Kirigaya : Yosh, kembali lagi dalam fic gaje ini. Bersama saya Masa Kirigaya, dan beberapa mahluk 'pelangi' dibelakang saya ini!
Momotaros : Siapa yang kau sebut 'mahluk pelangi' anak sialan?
Urataros : Udahlah, senpai. Gak baik lawan anak kecil!
Kintaros : Itu benar, Momonoji.
Ryuutaros : Diamlah!
Kirigaya : Ayolah, kita langsung masuk ke dalam cerita
Pasir dan Flash Disk chapter 2
By : Kirigaya Masa
Pemeran : Liat aja dalam cerita
Warning : Gaje, alur lari kemasa lalu, sifat para tokoh kebanyakan rusak akibat cerita ini, dll, dsb, dst.
Sebelumnya :
RyouUra pergi mengejar imagin yang sedang mencuri di 'Jewelry Hope'. RyouUra harus berhadapan langsung dengan sang imagin yang berbentuk kuda itu.
"Jangan menghalangi jalanku, bocah tengik penipu," kata imagin kuda itu dengan sinis.
"Kau terlalu memujiku, teman. Sebagai balasannya, akan kuhabisi kau secepat mungkin," kata RyouUra sambil memasang belt-nya. Lalu dia men-scan pass- nya hingga terdengar suara. 'ROD FORM'. Lalu berdendang lah lagu 'Double Action Rod Form' yang entah siapa yang memainkannya.
"Omae, boku ni, tsurarete niru!" kata RyouUra dengan ciri khasnya yang biasa. RyouUra langsung merakit tombak 'pancing'nya. Lalu mulai menyerang dengan cepat, tanpa memberi jeda pada serangannya. Namun, entah kebetulan, atau karena didorong oleh sang author. Si pemegang kontrak imagin kuda itu lewat. Ketika dia melihat imagin itu bertarung, dia langsung terlonjak kebelakang.
"Hah, ka, kau. Kenapa kau masih disini?" tanya sang pemegang kontrak.
"Akhirnya aku temukan kau, ini," kata imagin itu sambil melempar sekantung berisi emas, lalu badan pria tersebut terbelah menjadi dua, dan imagin itu masuk kedalam belahan badan pria tersebut untuk kembali kemasa lalu. Tiba-tiba, datang seorang gadis yang berlari kerah RyouUra. Gadis itu,Hana, berkata.
"Dasar baka Ura, harusnya kau tidak kalah dari dia," protes Hana lalu berlari kearah pria yang telah membuat kontrak dengan imagin itu, lalu mengeluarkan sebuah tiket lalu mendekatkannya pada kepala pria itu. Tiba-tiba, pada tiket itu tertulis '2010, 05, 23'. Hana yang melihat tulisan itu langsung memberikannya pada RyouUra, RyouUra lalu memasukkan tiket itu dalam DenPass-nya, lalu memasuki Denliner untuk mengejar imagin yang lari ke masa lalu.
Masa lalu, tepatnya tanggal 23 bulan 5 tahun 2010 pada pukul 12.00
Di sebuah tempat bernama Fuuto, terlihat seorang pria berambut hitam dengan pakaian ala kantoran sedang berjalan kearah kantornya, secara tiba-tiba, pasir keluar dari tubuh pria tersebut dengan sangat banyak, hingga seluruh pasir yang keluar itu berubah menjadi seekor monster berbentuk kuda seperti yang dilawan oleh RyouUra. Monster itu segera menyerang orang-orang, hingga secara tiba-tiba, Denliner keluar dari langit kota Fuuto. Dari Denliner itu keluar RyouUra yang langsung menyerang imagin kuda itu dengan tombak 'pancing'nya. Imagin tersebut menebas cambuknya ke tanah, dari bekas cambukan itu, keluar beberapa imagin lagi, yang langsung mengeroyok RyouUra, dan membuat Urataros terlempar masuk Denliner. Kini tinggallah Ryoutaro dalam keadaan 'Plat Form'. Terlihat disana, seorang pria bertopi fedora dan bergaya ala detektif sedang makan disebuah restoran cepat saji. Dia melihat seorang rider sedang dikeroyok oleh monster. Dia segera berlari keluar restoran setelah membayarnya bagai pahlawan kebetulan *Karena pahlawan kebenaran udah main setrum*. Pria itu. Hidari Shotaro, segera mengeluarkan sebuah benda berbentuk 'W' lalu memasangnya di pinggang. Benda itu adalah 'W Driver' dengan dua slot. Dia lalu mengeluarkan sebuah flash disk yang disebut gaia memories dengan tulisan 'J' dibagian depannya. Shotaro lalu melakukan semacam telepati kepada temannya.
