YOU AND I

Chapter Sebelumnya

"Kupikir aku akan memberitahukan siapa yang akan berada di posisi penyembuh ataupun petarung sekarang ini. Untuk posisi penyembuh: Teuki hyung, Heechul hyung, eunhyukkie, ryeowookkie, kibummie, dan henry-ah. Sisanya tentu saja akan menjadi petarung." Ucap sungmin. Dilihatnya sekelilingnya, ada yang memasang ekspresi senang, ada juga yang memasang ekspresi masam. Karna tidak ada yang bicara, sungmin berniat melanjutkan penjelasannya.

"Untuk pengubahan itu sendiri, aku tidak akan memodifikasi kalian satu persatu karna itu akan memakan waktu yang lama. Jadi, aku akan membuat mikro untuk dipasangkan pada tubuh kalian. Aku hanya menggunakan tubuh donghae sebagai contoh untuk mecocokkannya dengan mikro yang akan dibuat nanti. Dan aku juga akan meminta DNA kalian agar dapat dicocokkan dengan mikro kalian nanti." Lanjutnya. Semua orang pun mengangguk. Dan rapat selesai.

Chapter 2

~o0o~

Cast : KyuMin + others pairing.

Summary : Sungmin, pria jenius pergi ke masa depan untuk mencari ramuan agar kyuhyun, sang patner, dapat bangun dari 'tidur' panjangnya. Dengan bantuan 13 manusia android buatannya dan juga sang patner.

Disclaimer : FF ini terinspirasi dari Mvnya IU- You & I. Hanya dirombak agar menjadi seperti yang author inginkan. Cast milik tuhan & diri mereka semdiri. Tapi Kyuhyun khusus untuk author kekeke~ *bow*

Genre : Sci-fi, Adventure.

Warning : OOC, Typo(s), Alur amburadul, kalimat alien(?), cerita ngelantur, dll.

Happy Reading! RnR Please^^

~o0o~

"Hyung kau sudah siap?" tanya kibum pada donghae. Kita lihat kondisi mereka sekarang. Disebelah utara, Donghae sedang berbaring di atas sebuah kotak besi berbentuk persegi panjang. Sedangkan tubuh donghae sudah dipenuhi berbagai macam kabel yang menjulur ke atas ataupun masuk ke dalam kotak besi yang ditindihnya. Kibum yang berjaga disamping donghae untuk mengetahui kondisi yang akan dialami donghae selama proses pengambilan sample untuk penelitian mereka. Sungmin yang berada disebelah barat terus memperhatikan layar besar didepannya,layar yang akan berisikan data tubuh donghae yang nantinya akan diambil sample dan mencocokkannya dengan mikro yang hampir selesai. Di sebelah timur, leeteuk juga memperhatikan layar besar yang sama seperti sungmin, bedanya layar tersebut berisikan tanda-tanda kehidupan donghae.

"Aku siap kapanpun kalian siap, hehehe.." jawab donghae sambil memamerkan senyumnya.

"Bagaimana jika tidak berhasil, lalu kau mati hyung?" tanya kibum datar. Mencoba menakut nakuti hyungnya.

"A-aku yakin ka-kalian ak-kan melakukan yang terbaik. Iyakan? Iyakan master-ah? Teuki hyung?" jawab donghae panik. Takut juga jika percobaan ini gagal, pikirnya.

"Aku pasti akan melakukan yang terbaik hae, tapi tidak tahu apakah kibummie dan teuki hyung juga akan melakukan hal yang sama sepertiku atau tidak.." tambah sungmin. Sepertinya dia mendukung kelakukan kibum untuk menakut nakuti donghae. Usil eoh?

"Ck. Berhentilah membuat donghae takut sungminnie, kibummie. Kami pasti akan melakukan yang terbaik, donghae-ya. Percayalah.." decak leeteuk untuk menenangkan donghae sekaligus menghentikan kegiatan mari-menakut-nakuti-donghae.

