Jaehyun x Doyoung

Taeyong x Doyoung

All x Doyoung

Genre: Romance

RATE: T+ / M

Warning: BL, BOY X BOY

NOT MPREG

A/N Chapter ini full Flashback.

TYPO Bertebaran

.

.

.

.

.

FLASHBACK

Setelah 4 bulan Doyoung bergabung dengan SM Rookies dan itu berarti dia sudah 6 bulan berpacaran dengan Jaehyun (anggap saja begitu), Doyoung merasakan ada yang aneh dengan tubuhnya lebih tepatnya pada bagian nipplenya.

"Doyoung, ayo cepat. Kita sudah ditunggu yang lain." teriak Taeyong hyung dari ruang tengah.

"Ne.." Aiisshh kenapa nippleku rasanya gatal sekali ya? Uhh aku tidak tahan. Aku keluar dari kamar dengan terus mengusap-usap nippleku. Hei aku tidak berani menggaruknya, yang ada nanti nippleku terluka dan Jaehyun tidak mau lagi denganku, oke abaikan saja kalimatku yang terakhir.

"Kau lama sekali, aku sampai lumutan." kata Taeyong hyung uring-uringan.

"Ne, mianhae hyung." kataku.

"Ayo cepat dan kenapa kau terus mengusap nipplemu? Kau sedang horny?" ucap Taeyong frontal.

"Yakk, jaga mulutmu hyung." wajahku merah menahan malu. "Nippleku gatal sekali hyung, padahal aku sudah mandi." kataku.

"Sudahlah, ayo sekarang kita berangkat. Mereka pasti sudah lumutan menunggu kita."

.

.

.

.

.

Dung.. Dung.. Dung...

Suara musik pengiring latihan kami, musik masih menyala tetapi kami sudah istirahat. Sepanjang latihan aku terus saja mengusap nippleku.

Grepp..

Kurasakan pelukan dari arah belakang, dari bau badannya aku sudah tahu siapa yang memelukku, Jaehyun.

"Hyung" ucap Jaehyun sambil mengecupi leherku.

"Ne Jae" kataku. Aku memengang kedua tangannya yang memelukku.

"Kenapa dari tadi hyung terus mengusap-usap nipplemu hyung?"

"Uhh, nippleku sangat gatal Jae. Rasanya gatal sekali." kataku merajuk.

"Jangan-jangan nipplemu gatal karena merindukan hisapanku hyung." kata Jaehyun dengan senyum mesumnya.

"Yakk." kujitak kepala bayi bongsor ini.

"Hei kalian, jangan berbuat mesum disini" kata Johnny.

"Bilang saja kalau hyung iri." jawab Mark.

"Ckckck, diam kau bocah." kata Johnny yang membuat Mark mencebikkan bibirnya.

"Hyung, nanti malam akan kuobati nipplemu agar tidak gatal hyung." kata Jaehyun yang kembali merayu Doyoung.

"Ne." ucapku malu-malu, sedangkan Jaehyun tersenyum bahagia.

.

.

.

.

.

Ckleek ... Suara pintu kamar yang dibuka dan ditutup.

"Hyung."

"Jae, kau sudah datang, sepertinya kau berniat sekali untuk mengobatiku tapi kenapa sampai harus meminta Taeyong hyung untuk bertukar kamar?" tanyaku.

"Tentu saja hyung, akukan sudah bilang kalau aku akan mengobati nipplemu. Selain itu aku hanya ingin berduaan denganmu hyung." jawab Jaehyun.

"Sekarang obati aku Jae, salepnya ada di atas meja." kataku sambil membuka bajuku.

"Siapa bilang kita butuh salep hyung." kata Jaehyun yang tiba-tiba menerjangku hingga aku jatuh ke ranjang.

"Yak yak Jaehyun. Yak dasar mesum." kataku sambil meronta-ronta.

"Sstt hyung kenapa kau bersikap seperti gadis perawan. Kaukan sudah kuperawani sejak pertama kita pacaran." ucap Jaehyun frontal. Jaehyun langsung menghisap nippleku dengan sedikit kasar.

"Uhh...ngghhhh... Jaehhh henti-kan." kataku tersengal-sengal.

