Heartfilia! Baby Sitter (?)

A fanfiction by Ritchi / RiChan Ar0

Fairy tail

Natsu dan Lucy

Memperkenalkan

Filler chara dalam fic ini

Kiora Dragneel

Sedikit crossover

Disclaimer

Semuanya selain Kiora punya Hiro mashima

Genre

Drama family little piece of romace and humor

Rate T atau K+

Gomen, OOC, Typos Dan akan muncul sedikit kata-kata sampah


Seorang putri dari kerajaan Heartfilia mengalami kejadian sial sepanjang hidupnya. Pertemuannya dengan seorang pengusaha tampan menjadikan hidupnya berubah 180 derajat. Putri kerajaan yang kini berubah menjadi seorang baby sitter seorang duda tampan yang tidak lain adalah pria itu mampukah dia bertahan dari pria yang terkenal berperilaku sadist bahkan menyandang gelar iblis. Dan apa yang dapat membuat mereka memiliki menjadi saling memahami?.

...


Saturday 16.30, 1st moon in Dragneel House

Lucy FOV

Seperti biasa, aku selalu penasaran dengan siapa wanita malang yang melahirkan anak seorang iblis. Haa, aku benar-benar tidak mengira, malaikat se kawaii kiora adalah anak raja iblis natsu dragneel. Yah walaupun sifat ke-malaikat-an natsu juga sering ku lihat ketika aku tengah bersama kiora. Ah, itu mungkin akan membuat seluruh wanita menjadi iri, tunggu, seluruh wanita? Berarti aku adalah salah satunya. Tidak mungkin, aku menggelengkan kepala.

Natsu masih belum berada di rumah seperti biasa hari sabtu merupakan hari dimana natsu akan pulang sekitar jam lima sore. Aku dengan santai tengah membersihkan beberapa gelas di dapur, sedangkan kiora berada di ruang tengah asik memainkan PSP. Pada awalnya aku tidak curiga karena itu adalah salah satu kebiasaan kiora jika dia tengah sibuk. Akan tetapi hal itu menjadi berbeda tatkala kiora tertawa sendiri kemudian menyanyi-nyanyi sendiri, serta bicara sendiri? Ok, mungkin dia sudah tertular virus aneh ayahnya. Tapi, buru-buru aku menepis hal itu, karena kiora masih balita.

"Ne, mama Haruna, nyanyikan kiora sebuah lagu, Onegaiii." Pinta anak itu manja pada seseorang. Tunggu mama bukankah wanita itu? kembali aku teringat saat dimana natsu mencengkram kasar tanganku. Saat itu aku benar benar berpikir bahwa wanita itu adalah objek tabu di rumah ini. Dan lagi namanya adalah haruna pasti dia wanita yang sangat cantik.

Saita, no no hana yo

Aa douka oshiete okure

Hito wa naze kizutshkeatte

Ara sou no deshou….

Terdengar suara seorang wanita bernyanyi dengan suara yang indah tapi aku tidak melihat siapapun. Anak itu masih tetap menatap PSP-nya. Aku jadi berpikir jika dia tengah menelfon seseorang dengan PSP. Ah, aku tidak heran ada banyak benda elektronik aneh di rumah ini. Seperti robot kucing berwarna biru yang bernama happy yang selalu menyapu rumah, dan salah satunya adalah kulkas yang bisa bicara tentang apa yang perlu kiora makan. Natsu bilang sih itu adalah memo. Dan satulagi yang paling mengerikan, sebuah bunga matahari berwarna hijau dan berotot yang bernama nakajima yang selalu menyapa pengunjung rumah dragneel, tentu saja siapapun akan ketakutan karena dia samasekali mirip manusia tapi melengket di dinding. Yah itu juga robot tapi karena itu bahkan paparazzi tidak dapat mengorek satupun rahasia rumah ini. Kenapa, yah karena robot itu lebih banyak bicara daripada penghuninya. Jadi jangan heran apabila PSP kiora dapat menghubungi orang lain dengan 3G. aku masih berkutat dengan rasa penasaranku anak itu masih tetap menghayati waktunya bersama psp kesayangannya. Perlahan aku mengendap di belakangnnya.