Mata donghae menyipit sambil memandangi kibum yang sedang konsentrasi dengan kabel-kabel ditubuh donghae. "Benarkah kibummie? Kau akan melakukan yang terbaik 'kan? Kau tidak akan membiarkan aku mati di percobaan ini 'kan?" tanya donghae dengan mata yang masih menyipit.

"Kau berisik hyung, tentu saja kami akan melakukan yang terbaik. Lagipula sungmin hyung tidak akan membiarkanmu mati, jadi tenang saja." Jawab kibum masih dengan ekspresi datarnya.

"Arra, I believe you, kibummie"

"You can believe me , hyung"

"Dalam hitungan mundur kita akan memulainya, bersiaplah donghae-ya. Lima.. empat.. tiga.." komando sungmin.

Wajah donghae berubah tegang. Leeteuk yang mulai serius memperhatikan layar yang berisikan kehidupan donghae. Kibum yang mulai memperhatikan seluruh tubuh donghae secara intens. Dan sungmin masih menghitung mundur.

"dua.. sa-tu.. Klik" bunyi tombol yang menandakan percobaan mereka dimulai pun terdengar. Donghae pun otomatis non-aktif, namun detak jantungnya masih ada dan masih dikontrol leeteuk.

"Aku akan mengambil DNA milik donghae. Bersiaplah kibummie" perintah sungmin pada kibum. Kibum pun bersiap-siap. Pengambilan DNA dilalui dengan lancar tanpa ada respon negatif dari tubuh donghae. Usai pengambilan DNA, dilanjutkan dengan memasukkan sample DNA ke mikro lalu memasangnya di tubuh donghae.

"Bagaimana jantungnya?" tanya sungmin tanpa menolehkan pandangannya dari layar besar dihadapannya. Tangan dan otaknya pun tidak berhenti bekerja, berusaha memaksimalkan percobaan mereka dan meminimalkan kegagalan ataupun kesalahan.

Leeteuk yang merasa ditanya pun menjawab, "Detak jantungnya normal, tapi aku khawatir jantungnya menjadi tidak stabil saat mikro itu dimasukkan"

Tak dapat dipungkiri jika mereka khawatir, terutama sungmin sendiri. Dia takut percobaannya akan gagal, takut tubuh salah satu sahabatnya manjadi rusak atau parahnya.. mati. Ditepisnya pemikiran negatif itu dari kepalanya, kembali bekerja untuk mendapatkan hasil maksimal tanpa kerugian sedikitpun.

~Sementara itu diluar labolatorium, tepatnya di ruang keluarga~

"Apakah akan berhasil?" tanya ryeowook entah pada siapa.

"Semoga berhasil" ucap henry. Mereka semua khawatir, terlihat dari wajah mereka. Ada yang berwajah kusut, takut, khawatir atau tidak sabar.

"Master-ah pasti berhasil. Aku percaya itu.." ucap eunhyuk sambil tersenyum sendu. Lantas semua yang berada disana menolehkan kepala ke arahnya, lalu tersenyum membenarkan ucapan eunhyuk.

"Aku masih penasaran kenapa kau memanggil sungmin-ah dengan sebutan master? Bukankah sungmin sudah memaksa kita untuk tidak memanggilnya dengan nama itu lagi?" tanya pria tiang bendera*plak* maksudnya pria tinggi menjulang dengan rambut merahnya, zhoumi.

"Karna aku sangat berterima kasih padanya" jawab eunhyuk sambil memamerkan senyum tulusnya ke arah zhoumi.

"Aku, manusia android pertama yang diciptakannya.." lanjut eunhyuk dengan wajah yang kembali melihat lantai. Seolah olah lantai adalah pemandangan terbaik sekarang ini.

Semua diam, masih ingin mendengar kelanjutan ceritanya, "Keadaanku sangat parah dulu, dan sangat.. lemah. Bahkan yang masih normal hanya tinggal jantungku saja, sedangkan organ tubuh lainnya rusak parah." Eunhyuk menghembuskan nafasnya. Berusaha mempersiapkan mental untuk membuka kembali masa lalunya.

