LU.

Author : pcybby

Pairing : SehunxLuhan

Genre : fluffy-dikit deng.

.

.

"Ayolah, ge, sekali saja."

"Tidak mau, Sehun. Sudah kubilang tidak mau!"

"Sekali saja, apa susahnya?"

Luhan sudah melempar remote teve, botol parfum, bahkan sendok kearah Sehun tapi lelaki itu tak menyerah juga. Sehun memaksanya untuk mengambil foto bersama disaat wajah Luhan tengah berjerawat.

Sehun baru saja memiliki akun instagram, dan ia berasa ingin terus-terusan memposting segala aktivitas kehidupannya diakun baru itu. Tapi Luhan benar-benar susah ketika diajak foto.

Luhan lari ke lantai dua dorm dimana Kyungsoo sedang berusaha menyiapkan makan malam untuk mereka semua, dan tubuh Luhan yang berlari kencang itu menyerobot Kyungsoo dan membuat panci-panci serta segala alat masaknya jatuh berserakan ke lantai.

Ketika Luhan mendapati dirinya sudah diujung balkon, ia pasrah.

Sehun sudah berada dihadapannya sambil tersenyum kegirangan dan membawa ponsel ditangannya, Luhan mengangkat kedua tangannya seperti tertangkap polisi,

"Cukup. Dengar, Sehun, aku tidak mau foto denganmu!"

Sehun menghentikan langkahnya ketika ia mendengar ucapan Luhan semakin serius dan tak ada nada bercanda didalamnya.

"Tapi…."

"Sehun, kau harus mengerti." Luhan memejamkan matanya erat.

"Mengerti apa? Kau tidak mau membuat penggemar senang karena kita berdua foto bersama, ge?" Sahutnya dengan nada sedikit kecewa.

Luhan berjalan mendekati Sehun kemudian menatap lelaki albino itu, Luhan menoleh ke kiri dan memperlihatkan pada Sehun empat buah jerawat yang kini bersarang di pipi Luhan.

Luhan menunjuk jerawat itu satu-per-satu, "Jerawat-jerawat ini merusak segalanya." Ujarnya dengan nada bicara sedih.

Sehun terdiam beberapa saat kemudian tertawa lebar dan tawanya terdengar sampai ke lantai bawah, Ia memperhatikan wajah berjerawat Luhan yang sekarang kelihatan kesal itu kemudian menangkup kedua pipi-nya.

Mata kecil itu mendongak menatap Sehun dengan tatapan berbinar, perlahan ia mulai menyadari, bahwa bibir Sehun kini tengah mencium pipi-nya. Luhan terkesiap karena sekarang Sehun memeluknya erat dan tetap menciumi pipi kiri-nya.

"Sehun, lepaskan," Luhan mendorong pelan dada Sehun agar sedikit menjauh dan memberinya ruang untuk bernapas.

"Apa? Kau tahu tidak?"

"Tahu apa?"

"Kau masih terlihat sempurna bahkan ketika kau ber-jerawat."

Luhan menunduk, menyembunyikan pipi-nya yang kini tengah memerah bak tomat dipasar. Sehun selalu pandai membuat Luhan tersipu malu atau bahkan menangis karena haru.

"Aku tidak mau semua penggemar lihat jerawatku, itu alasan kenapa—"

Sehun mengecup bibir Luhan singkat untuk memotong omongannya, "Jangan jadikan hal itu sebagai alasan,"

Luhan masih menunduk, menggigit bibir bawahnya, "B-baiklah,"

"Aku punya cara agar jerawatmu tak terlihat," Ujar Sehun.

"Apa? Benarkah? Apa itu? Efek yang berlebihan?"

Sehun tertawa singkat, "Bukan, begini, kau foto dengan menoleh ke kiri, jadi jerawatmu tak akan terlihat."

Luhan mengangguk-anggukan kepalanya mengerti, "Maksudmu, aku berpura-pura candid?"

.

.

.

Berkali-kali foto, dan Sehun akhirnya mengunggah satu foto terbaik menurut dirinya ke akun Instagram, dengan apa yang Sehun sarankan, Luhan berfoto menghadap ke kiri dan menyembunyikan pipi kiri-nya.

Sehun tersenyum ketika para penggemar mulai mengomentari foto tersebut dengan komentar positif dan Sehun menyukai hal itu. Benar-benar lucu kalau mengingat Luhan sampai lari ke balkon karena tak mau diajak foto.

Mulai sekarang dan seterusnya, foto itu akan terpajang dengan indah di akun Instagram milik Sehun dengan caption singkat tapi bermakna; Lu.

.

.

.

END

A.N (lagi) : Welllllllllllllll, aku barusan iseng stalk ig nya Sehun nyampe ke akar/? Dan tiba-tiba menemukan foto dia sama Luhan lagi selfie gitu. Aku memang udah tau fotonya dari jaman dulu sih, tapi waktu dulu aku gak ngeuh kalo captionnya itu Cuma berupa kata 'Lu' dan I don't know whyyy, caption itu bagi aku berasa ngena dihati.

Kenapa coba, Sehun gak ngasih caption semacem 'Luhan hyung' or 'Luhan gege' or 'With Hyung' or anything like that-lah. Dan aku rasa….Lu itu adalah panggilan yang romantis[?] *apanya* wkwk.