"Ne, kio-chan, ayo temani mama main ke taman?." Aku sempat syok karena kiora mengiayakan permintaan wanita itu.

"kau mau pilih baju apa untuk mama?" Tanya wanita itu lagi.

"ini, ini, dan ini." Anak itu memilih dengan sangat antusias. Aku sudah berencana untuk menghalangi anak itu, dan menunggu sampai kiora bergerak. Namun hasilnya nihil.

Anak itu beranjak dari tempat duduknya, sialnya dia menemukan tempat persembunyianku dengan tidak elitnya. Dia terus menatap ku dengan mata bundar cokelatnya yang indah. Aku sangat kaget karena biasanya anak itu punya ide aneh di dalam kepalanya.

"Onee-chan sedang apa disitu?" Dia masih menatapku dengan penasaran.

"Etoo, Onee-chan sedang menangkap kecoa," Sial, padahal kecoa adalah musuh besarku.

"Oooo, Souka. Ne, Onee-chan kio mau ke belakang sebentar, bisa titip "mama"" pinta anak itu sambil menyerahkan PSP kesayangannya.

"Ah, OK" balasku tersenyum. Aku memperhatikan anak itu pergi ke toilet dengan riangnnya tanpa memperhatikan PSP di tangan ku.

"Kamu siapa?" Tanya seseorang. Akan tetapi aku tidak menemukan siapapun.

"Hoiii, kau tuli ya, aku bertanya padamu, kamu siapa?" lagi suara itu terdengar.

"Aku disini, di bawah mu wanita tuli" suara seorang wanita yang tadi bicara dengan kiora aku benar-benar heran kenapa perilakunya berbeda ketika bicara dengan ku. perlahan aku melihat kebawah, tepatnya PSP yang kini di tangan ku.

"Ba!" serunya mengagetkanku. Hampir saja PSP itu terjatuh. Ku lihat dengan teliti "seorang" wanita cantik dengan mata cokelat dan rambut pirang dalam PSP itu tepatnya avatar game, disana tertulis nama "Haruna" setelah ku teliti lagi wanita itu adalah karakter dari game "My Real Wife". Ok, aku sedikit tau tentang game ini, game ini mirip dengan game yang sedang naik daun dikalangan jones jaman sekarang (OK disini Natsu emang berstatus Jones oh bukan, DuNes *Duda Ngenes :D). Dimana kau bisa menjadikan avatar game mu sebagai pacar sungguhan. Kencan, berkenalan dengan keluarga, jalan-jalan, dan lain sebagainya. Dan game ini, My Real Wife, jangan-jangan wanita ini adalah …..

"Siapa kau, apa hubungan mu dengan kiora dan Dragneel Kun?" Tanyanya dengan kilatan marah.

"Ku peringatkan, jangan sekali-kali kau mendekati Dragneel kun kesayanganku" seru wanita itu galak. Setelah sekian menit aku melongo, aku baru mengerti ternyata wanita ini adalah "isteri" natsu dragneel dari permainan itu. dan terus terang entah kenapa aku merasa kesal dengan avatar itu.

"Oh, kau adalah istri natsu? apa kau pernah tidur? Apa kau pernah melihat tubuh seorang Natsu dragneel? Tidak bukan? Kasihan sekali, sebentar lagi aku akan menggantikan posisi mu. Karena, karena aku adalah wanita natsu dragneel." Jawabku dengan nada tegas. Entah kenapa aku merasa benar-benar tersulut emosi dengan wanita yang ada di avatar pernyataan ku, wanita itu lansung lari kebelakang dan menghancurkan semua scane pemandangan yang ada di game itu dengan nafas apinya. Dan beruntung tepat pada saat itu kiora datang dan aku langsung menyerahkan PSPnya. Anak itu terlihat binggung dia langsung mematikan PSPnya dan menunggu natsu untuk membujuk 'mama' nya.

