Yo yo yo…!! Akhirnya saya bisa apdet lagi nih fic kesayangan saya hoho..

Oh ya, mulai di chapter ini gak pasti Sakura's POV lho.. Ada kemungkinan Sasuke's POV dan lainnya, pokoknya kalo ganti POV saya kasih tahu deh, okeeee...!? Sekarang sih belum ada POV siapa-siapa kok.

Selamat membaca..!!



Disclaimer : Always Masashi Kishimoto

Pairing : SasuSaku

Warning : OOC

MY ENEMY OR MY LOVE ??



CHAPTER 1 : SIALAAAN..!!

Hari ini angin bertiup lumayan kencang. Wajar saja karena saat ini sepertinya sedang berawan sehingga tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Cuaca seperti ini sangat disukai banyak orang untuk melakukan kegiatan seperti memancing, berjalan-jalan, main skateboard, bahkan berpacaran...

Dan jujur, author juga suka suasana seperti ini. Biasanya kalau cuaca begini, De-chan suka main basket dan sebagainya (lho kok malah promosi?) tapi itu sih sudah biasa ya.

Nah, bagaimana kalau dengan 2 tokoh kita ini? Sepertinya mereka akan memulai pertarungan dahsyat di belakang sekolah padahal cuacanya sedang bagus begini. Ok, mari kita lihat perjuangan mereka...

Di halaman belakang Konoha High School...

Angin benar-benar bertiup kencang kali ini, karena para cewek memakai rok mini di atas lutut, spontanitas semua anak cewek yang ada di sana menahan rok mereka agar tidak terbang. Tentu saja bagi mereka semua itu sangat menyebalkan tapi lain halnya untuk para anak cowok yang mesum, mereka malah menunggu datangnya hari ini.

"Wuih, asyik sekali di sini aku sudah lihat berapa ya??" gumam Suigetsu sambil mengusap-ngusap tangannya tanda bernafsu yang menyebalkan.

"10 cewek, kamu bilang 5 anak pakai warna putih, 3 anak pakai warna pink dan 2 anak pakai warna biru." jelas Juugo panjang lebar tanpa ekspresi.

"Hahahaha, kamu hafal saja ya, Sasuke jangan diam aja dong..!!" gerutu Kabuto melihat Sasuke sama sekali tidak tertarik dengan 'acara' ini.

"Iiiiih..!! Lu jangan ajak-ajak yayangku dooong..!! Karin nanti bisa cemburuuuu..!!" jawab Karin dengan manja sambil melingkarkan tangannya ke lengan Sasuke.

Sasuke tampak tidak bergeming sama sekali. Sepertinya dia 100% sangat tidak tertarik dengan semua yang dilakukan anggota gengnya itu. Seperti ada seseorang yang dia tunggu, tapi siapa? Tiba-tiba saja Sasuke bangkit dari sandarannya, matanya menatap tajam, anggota gengnya perlahan-lahan mundur kecuali Karin. Ya, mereka merasakan aura mencekam sedang mengelilingi bos mereka itu.

"Dia datang rupanya..." gumam Sasuke kemudian. Secara otomatis semua anggota Taka menoleh ke arah bos mereka memasang death-glarenya.

Dari kejauhan, muncul seorang gadis bertubuh ramping berjalan menantang, kedua tangannya dikepalkan, dia juga memasang death-glare tapi tidak terlalu menyeramkan karena pada dasarnya mata emeraldnya dapat meluluhkan hati lelaki manapun. Angin berhembus kencang lagi saat gadis itu datang sehingga membuat rambut merah mudanya (sebenarnya tidak cocok mengingat sifatnya) yang panjang berkibar.

"A.. Ah, kau kan yang tadi.." gumam Suigetsu, Sakura mendelik ke arahnya lalu tersenyum kecut.

"Huh.. Kupikir bakal 1 lawan 1 ternyata keroyokan ya?" sindir Sakura sambil melirik ke Sasuke. "Sepertinya kau yang pengecut, Sasuke Uchiha..!!"