Jaehyun tidak menghiraukanku, dia terus saja menghisap nippleku. "Hyung kenapa nipplemu semakin besar, kau seperti memiliki payudara meski tak sebesar payudara wanita." kata Jaehyun disela-sela hisapannya.

"Itu ngghh... karena kauuuh sering menghis...sapnya Jaehh." kataku tersengal-sengal karena ulahnya.

"Ummm.. ummm, sluuurrpp. Hmm hyung rasanya manis." Jaehyun sangat menikmati 'makanannya'. "Hyung, nipplemu mengeluarkan air. Apa ini air susu?" kata Jaehyun polos.

"Hmm" kataku masih menikmati perbuatan Jaehyun.

Loading 25%

Loading 50%

Loading 75%

Loading 100% Complete

"YAKK JAEHYUN APA YANG KAU LAKUKAN PADA NIPPLEKU." teriakku.

Brakk brakk brakk..

Suara orang berlari. BRAAKK suara pintu dibuka paksa.

"Apa yang terjadi?" kata Johnny hyung dan Taeil hyung di depan pintu.

.

.

.

.

.

Keesokan Harinya

Kami semua berkumpul di ruang tengah. Sejak semalam aku mendiamkan Jaehyun, tentu saja karena aku marah padanya.

"Setelah saya periksa, Doyoung memiliki kelenjar mamae yang seharusnya hanya dimiliki oleh perempuan." kata dokter yang datang ke dorm setelah ditelepon oleh Taeil hyung untuk memeriksa keadaanku.

"Bagaimana mungkin Dok? Akukan laki-laki tulen?" ucapku tidak percaya.

"Ini adalah kejadian yang sangat langka, anda bisa menghasilkan air susu yang sama persis dengan yang dimiliki ibu menyusui. Mungkin juga anda termasuk hemaprodit, tetapi itu belum pasti karena anda belum melakukan pemeriksaan lebih lanjut." dokter menjelaskan.

"Tapi bagaimana mungkin ini terjadi?" kataku frustasi.

"Ini semua bisa terjadi akibat kelebihan hormon atau nipple yang sering dirangsang, bisa dari pijatan atau maaf karena sering dihisap sehingga dapat merangsang keluarnya air susu." kata dokter. Setelah mendengar itu seluruh member SM Rookies menatap Jaehyun.

"Apa?" kata Jaehyun pura-pura polos.

"Lalu bagaimana cara menghentikannya dok?" tanya Ten.

"Untuk saat ini saya juga belum tahu cara menghentikannya karena ini kejadian yang sangat langka. Lebih baik jika anda bisa memanfaatkan dengan baik air susu anda. Selain itu seperti yang saya katakan tadi, ada kemungkinan jika ada seorang hemaprodit untuk berjaga-jaga tolong gunakan pengaman jika 'beraktivitas'."

Mendengar itu wajahku langsung memerah. Aisshh bagaimana bisa Jaehyun tega melakukan ini padaku.

"Kalau begitu saya permisi dulu, dan silahkan datang ke rumah sakit untuk memastikan." pamit dokter. "Ah ne, Kamsahamnida." ucap kami serempak.

Setelah dokter pulang, aku langsung berdiri di hadapan Jaehyun. "Yak Jaehyun kau tega sekali padaku, hiks hiks." ucapku sambil menangis.

"Hyung, mianhae. Jeongmal mianhae." kata Jaehyun sambil memelukku dan mengelus kepalaku.

"Sudahlah, sekarang kita pikirkan bagaimana caranya agar air susu Doyoung bisa berhenti. Paling tidak buat air susunya tidak selalu keluar. Lihat bahkan sekarang baju yang dia pakai sudah basah." kata Johnny hyung.

Memang sejak keluar, air susu ini tidak pernah berhenti mengalir yang membuat bajuku cepat basah.

"Aku punya ide, bagaimana jika kau menyusui Jisung saja." kata Ten yang akhirnya mendapat jitakan dari Hansol hyung.

"Yak kenapa kau menjitakku. Lagipula Jisungkan dalam masa pertumbuhan jadi dia perlu nutrisi." kata Ten.

"Apa kau gila? Jisung sudah berumur 12 tahun. Mana mungkin dia harus menyusu lagi." kata Jaehyun.

