"T-Tunggu… Z-Zhoumissi—"
CUP!
.
Cosplay Addict!, nabe©
Character, GOD, themselves©
OOC, typo(s), etc.
.
Terlambat…
Satu menit telah berlalu dan Zhoumi sudah menjauhkan wajahnya dari wajah Hyukjae. Air wajahnya terlihat biasa—seolah tidak melakukan hal yang aneh, sedangkan Hyukjae… wajahnya sangat jelas kalau ia terkejut, semburat merah tiba-tiba semakin jelas di pipinya—membuat pipi Hyukjae seperti gula-gula kapas yang lembut.
Zhoumi tersenyum melihat reaksi namja yang masih shock dengan perbuatannya.
"YA!" sebuah seruan dari Donghae, tatapan terkejut dari Siwon, tatapan innocent dari Yesung, dan senyum manis dari Zhoumi. Donghae segera menarik namja yang lebih tinggi darinya itu ke sudut ruangan—menjauhkannya dari Hyukjae.
Siwon melihat Hyukjae yang masih diam dan berekspresi sama, terkejut. "Hyukjae-ssi…?" panggil Siwon pelan. Masih tidak ada jawaban dari Hyukjae membuat Siwon mengelus pipinya perlahan. "Hyukjae-ssi, Anda tidak apa-apa?" tanyanya lembut.
Hyukjae segera tersadar setelah Siwon menyentuhnya. Maniknya bertemu sesaat dengan manik hitam Siwon karena itulah Hyukjae cepat-cepat menundukkan kepalanya dalam. Siwon tersenyum melihat wajah Hyukjae yang masih merona. Tapi, yang Siwon tidak tahu adalah mata Hyukjae yang berkaca-kaca. Jemarinya yang bertautan satu sama lain. Ya, Hyukjae ketakutan sekarang. Bagaimana tidak, namja-namja yang baru pertama kali bertemu sudah membuat jantungnya berdebar kencang dengan perbuatan mereka yang… yah, sangat tidak diduga. Dan kenapa sekarang philtrumnya masih dijelajahi oleh Yesung. Namja itu punya suatu syndrome aneh, kah? Kenapa dia tidak bosan-bosannya menjelajahi lekukan di atas bibir Hyukjae? Tapi, yang lebih penting adalah; kenapa malah jadi seperti ini… niatnya membantu di rumah + kos-kosan Teuki Hyung malah membuatnya diperlakukan seperti ini oleh namja-namja berkelakuan aneh…
"Uuhh…" Hyukjae menggigit bibir bawahnya. Berusaha agar isakannya tidak terdengar oleh siapa pun. "Uhh… hiks…" ah, air matanya benar-benar menetes, sekarang. Hyukjae mendengar dengan jelas suara Donghae dan Zhoumi yang ribut di sudut ruangan. Entah mereka meributkan apa. Tubuh Siwon yang masih berada dekat dengannya. Yesung pun masih tidak bosan menjelajahi philtrumnya. Rasanya Hyukjae mau kabur saja…
Tapi—
"Hiks… hiks…"—Hyukjae tidak bisa, makanya ia menangis. Tidak perduli kalau semua namja di ruangan itu akan mendengar isakannya atau ia dianggap seperti anak kecil. Tidak perduli kalau suaranya terdengar jelas memenuhi ruangan santai ini yang sekarang terdengar sunyi, hanya terdengar background music dari sebuah PSP milik seorang namja yang masih duduk di sofa panjang.
"Ah… Hyukjae-ssi…" Siwon gugup dan kebingungan, bagaimana caranya menghadapi seorang namja yang menangis di hadapannya seperti sekarang ini. "Hyukjae-ssi kenapa… Anda menangis?" Siwon bertanya sambil mengangkat dagu Hyukjae agar bisa melihat jelas wajah Hyukjae. Ditanya seperti itu, Hyukjae jadi sebal sendiri, tidakkah mereka sadar Hyukjae menangis gara-gara siapa? Tapi… ia tidak bisa melakukan apa-apa… ia juga ingin menghentikan aliran air yang menuruni pipinya ini. Sungguh, memalukan menangis di depan orang-orang, seperti sekarang. Tapi, susah untuknya, ingin berhenti menangis malah semakin susah air matanya untuk berhenti mengalir.
Ruangan itu menjadi tenang tanpa ada suara Donghae dan Zhoumi yang ribut. Hanya ada isakan Hyukjae yang belum berhenti dan background music dari PSP namja ikal yang masih setia duduk di sofa panjang. Seolah tidak terjadi apa-apa.
