Naruto and DxD : Struggle for Live
Maaf untuk semuanya karena gaya saya seperti pengemis ya bagaimanalah masih semua reviews saya ucapkan terima kasih dari reviews itu saya bisa intropeksi diri ya brother semua !
Marilah kita mulai
Chapter 2 : Hidup Baru.
Setelah kejadian itu Rias yang melihat Naruto pun langsung menghidupkannya dengan satu pion karena Ia tidak tahu apakah Naruto memiliki kekuatan atau tidak.
"Rias apa tidak apa - apa menghidupkan dia" tanya Akeno
"Sudahlah tak usah di pikirkan lagipula cuma 1 pion , maksud Kita kan hanya menolong saja" jawab Rias.
Skip aja kejadiannya ya.
Naruto pun mulai bangun dari pingsannya karena Dia pikir Ia akan mati.
"Egghh" erang Naruto , Ia pun bangun dari tempat tidur dan pergi meninggalkan kamar pun sampai ke ruang tamu dan melihat ruangan itu seperti gaya lihatnya hari yang sudah malam ia pun pergi meninggalkan tempat perjalanannya ia terus berpikir tentang kejadian saat ia di bunuh tadi.
'Kalau Aku sudah mati bagaimana aku bisa tetap hidup,hah hal ini memang membingungkan'batinnya bingung.
Tak terasa ia sudah sampai di Rumahnya yang kecil dan itu bukan Rumahnya melainkan Rumah Sora lalu diberikan pada pun masih tetap memikirkan kejadian tadi.
Skip Keesokan Harinya
Ia tetap tidak bisa tidur karena terus memikirkan kejadian tadi lihatnya jam lalu dia berjalan dengan malasnya dengan mata yang berkantong.
Setelah selesai mandi ia pun mengganti pakaiannya.
Dia berjalan terus menerus sampai ke sampai di kelas ia langsung menidurkan kepalanya di atas Wanita yang melihat Naruto hanya kebingungan karena biasanya ia selalu bersemangat.
Skip Jam Istirahat
Naruto pun tetap tidak bangkit dari tempatnya tiba ia mendengar suara perempuan tetap tidak menghiraukan karena dia berpikiran bahwa itu paling adalah dan Akeno yang merasa di abaikan pun menjewer kedua Telinga Naruto.
"Woi sakit baka !" teriaknya kesakitan
"Salahmu sendiri mengabaikan kami"kata Rias
"Mengapa Kalian menggangguku?" tanya Naruto
"Apakah Kau mau jalan dengan Kami"tanya Rias
Wajah Naruto yang tadinya tidak berseri tiba tiba menjadi semangat dan Matanya yang berapi api.
"Ayo" kata Naruto semangat
Mereka pun berjalan dengan keadaan hening tanpa ada yang berbicara dan Akeno sengaja membawa Naruto ke Gedung sampai Naruto bingung mengapa di bawa ke Gedung lama.
"Mengapa Kita pergi kesini" tanya Naruto
"Sudah ikut saja" kata Akeno sambil tersenyum
Setelah sampai di dalam Naruto melihat semua anggota Occult Research memandang malas kepada semua anggota club.
"Hei sebenarnya mengapa Kalian membawa ku ke tempat ini lagi"kata Naruto dengan malas.
"Karena Kami ingin memberitahukan bahwa sebenarnya mengapa kau masih bisa hidup karena kau sudah di reinkarnasi menjadi iblis"kata Rias.
Tiba tiba wajah Naruto menjadi pucat dan berkeringat dingin sekaligus mendengar ungkapan Rias tadi.
"Dan Kami juga adalah iblis"kata Rias dengan mengeluarkan sayap iblisnya.
Karena ketakutan yang sangat dalam,Naruto pun lari keluar dari jendela dan akhirnya jatuh ke tanah dan untuk yang kedua kalinya ia mati.
Rias dan teamnya pun segera berlari keluar membawa Naruto untuk di hidupkan kembali.
After It
Naruto pun mulai sadar dan bangkit dari kematiannya yang kedua pun mencoba keluar dari kamar saat di ruang tamu tiba tiba muncul lingkaran sihir yqng mengeluarkan Rias dan teamnya.
Naruto yang merasa ketahuan pun mencoba kabur tetapi Koneko Naruto berhenti untuk kabur.
"Mengapa kau takut dan melarikan diri Naruto" kata Rias
"Kau kan iblis juga dan mulai sekarang kau harus membiasakan diri dengan kami" kata Rias menyambung perkataannya.
