Suriru Manten No Tours Chap 2
Author : Cielice Phantomhive B'rabbit
Disclaimer : ©Yana Toboso
WARNING! Abal,gaje,bahasa campur2,yaoi,school,friendship,comedy
Yak! Ohayou Minnaaaa! XD kembali lg dengan saya..dan asisten baru saya…yaitu Yui..berhubung saya dah slesai ujian..;p nah..yui,dialah yang bantu saya membuat fic kali ini..=v=b karna itu..maafkan kami apabila fic ini makin abal,gaje,bahasanya makin campur2..berhubung authornya rada amnesia..dan asistennya pun rada telmi..=v=b ok…langsung aja yaa..XD
"Eh..lihat tuh Ricchan!" seorang gadis teman cielice tiba2 nunjuk ke arah sebuah kuil
"Hah? Kenapa?"
"Lihat kuil itu! Rame banget..pasti orang-orang mau lihat ramalan mereka! Aku mau ke sana ah! Ricchan ikut?"
"Ah..boleh deh.."
Lalu..
"Horeeeeeeeee! Aku dapat 'untung besar'! Kalau Ricchan?"
"Untung..yah..paling tidak bukan sial..ahahhaha..XD"
"Lho? Cielice dapat 'untung' ya?"
"Eh..yuichi nii-san? Mang yuichi nii-san dapat apa?"
"Untung juga..ahahahah XD"
"Ciel nii-san dapat apa ya?" Tanya cielice penasaran
"Ah..kalau tidak salah tadi aku lihat dia dapat untung besar..terus Sebastian juga dapat untung besar.."
"Wah..gtu ya..kayaknya banyak yang dapat untung ya?"
"Ahahaha..mungkin begitulah..XD"
Wisata ini masih berlanjut terus…hingga tak terasa sudah malam dan waktunya pembagian kamar untuk para siswa yang dibacakan oleh guru ternakal..siapa lagi kalau bukan PAK GURU SEBASTIAN? XD
"Nah..pembagian kamarnya acak-acak ya..jadi anak perempuan sekamarnya dengan anak cwo..dan harus berbeda tingkat kelas.."
"APAAAAAAAAAAAAA?" serentak anak-anak dalam hotel itu teriak ga karuan mendengar perintah dari guru yang sedikit menyebalkan itu..
"Tunggu pak guru! Aku ga mauuuu!"
"Aku juga ga mau pak! Ihhh..ogah ogah dehh!"
"Sudah..sudah…apa yang ditulis disini tak bisa diubah.." jawab guru nakal itu dengan entengnya
"Huuh! Pak Guru licik nihhh!"
"Iya! Pak Guru licik!"
"Sudah…baiklah kita mulai..pertama.. Kaze Mizuhara kls 3-1 dengan Rika Natsuki kls 1-2..di kamar no 1 selanjutnya…"
Begitulah seterusnya..setiap dibacakan nama 2 orang anak yg sekamar..pasti salah satunya teriak..atau malah dua-duanya teriak contohnya saat nama cielice disebut..
"….Cielice Phantomhive kls 1-3…dgn Yuichi Phantomhive kls 2-2…di kamar no 56"
"APAAAAAAA?" teriak kedua serentak (asisten nyiapin headset..XD)
"KENAPA AKU HARUS SEKAMAR DENGAN YUICHI NII-SAN SIHH?"
"Memangnya kenapa Cielice?" Tanya guru sok pasang muka bego gtu..
"Masa aku harus sekamar dengan murid yang sama otak mesumnya dengan pak guru? Dengan kata lain murid keturunannya pak guru! Sama2 otak mesum!" –author digorok sama yuichi yg asli,asisten cekikikan- (author tendang asisten ke samudra hindia..)
"Yahh..itu kan sesuai yang tertulis di kertas ini…baiklah..silahkan masuk ke kamar kalian masing2..di setiap pintu sudah ada kuncinya..setelah itu..kalian mandi di kamar mandi yang ada di kamar mandi kalian masing2…sekarang..bubar!"
"Tunggu dulu!"
"Ada apa lagi cielice?"
"Tadi..nama ciel nii-san belum disebutkan..dia sekamar dengan siapa?"
"Yahh..karna jumlah kalian semua 241..terpaksa ciel yang tersisa sendiri..karna itu..dia sekamar denganku.."
'WTF? Sekamar dengan dia? Seumur hidup belum pernah aku sekamar dengan dia! Meskipun dia butlerku! Ihhh!' yah..gtulah kata2 yang terucap di benak nya ciel…tapi sejujurnya kau senang kan ciel,sekamar dengan kekasihmu..XD –author digetok ciel-
Ehem ehem..ok..lanjut..=o= *kepala author benjol 3*
Di kamar 56..
"Aku mau mandi! Yuichi nii-san keluaaaaaaarrrrrr!"
"Ihh..cielice gtu banget..toh kmu mandi di kamar mandi kan bukan di kamar? Aku disini aja..biar aku nonton tv.."