"Mungkin diantara kalian, dulu kerusakanku lah yang paling parah. Bahkan saat itu aku sendiri sudah tidak ingin hidup, rasanya ingin cepat-cepat mati. Namun disaat-saat seperti itu master sungmin dan master kyuhyun datang, mereka membawaku kesini, kerumah mereka yang juga markas mereka. Organku rusak parah karna pembunuhan berantai yang dialami keluargaku, bahkan kupikir sudah tak dapat digunakan lagi. Tapi-" eunhyuk menghentikan ceritanya. Kembali menghembuskan nafas berat, lalu tersenyum simpul.

"Tapi master kyuhyun berhasil membuat organ tubuhku kembali berfungsi, meskipun ada beberapa yang dibantu dengan alat milik master sungmin. Setelah itu aku dapat terbangun lagi. Saat membuka mata, yang pertama kulihat adalah wajah master sungmin dan master kyuhyun dengan ekspresi bahagia dan khawatir. Awalnya semua berjalan dengan baik. Namun setelah itu beberapa organ tubuhku kembali melakukan komplikasi, komplikasi waktu itu lebih parah.. kupikir sudah sampai puncaknya. Saat itu master sungmin membicarakan keinginannya untuk mengubahku menjadi manusia android, ia menjelaskan apa keuntungannya jika berhasil, dan apa kerugiannya jika gagal. Aku menyanggupi keinginannya, karna aku tak ingin berlama-lama dalam kondisi seperti ini. Meski dengan keraguan, kami melakukan percobaan ini. Aku sempat takut, bahkan menangis. Namun master sungmin berkata padaku-" eunhyuk mengangkat kepalanya. Lalu memperhatikan semua yang ada disana satu persatu sambil memberikan senyum tulusnya, membuat semua yang dari tadi mendengarkan ceritanya ikut tersenyum.

"-'Eunhyukkie jika kami gagal, aku bersumpah tidak akan melanjutkan penelitian ini lagi. Namun jika berhasil aku juga bersumpah akan terus menyayangimu seperti sekarang, dan aku tidak akan pernah menyianyiakanmu. Percayalah padaku dan kyuhyun, juga dirimu sendiri bahwa kita akan berhasil'. Setelah itu aku pun tenang, dan percobaan dilakukan. Dan seperti sekarang lah hasilnya. Mereka menyempurnakan aku dan kalian." eunhyuk memberikan senyum bahagianya sambil melihat kelangit langit, merasa bangga karna telah hadir dalam keluarga ini.

Semua terdiam. Memandang sendu pada eunhyuk namun dengan senyum kebanggaan. Bangga karna mereka bisa tercipta dari tangan hebat sungmin dan kyuhyun.

"Semoga mereka benar-benar berhasil" ucap hangeng memecah keheningan. Dan dijawab dengan anggukan oleh semua yang berada disana.

"Aku akan melihat keadaan kyuhyunnie" ucap yesung lalu pergi dari sana, menuju ke kamar kyuhyun yang sekarang dipenuhi alat-alat untuk mempertahankan hidupnya.

~o0o~

Langkah yesung terhenti ketika ia sudah tepat berada didepan sebuah tabung yang didalamnya terdapat kyuhyun dengan selang-selang kehidupannya.

"Kau tau? Sungmin sudah banyak berusaha semenjak kau tertidur. Bangunlah dan dampingi dia." Ucap yesung dengan wajah datar namun sendu.

~Kembali ke labolatorium~

Sungmin telah berhasil menyempurnakan mikro ciptaannya, dan bersiap untuk memasukkannya ke dalam tubuh donghae. "Aku akan memasukkannya. Bersiap-siap dan lakukan yang terbaik". Dengan perlahan sungmin memasukkan mikro ciptaannya ke tubuh donghae dengan bantuan kibum.

Dan proses pemasukkan mikro pun selesai, sungmin segera kembali ke posisi awalnya.

Tidak ada tanda tanda berarti di menit menit pertama. Namun di menit kedua tubuh donghae memberikan respon.

"Detak jantungnya tidak stabil" ucap leeteuk yang mulai sibuk untuk menstabilkan detak jantung donghae.