"Harrghh" desah Naruto malas.
"Sekarang perkenalkan diri kalian masing masing pada Naruto anggota baru kita" kata Rias.
"Perkenalkan Namaku Yuuto Kiba salam kenal Naruto-san" kata Kiba dengan sopan.
Namaku Koneko Tojou"kata Koneko dengan singkat.
Naruto yang mendengar itu pun sweatdrop'Dasar muka tembok'batinnya.
"Perkenalkan Namaku Issei Hyodou salam kenal Senpai" kata Issei.
"Perkenalkan Namaku Akeno Himejima salam kenal" kata Akeno dengan senyum polosnya.
"Dan Aku Rias Gremory pewaris Keluarga Gremory" kata Rias dengan semangatnya.
"Aku Uzumaki Naruto" kata Naruto malas.
"Ok sekarang kita semua sudah kenal satu sama lain baiklah sekarang kalian bisa kembali ke kelas dan kau Naruto tinggal sebentar di sini" kata Rias
"Oh merepotkan" kata Naruto agak kesal."Ada apa?"tanya Naruto.
"Apakah kau mempunyai kekuatan dalam dirimu?" tanya Rias.
"Kekuatan apa maksudmu,kurasa tidak" tanggap Naruto.
"Oh ya sudah kau bisa kembali" kata Rias yang semangatnya sudah pudar karena mendengar jawaban Naruto.
Naruto pun pergi meninggalkan tempat itu sedangkan Rias mengutuk dirinya karena salah mereinkarnasi Naruto.
Skip Pulang Sekolah.
Setelah pulang sekolah Naruto langsung lari untuk pulang ke rumahnya agar tidak di panggil Rias dan di perjalanan Naruto hampir gagal karena sempat di hadang Kiba dan Naruto berhasil mengelabuhi Mereka dengan mengatakan ada UFO di langit mereka yang terkecoh hanya bisa menggerutu.
'Haha,Akhirnya Aku berhasil kabur'batin Naruto.
Sesampainya Naruto di rumahnya ia langsung mandi Naruto memasak untuk makan malam yaitu hidangan para Dewa yaituuuu Ramen Cup Special Edition dengan tambahan Danging Sapi di semangatnya ia langsung menghabiskan Ramennya dengan cepat bahkan lebih cepat dari Kirroi Senko Konoha.
After It
Setelah menyelesaikan acara makannya Naruto langsung beranjak tidur.
Sementara itu Di Suatu Tempat
Terlihat seorang anak berlari lari dari arah hutan dia sedang di kejar oleh Iblis liar atau yang di sebut juga Stray itu terus berlari dari ancaman si Iblis Liar,ia sudah terengah itu di lihatnya sebuah rumah yang terbuka langsung berlari melompat ke dalam Rumah itu sedangkan si Iblis Liar melompat ke atas Rumah itu dan mengahancurkan Rumah itu dengan senjatanya Iblis itu hampir mengenai K3m4lu4n pemilik Rumah itu.
"Arrrrgggghhhhh"teriak pemilik Rumah itu ketakutan.
Pemilik Rumah itu memiliki perawakan yang tinggi,rambut pirang,dantiga garis seperti kumis Kucing di ,dialah Pemeran Utama Uzumaki Naruto.
Bersama Rias dan Teamnya.
Rias dan Teamnya sudah bersiap siap untuk memburu Iblis Liar itu yang sudah menyusahkan penduduk.
"Akeno buat Lingkaran Sihirnya"suruh Rias pada Queennya itu.
"Baik Buchou!"jawab Akeno.
Mucullah lingkaran sihir itu berlambangkan Keluarga Gremory.
"Issei ini adalah pengalaman pertamamu dalam menghabisi Iblis Liar,Jadi hati hatilah"kata Rias pada Issei.
"Baiklah Buchou"jawab Issei penuh semangat.
"Baiklah Team ayo pergi!"
"Ayo"sahut Team Rias.
Mereka pun menghilang dari lingkaran sihir itu dan sampai di Rumah Teman Kita Naruto yang sudah pucat akibat kedatangan Iblis itu.
"Naruto/san"teriak mereka.
"Hey Iblis Liar kau berusaha menghabisi peerageku dan kau akan menerima hukuman dari Rias Gremory"
"Kau terlalu sombong bocah akan ku bunuh kau"teriak Iblis itu yang kemudian berusaha menyerang Rias.
"Kiba"kata Rias.