"APAAAAA..!? DIA MENGEJEK SASUKE!! GAK AKAN KARIN BIARKAN!! HAAAAA..!!" Tanpa basa-basi Karin menerjang Sakura yang sedang menyilangkan tangannya. Begitu-begitu juga, Karin adalah andalan taekwondo wanita sabuk merah dan cukup ahli walau belum sabuk hitam*.

Dan... Apa yang terjadi? Sakura hanya memegang kedua tangannya seperti biasa dan dalam sekejap menelintir kedua tangan Karin seakan tidak terjadi apa-apa. Itu semua membuat Karin berteriak histeris karena kesakitan.

"KYAAAAAA..!! SAKIT TAHUUUU..!!" Karin berusaha melepaskan diri. Karena tidak tahan dengan suara teriakan Karin yang memekakan telinga, akhirnya Sakura melemparnya hingga ia tersungkur di tanah dan dibantu berdiri oleh Kabuto dan Kimimaro.

(A/N : Siapa saja yang anggota Taka dan Hebi, akan kusebutkan di bawah)

"Makanya, jangan sok! Sebelum menyerang lawan, kau harus memastikan dulu kekuatan lawanmu! Dasar keganjenan!" Sakura berkacak pinggang di depan Karin yang merintih kesakitan.

Sekarang dia kembali lagi menatap Sasuke dengan penuh tanda tanya...

"Jadi, kapan dimulai?"

"Sekarang..." jawab Sasuke singkat tanpa membalas tatapan heran Sakura dan melangkah maju.

Fuuh, benar-benar suasana paling menegangkan yang pernah ada. Perlahan-lahan geng Taka mundur, hingga membuat halaman belakang hanya dihuni Sasuke dan Sakura. Masing-masing masih memasang tatapan death-glare, hingga Sakura maju duluan.

Di balik gedung sekolah...

Naruto, Kiba, Shikamaru, Chouji, mengintip dari sini. Mereka bisa melihat betapa serunya pertarungan Sasuke VS Sakura itu. Keduanya seimbang belum ada yang terluka, setidaknya baru 1 menit berlangsung.

"Ki.. Kira-kira Sakura bisa menang tidak ya?" gumam Chouji cemas, tak biasanya dia secemas ini sampai melupakan kripik kentangnya.

"Gue juga gak tahu..." jawab Kiba sama cemasnya.

"Gue heran, sudah lama gak ada yang berani bertarung dengan Sasuke. Tapi kenapa sekalinya ada, harus cewek sih? Mana anak baru lagi..." gumam Naruto disertai anggukan yang lainnya.

"Gue juga gak tahu kenapa, tapi kayaknya Sakura mungkin aja bisa ngalahin si sok itu deh..." kata Shikamaru tiba-tiba.

"HAAAAHHH..!?" teriakan heran dari teman-temannya yang lain.

"Tapi kan cuma mungkin, lagipula kalau Sakura beneran menang, itu bakal jadi pukulan telak buat Sasuke biar dia sadar..." gumam Shikamaru lagi kali ini terlihat wajahnya penuh harapan.

Semuanya hanya diam. Sampai Shino datang...

"Kalian... Tega ninggalin aku ya..." gerutu Shino tak didengar.

"Kalian... Lupa padaku ya...??" Shino bergerutu lagi.

"Kalian... Ngacangin aku tahu..." Shino terlihat menahan amarah.

"Kalian…"

"BERISIK!! KALO MAU LIHAT, LIHAT AJA!!" teriak Naruto dkk tak sabar lalu berbalik melihat pertarungan lagi. Seandainya mereka sadar, siapa yang mereka teriakin sekarang.

Tapi kali ini Shino tidak berniat membunuh mereka semua, karena ada tontonan yang membuatnya tertarik yaaah mungkin kali ini Naruto dkk selamat. Setidaknya sekarang yang nonton bertambah lagi.

Kembali di halaman belakang....

HAH ! HAH ! HAH !

Pertarungan masih berlangsung, gawatnya sekarang Sakura mulai kecapekan wajahnya penuh keringat, perlahan-lahan ia mengatur nafasnya.

"Dia.. Dia beda dengan yang selama ini kulawan, ku.. kuat sekali..." Sakura sudah benar-benar kehabisan tenaga, perlahan-lahan gerakannya melambat.