"Aku merasa seperti orang gila" gumamku entah kenapa telingaku terasa sangat panas dengan kata-kata avatar itu.

Satu jam kemudian, natsu telah pulang kerumah. Dan tentu saja, kiora meminta natsu untuk merayu mamanya. Tapi kenyataan nya sebaliknya. Natsu malah di marahi oleh avatar itu. beruntung pada saat itu kiora tengah berada di kamar mandi. Tentu saja, natsu juga membalas avatar itu dengan kata-kata yang tidak pantas untuk di dengar anak-anak.

"KAU SELINGKUH" avatar itu marah

"SIAPA YANG SELINGKUH?" jawab natsu.

"KAU SUDAH TIDUR DENGAN WANITA LAIN KAN?" balas wanita itu lagi. Terlihat dari kejauhan natsu mengerinyitkan alisnya pertanda tidak suka. Entah kenapa tiba-tiba perilakunya kembali berubah.

"Ya, Aku tidur dengan wanita lain. Bukan kah lebih enak berhubungan dengan mahluk 4 dimensi yang sama seperti ku daripada mahluk dua dimensi yang tidak jelas sepertimu?" kata-kata natsu barusan membuatku shock. Aku menjadi semakin penasaran siapa wanita itu.

"Hah kau sama saja dengan pria lain dragneel kun, pria brengsek" lagi natsu menampakan wajah jijiknya mungkin baru kali ini dia dimarahi oleh avatar gamenya sendiri.

#Prang..! tidak berapa lama aku mendengar sesuatu yang pecah. "Ya, aku tidur dengan kiora, lebih baik tidur dengan anak ku daripada dengan mahluk aneh sepertimu" semprot natsu marah-marah.

"Ah, Aku merasa seperti orang gila" serunya frustasi sambil mengacak rambut pinknya. Setelah beberapa detik kemudian pria itu tersadar dengan apa yang baru saja di bantingnya. PSP kesayangan Kiora, dan pada saat itu juga wajah Natsu berubah menjadi panik.

Anak itu hanya meringkuk dalam pangkuan ku. sedari tadi dia tidak mau bicara dengan Natsu. Natsu mencoba membujuknya tapi anak itu tetap tidak bergeming. Kadang dia menatap natsu tajam, menatap mataku, kemudian memeluk lengan ku dan menggambar abstrak disana dengan jari mungilnya. Setiap kali natsu meminta ku untuk menyerahkannya dia selalu menarik bajuku seolah tidak mau pergi. Dia kelaparan tapi tidak mau beranjak dari posisi nyamannya, mau tidak mau aku harus menggendongnya untuk ke dapur. Bahkan sampai dia tertidur, dia masih belum berbicara pada natsu. kali ini baru anak itu aku serahkan padanya.

"Kau tau, kiora selalu kesepian, terimakasih Lucy" pria itu kemudian meninggalkan ku. entah kenapa kali ini aku merasakan perasaan yang sangat lega lebih dari melihat senyumannya.


