Ini udah pernah di post di Fb ku
30 Juni 2011 jam 14:08
Cast :
一Jung Yunho
一Kim Jaejoong
一Kim Kibum
一Lee Donghae
Genre : Fluff
Rated : K
ALL HAIL YUNJAE
.
0609Prince
.
Dong Bang Shin Ki adalah salah satu sekolah dasar yang terkenal di kota Seoul. Mereka bukan terkenal karena kepintaran maupun kecerdasan para muridnya, melainkan terkenal karena telah menjadi tempat pertemuan pasangan terpanas seantero D.U.N.I.A, siapa lagi kalau bukan Yunjae. Pasangan yang paling alami dan sera一oke Author mulai ngelantur, balik kenaskah aslinya.
Dong Bang Shin Ki adalah sekolah dasar yang terletak disebelah selatan kota Seoul. Dimana sekolah ini akan menjadi tempat kedua tokoh utama kita bertemu dan tempat dimana benih-benih cinta mereka akan tumbuh secara perlahan-lahan.
0609Prince
Juli 2011.
Tahun ini Dong Bang Shin Ki一selanjutnya akan disingkat DBSK一kembali menerima siswa dan siswi yang ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah dasar. Dan hari ini adalah hari masuk sekolah, baik bagi siswa-siswi baru maupun mereka yang sudah bersekolah disana.
Dan tahukah kalian? Tahun ajaran baru berarti wajah-wajah baru. Wajah-wajah baru yang kelihatan masih teramat polos yang seolah-olah siap dan pasrah untuk diterkam一plaaak一
Dihalaman sekolah, sudah terlihat para orang tua yang membawa, menuntun atau pun menggendong buah hati mereka masuk kedalam sekolah yang akan memberikan pendidikan kepada anak-anak mereka selama 6 tahun kedepan.
Tidak sedikit dari mereka一siswa-siswi baru maksudnya一yang melihat kiri dan kanan. Mencari tahu atau pun sekedar melihat-melihat sekolah yang akan mereka masuki.
Dan sisanya? Oh, sisanya nampak menarik baju, mau pun mengeratkan genggaman tangan mereka pada orang tua masing-masing一dengan ekspresi takut一.
Seperti yang dilakukan seorang anak laki-laki yang mempunyai wajah cantik dan berbibir merah layaknya buah cherry ini. Ia terlihat gelisah didalam gendongan Appanya. Anak laki-laki itu mengeratkan pegangannya pada jas sang Appa. Mengerti akan kegelisahan anaknya, ia pun menepuk-nepuk punggung anaknya sambil berujar.
"Tenang saja, Joongie pasti akan suka bersekolah disini."
Joongie 一anak laki-laki itu一mengalihkan pandangannya yang semula menatap kearah depan dan segera mengalihkan perhatiannya pada pria yang menggendongnya.
"Jeongmal, Appa?" tanyanya sambil memiringkan kepalanya kearah kanan. Mata besarnya menatap sang Appa dengan intens.
"Ne, Joongie pasti suka."
Joongie mengangguk, menandakan ia percaya dengan ucapan Appanya.
0609Prince
Tidak jauh dari tempat Joongie dan Appanya. Terlihat dua orang laki-laki一satu orang laki-laki dewasa dan satu orang anak laki-laki一yang berjalan beriringan sambil bergandengan tangan.
Kalian pasti tahu siapa itu kan? Yap, itu adalah Yunnie dan Appanya.
Mereka berjalan dalam keheningan. Yunnie menyapukan pandangannya kearah sekolah barunya dengan sang Appa yang menatap lurus kedepan.
Keduanya tidak ada yang mau membuka percakapan, dan justru terlihat menikmati keheningan ini. Yah, namanya juga Ayah dan anak bukan? Mereka dapat mengerti apa yang dimaksud satu sama lain tanpa mengucapkan sepatah-duapatah kata pun. Apa lagi mengingat perawakan sang anak yang mirip sekali dengan Appanya. Bagai pinang dibelah dua mungkin ungkapan yang bagus untuk menggambarkan keduanya.
Prince ┐(''┐) (┌'')┌ Prince
Disinilah Joongie berada sekarang. Dikelas barunya一tentu saja一 kelas 1 A.
Appanya hanya mengantar Joongie sampai kedepan kelas, dan ini sempat diprotes keras oleh Joongie一dengan memajukan kedua-belah bibir cherry yang ia miliki, pastinya一 karena ia tidak mau ditinggal sendiri.
Tapi dengan berbagai bujukan dan rayuan yang dilontarkan sang Appa一Es krim Vanilla 3 cone一VOILA! Berhasil! Joongie mengangguk mengiyakan bujukan serta rayuan Appanya. Huh, dasar anak kecil!