"Ada perubahan dalam tubuhnya! Tubuhnya seperti kejang-kejang, apakah detak jantungnya menurun drastis teukie hyung?" ucap kibum. Ada nada kekhawatiran dalam ucapannya. Bagaimanapun juga donghae adalah salah satu anggota keluarganya.

"Tidak, sejauh ini masih sama seperti tadi. Aku sedang berusaha untuk menstabilkan kembali detak jantungnya" jawab leeteuk tanpa menghentikan kegiatannya.

"Perhatikan perubahan tubuhnya kibummie, dan beritahukan langsung pada kami" ucap sungmin.

"Ah, ada beberapa perubahan dengan tubuhnya. Kupikir mikronya mulai bereaksi. Beberapa bagian tubuhnya mulai bereaksi." Lapor kibum.

"Kupikir senjata senjata yang dihasilkan mikro itu mulai terbentuk. Jika donghae bisa bertahan hingga proses mencapai 100% maka tak ada masalah dengan mikro itu" jelas sungmin.

Kibum, leeteuk dan sungmin mulai menghasilkan bulir-bulir keringat. Sama-sama berusaha memberikan kemampuan terbaik untuk percobaan ini.

"70%.." gumam sungmin yang masih dapat didengar oleh dua orang yang bersamanya.

"Detak jantungnya mulai normal" ucap leeteuk yang mulai merasa agak lega.

"Tubuhnya mulai kembali seperti semula" tambah kibum yang secara refleks tersenyum tipis.

"85%.. Teruslah bertahan donghae-ya" ucap sungmin yang mulai tersenyum bahagia.

Tapi kebahagiaan itu tidak berlangsung lama..

"Apa? Kenapa? Detak jantungnya menurun drastis! Bagaimana ini!" ucap leeteuk mulai panik.

"Bagaimana bisa? Padahal sudah tidak ada pemberontakan lagi dengan tubuhnya!" ujar kibum tenang meski tak dapat dipungkiri hatinya juga gelisah.

" Padahal 15% lagi" gumam sungmin lirih. Tangannya terus bekerja untuk mempertahankan donghae, sedangkan otaknya mulai berfikir apa yang harus ia lakukan.

"Kibum! Tukar posisi!" perintah sungmin tiba-tiba, yang dijawab dengan anggukan kibum. Posisi mereka pun bertukar. Kibum yang sekarang mengontrol data tubuh donghae dan mikro yang dimasukkan ke tubuh donghae, dan sungmin yang sekarang berada di samping tubuh donghae yang tergeletak tidak sadar.

"Lee Donghae! Bertahanlah! Kau kuat aku tau itu!" ucap sungmin berusaha memprovokator alam bawah sadar donghae.

"Kau bilang ingin menjaga hyukkie untukku! Kau sudah berjanji hae.." tambah sungmin yang mulai menggigit bibir bawahnya.

"Kumohon bertahanlah.. jangan lagi ada yang seperti kyunnie.. hiks.." satu isakan pun lolos dari mulutnya. Takut. Sungmin benar-benar takut jika harus kehilangan salah satu orang yang disayanginya. Tak boleh. Tak boleh ada lagi yang seperti kyuhyunnie-nya.

"Detak jantungnya.. detak jantungnya mulai stabil! Tuhan.. ini keajaiban!" gumam leeteuk sambil tersenyum haru.

"100%.. Kita berhasil hyung.. kita berhasil..." ucap kibum bahagia.

Ketiganya mulai saling berpandangan, lalu tertawa melepaskan ketegangan yang sebelumnya meliputi ruangan tersebut.

~o0o~

Pintu diruangan itupun terbuka. Semua yang berada di dalam ruang tersebut menolehkan kepalanya pada pintu tersebut, termasuk yesung yang baru saja kembali dari kamar kyuhyun.

Tiga sosok yang diharapkan pun terlihat. Mereka semua menatap penuh harap pada tiga sosok yang sekarang sedang menundukkan kepalanya.

"Gwenchana?" tanya siwon yang sudah sangat penasaran.

"..." tak ada satupun dari mereka yang menjawab. Hal itu membuat semua yang tadinya menunggu disana mulai gelisah.