"YA! Lihat apa yang kau lakukan padanya Wonnie!" Seru Donghae sambil mendekati Hyukjae. Siwon tersentak. Tatapannya seolah berkata pada Hyukjae; apa-benar-karena-aku?
"Siwonnie jahat…" kata Yesung pelan, tatapannya dalam dan menuduh Siwon sebagai tersangka.
'Mereka ini…' batin namja ikal yang sekarang mempause gamenya namun tetap pada posisi awalnya, merasa kegiatannya diganggu secara tidak langsung karena suara-suara berisik yang menganggu.
Siwon merasa tertuduh jadi gugup sendiri. Diatatapnya Hyukjae lagi. "Ah, mian Hyukjae-ssi… saya benar-benar minta maaf…" Siwon… sungguh… jadilah namja yang tidak polos…
"TCH! Kalian ini berisik sekali!" seru seorang namja yang entah bagaimana rupanya, Hyukjae tidak tahu, dan sedang tidak mau tahu.
"Kyu." tegur Siwon pelan.
Namja tampan itu mendengus. Tanpa mematikan PSP-nya ia berdiri kemudian beranjak pergi dari ruangan itu, entah ke mana.
Brak.
Siwon tahu, Kyu pasti kesal dengan keributan yang terjadi di ruangan ini.
"Hiks… hiks…" Hyukjae masih teriak. Siwon kebingungan. Yesung menghentikan kegiatannya, menatap Hyukjae dari samping dengan tatapan innocent. Donghae menyalahkan Zhoumi dan Siwon. Zhoumi berlutut di hadapan Hyukjae, menatap Hyukjae dari bawah.
"Ehm…" suara Siwon menjadi permulaan ketika suara isak Hyukjae mulai mereda. "Hyukjae-ssi, umm," Siwon terlihat kebingungan ketika Hyukjae menatapnya—menatap mereka satu per satu dengan wajah yang berpeluh dan merah, serta air mata yang masih mengalir. Kesan yang dapat ditangkap Siwon, menggemaskan.
"Sudah jangan nangis lagi…" ujar Donghae sambil menepuk-nepuk puncak kepala Hyukjae pelan. Tangannya terulur untuk meraih tangan Hyukjae dan menuntun Hyukjae ke sofa panjang bersama dengan Yesung yang sekarang tangannya melingkari leher Hyukjae. Siwon yang mengikuti di samping Hyukjae dan Zhoumi yang paling akhir ikut bergabung duduk di sofa dan menonton sebuah drama komedi yang disiarkan di sebuah channel televisi swasta.
.
.
Drama komedi yang ditonton bersama sudah usai setengah jam yang lalu dan drama komedi tergantikan oleh berita malam. Jam sudah menunjukkan pukul sebelas tapi, keempat namja masih setia menonton televisi walaupun dalam keadaan sudah tidak fokus karena mengantuk. Sedangkan seorang namja sudah terlelap dengan imutnya. Ya, siapa lagi kalau bukan uke imut kita semua, Lee Hyukjae.
Hyukjae tertidur menyandarkan tubuhnya ke tubuh Siwon yang berada di samping kanannya. Kedua tangannya melingkari kedua kakinya yang ditekuk hingga menyentuh dada. Wajah polosnya dan tenangnya saat tidur itu benar-benar nyaman dilihat. Apalagi surai kecoklatannya, membuatnya makin imut saja.
"Hyukkie imut, ya…" ujar Yesung sambil menyusuri—lagi—philtrum namja manis yang tidur dengan pulas itu. Semuanya mengangguk-angguk setuju.
"Mirip tokoh EH dari boyband SuJu yang sering kita baca di fanfic, ya, Hyung," kata Zhoumi, dagunya ditopang oleh tangannya, matanya menatap intens Hyukjae yang menggeliat pelan. Yesung mengangguk-angguk setuju. "Ah!" Zhoumi menjentikkan jarinya tiba-tiba. Keluar dari ruangan itu dan masuk ke kamarnya. Entah mengambil apa. (A/N: FYI, anggap EH dan Hyukkie bukanlah orang yang sama.)
Siwon menyamankan duduknya dan membenarkan posisi tidur Hyukjae di bahunya. Siwon tersenyum simpul kemudian tangannya bergerak untuk menyentuh surai kecoklatan Hyukjae. Disentuhnya surai kecoklatan itu dengan jari-jarinya. Ah… namja ini… baru kenal saja sudah membawa kehebohan orang-orang yang ada di dekatnya yang bisa membuat orang menyayanginya.
Tiba-tiba Zhoumi muncul sambil membawa sebuah topi koala miliknya. "Ye Hyung… ayo pakaikan dia ini~"
Siwon mengangkat alisnya, bingung, "buat apa, Hyung?" tanyanya.
