan tongkat itu. "ini adalah gudoudama special yang bisa kau bentuk sesuka hatimu walaupun sampai menjadikannya selembut ini. jadi aku tidak akan memberikannya seperti tongkat tapi aku mengubahnya menjadi syal supaya kau mudah membawanya kemana mana tanpa merasa kepanasan walaupun memakai syal dipagi hari. jika kau sudah bisa menggunakan chakra lagi maka kau bisa membuatnya menjadi bentuk apa saja sesuka hatimu" ucap kurama sedangkan naruto hanya menanggapi pertanyaan kurama hanya memasang wajah terpukau

"wooh... sugoi! bahkan gudoudamaku hanya bisa berbentuk seperti pedang dan tameng, arigatou kurama..." ucap naruto sembari berterimakasih

akhirnya naruto berangkat dengan memakai celana hasil jerih payahnya mencari didalam lemari yang berantakan. saat ini naruto memakai baju sweater abu abu kekuningan dengan dalaman baju koas putih dan syal berwarna hitam seperti syal ibunya tetapi berwarna hitam yang sebenarnya itu adalah gudoudama yang dibentuk oleh kurama karena keinginan naruto yang tidak bisa dibantah

saat melewati gang kecil naruto nampak merasa bingung. 'jika aku ingin pergi kesekolah aku harus kearah mana?. jalannya saja aku tidak tau?' pikir naruto dalam hati. dia berniat untuk menanyai kurama tetapi kurama sudah tidur terpaksa dia harus mencarinya sendiri

saat naruto memasuki gang sempit naruto melihat perempuan yang memakai baju sekolah sedang dikepung oleh sekumpulan anak anak nakal yang ingin melecehkannya

"hey..gadis manis, mau kemana?" ucap dari salah satu anak anak nakal itu sambil sedikit sedikit menyentuh bagian tubuh sang perempuan. "maukah kau bermain bersama kami? kami kesepian ni" ucap pria yang mulai mendekati perempuan tersebut seperti orang yang ingin mencium

perempuan itu menangis sambil merintih untuk segera dilepaskan. "tolong.. ja-jangan se-sentuh aku, a-ampunilah a-aku..!" ucap perempuan itu sambil memohon untuk segera dilepaskan

naruto yang sudah melihat kejadian itu mulai berlari kencang kearah sang preman yang akan mencium perempuan itu sambil mengepalkan tangan untuk dia layangkan kepada preman tersebut. "bughh!" tinjuan keras naruto akhirnya sampai dipermukaan pipi itu sampai preman itu terjatuh

setelah dia memukul preman tersebut dia langsung menarik perempuan itu kebelakangnya. "cepat lari sebelum terlambat!" ucap naruto sambil menarik perempuan itu keluar dari gang kecil

salah satu dari teman si preman pun tidak tinggal diam, dia mengambil pisau lipatnya dari katong celananya dan langsung menyayat tangan kiri naruto. "syut!"tangan naruto akhirnya terkena sayatan itu dan mengeluarkan sedikit cairan darah

saat sudah keluar dari gang tersebut akhirnya naruto bernafas dengan lega. "akhirnya... kita bisa keluar dari gerombolan preman itu. apa kau tidak apa apa?" ucap naruto sambil menoleh kepada wanita tersebut dan betapa terkejutnya naruto saat melihat wanita tersebut menangis sambil melihat naruto bagaikan para preman jahat. "pasti kau akan berbuat seperti apa yang dilakukan para preman itu padaku. iyakan?" ucap perempuan tersebut sambil memandang naruto bagaikan penjahat kelamin

"HEEHHH...!mana mungkin aku berbuat hal senonoh seperti itu!" ucap naruto terkejut akan pernyataan dari perempuan dihadapannya ini

"aku tidak percaya!"ucap perempuan tersebut sambil memeluk kedua kaki nya dengan wajah yang menghadap kebawah

tak disangka sangka bahwa naruto saat ini tengah melilitkan syalnya hitamnya ke leher jenjang perempuan tersebut. "apakah ini bisa menjadi bukti bahwa aku tidak seburuk yang kau katakan?"ucap naruto lugu, sedang perempuan tersebut menggangkat kepalanya dan secara langsung bertatapan mata dengan naruto yang menampilkan pupil berwarna biru shappire yang baru kali ini dia lihat

tanpa diduga bahwa perempuan terus memandang mata naruto semakin pula pipinya memerah karena melihat naruto. 'tampan sekali dia..'batin perempuan itu

"oohya..!apa kau tau sekolah yang ada didekat sini. aku kebingungan mencari arah karena aku orang baru disini?"ucap naruto polos sambil tersenyum. reaksi perempuan tersebut hanya menggangukkan kepalanya dan naruto mengerti kalau itu adalah 'iya'

perempuan itu hanya terdiam memandangi naruto. "ohya.. perkenalkan namaku naruto uzumaki. salam kenal!" ucap naruto sambil mengulurkan tangan sedang kan perempuan itu hanya mengulurkan tangan nya sambil malu malu. "namaku kotomi basara. salam ken-" ucap gadis itu terpotong saat melihat tangan kira naruto yang mengeluarkan darah dari bekas sayatan preman