"Baik"dan Kiba langsung melesat kearah Iblis Liar itu dan mulai menyayati Iblis itu.
"Sialan kau bocah"kata Iblis itu emosi.
Lalu Iblis menyerang dan Iblis itu beradu senjata sampai pedang Kiba itu pun memeukul perut Kiba dengan kuat.
"Arrggghh"teriak Kiba yang mulutnya berlumuran darah akibat pukulan maut si Iblis.
Iblis itu pun kembali berusaha menyerang Rias.
"Akeno"ucap Rias.
"Baik"ucap Akeno.
Akeno pun menyerang Iblis itu dengan Iblis itu hanya tersenyum karena petir itu tidak mampu membuat Iblis itu tersengat.
"Hanya itukah kemampuanmu"kata Iblis itu dengan nada meremehkan.
Lalu Iblis itu menyerang Akeno dengan pukulan Akeno mendapati pukulan yang sama seperti yang di berikan Iblis itu pada pun terpental beberapa meter akibat pukulan maut itu.
'Sial kalau begini kami bisa terbunuh'batin Rias khawatir.
"Koneko"ucap Rias.
"Baik"Sahut Koneko.
Koneko menyerang Iblis tadi dengan pukulan supernya tapi dengan mudah dapat di tahan si Iblis liar si Iblis Liar itu membantingkan tubuh kecil Koneko ke tanah dengan kuat.
"Selanjutnya"kata Iblis Liar itu dengan nada Arrogant.
"Buchou biar aku yang maju"kata Issei yang sudah emosi melihat teman temannya di habisi oleh Iblis itu.
"Tidak jika engkau mati maka Kau tidak akan bisa menjadi Raja Harem"kata Rias.
Issei hanya terpaku di satu sisi ia ingin menjadi Raja Harem tetepi di suatu sisi ia ingin menyelamatkan teman temannya.
"Hei kau Iblis Liar lawanlah aku"kata Rias emosi.
"Hmm Itu memang tujuanku"kata Iblis itu.
Rias membuat Power of Destructionnya lalu ia tembakkan pada Iblis liar Liar yang di serang itu hanya menghindarinya dengan mudah.
"Hanya itu kah Kekuatanmu" kata Iblis itu meremehkan Rias.
Rias yang di buat emosi terus menembaki Iblis itu dengan Power of Destruction Iblis itu hanya menghindar dengan makin lama kekuatan Rias hampir habis ia masih terus menembakkan Power of Destructionnya sampai sampai kekuatannya pun terjatuh karena sudah kehabisan yang melihat itu langsung menyerang Iblis itu.
"Rasakan ini Dragon Shot"kata Issei dengan kuat.
Tetapi tidak keluar coba lagi.
"Dragon Shot"ucap Issei dengan kuat.
Lalu Issei memukul sarung tangannya karena dia berpikir bahwa benda itu sarung itu bercahaya.
[Boost]
"Dragon Shot"
Lalu Issei menembakannya pada Iblis itu dan Iblis itu sempat bersorak kemenangan karena dia berpikir ia sudah menang tetapi Iblis itu bangkit.
"Aku katakan tembakan itu cukup kuat tapi tidak cukup kuat untuk membunuhku"kata Iblis itu.
Lalu Iblis itu memukul Issei dengan senjata yang terpukul pun terpaksa terpental jauh.
"Sekarang saatnya untuk menghabisimu"kata Iblis itu.
Naruto yang melihat itu mereka sudah menolong Iblis itu malah menyakiti teman temannya ya Naruto sudah menganggap mereka tiba Tubuh Naruto bergerak sendiri.
Naruto POV On
Apa yang terjadi mengapa tubuhku bergerak sendiri dan kepalaku terasa sakit kenapa bisa begini kenapa kenapa kenapa.
Naruto POV End
Tiba tiba Naruto membuat bentuk bentuk tangannya seperti segel.
"Kau yang melukai teman temanku harus Mati"ucap Naruto emosi dengan menekankan kata mati.
"Kuchiyose:Gamahiro"ucap Naruto.
Tiba tiba muncul sebuah Katak raksasa yang menimpa Iblis itu sampai mati.
"Kai"ucap Naruto melepaskan jutsunya.
Lalu Katak itu hilang dalam kepulan juga dengan Naruto yang sudah oleng tubuhnya lalu jatuh ke tanah.
"Narutooo"teriak Rias.
To Be Continued.
Bagaimana lanjutannya ? Bagus atau Tidak itu urusan pemirsa.
Selamat Lagi.