Donghae tiba-tiba menjentikkan jarinya. "Kau mau percobaan membuatnya mirip EH yang ada di fanfic, ya?" tebak Donghae yang langsung mendapat hadiah sebuah jempol dari Zhoumi. "Aku ikutan juga~" ujar Donghae pergi berlalu ke kamarnya. Siwon shock. Gawat. Mode hyung-deul dalam keadaan aktif. Ditatapnya Hyukjae dengan iba.
Apa maksudnya mode aktif? Ya, Siwon secara pribadi memberikan sebutan seperti itu jika namja-namja yang sudah dianggapnya sebagai hyung-nya sendiri itu—yang mempunyai sebuah kesukaan terhadap hal-hal yang menurut mereka imut dan manis dan bisa dijadikan eksperimen untuk membuktikan apa yang telah mereka baca di fanfic yang bertebaran di jagat internet—bahwa benarkah-apa-yang-diceritakan-di-fanfic-itu? Ah, maafkan deskripsi yang begitu berbelit-belit ini. Jadi, intinya Hyukjae akan jadi bahan percobaan akibat dari membaca fanfic.
"Hei… hei… kalian ini…" Siwon menghela napas. Zhoumi menggaruk kepalanya yang tidak gatal tersenyum kikuk pada Siwon.
"Habis dia imut," Yesung menjelajahi lagi wajah Hyukjae. Dan sekarang bukan wajah lagi, ataupun philtrum, melainkan leher jenjang Hyukjae.
"Tapi Hyung…" Siwon menggelengkan kepala maklum. Beginilah sifat para hyung dan dongsaengnya, dari pengamatan Siwon.
"Ayo pakaikan ini, Hyung~" kata Donghae riang sekembali dari kamarnya. Ditangannya terdapat sebuah kemeja putih lengan panjang, miliknya.
Lagi-lagi, Siwon hanya menghela napas.
.
.
.
Pip. Pip. Pip.
Entah sudah berapa foto yang mereka ambil. Dari berbagai sudut. Dari berbagai posisi yang tentunya mereka ambil dengan pertimbangan Hyukjae tidak akan bangun.
"Ayo ini yang terakhir," kata Siwon sambil mengarahkan kamera digitalnya. Semuanya tersenyum, Siwon memang lemah dengan paksaan dari Hyung-deulnya, apalagi... ia juga pernah membaca fanfic dengan tokoh EH yang tadi disebut-sebut oleh Hyung-deul-nya.
Ketika semuanya menyingkir dan Siwon sudah siap untuk menekan tombol untuk mengambil gambar tanpa mereka duga—
"Huum…"—Hyukjae bangun.
Pip.
Gambar terambil dengan posisi Hyukjae duduk, kedua tangannya mengucek matanya. Benar-benar…
Tapi… itu malah jadi malapetaka bagi keempat namja berstatus seme. Kalau Hyukjae sadar dengan penampilannya dia pasti… entah apa yang akan dilakukannya pada keempat namja yang sekarang berdiri di hadapannya sambil menatapnya horror.
Hyukjae tersadar ada orang di hadapannya segera tersenyum canggung. "Umm maaf aku tertidur, ya?" tanyanya sambil menggaruk pipinya.
Keempatnya mengangguk bersamaan. Mereka semua gugup. Di satu sisi mereka takut kalau Hyukjae sadar akan penampilannya tapi di sisi lain mereka sedang menahan diri untuk tidak menyerang Hyukjaae yang benar-benar tanpa pertahanan.
Hyukjae yang ditatap intens seperti itu hanya bisa menelan ludah, gugup dan juga tidak nyaman. "Aku permisi, ya. Selamat malam." Akhirnya Hyukjae memutuskan untuk pindah ke kamar yang sudah disiapkan Leeteuk sebelumnya, khusus untuk Hyukjae yang akan menghabiskan libur kuliah di rumah + kos-kosan Leeteuk, sekaligus temu kangen dan membantu Leeteuk.
Dan saat bangkit, Hyukjae tersadar dengan penampilannya dan sesuatu yang berada di lantai, baju dan celana jeans, miliknya. Hyukjae menatap horror kakinya yang tidak berbalut apa-apa, dan tubuhnya yang hanya berbalut kemeja putih kebesaran yang panjangnya hanya sampai pertengahan paha, lengan panjang kemeja putih itu menutupi tanggannya. Dan sebuah topi koala yang baru saja jatuh dari atas kepalanya. Kalian pasti tahu apa reaksi yang diberikan…
"AAAHH!" teriakan histeris dari namja manis yang sekarang berlari keluar dari ruangan yang menyisakan keempat namja yang masih berdiri, bingung harus melakukan apa, menjelaskan apa pada Hyukjae nanti.