"aa..kau terluka, tunggu sebentar" ucap kotomi tersebut cemas sambil memeriksa tas miliknya dan ternyata kotomi itu mengeluarkan sesuatu yang kita tau adalah plaster

setelah memasangkan pelaster ketangan naruto akhirnya naruto membuka mulut. "nee.. apa kau mau mengantarku ke sekolah?" pinta naruto kepada kotomi

"tentu!" ucap kotomi sembari tersenyum mengiyakan ucapan naruto

selama perjalanan mereka berdua hanya mengobrol seperti halnya orang biasa. dan tidak terasa mereka pun sampai didepan gerbang sekolah kouh

"aku hanya bisa mengantarmu sampai sini saja karena waktu pelajaran akan segera berlangsung jadi aku harus cepat. tidak papa kan kalau aku tinggalkan kau disini? kau kan sudah tau tempat ruangan kepala sekolah?" tanya kotomi kepada naruto

hmm.. kau pergilah duluan, aku mengerti kok"ucap naruto mengerti akan sekolahan ini karena sudah diberitahukan oleh kotomi

"baiklah.. jaa nee.." ucap kotomi sambil meninggalkan naruto

POV kotomi

haahh..senangnya bisa ketemu naruto dan untung saja dia menyelamatkan ku. kalau dia tidak ada mungkin aku sudah tidak suci lagi. saat aku memasuki kelas aku disambut oleh teman teman ku dan tentu saja itu tidak berlangsung lama karena bel ssudah berbunyi dan guru pun sudah memasuki ruangan keals jadi mana mungkin aku bisa mengobrol dengan teman temanku

POV kotomi end

"baiklah anak anak! kalian mendapatkan teman baru mulai sekarang dan dia mengantikan murid yang bernama akihito karena dia pulang kerumahnya dan tidak akan kembali kesini lagi, tetapi sepupunya lah yang akan menggantikan akihito untuk belajar dikelas ini lagi" pemberitahuan guru saat dia sudah masuk kelas sambil memanggil murid pindahan itu. "baiklah.. uzumaki naruto silahkan masuk!" panggil guru itu kepada murid baru

kotomi yang berada dikelas itu pun terkejut karena dia sangat mengetahui siapa itu uzumaki naruto.

dan tiba lah naruto memasuki kelas barunya dan memperkenalkan diri. "perkenalkan namaku uzumaki naruto murid baru disekolah ini. mohon bantuannya minna" ucap naruto sambil tersenyum kepada semua murid yang saat ini berada didalam tersebut

sedangkan reaksi para murid perempuan hanya menatap naruto dengan tatapan malu sekaligus kagum. ingin mereka meneriaki naruto tetapi para murid tahu bahwa guru yang mengajar saat ini adalah guru kiler jadi tidak bisa menyoraki naruto

sedangkan kotomi sudah tidak bisa menahan senyumnya lagi karena mengetahui pria yang menolongnya pagi ini sekelas dengannya

TBC

sebelumnya saya minta maaf karena chapter 1 sangat lah pendek tapi tenang ajj karena dichapter dua ini sudah saya perpanjang. oke saya akan membalas review dari semuanya walaupun tidak banyak

DAMARWULAN: naruto disini memang menikmati hidupnya dengan kedamaian tetapi ada saatnya naruto mencari kedamaian yang bukan cuman untuk dirinya tetapi untuk semua orang yang berada didunia ini. jadi rikudou sennin hanya bisa memindahkan naruto kedunia dxd untuk memperbaiki keadaan yang saat ini terjadi didunia dxd,maka dari itu saya buat narutonya masih memiliki kekuatannya

kepala duren: ini sudah lanjut

denitria: sudah diperpanjang kok malah sangat panjang lagi

fenixrojo36: apa ann tu

oke.. sebelumnya aku mau ngasih tau kalau karakter naruto disini seperti tanaka kou(kalau tidak tau bisa buka anime ao haru ride) tetapi sikap naruto masih sama seperti didunia shinobi tetapi sekarang agak sedikit dewasa.

dan juga saya disini bikin oc juga tapi enddk banyak kok cuman dua yang akan mendampingi cerita naruto disini. yang pertama adalah mikoto basara karakternya seperti yoshioka futaba tetapi warna rambutnya saja dan postur tubuhnya yang membedakan karakter aslinya(kalau tidak tau juga buka aja ao haru ride) dan prilakunya sama seperti dianime nya

dan satu lagi namanya adalah mei sakuro,karakternya sama seperti makita yuuri di anime ao haru ride tetapi rambutnya berwarna hitam dan perilakunya pemalu tetapi sangat perhatian

oke mungkin sampai sini dulu penjelasannya dan juka kalian berkenan silahkan tinggalkan jejak kalian terserah mau flame atau sekedar review supaya saya perjuangan saya tidak sia sia

oke saya pamit

rinnegan ceplok logout.