5th moon in dragneel house

Ayah dan anak itu tengah mendebatkan sesuatu, ini adalah bulan kelima Lucy berada di rumah Natsu dan Kiora. Tentu saja Kiora semakin dekat dengannya dan Natsu tidak lagi bersikap tidak baik padanya. Karena bagaimanapun kini Lucy sudah menjadi orang kedua yang sangat dekat bagi Kiora. Natsu hanya bisa menolong Lucy untuk mengerjakan pekerjaan rumah karena selama Lucy disana Natsu terpaksa memindahkan seluruh pelayannya untuk bekerja di rumah utama keluarga Dragneel. Jadi mereka hanya berbagi tugas dan saling membantu untuk membereskan rumah besarnya dan Kiora. Belum lagi keberadaan Lucy disana benar-benar membantunya kini dia bisa lebih focus dengan bisnisnya sehingga untuk beberapa bulan ini Dragneel Company di jepang mengalami peningkatan yang sangat drastis. Karena itulah sikapnya menjadi sedikit lebih baik dengan Lucy. Akan tetapi sampai sekarang Lucy masih terkurung di dalam rumah Natsu dan Kiora walaupun dia pernah bertemu beberapa orang teman Natsu di rumah itu seperti Wendy yang merupakan adik angkat Natsu (Wendy adik Jellal, sepupu Natsu) , Erza yang merupakan kaka ipar Wendy serta Lebbe anak Erza dan Jellal. Disana diantara mereka tidak ada satupun yang menyadari jika Lucy adalah seorang puteri

"Ok nee-chan, kari ini kita akan keluar. Lagipula Nee-chan pasti sudah sedikit suntuk berada di rumah selama ini" Kiora tengah membantah ayahnya.

"Kio-chan jangan bertindak semaumu sendiri, lagi pula neechan tidak boleh keluar rumah jika seperti ini" Natsu berusaha menolok usulan gila anaknya. Anak itu lantas pergi ke kamar meninggalkan Natsu dan Lucy.

"maaf, bukannya aku ingin mengurungmu lagi pula kontrak kita sampai satu tahun"

"baik Tuan Dragneel" balas Lucy. Kini anak itu kembali ke Natsu dengan membawa sebuah kantung belajaan yang di simpannya untuk Lucy berhubung saat pertamakali dia beli untuk Lucy akan tetapi saran bodoh ayahnya membuat dia selalu menyiman barang itu.

"taraaa, kita pakai ini!" serunya sambil mengambil wig berwarna cokelat dan perak seperti rambutnya.

"whoaah kau pintar Kio-chan. ne Lucy sekarang kau bersiap-siap" Natsu kini mendorong Lucy untuk pergi kekamarnya.

Lucy tidak memiliki banyak peralatan make up, dia hanya memiliki beberapa yang di belikan Erza. Karena dia tidak keluar rumah, Tidak lupa sebuah dress yang di berikan Kiora dan Natsu ketika ulang tahunnya dia tidak memiliki kesempatan memakai dress itu karena perjanjian yang mengikatnya untuk memakai pakaian maid selama berada di rumah itu.

"….." tanpa komentar Natsu dan Kiora tengah terpana pada Lucy menggunakan drees berwarna krem dengan wig cokelat panjang.

"benar-benar mirip" gumam Natsu terpana. Akan tetapi raut wajahnya berubah tatkala anak itu tiba tiba menundukan kepalanya. "Ah Luce, sepertinya kau harus ganti dengan wig satunya pinta Natsu

"hai, baik tuan" Lucy kembali ke kamarnya.

"sudah, kau jangan menangis. Lucy tidak akan menakuti mu seperti itu lagi" Natsu tengah membujuk anaknya.

Kini Lucy keluar dengan wig yang berbeda, dan lagi kedua orang itu kembali terpana. Natsu kini melihat Lucy dan Kiora bergantian. Benar-benar mirip. Lucy hanya binggung mendengar komentar pria yang selama ini menjadi tunnya. Dia baru menyadari seorang anak yang memiliki rambut perak dengan iris cokelat yang mirip dengan matanya.

[jadi seperti ini kira-kira mama Kiora] gumam Lucy dalam hati.

"kau tau Lucy selama kita keluar jangan pernah panggil aku tuan, kau akan bersandiwara menjadi mama Kiora, dan satu lagi kau akan memakai nama Haruna Dragneel" perintah Natsu.

[ah mirip nama avatar sialan itu] umpat lucy dalam hati.