"Akh.. Apa ini? Aku tidak mau kalah dari orang seperti dia..!!"

"Aku.. Aku harus mempertahankan nama baikku, aku tidak boleh kalah atau teman-teman di Oto akan kecewa..."

Sakura berusaha untuk tenaga terakhirnya melayangkan pukulan ke arah Sasuke, tapi gagal malah tangannya berhasil diraih Sasuke. Sakura benar-benar dalam keadaan terjepit.

"Sudah capek ya...?" bisik Sasuke di telinganya. Tanpa mempedulikan dia cewek atau cowok, Sasuke membanting tubuhnya sama dengan yang dilakukan Sakura pada Suigetsu tadi pagi.

"AHK..!!" Sakura yang biasanya selalu berhasil menghindar, mendapat bantingan seperti ini tentu saja membuatnya syok.

"Ja.. Jadi, ini rasanya dibanting ya.. A.. Aku kalah.. Sialaaan.." Batin Sakura dalam hati. Tapi dia tak menyerah, dia menggerakkan kakinya dengan maksud menghilangkan keseimbangan Sasuke. Tapi berhasil ditangkis, bahkan kakinya diinjak Sasuke sampai tak bisa bergerak. Saat Sasuke siap melayangkan kakinya ke arah perut Sakura...

"Ini yang terakhir..."

"SAKURAAAAA..!!" Naruto dan Kiba keluar dari persembunyiannya dan berusaha menolong Sakura, sedangkan yang lain melapor guru.

"Na.. Naruto..." Sakura melihat Naruto yang berwajah cemas menghampirinya di tengah kesadarannya yang mulai samar.

"Ja.. Jangan sakiti Sakura! Dia teman kami!" Naruto berusaha menggertak.

"Begitukah?" Sasuke tersenyum sinis, dia menendang wajah Sakura hingga gadis itu mengeluarkan darah dari mulutnya. Lalu dia pun mengajak gengnya pergi dan membiarkan Sakura tergeletak pingsan. Naruto menghampirinya dan mengangkat wajahnya.

"Sakura... SIALAN KAU SASUKEE..!" teriak Naruto tak digubris malah Kabuto menyindirnya dengan mengatakan pada teman-temannya.

"Hei, kau dengar sesuatu? Hahahaha," tawa Kabuto membuat Naruto memukulnya dengan 1 pukulan di wajah.

"Kau..!!" Kabuto hampir saja memukul balik wajah Naruto tapi ditahan Sasuke.

"Sudah cukup, lebih baik kita pergi saja dari sini.."

"Tidak semudah itu, Sasuke Uchiha..."

Guru Kakashi datang dengan guru BP, Kurenai dan guru paling tegas di sekolah itu, Asuma Sarutobi. Mereka mendekati Sakura yang pingsan dan babak belur.

"Fuh, kali ini kau benar-benar keterlaluan ya..." keluh Kakashi.

"Memangnya kenapa?" tanya Sasuke acuh. Dia memang selain sok karena merasa paling kuat tapi sok juga karena keluarganya orang paling kaya di Konoha.

"Kau harus dihukum..!!" tegas Asuma dan Kurenai.

"Kalian akan menghukumku apa, eh!?" gumam Sasuke sambil memasukkan tangannya ke dalam saku celana.

Sesaat semuanya terdiam, lalu Kakashi menggendong Sakura dan memberikannya pada Sasuke.

"Ini.."

"Apa?" tanya Sasuke bingung.

"Sampai Sakura sembuh, rawat dia dengan baik ya.. Kamu harus terus menjaganya dan tidak boleh jauh-jauh dari dia, singkatnya kalau perlu rawat dia di rumahmu, tapi jangan kamu apa-apakan dia ya. Orang tuamu juga sudah setuju kok..." jelas Kakashi panjang lebar dengan wajah innocent.

"Hah!?"

Itu baru reaksi Sasuke, hanya kata 'hah!?' pelan saja. Nah, bagaimana dengan yang lain? Terutama Karin....

"HAAAAAHHHH.....!?"

To Be Continued



Ket :

Sabuk hitam : Sabuk level teratas atau terakhir di taekwondo.