"Hmmm, setelah dipikir-pikir idemu boleh juga Ten. Paling tidak Jisung akan mengurangi intensitas keluarnya air susu itu sampai kita menemukan cara yang paling tepat untuk menghentikan air susu itu." kata Johnny hyung bijak.

"Aku juga berpikiran sama dengan Johnny, bagaimana dengan kalian?" tanya Taeil hyung.

"Kami juga setuju hyung." kata member yang lain.

Aku dan Jaehyun saling berpandangan. "Kami juga setuju." kataku dan Jaehyun.

"Bagaimana dengan Jisung? Kita belum bertanya padanya." kata Ten.

"Aku suka susu, apalagi kalau susu eomma Doyoung pasti Jisung suka." kata Jisung senang.

Setelah itu aku mulai menyusui Jisung. Tapi setelah Jisung merasakan susuku, dia malah ketagihan, katanya susuku adalah susu yang paling enak yang pernah dia rasakan.

"Hyung" kata Jaehyun yang duduk di sampingku. Saat ini aku sedang menyusui Jisung di ruang tengah.

"Hmmm" jawabku.

"Ayo kita ke rumah sakit, kita periksa apakah kau benar hemaprodit hyung." kata Jaehyun dan langsungku iyakan.

.

.

.

.

.

"Kami pulang" Kami baru saja pulang dari rumah sakit.

"Bagaimana hasilnya?" tanya Hansol hyung. Ternyata semuanya sudah menunggu di rung tengah.

"Negatif, Doyoung hyung bukan hemaprodit jadi dia tidak punya rahim." kata Jaehyun sedikit sedih.

"Kenapa kau sedih Jae, bukankah kau seharusnya senang?" kata Taeyong hyung.

"Aku tadi sempat berharap agar Doyoung hyung seorang hemaprodit, jadi kami bisa punya anak." kata Jaehyun.

"Sudahlah Jae. Apa kau tidak mencintaiku apa adanya?" kataku sedih.

"Aku mencintaimu kok hyung. Meski kau tidak punya rahim sekalipun." kata Jaehyun sambil memelukku. Sedangkan member lain memalingkan muka mereka karena tidak tahan dengan adegan romantis kami.

Tiba-tiba...

"Eomma susu"

"YAKK JISUNG, KAU MERUSAK SUASANA." teriak Jaehyun.

FLASHBACK END

.

.

.

.

.

TBC

Maafkan kalau jelek. huhuhu

DoDo juga sedih karena banyak Silent Readersnya. huhuhu

Terus tambah sedih karena sekarang banyak bertebaran FF JaeYong. huhuhu

Oke abaikan yang di atas, maafkan Dodo ya JaeYong Shipper.

Jangan diambil hati, just kidding.

Oke cukup DoDo kebanyakan nangis.

Thanks untuk reviewnya #DeepBow

PrincessDoyoung : Awas hati-hati Capslock jebol. Ini udah update, makasih dukungannya saengie #BIGHUG.

shuu-ie : Wkwkwkwk.. Aku aja gak bisa banyangin Doyoung nyusuin. Maafkan kalo chap ini Full Flashback. Chap depan kemungkinan bakal mulai rencananya. Terimakasih atas reviewnya #BIGHUG.

Taofu-tea : Okee, pertanyaanya udah terjawab di Chap ini. Semoga jawabannya memuaskan, kalau tidak puas silahkan tanya JaeDo Haahaha. Terimakasih atas reviewnya #BIGHUG.

El Lavender : Kyaaaaa... Jisung emang ngegemesin banget pengen gw culik aja itu bocah #OkeAbaikan. Pair ada banyak hehehe, tapi pair utama tetep JaeDo. Kayaknya Doyoung bakal diapa-apain ini sama member hehehe. Terimakasih atas reviewnya #BIGHUG.

kaiukeforlyf : Jisung emang cutenya udah parah, udah stadium 4 hahaha. Ya dibisa-bisain aja namanya juga FF hehehe. Terimakasih atas reviewnya #BIGHUG

Bunny : Doyoung emang cocok jadi eomma, pas kan Doyoung cerewet hahaha. Ini sudah update chap 2, semoga suka ^_^. Lestarikan FF JaeDo & JohnTen ^_^. Terimakasih atas reviewnya #BIGHUG.

LESTARIKAN FF JAEDO !

LESTARIKAN FF JOHNTEN !

GOMAWO ^_^