"ngomong-ngomong tu.. ah natsu, kemana kita akan pergi" Tanya Lucy.

"kita akan pergi ke acara tahunan fairy tail. Ini adalah kali kelima Kio ikut dengan papa, nee-chan ayo pergi" Kiora menarik tangan Lucy dan meninggalkan Natsu di belakang.

17.30 Fairy tail

Hari ini Natsu kembali memakai mobil merahnya. Memang jika dia akan pergi bersama Kiora maka dia akan membawa mobil yang selalu menjadi favorit mereka. Lucy terlihat sedikit kikuk, maklum ini pertama kalinya dia di ijinkan keluar dari rumah kedua Dragneel yang kini ada bersamanya.

"Ingat, nama mu saat ini adalah Haruna, dan katakan kau hanya ingin mengunjungi kami berdua dan besok kau pergi lagi ke luar kota." Seru Natsu padanya.

"baik Tu"

"untuk saat ini jangan panggil aku tuan" potong Natsu ketus.

Baru Natsu keluar dari mobilnya seorang wanita berambut perak pendek sudah menghampiri mobil mereka.

"Kio-chan….." sapa wanita itu begitu Kiora keluar dari mobil."ahh kau tampak lucu sekali"

Lucy hanya memperhatikan keakraban wanita itu dengan Kiora. Terbesit dalam pikirannya kalau wanita itu adalah ibu kandung Kiora. Tapi hal itu buru-buru di tepisnya karena iris mata mereka yang berbeda. Natsu keluar dari mobil itu sedangkan dia tetap di dalam memperhatikan mereka. Wanita itu menjabat tangan Natsu dan menempelkan pipinya ke Natsu. dan hal itu membuat Lucy kembali berpikir jika wanita itu adalah ibu Kiora. Akan tetapi anak itu sepertinya tidak suka dengan apa yang barusan dilakukan oleh Natsu dan wanita itu. Ok Lucy tau dari Natsu kalau anak itu sangat cembruan jika ada wanita lain yang terlalu dekat dengan tuannya. Akan tetapi selama ini dia tidak mengalami hal itu, anak itu bahkan lebih banyak membelanya di hadapan Natsu daripada cemburu ketika melihatnya bersama Natsu.

" Kalian hanya berdua datang kemari?" Tanya wanita itu lagi.

"tidak lis, masih ada satu lagi di mobil" balas Natsu. tiba-tiba pintu di samping Lucy terbuka sedangkan wanita yang bernama lis itu hanya terpana dengan kehadiran seorang wanita cantik dengan rambut yang senada dengannya dan iris yang sama dengan Kiora.

"Natsu, jangan bilang kalau wanita ini adalah yang selama ini menjadi ibu Kiora"

"ne kau benar sekali" jawab Natsu. "Lis, kenalkan ini Haruna, Haruna kenalkan ini sahabatku selana SMA Lisanna" seru Natsu, Lucy hanya mengulurkan tangannya ke Lisanna yang disambut hangat oleh wanita itu.

"ngomong-ngomong, kau selama ini kemana saja, tumben sekali baru menampakan wajah mu setelah lima tahun meninggalkan Natsu dan Kiora" Tanya Lisanna pada Lucy dengan nada tidak suka.

"dia tidak meninggalkan Kiora hanya saja selama ini dia mengikuti pengobatan untuk penyakitnya. Dia bertahan hidup untuk Kiora karena itu aku tidak ingin membuatnya kerepotan." Jawab Natsu seadanya.

"oh begitu" Lisanna kemudian masuk kedalam di ikuti Kiora yang berlarian menuju guild mereka.

Natsu menggantungkan tangannya mengajak Lucy utuk bergandengan dengannya. Lucy hanya menerima dengan seulas senyum tipis di bibir indahnya.

"aku tidak menyangka kau akan membohongi sahabat mu sendiri" seru Lucy.