"Ya! Kenapa tidak menjawab!" bentak heechul yang mulai takut melihat reaksi ketiganya –sungmin, kibum, leeteuk- hanya diam tanpa bergeming sedikitpun.

"..." masih diam. Ketiganya juga masih menundukkan kepala. Membuat beberapa dari mereka mulai menahan air mata yang mendesak keluar.

"Ma-master-ah.. Ke-kenapa.. d-diam? Apakah donghae.. d-dia..." ucapan eunhyuk terpotong ketika melihat ketiganya mengangakat kepala mereka. Kibum yang sekarang memberikan smirk khasnya, leeteuk yang memberikan senyum angelnya, dan sungmin dengan senyum simpulnya.

"Kami berhasil. Hehehe.." ucap sungmin singkat tanpa bisa menyembunyikan tawa bahagianya.

Semua yang tadinya tegang pun menghembuskan nafas lega. Meskipun terdengar isak tangis, namun itu adalah isak tangis bahagia.

~o0o~

"Hae-ya bagaimana perasaanmu?" tanya sungmin pada donghae yang baru saja terbangun usai percobaan mereka.

"Ehhmm.. bagaimana ya. Aku sih merasa sehat-sehat saja. Tapi seperti ada sesuatu yang berbeda di dalam tubuhku" jawab donghae sambil meraba raba tubuh bagian atasnya. Merasa penasaran akan perbedaan di tubuhnya.

"Tenang saja, kau melaluinya dengan sangat baik. Yang kau rasakan itu adalah senjata yang sekarang berada dalam tubuhmu. Dan juga kemampuan petarungmu yang ada di setiap aliran darahmu. Yang harus kau lakukan sekarang adalah mengontrol kekuatan itu, jangan sampai kau salah menggunakannya, arra?" ucap sungmin memberikan penjelasan pada donghae.
Donghae menoleh ke arah sungmin, lalu tersenyum hangat. "Tentu master-ah! Aku akan mengontrol kekuatan ini dan juga merawatnya dengan baik hehehe.."

"Ck, sudah kubilang berapa kali untuk berhenti memanggilku dengan nama master. Kau, eunhyuk dan ryeowook sama saja." Dengus sungmin sambil berlalu meninggalkan donghae yang tengah memakai bajunya, lalu setelah itu mengekor sungmin untuk segera kembali bertemu dengan keluarganya dan juga hyukkie-nya.

TBC

Chapter 2 dataang! adakah yang mengharapkannya? *ge-er*

Apakah kurang panjang? Author ingin lebih panjang lagi, tapi ide udah mentok untuk sementara. Jadii ya ch 2 sampe disini dulu. Akan author usahakan update kilat jika ada yang bersedia mereview, atau malah memberikan saran. Pokoknya makasih banyak yang udah mau mereview ataupun yang mambaca. Meskipun agak kecewa jika ada siders. Tapi author tetep berusaha untuk melanjutkan ff ini!^^ so, Review please~

Balasan review chapter 1 :

deviyanti137 : Oke, ini udah lanjut^^. Gomawo udah review. Kupikir juga begitu, karna ff kyumin bergenre Sci-fi sedikit, jadilah aku buat ff ini. kekeke~

lenyclouds : Gomawo udah mereview. Tenang, ch selanjutnya pasti diperjelas secara bertahap kok. Kalo sungmin memang manusia android tapi kalau kyu masih rahasia hehehe... Di ch selanjutnya bakal dijelasin alesan dan kronologi sungmin menjadi manusia android juga kok. Jadi, pantau terus aja^^

pembacaff : Bersatunya kyumin atau tidak dimasa depan masih menjadi rahasia author kekeke~ Ini udah lanjut kok^^ Gomawo udah review

sitapumpkinelf : Gomawo udah review^^ Ini udah lanjut.

Princess Pumpkins ELF : Itu masih menjadi rahasia kekeke~ *plak* di ch selanjutnya pasti bakalan ada alesannya kenapa kyu bisa 'tidur' kok^^ Gomawo udah review