"Phillip, ayo" kata Shotaro kepada orang yang bernama Phillip yang entah berada dimana. Phillip lalu menjawab.
"Sabar dulu, Shotaro. Aku sedang membaca manga Naruto Shipuden chapter terbaru nih. Mau kubacakan untukmu?" tanya Phillip.
"Wakatta, wakatta," balas Shotaro sambil mengganti driver dua slot-nya menjadi yang satu slot "Sialan, sepertinya aku harus menggunakan kartu truf ku ini!" Shotaro menekan tombol yang ada pada gaia memories itu hingga terdengar suara 'JOKER'.
"Henshin" kata Shotaro. Lalu badannya dilapisi armor berwarna hitam keunguan. Sang imagin yang melihat adegan gaje itu, mulai mengerubungi Shotaro. Shotaro dengan gaya yag biasanya berkata.
"Saa, omae no tsumi o kazuero!" Shotaro langsung menyerang imagin2 tersebut. Lalu dia memindahkan gaia memories-nya itu ke slot dibagian kanan pinggangnya, lalu dia menampar pinggang kanannya hingga terdengar suara 'JOKER, MAXIMUM DRIVE'. Lalo Shotaro mengambil ancang-ancang untuk meloncat, sambil berkata.
"Rider Kick," lalu dia menendang semua imagin itu, lalu kesemuanya langsung meledak. Shotaro yang sudah kembali kebentuk semula, medatangi Ryoutaro yang sudah tergeletak tak berdaya di tanah.
"Oy, kimi. Daijobu ka?" tanya Shotaro, ketika dia melihat Ryoutaro, Ryoutaro ternyata sudah pingsan. Secara tiba-tiba, dari langit, Denliner keluar dan berhenti didekat Ryoutaro dan Shotaro. Dari dalam kereta tersebut, keluarlah seekor 'makhluk' aneh lainnya. Shotaro yang melihat itu, teringat dengan apa yang pernah dia lihat ketika dia membantu seluruh kamen rider melawan DaiShocker *Lihat di All Rider vs DaiShocker*. Shotaro lalu membantu makhluk itu membopong Ryoutaro kedalam Denliner. Didalam Denliner itu ada beberapa makhluk gaje lainnya, ada yang berwarna biru, kuning, ungu dan putih, ada juga tiga orang manusia. Salah seorang dari manusia itu berkata.
"Terimakasih sudah membantu Momo-chan membawa Ryoutaro-chan kesini. Naomi desu!" kata wanita itu yang bernama Naomi. Lalu dia memberikan secangkir kopi untuk Shotaro, lalu dia sibuk membantu Hana mengobati Ryoutaro. Shotaro mengedarkan pandangannya keseluruh ruangan tersebut. Di sebuah sudut, duduk seorang pria setengah tua yang sedang makan nasi goreng dengan bendera dibagian tengah. Pria itu, owner, menyuap nasi goreng dengan khidmad. Ketika bendera itu jatuh, Owner langsung berhenti menyuap. Shotaro yang melihat itu langsung sweatdrop dan ngegubrak. Shotaro lalu keluar dari tempat itu, sambil berkata.
"Aku pulang dulu ya, jika kalian butuh bantuan ku, temui aku kapan saja!" kata Shotaro sambil mengangkat topi fedora-nya sebagai tanda penghormatan.
"Siapa yang butuh bantunmu, bocah sok keren!" kata Momotaros sambil menjitak kepala Shotaro. Shotaro, yang sudah mendapat jitakan Momotaros, langsung tancap gas ke markasnya.
Kantor detektif
Disini sudah ada Shotaro, Phillip, Ryu, Katsumi. Shotaro yang melihat kedatangan Katsumi bertanya dengan heran.