"aku tidak sepenuhnya berbohong, lagi pula tentang identitas mu sebenarnya mereka akan tau pada waktu yang tepat. Karena itu kau harus membayar penghinaan yang telah kau lakukan pada ku dengan cara seperti ini" balas Natsu.

"Oh iya, selama di sini aku tidak akan memanggilmu tuan kan?" Tanya Lucy.

"iya, kau boleh memanggilku Natsu" jawab pria itu.

"Oh, sepertinya kau pria dingin yang tidak terlalu peka terhadap perasaan wanita"

"kau benar"

"aku benar-benar iri pada Kiora yang selama ini bisa melihat sisi malaikat mu"

"itu sudah biasa, tapi kalau masalah iri, seharusnya wanita yang di luar sana yang iri dengan mu karena kau satu-satunya orang asing yang dapat melihat hidup ku luar dalam" balas pria itu. "dan satu lagi, Kiora mulai menyangimu ku peringatkan kau agar tidak menyakitinya atau kau akan menyesal"

"aku menyangi Kiora, tapi sepertinya kau yang tidak akan pernah bisa menyangiku" balas Lucy.

"mimpi!" seru pria itu.

"sudah ku duga" gumam Lucy

Keadaan di dalam ruangan itu sangat ramai sedari tadi Kiora hanya berlarian bersama Lebbe anak berambut biru itu berumur 1 tahun lebih muda daripada Kiora. Sedangkan Natsu dan Lucy berada di gerombolan geng Natsu. hanya Wendy dan Erza yang tau jika Haruna adalah baby sitter Kiora sedangkan entah kenapa Natsu berusaha menyembunyikan hal itu pada sahabatnya yang lain. Malam itu diisi oleh Gray dan Natsu yang duet diatas panggung selain itu Kiora memaksa mereka untuk mengikuti tarian pony tail badanamu yang membuat semua orang di ruangan itu tertawa tidak terkecuali Lucy. Setelah itu ada penampilan dari silver rythym yang membuat Natsu shock. Ya Musica adalah kaka Gray yang telah lama berkeliling dunia bersama group band mereka. Selanjutnya semuanya beralih, Lebbe dan Kiora telah tertidur dan mereka masih melanjutkan acara dengan berdansa. Disana, Lucy dan Natsu terhanyut dalam alunan musik mellow yang sangat romantis.

"heh, tak ku duga kau mahir berdansa" komentar Natsu pada Lucy.

"aku adalah seorang puteri kau ingat, meskipun sebagian besar identitasku terkikis karena menjadi baby sitter, aku seharusnya tetap tinggal di kastil mewah dengan banyak pelayan yang menuruti perintahku" jawab Lucy sambil berputar kemudian kembali merapatkan jaraknya dengan Natsu. "dan berdansa adalah ritual tahunan di kerajaanku"

"oh" jawab Natsu yang kini meletakan tangannya di pinggang Lucy, sedangkan Lucy menggantungkan tangannya di leher Natsu. "Jadi kau menyesal tinggal bersama iblis Dragneel?"

"tidak juga, tinggal bersama seorang iblis dan seorang malaikat Dragneel bukan pilihan yang buruk daripada menikah dengan seorang pangeran brengsek" jawab Lucy

"bukankah dulu aku pernah mendapat gelar yang sama" Tanya Natsu.

"ya, kau juga sama, kau pria brengsek" umpat Lucy.

"kau akan menerima hukuman mu dan kau harus ingat hutang mu masih belum lunas" balas Natsu.

22.00 pm

Mobil itu terparkir indah di garasi rumah keluarga Dragneel mereka bisa pulang lebih malam lagi akan tetapi berhubung anak itu sudah berada jauh di alam mimpinya Natsu segera pulang. Kiora tertidur lelap di bangku penumpang sedangkan Lucy yang sedikit mengantuk mengerjapkan matanya tiba-tiba, dan terbangun kembali.