Poor SiHaeYeZhou.
.
.
TBC~
YAAA! Masih belum ketemu Kyu, miaaaan~ T.T tapi sungguh chapter depan ketemu Kyu, ko Hyukkie-nya, mohon kesabarannya menanti, reader-deul :D
Balasan Review:
atsutane nakamura: udah nabe lanjut, nih~ lama ga ini hayo, updatenya? Hihi. Muehehe senangnya kalo chingu suka fic ini^^ *peyuk-peyuk. Nabe juga suka fic yang Hyukkie dikerubungi seme gitu, semua perhatian buat Hyukkie semua muahaha apalagi kalau hyukkienya manis imut cute uh jadi pengen makan wkwkw *oot. Waaaw… super yadong-fic ._. *plak semoga fic nabe ga termasuk, deh(?) TT
ivakim: udah nabe lanjut ni :D
aiBie chan: waah makasi ya udah tinggalin jejak :D udah update ni~ yak super fighting! :DD
kyukyu: udah nabe lanjut ni~ :D
meyminimin: udah nabe lanjut ni~ hihi nabe juga suka, apalagi kalo udah agresif ke hyukkie uhh u,u wkwk
QueenPrisia: anneyeong~ omoooo, k-k-keren…? *pingsan uweee~ super-ultra thankiees XDD *peyuk-peyuk iyap, jadinya kyuhyuk, ko~ muehehe ini udah update, kilat ga hayoo? Yak super hwaiting! :3 Hihi :D
J . rha-elf: hihi nabe juga suka loh~ :3 nah udah diupdate chapter 2 ni chingu~ :D (mian nabe kasih spasi ya chingu biar namanya ga hilang^^)
Silver Andante: uwaaaa makasi yaaah nabe jadi malu :$ *sembunyi bareng hyukkie eheh tapi hyukkie manis dari sananya muahaha XD aaa aturan yang itu ya -_- tanggepan nabe baca aturan itu pas sebelum publish cuma nyengir doang, loh kkk~ tapi scr bakalan sepi fic kalo ada pembersihan kaya gt, kan enakan pake org asli yah walaupun melanggar, sih TT iya, betul, enakan dan gampang dibaca di sini *pundung. Yaak~ semangat! Hihi udah nabe lanjut ni~ :D
ressijewelll: hihi nabe juga doyannya yang uke-hyuk wkwkw wah nabe jg haehyuksipper tp malah lg doyan bikin fic kyuhyuk u,u muehehe. Udah nabe lanjut ni~ :DD
Henry Park: wkwkwk cium aja hyukkienya :D uwwwaaaa makasi makasi chingu :$ *peyukan sama hyukkie ini udah lanjut ni, udah kilat kaan? Muehehe~ :D
ShinNa Daniel: aaah gapapa gapapa ko chingu :D iya bener bagus-bagus, chingu tp malah pas mau dibaca lg eh udah ga ada dif fn uwee TT uwwwaaa makasih chinguu~ nabe seneng dh kalo ada yg suka ff nabe :D *peyuk-peyuk hehe tp itu sbg slight, nanti terfokusnya sm kyuhyuk :D ini udah dilanjut~ yaak~ hwaiiiting :DD
ecca augest: uweee miaaaan kyuhyuk-nya masih belum muncul, maaf yaa TT udah nabe lanjut :D
myfishychovy: iya, chingu :D muehehe sepertinya bakalan sering dikerjain deh(?) muehehe udah nabe lanjut ni :D
riia leekyuhyukhae: *pingsan di tempat makasiii, chinguuuu~ *peyuk-peyuk XD iyap, pairnya tetep kyuhyuk ko, udah nabe lanjut ni~ :D
Finda hyukhee: hihihi Alhamdulillah yah wkwk udah nabe lanjutin ni :DD
Miyuk: iya nih jiwa-jiwa seme sih wkwkw muehehe udah nabe lanjut ni :D
.
.
Maaf ya kalau ada yang nungguin KyuHyuk muncul di chapter ini, ternyata masih belum pas, miaaan~ :O
Gak lupa, super-ultra-mega-kamsahamnida atas reviewnya juga super-ultra thankiees atas infonya *peyuk-peyuk mihihi :D, nabe seneeeeeng dan berterima kasih buat yang sudah review. Dan terimakasih juga yang sudah mau baca :D~ *kasih yg udah RnR permen dan coklat
Nah, nabe tunggu komentarnya ya, reader-deul~ ayo jangan sungkan ya~ nabe sangat tunggu komentarnya setelah membaca chapter ini hihi :DD terima kasih, jaa~ :3/