"Kenapa kau datang kesini, Daido Katsumi?" tanya Shotaro dengan penuh kebencian. Katsumi hanya menanggapinya dengan tenang.
"Santai dulu, Hidari. Aku kesini hanya untuk membantu kalian. Karena menurut perkiraanku, besok ada penyerangan dari dopant secara besar-besaran, mereka juga dibantu oleh imagin. Jadi aku akan membantu kalian. Dan juga, ini," kata Katsumi sambil mengeluarkan lima gaia memories bertuliskan huruf H, J, L, dan T. Shotaro mengambil gaia memories itu lalu bertanya.
"T2 Gaia Memories. Ini untuk apa?" tanya Shotaro.
"Berikan itu nanti pada lima imagin yang kau temui di dalam kereta tadi. Berikan sesuai warna mereka!" kata Katsumi sambil berjalan keluar dari kantor tersebut. Phillip yang mengetahui bahwa Shotaro pergi naik kereta, menatap Shotaro dengan pandangan seolah berkata 'Kau naik kereta dan tidak mengajakku?'. Shotaro yang melihat itu hanya berkata.
"Kalau kata Katsumi itu benar, maka setelah pertarungan selesai, kalian akan ku ajak naik kereta itu," Phillip hanya tersenyum gembira. Dia berdiri dan pergi kearah tempat dimana biasanya dia mencari informasi tentang msuh.
"Aku akan mulai mencari sifat sejati musuh. Keywordnya?" tanya Phillip yang badannya sudah bercahaya.
"Monster," balas Shotaro, lalu dia menambahkan 'Imagin," tambahnya. Di Gaia Library, Phillip mulai mencari buku yang sesuai dengan kata kunci tersebut. Shotaro kembali teringat, bahwa imagin itu terbentu dari pasir.
"Keyword tambahan. Berpasir!" kata Shotaro. Di Gaia Library, Phillip mencari dengan tambahan keyword tersebut. Hingga sebuah buku berwarna pink menghampirinya. Phillip membaca buku itu. Secara tiba-tiba, Ryu bertanya.
"Apa yang kau dapat disitu, Phillip?"
"Imagin adalah monster yang terbuat dari pasir, mereka menggunakan seorang manusia yang mereka sebut pemegang kontrak. Setelah kontrak terpenihi, imagin akan pergi ke masa lalu sang pemegang kontrak. Juga, imagin adalah monster yang dilawan oleh kamen rider Den-O dan Zeronos. Namun, ada juga beberapa imagin yang baik dan membantu Den-O dan Zeronos. Mereka adalah, Momotaros, Urataros, Kintaros, Ryuutaros, Sieg, Deneb, dan Teddy. Itu saja!" kata Phillip panjang lebar.
"Baiklah, ayo semuanya, kita semangat!" kata Shotaro sambil mengangkat kedua tangannya ke udara.
Di ZeroLiner
Terlihat seorang pria sedang menyantap makan malam dengan lahapnya. Pria itu, Yuuto, bertanya kepada sang imagin, Deneb.
"Deneb, apa informasi itu benar?" Tanya Yuuto.
"Tidak salah lagi. Aku mendengar mereka berkata demikian,"
"Kalau begitu, ayo kita ke masa depan dan bawa cucu Nogami itu kesini,"
"Tidak perlu, karena mereka sudah membawanya,"
"Begitu ya?" Yuuto melanjutkan acara makannya yang sempat tertunda.
! #$%^&*(TBC)*&^%$# !
Kirigaya : Yosh, minna, bagai mana ceritanya?
Readers : Hancur banget, gaje lagi!
Kirigaya : Yaudah, ayo kota balas review nya.
Momotaros : Yosh, yang pertama dari Dragon Believer.
Kirigaya : He, beneran kocak ya? Syukur lah.
Urataros : Selamat menikmati chapter 2 nya. Dan silahkan review lagi
Kintaros : Selanjutnya dari Rayhan Watanabe.
Kirigaya : Yah, Taros Bros emang selalu koplak seperti itu.
Ryuutaros : Ne, ne, dia juga bertanya, tulisan paling bawah cerita kemarin itu apa maksudnya?
Kirigaya : Ah, anggap saja itu tidah pernah ada, Rayhan-San.
Sieg : Yaudah, ayo kita tutup acara ini. Minna, Please Review