"Luce!" seru Natsu, sontak Lucy memalingkan wajahnya kearah Natsu. akan tetapi kali ini dia menjadi shock lantaran Natsu yang memegang dagunya dan menempelkan bibir ke miliknya. Lucy mencerna apa yang terjadi sedikit lambat. Hinga terasa olehnya Natsu mulai mengigit kecil bibir bawahnya yang menimbulkan sensasi menggelitik. Lucy membuka mulutnya akan tetapi dia mengalami kekecewaan lantaran Natsu menghentikan ulahnya.

"itu hukuman mu dari pria brengsek. Kau harus ingat satu hal, itu masih belum lunas. Kau tidak tau seperti apa seorang pria yang tidak pernah memakan wanita selama lima tahun kan?"

"kau brengsek! Kau tahu itu yang pertama untuk ku" Lucy mulai meneteskan air matanya.

"tapi kau menikmatinya, coba ingat lagi, siapa yang dengan rela membuka mulutnya hn" sindir Natsu. Lucy membuka pintu mobil kasar dan menutupnya dengan keras sehingga membuat Kiora terbangun.

"hoy, jaga kelakuan mu" seru Natsu dari dalam mobil. Natsu mengusap bibirnya pelan mengingat kejadian yang baru saja dilakukannya.

"padahal yang tadi itu juga yang pertama, sial" umpat Natsu. pria itu keluar dari mobilnya, mengangkat Kiora dan membawanya ke rumah.

...


Ba, Ri-chan balik! Hum sepertinya lumayan banyak yang kangen dengan Heartfilia babysitter Ok, mari kita bales riview dulu.

To nagisa : Ahh silahkan, Ri-chan terima segala macam flame, kritik dan saran tapi kadang richan meles buet ngeditnya jadi yang namanya typos itu sulit untuk dihindari T..T Gomenasai Bungkuk sampe inti bumi ^_^v

Blackschool san : Ah saya sempat mikir apa yang bisa dikatakan oleh orang dewasa ke anak kecil tentang benda itu, berhubung natsu ga pernah pake, jadilah jawabannya seperti demikian. -_-v mungkin kiora pikir benda itu sejenis perisai?

Revi : Gimana jawabannya benar apa salah? ^-^v

hafidz : Oww, saya suka ke OC annya natsu apalagi kalau dibikin sifatnya dingin dan haus darah... jari ini mulai gatel pingin ngetik. :3

Virgo : kalo nikah mungkin multi-chap bukan three shoot. Awww dragon baby masih belum kelar :'(

Anonim : saya juga :D whahaha tebakan anda hampir benar. Natsu ga maho, saya ga terlalu suka Shonen Ai. tapi kalo pasangan yaoi mau punya anak katanya zaman sekarang itu mungkin... yah bagaimanapun kalo laki x laki saya tetap suka frienship :)

Guest, Hikari : Dah lanjut monggo di baca. semoga menghibur...

Yosh segitu dulu balasan dari riview yang masuk, terima kasih sudah berkesempatan untuk mengetik panjang lebar. Ah Buat mba Gisa, sekali lagi terima kasih banyak sarannya saya akan berusaha sekuat tenaga *cieleh, untuk mengurangi ke-typosan saya dan lebih teliti.

Nah sekarang mulai kelihatan kan cross overnya mau kemana? Ah kemarin pernah disinggung tentang Hunter Monster Orage dan shiki, yah itu salah satu manga bikinannya hiro, dan Ri tidak putus-putusnya meminta maaf jika ada salah-salah kata yang menyinggung reader sekalian dari fic ini. Ah disini masih belum sampai klimaks yang sesungguhnya...

dan gomene, Ri entah kenapa lagi males buat nulis. tapi kalo ada waktu akan ri lanjutkan tapi untuk Heartfilia Babysittter (?) mungkin chap 3 akan Complete...

Yosh sankyuu minna semoga hari anda menyenagkan

RiChan