Anggota tim Taka :

Sasuke, Juugo, Suigetsu, Karin, Kimimaro, Kabuto

Anggota tim Hebi :

Sakura, Tayuya, Sakon, Ukon, Kidoumaru, Zaku

Begitulah, hahahaha... Puaskah kalian? Maaf ya, belum ada bumbu romancenya masih agak sadis dikit-dikit deh (ngeles)

Insya Allah, aku coba adain bumbu romance di chapter selanjutnya. Doakan aku ya, agar berhasil YEAH..!!

Kasih review ya, terutama yang selalu kutunggu-tunggu dari Slvia Charm dan cumanakecil, kalian harus revieeeew..!! Gak Cuma mereka doang, author semuanya juga setelah baca, review lhoooo... Kan bisa refrensi untuk next chapter hehehe...

NB : Selamat menunaikan puasa bagi yang menjalankan...

BONUS

DE-CHAN VS KARIN

DE-CHAN : SAYA SENANG HARI INI.... HOHOHO

KARIN : HM ? KENAPA ? TAMBAH TINGGI 1 CM ?

DE-CHAN : ENAK AJA, BUKAN ITUUU..!! HEHEHE KEMAREN AKU DITEMBAK SASUKE HOHOHO

KARIN : WHAT THE PIIIIP ??

DE-CHAN : HUS ! GAK BOLEH NGOMONG GITU, DOSA TAHUUU...

KARIN : GAK MUNGKIN ! SECARA GITU, AKU LEBIH CANTIK, LEBIH SEKSI, LEBIH ADUHAI..!! KAMU ? APA COBA...??

DE-CHAN : LEBIH LUCU MUNGKIN ? (WAJAH INNOCENT)

KARIN : LEBIH LUCU ?? CUH CUH CUH... (BUANG LUDAH, LANTAI BANJIR)

DE-CHAN : SIRIK AJA LO..!! AH, ITU SASUKE..!!

KARIN : SASUKE-KUUUUUN... (MELOMPAT DARI TRAMPOLIN MENERJANG SASUKE)

DE-CHAN : SASUKE WATCH OUT...!!

SASUKE : NG? APAAN NIH? (MENGHINDAR SEDIKIT, SUKSES MEMBUAT KARIN NABRAK TEMBOK)

DE-CHAN : YEAH..!! SASUKE ALWAYS IS THE BEST..!! I LOVE YOU FULL..!!

KARIN : SASUKE..!! KAU MENGKHIANATI AKU..!! PADAHAL KAN KITA PERNAH PIIIP DAN PIIIP LALU PIIIP LAGI...

DE-CHAN : DIA NGOMONG APA SIH ? SASUKE, KITA PERGI AJA YUK.. PURA-PURA GAK KENAL AJA, ATAU KALO PERLU PURA-PURA GAK LIHAT...

SASUKE : AYO, SAYANG (SASUKE GOMBAL MENGERIKAN)

TINGGALLAH SESEORANG SENDIRI DI POJOKAN RUANGAN YANG GELAP, DISINARI LAMPU SOROT, MENGADUK-ADUK PASIR YANG ADA DI SITU, MERATAPI NASIBNYA... BERKALI-KALI DIA MENGUCAPKAN...

"PADAHAL AKU MIRIP DE-CHAN, PADAHAL AKU MIRIP DE-CHAN..."

THE END

Hahahaha gaje gila, ini menceritakan bagaimana bencinya aku pada Karin dari lubuk hatiku yang terdalam karena sudah mengganggu hubungan SasuSaku, huh nyebelin..!! Pingin aku lempar pake bakiak deh..!! (Author menggila)

Kata-kata terakhir Karin itu, maksudnya adalah karena menurut teman-temanku, rambut, kacamata pokoknya bentuk wajahku katanya mirip Karin banget..!! HUWAAAAA, jadi ilfil sama diri sendiri deh kalo dikatain mirip Karin OGAAAAH..!!

Nah, kalian bagaimana..?? Benci Karin gak..?? PEACE untuk penggemar Karin hohohoho

*dimasukin ke sumur gara-gara ketawa hohoho terus*