Appa Joongie tersenyum tipis karena bujukannya 一selalu一berhasil, ia segera pergi dari sana setelah sebelumnya mencium kedua pipi tembem anaknya.
Setelah Appanya pergi, Joongie dengan ragu-ragu masuk kedalam kelas barunya. Pandangannya menyapu seisi kelas, siapa tahu ia sekelas dengan teman-teman TKnya dulu.
Well, apa yang dipikirkannya benar. Ia melihat Kibum dan Donghae 一teman TK nya一 sedang mengobrol dipojok belakang kelas.
Segera saja ia membawa kaki kecilnya kearah mereka berdua, merasa ada yang mendekati mereka. Kibum dan Donghae mengalihkan perhatian mereka kearah Joongie yang tengah tersenyum sumringah. Kedua mata anak laki-laki kecil itu membulat, salah satunya segera berlari kearah Joongie dan memeluknya.
"Joongie!" serunya.
"Bummie," balas Joongie sambil memeluk tubuh Kibum yang sama mungil dengan dirinya. Ia mengalihkan pandangannya dari Kibum 一yang tengah memeluknya一 kebelakang tubuh Kibum, terlihat Donghae tengah memberikan senyum fishy andalannya kearah Joongie.
"Annyeong, Hae."
"Annyeong, Joongie." Balas Donghae.
Kibum melepaskan pelukannya dari Joongie.
"Aku tidak menyangka akan sekelas denganmu, Joongie-ah." Ucap Kibum dengan nada tidak percaya.
"Ne, aku juga."
"Aku harap ini akan menjadi menyenangkan," Donghae berujar sambil tetap mempertahankan senyum fishynya. Kibum dan Joongie mengangguk mengiyakan.
Perhatian mereka terpecah oleh suara bel. Sontak saja ketiganya bergegas mencari tempat duduk.
Joongie memilih duduk dibelakang kelas, disebelah jendela besar yang menghadap lapangan luas milik DBSK. Kibum duduk didepannya bersama seorang anak laki-laki yang mengenakan kalung salib. Sedangkan Donghae duduk dengan seorang anak laki-laki yang sangat hiperaktif一anak itu tidak berhenti menari sedari tadi一sambil memandanginya. Ia duduk disebelah kiri dari tempat Joongie duduk.
Joongie menghela nafas, ia tidak mempunyai teman sebangku seperti Kibum dan Donghae. Bangku disebelahnya kosong.
"Annyeong," sapa seseorang.
Joongie menengadahkan kepalanya untuk melihat siapa yang menyapanya.
DEG
Joongie terpaku melihat siapa anak yang menyapanya, begitu pula dengan anak yang menyapa Joongie.
'Cantiknya,' batin anak laki-laki itu.
'Aigoo~ dia tampan sekali,' batin Joongie.
Keduanya terus terpaku memandang satu sama lain. Sampai akhirnya Joongie memutuskan untuk memulai pembicaraan.
"Ne?" tanya Joongie sambil memiringkan kepalanya kearah kanan.
'Omo~ dia terlihat menggemaskan,' batin anak laki-laki itu lagi.
"Euhm, apa aku boleh duduk disebelahmu?" tanyanya. "Semua bangku disini sudah terisi penuh, dan cuma bangku yang disebelahmu kosong."
"Ah..ne ne, tentu saja boleh." Jawab Joongie.
"Gomawo err一siapa nama mu?"
"Jaejoong, Kim Jaejoong." Joongie menjawab dengan mantap tidak lupa dengan seulas senyum kecil.
"Ne, gomawo Jaejoong-sshi. Aku Yunho, Jung Yunho. Salam kenal,"
"Andwae!" teriak Joongie.
"Eh?"
"Panggil aku Joongie, bukan Jaejoong-sshi." Koreksi Joongie, ia melipat kedua tangannya kedepan dada.
"Baiklah, salam kenal Joongie-ah."
"Nah, begitu dong~" Joongie tersenyum sumringah.
"Salam kenal juga, Yunnie-ah."
"Mwo? Yunnie?" tanya Yunho.
"Ne, Yunnie. Wae? Kau tidak suka?" Joongie mulai mengerucutkan bibirnya kedepan一kesal. Membuat Yunho menelan ludah.
"Ani, hanya saja keluargaku juga memanggilku begitu."
"Jeongmal?"
Yunho mengangguk.
"Kalau begitu aku boleh memanggilmu Yunnie kan?" tanya Joongie dengan mata penuh harap.
Anak itu, Yunho atau Yunnie一terserah reader mau pilih yang mana一 pun mengangguk mengiyakan permintaan teman barunya.
Well, sepertinya selama setahun kedepan akan berjalan menyenangkan batin keduanya bersamaan.
一Tbc
Thx for Hinata Fuyuki H and Dhikae for reviewing my ugly story. :)
P.M