"GA MAUUUUUUUUUUUU!"
"Yaw dah aku janji ga ngintip kok…"
"Janji yaaa? Awas kalau kepergok..kalau kepergok..aku sudah nyiapin ini..." kata2 cielice mulai tajam saat mengatakan 'aku sudah nyiapin ini' karna saat dia berkata begitu mukanya berubah aura jadi hitam dan memegang sebuah pisau..XDD
Lalu….(cielice mandi di skip..:p takut diliatin ntar,..XD)
"Ah! Ga..gawaaattt…ba..bajuku ketinggalan di atas tempat tidur…aduh…gmna nih.." kata cielice dalam hati,…sapa suruh amnesia..:p –author dilempar-
SREETTT…(pintu kamar mandi dibuka perlahan..berhubung pintunya pintu kaca..xD)
"Ah..cielice? udah selesai?"
"I..itu..ano…yu..yuichi nii-san.."
"Ya?"
"Bi..bisa minta tolong a…ambilin bajuku yang..di..di atas tempat tidur..ga?" kata cielice terbata2 sambil sembunyi dibalik pintu..takut yuichi nii-san kesempatan..:p
"Oh itu..*tap tap tap* nih!"
"Ma..makasih.."
"Sama2"
"Waaaa! Yuichi nii-san jangan melototin aku dongg! Dasar! Mau kubunuh?"
"Ahahaa..engga engga…aku ga melototin cielice kok..Cuma ngintip aja..XD"
PLAKKKK!
-Yuichi ditampar Cielice- :p sapa suruh…ini akibatnya..kualat kan..XD
Lalu…saat akan tidur..
"Yuichi nii-san tidur di bawah! Aku tidur di atas! Ok? Selamat tidur…"
"Hoi! Seenaknya saja! Berikan selimutnya!"
"Ekkhh! Selimutku jangan ditarik dong! Dingin nih!"
"Kalau cielice ga ngizinin saya tidur di tempat tidur..selimutnya saya ambil!"
"Aaaaaaaa! Ja-jangaaannn..TTATT yaw dah deh..tapi yuichi nii-san sbelah sono..aku sbelah sini..dan jangan sampai terjadi apa2…kalau engga…"
"Iya ngerti…pisau nya disimpen aja dulu.."
"Heh! Yuichi nii-san nih!"
"Waaa! Cieliceee! Kau mau membunuh abangmu sendiri?"
"Serah deh..udah ah..mau bobo…hhh.."
"Ce..cepat sekali tidurnya =="
"Aku belum tidur lho! Eh eh! Yuichi nii-san.."
"Ya?"
"Ihihihi…mau ga kita ke kamarnya ciel nii-san? Ihihihi.."
"Otak jahilmu kumat ya,cielice? Hmm..mau sih…"
"Penasaran pengen liat apa yang terjadi..ke sana yuk!"
"Ayo!"
*Tap tap tap*
"Ini kamarnya?"
"Ya..tadi papa Sebastian kan yang bilang…yuichi nii-san ga denger?"
"Bukan gtu..tapi kok..kamarnya lebih mewah dari kita ya? =="
"Yahh..namanya juga orang dewasa..beda ndiri..=,="
"Iya juga sih..nah..sekarang…gmna caranya kita ngintip ke dalam?"
"Haddohhh! Yuichi nii-san nih telmi yaaa? (ya iyalah…sama kyk asisten saya..=v=b –plakk-) Ya lewat lobang pintu! Masa lewat jendela sih?"
"Lobang sekecil ini? Gmna mau liat?"
"Makanya tuh mata diperjelas atuh! Udah ah..makan waktu aja.."
"Hoi! Saya juga mau liat!"
"Yaw dah sini!"
Di dalam kamar…
"Tuan muda belum mau tidur?"
"…."
"Tuan muda?"
"Eh..i..iya..masih belum nga..ntuk..hachi!" ciel terbata-bata ngomong berhubung kedua pipinya udah kyk kepiting rebus..XD
"Tuan muda kedinginan? Nih..pakai selimut.."
"Ga…ga per- hachi!"
"Saya ambilkan obat ya.."
SRET…
"Tunggu…"
"Tuan muda?"
"Tunggu…jangan..tinggalkan aku sendiri…kumohon.."
Sebastian hanya tersenyum kecil melihat wajah tuannya udah kyk kepiting rebus yang baru mateng…XD –plakk-
"Hiks..hiks…jangan pergi…" ciel mulai meneteskan air mata dengan wajah masih tertunduk merah kyk kepiting rebus gtu deh..XD
"Tuan muda..anda tidak perlu menangis..saya ga akan ninggalin tuan muda kok..tuan muda kan anak baik…jangan nangis lagi ya,.." (lho…ini kan kata2 nya yui waktu mau berpisah ama azusa? O.o *kok malah nyosor ke k-on sih ==)
"Hiks..tolong….jangan perlakukan aku seperti anak kecil…" (masih sempet2nya bilang gtu ya walau nangis =_= dasar ciel..lagian kan ini jg kuambil dari2 kata2 nya azusa waktu mau berpisah ama senpai2nya xD)
"Iya..saya tahu.." lagi2 Ciel hanya menemukan senyum di wajah Sebastian..ciel mulai mengangkat wajahnya perlahan..
Suasana menjadi hening sejenak..sementara itu..yang di luar kamar….
"Uwoh! Baru kali ini aku liat ciel nii-san nangis..ternyata anak kayak dia bisa nangis toh ya? Cielice aja seumur hidup kagak pernah nangis.."
"Ya..kamu kan makhluk aneh cielice..kagak pernah nangis..waktu kecil aja jatuh ke sungai ampe kepalamu berdarah truz lututmu luka..kamu ga nangis malah senyum2..=="
JDUUARRR!
Mendengar perkataan itu cielice langsung nembak abangnya yang satu itu pake meriam yang bisa ngeluarin 200 peluru sekeras batu per detik…=v=b itu lho…yg kyk di tangan kirinya black rock shooter itu lho..XDD wkwkwkwk..ok…back to story..=v=b
"Lain kali…kalau mau macem2 sama aku..begini akibatnya…"
*Yuichi nii-san babak belur..XDD*
Back to SebaCiel
"Tuan Muda tidur saja..biar tuan muda tidur di atas..(maksudnya di tempat tidur) biar saya tidur di bawah (maksudnya di lantai)"
"Engga!" ciel mulai memberontak
"Kau…harus tidur denganku! Disini! Di atas tempat tidur!" kata ciel seraya memerintah..tapi..merintah tp kok wajahnya merah kyk cabe rawit ya? O.o –ditabok-
"Hhh…baiklah…saya akan tidur bersama tu-" belum selesai Sebastian berkata..bibirnya sudah hendak bersentuhan dengan bibir tuan mudanya..dan tuan mudanya sendiri lah yg melakukannya duluan..
Akhirnya mereka pun tidur bareng dengan mesranya peluk2an di atas tempat tidur..dibawah selimut yg putih nan tebal..XD
Besoknya…
"Hari ini…saya akan memberikan kebebasan kepada kalian semua..jadi kalian bisa pergi berkeliling di sekitar Kyoto..akan tetapi..ada dua syarat..yang pertama kalian harus kembali ke hotel pukul 2 siang..yg kedua kalian tidak diperbolehkan pergi jauh2..mengerti?"
"Mengerti Pak Guruuuuu!" jawab anak2 itu serentak kemudian berlari satu persatu keluar dari hotel
Tiba2..Sebastian ingat sesuatu..cielice dan yuichi tidak ada saat ia memberi pengumuman td..Sebastian pun berjalan ke kamar mereka dan melihat pintu kamarnya masih dalam keadaan terbuka..XD
"Kalian berdua ga ikut pergi?"
"Ah! Papa! Engga ah..cielice masih mau nyantai2 di kamar..=3="
"Saya juga lagi males…ehehe…XD"
"Ya sudah kalau gitu"
"Eh tunggu! Ciel nii-san mana?"
"Masih tidur..kenapa?"
"Ah gpp..oh ya..aq mau sarapan blueberry cheese cake.."
"Ok..saya antarkan..Saya permisi dulu.."
"Ah! Satu lagi..aku mau makan buah apel..tolong ya..papa~ XD"
"Ya.."
Setelah pintu ditutup..langsunglah cielice loncat dari tempat tidur dan mematikan TV yg lg ditonton ama yuichi nii-san..XD
CEKLIK!
"Mau sampai kapan nontonnya? Kalau nonton terus rencananya ga bakal berhasil!"
"Cielice…ini kan masih jam segini…"
"Apaan jam segini? Yuichi nii-san kira ini udh jam brapa? Ini udh jam 8 tauuu!"
"Hhh…Iya deh iya deh…Sekarang…mau ngapain?"
Bukannya menjawab…cielice malah perlahan2 membuka bajunya…
"Waaaa! Cieliceee! Kamu ini mau apaaa?"
"Ha? Ya ganti baju! Masa pake piyama terus sih?"
"Ta…tapi…kamu…di..di depan cwo..bu..buka baju…"
"Yang penting kan aku pake baju daleman..kalau aku ga pake yuichi nii-san pantes bilang gtu! Huuh! Hadap sana! Aku mau ganti baju!"
(Dalam hati Yuichi nii-san : Padahal tadi dia duluan yang ngebuka bajunya..yah..ga isa puas deh liat nya…)
"Kamu ini.." kata yuichi nii-san dengan suara sepelan mungkin..
"Yuichi nii-san ngomong apa?"
"A..gak..gak ada kok…"
To Be Continued
Fiuhh…akhirnya…==" untung ada Yui..klo ga..cape saya nulisnya..akhirnya chap 2 slesai..finish nya di chap 3..XD thx buwat papa,mama,ciel nii-san,dan smua orang yg udh nge review dan nge baca chap 1…dua kata…
review yahh! :D
